cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2011)" : 19 Documents clear
Analisis Kelayakan Bisnis Dengan Pendekatan Aspek Finansial (Studi Kasus Perusahaan Mebel Di CV. Omah Jati Gallery) Djunizar Djamaludin
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3404.635 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.876

Abstract

Efek permainan playstation terhadap anak-anak akan membawa pengaruh kepada anak-anak secara kognitif berupa bertambahnya pengetahuan baru yang dipelajarinya dari permainan playstation. Tujuan penelitian adalah hubungan permainan playstation dengan perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di Kelurahan Tanjung Harapan Kotabumi Lampung Utara tahun 2010.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Populasi sebanyak 126 siswa yang mengunjungi 4 tempat penyewaan, dengan jumlah bermain minimal sebanyak 3 kali, dengan besar sebanyak 96 responden. Analisa bivariat yang digunakan adalah Chi Square (X4).Hasil uji statistik didapat p-value=0,022 (p-value<a (0,05) sehingga Ho ditolak yang berarti ada hubungan yang bermakna antara hubungan yang signifikan antara permainan playstation dengan perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di Kelurahan Tanjung Harapan Kotabumi Lampung Utara tahun 2010. Saran bagi orang tua untuk memberikan pengarahan pada anak tentang dampak buruk dari permainan playstation dengan cara mendampingi anak dalam bermain dan membatasi waktu bermain sehingga anak tidak hanya terfokus pada permainan playstation saja, namun tetap dapat berkonsentrasi dalam tugas belajar di sekolah.
KADAR BESI SERUM, SATURASI BESI DAN TOTAL IRON BINDING CAPACITY PADA TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus) AKIBAT PEMBERIAN ZAT BESI BERSAMA KALSIUM Dessy Hermawan
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5333.37 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.867

Abstract

Kalsium dan zat besi sering diberikan bersama-sama baik dalam bentuk makanan/minuman ataupun obat-obatan. Padahal penyerapan kalsium di dalam usus menggunakan divalen metal transforter 1 (DMT 1) yang juga digunakan oleh zat besi, sehingga dapat menimbulkan hambatan kompetitif diantara keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa besar kadar kalsium terendah yang menyebabkan penyerapan besi terhambat, sehingga akan berdampak pada kadar besi serum, TIBC & saturasi besi.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sederhana : pre post test group control design. Subyek penelitian adalah tikus putih betina (Strain Wistar Rattus norvegicus) yang berumur 8 minggu dengan BB 125-150 mg. Sebelum diberikan perlakukan, tikus diukur profil besi darahnya, kemudian dibuat menjadi anemia defisiensi besi dengan diambil darahnya secara rutin 2 kali seminggu selama 1 bulan. Kemudian sampel dibagi menjadi 5 kelompok dan diberi perlakukan selama 7 hari. Sebelum dan sesudah perlakuan, tikus diukur kadar besi serum, saturasi besi & total iron binding capacity. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada pada kondisi tikus yang mengalami anemia defisiensi besi, kadar kalsium 50 mg/hari sudah mulai terjadi penghambatan penyerapan besi dan tampak sangat nyata pada kadar 75 mg/hari (1 72 kali dari angka kecukupan normal). Semakin tinggi kadar kalsium yang diberikan peroral, maka akan semakin rendah besi yang dapat diserap oleh usus, sehingga tidak akan mampu meningkatkan kadar besi serum, saturasi besi dan menurunkan TIBC. 
HUBUNGAN FREKUENSI OLAHRAGA DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT NATAR MEDIKA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016 Andoko Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6730.183 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.855

