cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hsibyan@unsiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
ISSN : 2534689X     EISSN : 26143763     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 01 (2024): Januari" : 28 Documents clear
STRATEGI MENANGGULANGI PERKAWINAN ANAK PADA MASYARAKAT PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI GEDANGAN WIROSARI GROBOGAN JAWA TENGAH Maskur, Ali; Rismana, Daud; Nisa', Khoirotin
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5516

Abstract

Perkawinan anak merupakan masalah yang tak berujung dan sulit diurai benang kusutnya. Peningkatan kasus paska UU No 16 Tahun 2019 dengan dinaikkannya usia perkawinan menjadi 19 tahun seperti bola salju yang terus menggelinding. Dispensasi perkawinan, hamil sebelum menikah, masalah ekonomi rumah tangga, kesehatan, pertengkaran dan berujung pada perceraian merupakan rangkaian dari perkawinan anak. Masalah ini mencapai puncaknya ketika perkawinan anak terjadi dilingkungan masyarakat penerima jaminan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tertinggal. Justru perkawinan anak menjadi salah satu penghambat program tersebut. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik digunakan untuk menjawab permasalahan: 1. Mengapa perkawinan anak marak terjadi di lingkungan keluarga penerima Program Keluarga Harapan Dusun Sono Mbabar Gedangan Wirosari Grobogan Jawa Tengah ? 2. Sejauh mana tingkat pemahaman masyarakat Dusun Sono Mbabar Gedangan Wirosari Grobogan terhadap perubahan Undang-undang No 16 Tahun 2019 Tentang Batas Usia Perkawinan ? 3. Bagaimana strategi untuk mengurangi perkawinan anak di lingkungan keluarga penerima Program Keluarga Harapan ? Temuan dari penelitian Pertama, Kompleksitas faktor pendorong perkawinan anak di lingkungan penerima jaring pengaman sosial Program Keluarga Harapan adalah rendahnya tingkat pendidikan yang maksimal tamat Sekolah Menengah Pertama. Pertanian menjadi mata pencaharian utama, minimnya akses informasi dan rendahnya literasi. Perkawinan menjadi alternatif penyelesaian masalah ketika jenjang pendidikan tidak ada, minimnya informasi dan ekonomi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan. Kedua, perubahan Undang-undang No 16 Tahun 2019 jo Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang batasan usia perkawinan belum disosialisasikan secara massif. Keterkaitan antara bahaya ancaman perkawinan anak dengan kesehatan, pendidikan anak, kesiapan mental, pertengkaran dan perceraian tidak mendapat perhatian serius. Dispensasi nikah menjadi solusi dari pernikahan anak yang kerap terjadi. Ketiga, kerjasama antara Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama, Bidan Desa dan pendamping Program Keluarga Harapan dalam menyusun bahan penyuluhan secara bersama merupakan strategi yang diharapkan dapat menekan jumlah perkawinan anak.
PENGEMBANGAN BEKA’ ECOTOURISM GUNA MENDUKUNG KONSERVASI KAKAKTUA KECIL JAMBUL KUNING DAN EKONOMI MASYARAKAT PULAU MASAKAMBING Ihsannudin, Ihsannudin; Sriyono, Sriyono; Safi', Safi'; Kuntadi, Ebban Bagus
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5566

