cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL" : 16 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI, DAN PERAN PETUGAS TERHADAP KONDISI HYGIENE SANITASI MAKANAN JAJANAN KAKI LIMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AUR DURI KOTA JAMBI TAHUN 2014 Marinawati, Erris
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.369 KB)

Abstract

Makanan jajanan yang memenuhi syarat adalah air yang digunakan harus memenuhi standardan persyaratan hygiene sanitasi yang berlaku bagi air bersih atau air minum dan harus dimasakterlebih dahulu, semua bahan yang digunakan tidak dalam keadaan busuk, dan tidak rusak,penggunaan bahan tambahan makanan harus sesuai dengan peraturan perundang-undanganyang berlaku, penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi harus sesuai dengan jenisnya,dan peralatan yang digunakan harus aman dan tidak mengandung racun.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, yangbertujuan untuk mengetahui hubungan variabel independen dengan variabel dependen. Hasilpenelitian dianalisis secara univariat dengan menggunakan uji statistik chi-square, dengan tingkatkemaknaan < 0,05.Hasil penelitian diketahui dari 24 responden, 17 responden (70,8%) kondisi hygiene sanitasimakanan jajanannya tidak memenuhi syarat, 15 responden (62,5%) berpengetahuan rendah, 14responden (58,3%) memiliki motivasi rendah, dan 15 responden (62,5) menyatakan peranpetugas kurang.Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, motivasi pedagang makanan dan peranpetugas kesehatan dengan kondisi hygiene sanitasi makanan jajanan kaki lima di wilayah kerjaPuskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2014. Hal ini terlihat dari hasil uji statistik pengetahuanpedagang (Chi-Square) p-value = 0,02 (p < 0,05), motivasi pedagang makanan (Chi-Square) pValue = 0,01 (p < 0,05), peran petugas kesehatan (Chi-Square) p-value = 0,02 (p < 0,05).
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN FRAKTUR TENTANG TEHNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2014 Wahyudi, Bejo
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.806 KB)

Abstract

Hampir semua orang dengan nyeri kronis mendapatkan manfaat dari metode-metode relaksasi.Periode relaksasi yang teratur dapat membantu untuk melawan keletihan dan ketegangan ototyang dengan nyeri kronis dan yang meningkatkan nyeri. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pasien Fraktur Tentang Tehnik RelaksasiNafas Dalam Di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2014.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang berfungsimenggambarkan kondisi yang ditemukan di lapangan. Penelitian dilaksanakan pada bulanSeptember 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien fraktur yang dirawat diRSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 52 respondendengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakaninstrument berupa kuessioner yang kemudian diolah secara univariat.Hasil penelitian dari 52 responden, sebagian besar berpengetahuan cukup yaitu 23 (44,2%)responden, dan sebagian kecil berpengetahuan baik yaitu 9 (17,3%) responden. Bersikappositif yaitu 38 (73,1%) responden, dan bersikap negatif yaitu 14 (26,9%) responden.Berdasarkan hasil peneltian dapat disimpulkan, bahwa pengetahuan pasien yang tinggiberbanding lurus dengan sikap pasien fraktur tentang tehnik relaksasi nafas dalam di RSUDRaden Mattaher Jambi Tahun 2014. Diharapkan kepada seluruh perawat yang ada di RSUDRaden Mattaher Jambi agar dapat memberikan informasi yang lebih banyak kepada pasiendan keluarga, bahkan menerapkan tehnik ini kepada pasien yang mengalami nyeri terutamapada pasien fraktur, karena diketahui bahwa tehnik ini sangatlah mudah dan murah untukdilaksanakan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BAIK DAN GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYO SELINCAH KOTA JAMBI TAHUN 2014 Klemens, Klemens
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita merupakan salah satu kelompok usia rawan terhadap masalah gizi, khususnya gizi kurang.Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi antara lain pekerjaan ibu, pendapatan keluarga,pengetahuan ibu tentang gizi, dan penyakit infeksi. Faktor – faktor tersebut berisiko untukmenyebabkan balita mengalami gizi kurang. Hasil laporan pencapaian indikator kinerja pembinaangizi Kota Jambi di 20 Puskesmas Kota Jambi, diperoleh Puskesmas Payo Selincah paling banyakmemiliki balita status gizi kurang sebanyak 62 balita (4,8%) pada tahun 2012 dan 49 balita (3,6%)pada tahun 2013. Tujuan penelitian untuk diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi status gizibaik dan gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun 2014.Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan mengambil sampel 40 balitasecara random sampling. Data diperoleh pada tanggal 23-27 September 2014 dikumpulkan dengankuesioner dan kemudian di analisis secara univariat dan bivariat.Berdasarkan hasil analisis diperoleh ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian status gizipada balita dengan p value = 0,025, ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadianstatus gizi pada balita dengan p value = 0,050, ada hubungan antara riwayat penyakit balita dengankejadian status gizi pada balita dengan p value = 0,023 dan ada hubungan antara pengetahuan ibudengan kejadian status gizi pada balita dengan p value = 0,005.Melihat faktor-faktor yang menghambat kerjasama lintas sektor antara puskesmas dengan pihakkelurahan sehingga bisa menemukan solusi untuk menambah pendapatan keluarga,menggerakkan kader posyandu agar dapat memantau status gizi balita dan apabila status gizi balitamenurun, dapat segera ditangani dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk memproduksi bahanmakanan juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan keluarga.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENDIDIKAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DUSUN SEMAMBU BUNTING KELURAHAN JAMBI KECIL KECAMATAN MUARO SEBO TAHUN 2014 Marta, Sakinah Erna
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.72 KB)