Abstract

Angka kejadian diare pada balita di Puskesmas Batu Nangkop cukup tinggi yaitu 140 balita, sebanyak 82 balita mengalami dehidrasi ringan dan delapan balita mengalami dehidrasi berat. Resiko dehidrasi disebabkan oleh penanganan diare di rumah yang dilakukan oleh ibu yang belum tepat karena kurangnya pengetahuan ibu. Peranan ibu dalam pemberian cairan rehidrasi oral (CRO) untuk mencegah dehidrasi dan kematian sangat mutlak dan menentukan. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan pelaksanaan pemberian cairan rehidrasi oral (CRO) pada balita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu-ibu yang datang berkunjung ke Puskesmas yang mempunyai anak balita dan anaknya pernah terkena diare atau sedang menderita diare yang berjumlah 140 orang, dan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling adalah sebanyak 104 orang. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Chi Square. Hasil penelitian diperoleh data bahwa Ibu yang berpengetahuan baik tentang diare berjumlah 59 orang (56,7 %), dan Ibu yang melaksanakan pemberian Cairan Rehidrasi Oral (CRO) dengan kategori baik berjumlah 76 orang (73,9 %). Hasil uji statistik diperoleh p value 0,001 pada a 0,05 disimpulkan ada hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan pelaksanaan pemberian cairan rehidrasi oral (CRO) pada balita diare. Hasil analisis diperoleh pula nilai OR 5,100 yang artinya ibu dengan pengetahuan kurang baik mempunyai peluang 5,100 kali untuk melaksanakan pemberian cairan rehidrasi oral pada balita diare dengan kurang baik. Saran pada penelitian ini diharapkan petugas kesehatan agar lebih giat lagi dalam memberikan penyuluhan kesehatan sehingga masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik tentang diare dan dapat melaksanakan pemberian Cairan Rehidrasi Oral (CRO) sedini mungkin.
Pengaruh Pengumuman Stpck Split Terhadap Abnormal Return Dan Abnormal Trading Volume Activity (Pada Perusahaan-Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2010-2014) Ade Maria Ulfa
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3944.073 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.872

Abstract

Daun pepaya (Caricae folium) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di masyarakat dan bisa digunakan sebagai pengobatan anti bakteri. Daun pepaya (Caricae folium) mengandung senyawa karpain yang merupakan golongan alkaloid. Alkaloid memiliki kemampuan untuk menghambat replikasi bakteri, replikasi dihambat melalui interaksi dengan enzim gyrase. Salah satu enzim yang mutlak diperlukan dalam proses DNA bakteri, senyawa alkaloid memiliki kemampuan untuk berikatan dengan komplek gyrase - DNA dan membuat enzim gyrase tetap bisa memotong DNA bakteri tetapi tidak bisa menyambungnya kembali, akibatnya DNA bakteri tidak berfungsi sehingga akhirnya akan mati. Salah satu bakterinya yaitu Staphylococcus aureus, bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri penyebab keracunan makanan yang menghasilkan enterotoksin, enteroktosin menyebabkan muntah dan diare. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Difusi Agar, dimana uji efektifitas (kepekaan anti mikroba) digunakan untuk menentukan kepekaan suatu kuman terhadap antimikroba yang akan digunakan untuk pengobatan, dan pada konsentrasi keberapa cfektif dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Ada dua jenis metode yang digunakan yaitu uji pengenceran dan uji difusi, dan yang digunakan dalam penelitian yaitu uji difusi dimana uji ini dengan menggunakan kertas cakram saring atau lempengan kertas filter yang berisi zat uji dan diletakkan pada Agar Muller Hinton yang dipermukaannya telah diolesi dengan organisme uji kemudian diinkubasi, dilihat zona hambat yang terbentuk dan ditentukan konsentrasi efektif, konsentrasi yang digunakan dalam penelitian yaitu dari konsentrasi 300%, 290%, 280%, 270%, 260%, 250%, 240%, 230%, 220%, 210%, 200%. Dan hasil penelitian di dapat kosentrasi efektif pada kosentrasi 280% dengan rata-rata diameter zona hambat 25,3 mm. 
HUBUNGAN GAMBARAN FOTO TORAKS PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANAK DENGAN UJI TUBERKULIN DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Rahma Ellya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4826.475 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.856