Abstract

Masakambing island, having only one village Masakambing and located in Sumenep Regency, East Java, has area 7,79 square kilometers. This island is designated as Essential Ecosystem Area (KEE) through East Java Governor’s decree No. 188/166/2020 because it has High Conservation Valued Area (ABKT) as the habitat of endemic yellow-crested cockatoos (Caccatua sulphurea abbotti). The wildlife having local name Beka’ is critically endangered because there are only 22 birds left in the wild. Furthermore, the society in Masakambing is motivated and eager to save yellow-crested cockatoos when they have economic benefits, one of them is ecotourism. The implementation of ecotourism should refer to the preservation, the involvement of local people, and interpretation–education content while considering safety and hospitality. Accordingly, this emerges an idea of Beka’ Ecotourism development as ecotourism activity-based conservation of yellow-crested cockatoos. The development is conducted for the institutional capacity of Pokdarwis Beka’ Island in terms of institution, legality, and governance. Besides, safety assurance, interpretation-education, and hospitality such as homestay and food-beverage service and as well as promotion through social media and network connectivity are also developed
SOSIALISASI KEBIJAKAN PENATAAN RUANG MELALUI PEMANFAATAN RUANG UNTUK PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN Kusriyah, Sri; Witasari, Ariyani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5680

Abstract

Sosialisasi mengenai Kebijakan penataan ruang melelui pemanfataan ruang untuk pemabgungunan yang berkelanjutan adalah untuk memberikan pemahanan kepada masyarakat tentang kebijakan Kabupaten Demak dalam memanfaatan ruang untuk pembangunan melalui penyusunan pemabangunan jangka panjang, Pembangunan jangka menengah dan program kerja pembangunan tahunan, bertujuan agar masyarakat ketika akan memanfaatkan ruang untuk pembangunan bisa menyesuiakan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam pengandian adalah sosiologis, yakni dengan tatap muka tehadap masyarakat, sosialisasi dengan cara penyuluhan, serta diskusi untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap kebijakan tata ruang melalui pemanfataan ruang untuk pembangunan yang berkelanjutan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian terciptanya kesadaran masyarakat ketika akan melaksanaan pemanfataan ruang untuk mendirikan suatu usaha tertentu harus melalui prosedur yang ditentukan oleh pemerintah kabupaten Demak, yang dituangkan dalam Rencana Pembanguanan Jangka Menengah dan Rencana Program Pembangunan Tahunan, serta dalam standar operasional perijinan untuk pemanfataan ruang.
Pelatihan Produksi Teh Kulit Salak Bagi Ibu Rumah Tangga Sebagai Produk Wirausaha Saputra, Rifky Ardhana Kisno; Saputri, Romadhiyana Kisno; Ardianti, Aprillia Dwi; Anwar, M Rosichan; Huda, Muhammad Miftachul
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5683

Abstract

Penelitian menunjukkan bahwa kulit buah salak memiliki kandungan antioksidan, sehingga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat bagi kesehatan dan ekonomi. Salak Wedi sebagai salah satu buah Khas daerah Bojonegoro banyak dikonsumsi sehingga kulit buah salak dapat dengan mudah ditemui dan dikembangkan menjadi produk olahan seperti teh kulit salak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan produksi produk wirausaha berupa teh kulit salak dan analisa usaha kepada ibu rumah tangga di Desa Sumbang Timun. Sasaran adalah ibu rumah tangga berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan sasaran tentang pembuatan teh kulit salak dan analisa usaha dalam kategori baik sebesar 92% dan 88% serta keterampilan sasaran dalam produksi teh kulit salak dalam kategori baik sebesar 100%. Nilai B/C ratio usaha teh kulit salak sebesar 3,38. Teh kulit salak memiliki potensi yang tinggi sebagai produk wirausaha.
PENINGKATAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAHAN FURNITURE DAN ALAT PERAGA EDUKASI DI KALIBEBER WONOSOBO Faqih, Nasyiin; Irfan, Akhmad; Guspul, Ahmad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5791