Abstract

Sampah rumah tangga adalah sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tanggayang tidak termasuk tinja dan sampah spesifik. Berdasarkan dari 10 ibu rumah tangga 7 diantaranyatidak mengetahui tentang cara pengelolaan sampah rumah tangga, dengan demikian inginmelakukan penelitian tentang sampah rumah tangga di Dusun Semambu Bunting Jambi KecilKecamatan Muaro Sebo. Tujuan penelitian untuk diketahuinya hubungan pengetahuan, sikap danpendidikan ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Semambu BuntingJambi Kecil Kecamatan Muaro Sebo tahun 2014.Penelitian kuantitatif ini dengan pendekatan desain penelitian cross sectional, dan teknikpengambilan sampel adalah dengan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakansebanyak 57 orang ibu rumah tangga yang diambil dari kelurahan jambi kecil kecamatan Muarosebo. Data diperoleh dengan kuesioner di analisa secara univariat dan bivariat menggunakan chisquare.Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (35,0%),sikap negatif sebanyak 31 responden (31,0%), pendidikan rendah sebanyak 38 responden (38,0%).Simpulan penelitian adalah ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu rumah tangga(nilai p value=0,008), sikap ibu rumah tangga (nilai p value=0,014), pendidikan ibu rumah tangga (pvalue=0,034), dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Semambu Bunting KelurahanJambi Kecil Kecamatan Muaro Sebo Tahun 2014.
GAMBARAN KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KB SUNTIK 3 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKERNAN ILIR KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2014 Resli, Rica
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.116 KB)

Abstract

Pelayanan KB berkualitas belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah nusantara.Paradigma program KB telah mempunyai visi dari mewujudkan NKKBS untuk mewujudkankeluarga yang berkualitas pada tahun 2015. Keluarga berkualitas yaitu keluarga yang sejahtera,sehat, maju, mandiri, memilih jumlah anak yang ideal, memiliki wawasan kedepan, bertanggungjawab, harmonis dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kinerja merupakan penampilanhasil kerja pegawai baik secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran kinerja bidan meliputi tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan motivasidalam pelayanan KB suntik 3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sekernan Ilir.Penelitian menggunakan rancangan deskriptif, desain kuantitatif, dan dilaksanakan pada tanggal11 - 23 Agustus tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bertugasdi Puskesmas Sekernan dan bidan yang praktek mandiri di wilayah Puskesmas Sekernan yangberjumlah 10 orang, sampel diambil secara total sampling. Analisis yang digunakanmenggunakan analisis univariat.Hasil penelitian mayoritas bidan di Puskesmas Sekernan Ilir umur 20 – 30 th sebanyak 1 orang(10 %), umur 31 – 45th sebanyak 9 orang ( 90 %). Mayoritas masa kerja adalah ≥ 5th sebanyak9 orang (90%), minoritas responden dengan masa kerja < 5th sebanyak 1 orang (10 %). Tingkatpendidikan mayoritas adalah tamatan DIII kebidanan 8 orang (80 %), minoritas respondentamatan DI kebidanan sebanyak 2 orang (20 %). Dari penelitian yang dilakukan terhadap 10responden, 70% memiliki kinerja yang baik, dan sebanyak 30% memiliki kinerja kurang baik.Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian ini, bahwa dengan tingkat pendidikan yang tinggi, danpengalaman kerja yang tinggi, akan mempengaruhi akan motivasi dan kinerja bidan yang baikdalam Pelayanan Kb Suntik 3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten MuaroJambi Tahun 2014.
PERILAKU DALAM PENCEGAHAN FILARIASIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2014 Erna, Sakinah
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.584 KB)