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu emosi yang paling menimbulkan stress yang dirasakan oleh banyak orang. Kadang-kadang kecemasan juga disebut dengan ketakutan atau perasaan gugup. Kecemasan juga memiliki orientasi di masa depan. Seseorang mungkin memiliki bayangan bahwa ada bahaya yang mengancam dalam suatu obyek. la melihat gejala itu ada, sehingga ia merasa cemas. Kecemasan ini dibutuhkan agar individu dapat mempersiapkan diri menghadapi peristiwa buruk yang mungkin akan terjadi. Gejala-gejala yang mungkin timbul pada saat seseorang mengalami kecemasan dapat berupa gejala fisik, psikologis maupun sosial.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan lansia yang tinggal di rumah dengan lansia tinggal di PSTW Bakti Yuswa Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskripsi korelasi, yang dijadikan sampel adalah lansia yang tinggal di Desa Muara Putih sebanyak 48 lansia dan lansia yang tinggal di PSTW Bakti Yuswa Natar sebanyak 50 lansia dan mengunakan pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan kriteria sampel lansia yang berumur 60 tahun ke atas, dapat berkomunikasi dengan baik, dan bersedia jadi responden. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara perbedaan tingkat kecemasan lansia yang tinggal di rumah dengan lansia tinggal di PSTW Bakti Yuswa Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan (p value= 0.284 yang berarti p>a= 0,05). Tenaga kesehatan panti untuk lebih meningkatkan pelayanan keperawatan terhadap lansia yang mengalami kecemasan yang akhirnya memotivasi lansia untuk tidak merasa cemas didalam melakukan kegiatan.
Pengaruh Sikap, Pelayanan, Kesadaran Wajib Pajak Dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Triyoso Triyoso
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6884.253 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.873

Abstract

Jumlah konsumsi rokok di Indonesia menurut The Tobacco Atlas 2002, menempati posisi kelima tertinggi di dunia, yaitu sebesar 215 miliar batang. China 1.634 triliun batang, Amerika Serikat 451 miliar batang, Jepang 328 miliar batang dan Rusia 268 miliar batang. Hasil penelitian Ezzati dan Lopez mengungkapkan, menghisap rokok menyebabkan lima juta orang meninggal dunia setiap tahun. Ini akan terus meningkat bila kebiasaan buruk itu tidak dikurangi, khususnya di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok mahasiswa laki-laki FKM Universitas Malahayati tahun 2010. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswa laki laki FKM. Sedangkan sampelnya 87, pengambilan sample dengan metode proposional random sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan alat uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh maka ada hubungan antara pengetahuan (p value=0,000 dan OR=6,193), lingkungan keluarga (p value=0,000 dan OR=3,545), lingkungan pergaulan (p value=0,000 dan OR=5,000) dan iklan rokok (p value=0,000 dan OR=2,867) dengan perilaku merokok mahasiswa. Dan tidak ada hubungan antara sikap (p value=0,22) dengan perilaku merokok mahasiswa. Saran tips berhenti merokok;Alihkan pikiran ke hal yang menyenangkan selain rokok, Minum banyak air putih, makan sayur dan buah setiap timbul keinginan untuk merokok, Jangan melamun & banyak berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain, Olah raga secara teratur, Pijat daerah punggung, leher dan tarik nafas dalam-dalam setiap keinginan merokok datang. 
contoh Dina Dwi Nuryani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4353.401 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.864

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab kematian sekitar 7,1 juta orang di seluruh dunia atau sekitar 13 % dari total kematian, sedangkan di Indonesia hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis, yakni mencapai 6,7% dari populasi kematian. Jumlah penderita hipertensi di Kecamatan Lambu Kibang tahun 2009 yaitu 630 orang. Faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah usia, keturunan, jenis kelamin, obesitas, konsumsi natrium, konsumsi lemak, kelainan ginjal, merokok, dan kurang olahraga.Tujuan penelitian ini diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia di Kampung Pagar Jaya, Tulang Bawang Barat. rvei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh usia lanjut berjumlah 94 orang dengan sampel total populasi. Pengumpulan data wawancara, dengan alat bantu kuesioner, selain itu juga pengukuran tekanan darah, serta lingkar pinggang dan lingkar panggul. Berdasarkan hasil univariate diperoleh 55,3% orang menderita hipertensi dan 44,7% orang tidak hipertensi, 50% orang berjenis kelamin laki-laki dan 50% perempuan, 55,3% orang obesitas dan 44,7% tidak obesitas, serta 40,4% orang merokok dan, 59,6% tidak merokok. Sedangkan bivariate ada hubungan antara jenis kelamin (p-value = 0,002), obesitas (p-value = 0,017) dengan kejadian hipertensi, dan tidak ada hubungan antara perilaku merokok (p-value = 0,137) dengan kejadian hipertensi. Saran bagi institusi pendidikan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan bagi masyarakat informasi dapat dipergunakan untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi.
Analisis Penetapan Biaya Produksi Dan Penentuan Harga Jual Iklan Pada PT Radio Suara Tiara Indah Dian Novita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4557.224 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.869

