cover
Contact Name
Abdul Musqim
Contact Email
taqimlsq@gmail.com
Phone
+628156862548
Journal Mail Official
studiquranhadis@gmail.com
Editorial Address
Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jl. Marsda Adisucipto, telp. 62-0274-512156 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis
ISSN : 14116855     EISSN : 25484737     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL STUDI ILMU ILMU AL-QUR’AN DAN HADIS is peer-reviewed journal that aims to encourage and promote the study of the Qur’an and designed to facilitate and take the scientific work of researchers, lecturers, students, practitioner and so on into dialogue. The journal contents that discuss various matters relate to the Qur’anic Studies, the Exegesis Studies, the Living Qur’an, the Qur’an and Social Culture, thoughts of figures about the Qur'anic Studies, the Exegesis Studies and so on; Similarly, matters relating to the Hadith, the Hadith Studies, Living Hadith, Hadith and Social Culture, thoughts of figures about hadith and so on.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 1 (2017): Januari" : 2 Documents clear
Makna Sa‘il Dalam Al-Qur’an: TUJUAN IMPLISIT PENGENTASAN PENGEMIS DALAM AYAT-AYAT SA‘IL DAN AKTUALISASINYA Rafi, Muhammad; Hamzah, Saipul; Rafif, Ahmad Ahnaf
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol. 18 No. 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.658 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-02

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Indonesia sangatlah tinggi, khususnya daerah perkotaan. Hal ini menyebabkan kesempatan bekerja dan peluang berusaha di kota tidak mampu menampung pelaku-pelaku urbanisasi. Keterbatasan keterampilan yang dimiliki para pelaku urbanisasi pun turut menambah masalah perekonomian dan sosial. Salah satu masalah tersebut adalah terjadinya pengangguran. Banyaknya pengangguran ini akan memicu maraknya pengemis atau peminta-minta. Permasalahan ini semakin kompleks dengan adanya sekelompok orang (baca: mafia) yang menggerakan para pengemis secara masif untuk mencari keuntungan secara praktis. Akibatnya, pekerjaan pengemis tersebut bukan lagi karena keterpaksaan secara ekonomi melainkan menjadi sebuah profesi. Dalam menanggulangi hal ini, pemerintah telah melakukan pelarangan pengemis dan gelandangan yang diatur dalam Pasal 504 dan Pasal 505 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kata pengemis atau peminta-minta itu sendiri disebutkan sebagai sa’il oleh al-Qur’an, penyebutannya selalu dibarengi oleh kalimat pemberian harta, baik sedekah atau zakat. Hal ini menunjukkan bahwasanya al-Qur’an ingin mengentaskan realitas sai’il yang ada di masyarakat dengan memberi hak mereka untuk mendapatkan zakat ataupun sedekah. Dalam artikel ini, penulis akan membahas makna sa’il dalam al-Qur’an dan bagaimana solusi penanggulangannya dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif-analitik untuk menjabarkan data-data yang telah terkumpul.Kata Kunci: larangan mengemis, Pengemis (sa’il), solusi.
Studi Historis Komparatif Tentang Metode Tahfiz al-Qur’an Jalil, Abdul
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol. 18 No. 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.117 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-01

Abstract

اهتم المسلمون بحفظ القرآن الكريم منذ عصر النبوة حتى عصرنا الحاضر، إلا أنالمناهج و الطرق اختلفت من عصر لآخر. يلقي هذا البحث نظرة على تعدد مناهجالتحفيظ تبعا لاختلاف الوسائل و شكل القرآن، ففي عصر النبي و الصحابة كانمنهج السماع و التلقي هو المستخدم في حفظ القرآن، و اختلف ذلك بعد عصر تدوينالمصاحف و طباعتها حيث يعتمد الطالب على القرآن المكتوب أو المصحف في حفظهثم يقرأه على الشيخ، و بعد تسجيل القرآن صوتيا استخدمه بعض الأفراد في عمليةالتحفيظ لسهولة حملها و استخدامها و سماعها. و مع تغير الأدوات و الوسائل إلا أنالتسميع و القراءة على الشيخ كعنصر مهم في التلقي و تحفيظ القرآن لازالت متبعة

Page 1 of 1 | Total Record : 2