Abstract

Filariasis atau penyakit kaki gajah adalah penyakit yang disebabkan infeksi cacing filaria melaluigigitan nyamuk, 1,3 miliar penduduk dunia berisiko tertular filariasis. Hampir seluruh wilayahIndonesia adalah endemis filariasis. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi diketahuidari 18 Puskesmas yang ada, kasus kronis filariasis terbesar ada di Puskesmas Muara Kumpeh,dengan jumlah 42 kasus (MF Rate = 0,11%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan, peran tokoh masyarakat dan peran petugas kesehatan dengan perilakudalam pencegahan penyakit filariasis di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh KabupatenMuaro Jambi tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpehdengan jumlah sampel sebanyak 96 orang yang diambil secara proporsional random sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner danobservasi.Hasil penelitian didapatkan sebagian (54,2%) responden di wilayah kerja Puskesmas MuaraKumpeh berperilaku kurang baik dalam pencegahan filariasis, sebagian (59,4%) responden diwilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh pengetahuannya tentang pencegahan filariasis masihrendah, sebagian (57,3%) responden menyatakan bahwa di wilayah kerja Puskesmas MuaraKumpeh tokoh masyarakatnya tidak aktif dalam pencegahan filariasis dan sebagian (56,3%)responden menyatakan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh petugaskesehatannya tidak aktif dalam pencegahan filariasis.Adapun simpulan penelitian adalah terrdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p=0,006) (p < 0,05), peran tokoh masyarakat p = 0,005 (p < 0,05), peran petugas kesehatan p =0,003 (p < 0,05) dengan perilaku dalam pencegahan filariasis.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI TENTANG PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA SUNGAI CEMARA KECAMATAN SADU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2014 Gita, Ridarti
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.902 KB)

Abstract

Pap Smear adalah upaya pengambilan cairan vagina untuk melihat kelainan sel sekitar leherrahim. Angka kematian akibat kanker serviks dapat diturunkan dengan program skrining PapSmear dimana angka kematian akibat kanker serviks menurun hingga 70-80%. Masih tingginyaangka penderita kanker leher rahim di Indonesia disebabkan ketidaktahuan fungsi dan manfaatpemeriksaan tersebut, hanya 5% wanita yang mau melakukan pemeriksaan Pap Smear dariwanita yang seharusnya wajib memeriksakan diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihatgambaran pengetahuan dan dukungan suami tentang pemeriksaan Pap Smear pada pasanganusia subur di Desa Sungai Cemara Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun2014.Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional dilakukanpada tanggal 26-30 September 2014. Jumlah populasi 77 pasang dengan sampel yang diambilsecara total sampling yaitu seluruh populasi. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan analisis univariat.Hasil penelitian, dari 77 responden, sebanyak 15,6% berpengetahuan baik, sedangkan 54,5%berpengetahuan cukup dan 29,9% berpengetahuan kurang. Dukungan suami yang mendukungsebanyak 76,6% dan yang kurang mendukung sebanyak 23,4%. Kelompok terbesar respondenyaitu kelompok usia 31-40 tahun (45,4%) dan kelompok pendidikan terbanyak adalahpendidikan dasar.Sehingga dapat disimpulkan, pengetahuan responden terhadap Pap smear sudah cukup baik,akan tetapi selain dari fasilitas yang tidak memadai di Puskesmas, dukungan dari suami yangtidak begitu mendukung juga mempengaruhi responden tidak melakukan pemerikasaan PapSmear.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU DI DESA BARU KECAMATAN SUNGAI TENANG KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2014 lidya, Erris
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.288 KB)

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kematian balita diIndonesia adalah melalui posyandu baik yang bersifat preventif maupun kuratif. Menurut datakementerian perencanaan pembangunan nasional/ badan perencanaan pembangunan nasionaltahun 2010 angka kematian balita (AKABA) di Indonesia pada tahun 2009 mencapai 44/1000kelahiran hidup. Terget yang diharapkan dicapai pada tahun 2015 untuk kematian balitamenjadi 32/1000 kelahiran hidup.tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yangberhubungan dengan penimbangan balita diposyandu di Desa Baru Kecamatan Sungai TenangKabupaten Merangin Tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yangdilakukan pada ibu yang mempunyai balita. Penelitian ini di Desa Baru Kecamatan SungaiTenang Kabupaten Merangin. Pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian iniadalah seluruh ibu yang mempunyai balita yaitu sebanyak 53 orang.Pengambilan sampelsecara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat.Hasil analisis secara univariat terdapat 41 (77,4%) pendidikan masih rendah. 42 (79,2%) adalahbekerja. 38 (71,7%) dukungan suami kurang baik. 44 (83,0%) peran petugas kurang baik. 31(58,5%) tidak melakukan penimbangan balita. Uji bivariat menunjukkan dari variabelpendidikan, Pekerjaan,Dukungan Suami, peran petugas kesehatan, penimbangan balitamempunyai hubungan yang bermakna dengan penimbangan bayi yaitu dengan nilai p-value<0,05).Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu balita dengan dengan pemanfaatanposyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan Sungan Tenang KabupatenMerangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu balita denganpemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan Sungan TenangKabupaten Merangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara dukungan suamidengan pemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan SunganTenang Kabupaten Merangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara peran petugaskesehatan dengan pemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa BaruKecamatan Sungan Tenang Kabupaten Merangin Tahun 2014
PENGARUH PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES TERHADAP PENGETAHUAN SANTRI DI PONPES AL-ANSHOR DESA MANUNGGAL KECAMATAN PADANG SIDEMPUAN TENGGARA KOTA PADANG SIDEMPUAN TAHUN 2014 Siregar, Ganti Tua
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.14 KB)