Abstract

! exhaustion (VE) merupakan prediktor utama terjadinya infark miokard (IM), diduga kepribadian D mempunyai hubungan independen dengan VE. Hubungan kepribadian tipe-D, faktor fisiologi: sterol total, indeks masa tubuh (IMT), high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), tekanan darah diastolik (TDD), serta faktor gaya hidup dengan VE, telah diungkapkan oleh beberapa namun belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi hubungan antara kepribadian D dan faktor fisiologi berbungan dengan terjadinya VE pada pasien IM penelitian ini menggunakan da cross sectional designs. Dengan jumlah sampel sebanyak 68 yang dipilih menggunakan teknik ecutive sampling pada subjek yang datang dirawat di ICCU RSUPN Cipto Mangunkusumo dan ung Perawatan lantai 3,4, dan 5 RSJPD Harapan Kita Jakarta, mulai tanggal 1 Mei sampai dengan 15 2009. VE diukur dengan 21 pertanyan dari Maastric Questionnaire, kepribadian tipe-D terdiri dari ciri afekif negatif (AN) 7 dan hambatan sosial (HS) 7 pertanyaan, faktor fisiologi: IMT, kolesterol , HDL, LDL, dan TDD data sekunder yang didapat pada catatan medis pasien. Karakteristik subjek Ipakan perancu. Hasil penelitian membuktikan kepribadian tipe D, kolesterol total dan TDD ubungan signifikan dengan VE dan faktor yang paling berhubungan dengan VE adalah kepribadian D. p=0,01a:0,05, OR 6,83 (CI:1,58-29,48). Simpulan penelitian ini yaitu pasien IM yang epribadian tipe-D mempunyai peluang 6,8 kali mengalami VE dibanding pasien IM bukan tipe-D ah dikontrol oleh kolesterol total, TDD dan peminum minuman keras, dan pasien dengan kolesterol berisiko berpeluang 5,9 kali mengalami VE dibanding dengan kolesterol total tidak berisiko setelah ntrol oleh tipe-D, TDD, dan peminum minuman keras, serta pasien dengan TDD berisiko berpeluang kali mengalami VE setelah dikontrol TDD tidak berisiko, kolesterol total dan tipe-D. Rekomendasi elitian adalah memasukkan kepribadian tipe-D dan VE, dalam format pengkajian asuhan keperawatan Etiap seting pelayanan pasien jantung.
PERBEDAAN SUHU UDARA DAERAH URBAN-RURAL DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEJADIAN KASUS DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANJANG DAN PUSKESMAS BRANTI RAYA Fitri Eka Sari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5676.603 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.868

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mensukseskan pembangunan nasional. Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman, timbul masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan, salah satunya perilaku merokok sejak dini. Prevalensi perokok terutama di Indonesia meningkat setiap tahunnya, terutama pada kelompok remaja.Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mengenai perilaku merokok berdasarkan faktortentang rokok, teman dan keluarga khususnya pada remaja di Kelurahan Sumbersari Bantul Kecamatan Metro Selatan Kota Metro . Jenis penelitian ini menggunakan rancangan survei dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April tahun 2010 dengan Populasi 418 jumlah sampel 81.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proporsi responden yang mempunyai tingkat pengetahuan tinggi 63%, proporsi responden yang bersikap baik terhadap rokok lebih banyak (64,2%), teman responden tidak merokok 54,3 %, responden yang memiliki anggota keluarga yang tidak merokok 38,3 %. Hasil analisis bivariat menyimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,013), Sikap (0,035) dan faktor teman (pkeluarga (p = 0,004) dengan perilaku merokok responden. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Dinkes Kota Metro untuk melakukan penyuluhan tentang rokok dan bahayanya secara intensif sehingga timbul kesadaran masyarakat terutama remaja untuk tidak merokok dan menghentikan kebiasaan merokok. Selain itu, pemcrintah daerah agar memberlakukan peraturan yang lebih ketat seperti larangan merokok bagi anak-anak dan remaja. 

Page 2 of 2 | Total Record : 19