Abstract

Ekonomi kreatif yang menjadi salah satu target program pengembangan dari pemerintah, termasuk di kota Wonosobo Jawa Tengah, sangat membutuhkan pengembangan usaha yang dapat menyerap banyak pelaku usaha baru. Di Wonosobo perkembangan pariwisata sangat cepat dengan adanya wisata Dataran Tinggi Dieng dan Panorama Sikunir. Salah peluang usaha yang bisa dilakukan adalah di bidang kerajinan souvenir, furniture dan Alat Peraga Edukasi (APE) yang mensupplay ke seluruh TK dan PAUD di Kabupaten Wonosobo. Saat ini banyak pesanan Furniture modern seperti almari, buffet, wardrobe, dinding dan sebagainya dengan nuansa desain modern minimalis. Industri Rumah Tangga “Dieng Keren (DEKE)” yang beralamat di kelurahan Kalibeber Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu Industri yang bergerak di bidang Souvenir, Furniture dan Alat Peraga Edukasi (APE). Berdasarkan hasil diskusi dengan ketua pengrajin, tim Pengabdian Masyarakat dari UNSIQ Wonosobo merasa perlu untuk memberikan pendampingan teknis dan stimulan peralatan yang diperlukan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. antara lain dengan merencanakan desain seperangkat alat CNC ROUTER.
PELATIHAN MANUFAKTUR KOMPOSIT HASIL LIMBAH LAUT BAGI KELOMPOK PKK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA MANDIRI Mardiansyah, Yopy; Rahman, Taufiq; Wibowo, Sadiq Ardo; Sapitri, Ria; Asmarawati, Citra Indah; Prasetiyo, Adi Bagus; Fahruddini, Reant Egie; Anggraini, Selly Putri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5815

Abstract

The Riau Islands region is one of the archipelago areas in Indonesia where most of the people depend on marine products, one of which is shellfish, which have various colors and beauty. In various regions, people have Using seashells to improve the quality of life. Shells can be used as building materials, collections, clothing, furniture decoration, and as souvenirs, both for functional purposes and interior decoration. The use of goods that are not economical but can produce high economic value is currently attracting the attention of craft market players. If made into crafts or souvenirs, seashells, which are a product of marine waste, can be very valuable. Various types of crafts are developing in today's society, one of which is crafts that use resin as the main material. The manufacturing process with this composite material can be carried out easily by all groups. This composite manufacturing training was given to the Family Welfare Empowerment (PKK) group in the Cipta Garden housing complex which is approximately 10 km from the ITEBA campus. This group actively gathers every month, but no productive activities are carried out. In principle, this activity provides knowledge and skills for this PKK group to be productive by producing various types of crafts with high selling value. So it is hoped that later it can become an idea for entrepreneurship
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN MODUL VERIFIKASI BMD PADA APLIKASI DIARVIS-BMD DI PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG Wisnuadhi, Bambang; Munawar, Ghifari; Alifi, Muhammad Riza; Arsyad, Zulkifli; Wirasta, Wendi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5844

Abstract

Aplikasi Diarvis-BMD telah dikembangkan sebagai media perekam data barang milik daerah (BMD) untuk membantu pelaksanaan sensus BMD di Pemerintah Kabupaten Bandung. Aplikasi ini telah digunakan oleh 66 SKPD mulai Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUTR, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hingga ke Kecamatan. Secara umum alur pelaksanaan sensus BMD dibagi menjadi tiga tahapan, yakni tahap pelabelan dan sensus aset BMD, tahap verifikasi hasil sensus BMD, dan tahap pelaporan aset BMD. Versi awal aplikasi Diarvis-BMD baru dikembangkan sampai dengan tahapan pelabelan dan sensus aset BMD. Oleh karenanya di tahun 2023 ini, tim mengusulkan program PkM untuk mengembangkan modul verifikasi BMD dan modul pelaporan di aplikasi Diarvis-BMD serta memberikan pelatihan penggunaan aplikasinya. Pengguna aplikasi terbagi menjadi tiga peran, yaitu operator, verifikator 1, dan verifikator 2. Teknologi yang digunakan sebagai dasar pengembangan aplikasinya adalah web framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP dan database PostgreSQL. Modul yang telah dikembangkan kemudian dievaluasi oleh pengguna melalui kuesioner dan hasilnya menunjukkan penilaian yang positif.
Penyuluhan Keamanan Makanan dan Pembentukan kader Keamanan Makanan di SMP Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Ihsan, Bachtiar Rifai Pratita; Putri, Anggita Rosiana; Muchlashi, Luthfi Ahmad; Yurina, Valentina
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5891

Abstract

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari cemaran biologis, kimia dan benda fisik yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Terdapat bahan tambahan makanan yang dilarangkarena dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan antara lain pewarna rhodhamine, methanil yellow, dan formalin. Penyuluhan adalah salah satu metode untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi siswa sekolah menengah pertama (SMP) sebagai kadar keamanan makanan dan mengevaluasi tingkat pemahaman siswa SMP setelah penyuluhan menggunakan pretest dan posttest. Uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukan perbedaan siginifikan antara pretest dan posttest. Peningkatan pengetahuan pada nilai rata-rata pretest dan posttest siswa adalah 39,34%.
PENINGKATAN PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA DIENG KULON MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN SAMPAH Hermanto, Heri; Sunaryo, Sunaryo; Faqih, Nasyiin; Purnomo, Chandra Wahyu; Khasani, Khasani; Wahyu, Joko Nugroho; Ariawan, Ilham; Saputra, Juli
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6036

Abstract

Desa Dieng Kulon merupakan kawasan wisata dan kawasan pertanian. Akibat aktivitas masyarakat dan pengunjung pariwisata menyebabkan banyak timbunan sampah baik organik maupun anorganik. Permasalahan umum yang terjadi bahwa kegiatan pengelolaan sampah hanya terjadi di TPS3R. Masyarakat belum melakukan kegiatan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga dan kegiatan bank sampah berlangsung tidak optimal. Pendekatan kegiatan kosabangsa ini dilakukan dengan penerapan teknologi dan pelatihan penanganan sampah. Hasil kegiatan yang telah dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan pemilahan sampah rumah tangga, pembuatan aplikasi online dan pelatihan manajemen bank sampah, pembuatan ember tumpuk pemroduksi pupuk cair dan pembuatan mesin hot-mixer pasir dan residu sampah plastik untuk pembuatan paving blok. Kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dengan partisipasi dari mitra BUMDes dan Kelompok PKK dalam kegiatan program kosabangsa
Pemenuhan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pembuatan Vertical Garden Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Purba, Khairul Fahmi; Ginting, Litna Nurjannah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6044

Abstract

Semakin meningkatnya populasi penduduk dan adanya dorongan untuk hidup sehat tidak sejalan dengan ketersediaan lahan pertanian. Kecenderungan konversi lahan pertanian menyebabkan terjadinya kesulitan penurunan dalam produksi komoditas pertanian. Selain itu, terdapat juga kekhawatiran dalam penggunaan teknik budidaya secara konvensional berupa pengaplikasian pupuk dan pestisida kimia. Alasan-alasan inilah yang menjadi awal dari munculnya konsep prosumer. Prosumer adalah konsep ketika orang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. munculnya konsep prosumer membantu daerah perkotaan di banyak negara untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian dan menjaga keberlanjutannya. Perumahan di Kota Medan merupakan daerah padat penduduk yang setiap rumah jarang sekali memiliki pekarangan luas. Pekarangan biasanya hanya terbatas atau cukup dan dibuat hanya untuk keperluan memarkirkan kendaraan saja. Pekarangan yang sempit ini dapat dibuat menjadi multifungsi sebagai tempat bercocok tanam dengan menggunakan vertical garden. Budidaya tanaman sendiri ini dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan asupan sayuran keluarga untuk mencapai ketahanan pangan keluarga dengan menyediakan sendiri. Adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan asupan sayuran mitra saja, diharapkan juga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga dan lebih luasnya lagi mitra dapat mengembangkannya sampai tercapai ketahanan pangan keluarga.

Page 1 of 3 | Total Record : 28