Abstract

Perilaku anggota masyarakat ikut berkontribusi pada kesehatan seluruh masyarakat. Secaraumum, masyarakat masih menganggap perilaku merupakan urusan pribadi yang tidak terlalupenting. Mereka belum mengetahui bahwa buruknya perilaku terkait sanitasi oleh salah satuanggota masyarakat, juga akan mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat lainnya.Skabies sangat erat hubungannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam halpersonal hygiene yang buruk dan sanitasi buruk dapat meningkatkan infeksi scabies. Penelitianini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan pencegahan penyakit skabies sebelum dansesudah di Ponpes Al-Anshor Desa Manunggang Kecamatan Padang Sidempuan TenggaraKota Padang sidempuan. Pengambilan data dengan menggunakan soal pre-test yang diisisecara langsung oleh santri. Pengisian soal pre-test dilakukan sebelum dan sesudahpenyuluhan. Nilai jawaban santri sebelum dan sesudah penyuluhan kemudian dibandingkanuntuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan santri sesudah mengikutipenyuluhan.Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimen dengan metode pendekatan pre-test posttestdesign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Asrama Ponpes Al-Anshor DesaManunggang Kecamatan Padang sidempuan Tenggara Kota Padang sidempuan, populasisebanyak 1.034 santri, yang dijadikan sebagai sampel 250 santri teknik pengambilan sampelsimple random sampling. Pengelompokan ini dibuat berdasarkan nilai hasil kuesioner yangtelah diisi oleh santri responden sebelum dan sesudah penyuluhan post-test minggu pertama,post-test minggu kedua, post-test minggu ke tiga dan post-test minggu keempat. Data yangdiperoleh kemudian dianalisis dengan uji T Dependen atau uji T Paired_samples T-Test.Hasil penelitian bahwa Rata-rata pengetahuan santri terhadap pencegahan penyakit scabiessebelum penyuluhan adalah 11,26 sedangkan sesudah penyuluhan rata-rata 17,24, sehinggaselisih mean sebelum dan sesudah penyuluhan sebesar -5,98, dengan p-value (0,000) < (p=0,05) dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan santri PondokPesantren Al-Anshor Desa Manunggang Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara KotaPadang Sidempuan dengan pencegahan penyakit skabies sebelum dan sesudah penyuluhan.Simpulan penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikanantara pengetahuan santri Pondok Pesantren Al-Anshor Desa Manunggang KecamatanPadang Sidempuan Tenggara Kota Padang Sidempuan dengan pencegahan penyakit skabiessebelum dan sesudah penyuluhan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA TERHADAP DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI TAHUN 2014 Gita, Gumarang
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.586 KB)

Abstract

Penderita hipertensi di seluruh dunia sebanyak 972 juta atau 26,4% dengan perbandingan lakilaki26,6% dan wanita, 26,1% Penderita hipertensi tersebut 333 juta berada di negara maju dan639 sisanya berada di negara sedang berkembang termasuk Indonesia. Angka ini kemungkinanakan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Golongan umur 55-64 tahun lebih banyakmenderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dansikap keluarga terhadap diet hipertensi pada masa lansia Tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross setional, dilaksanakan pada bulan September Tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.290lansia, dan penentuan besarnya sampel dalam penelitian ini menjadi 42 responden yaitu lansiayang ada di Puskesmas Rawasari Kota Jambi. Analisis yang digunakan analisis univariat dananalisa bivariat dengan uji statistik yang digunakan adalah uji X² (uji chi- square) dengan derajatkemaknaan 0,05Dari 42 responden yang memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 27 (64,3%) sedangkanresponden yang memiliki pengetahuan yang kurang baik sebanyak 15(35,7%). Respondenyang memiliki Sikap Positif sebanyak 24 (57,1%) sedangkan responden yang memiliki sikapyang negatif sebanyak 18 (42,9%). Pengetahuan responden dengan diet hipertensi pada lansiadengan p-value = 0,012, Odd Ratio = 0,143. Sikap responden dengan diet hipertensi padalansia dengan p-value = 0,019, Odd Ratio = 5,971.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan tingkat pengetahuan respondenyang baik terhadap diet hipertensi maka akan sejalan atau berbanding lurus dengan sikapresponden untuk melakukan diet hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas RawasariKota Jambi Tahun 2014.

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue