cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Hijau
ISSN : 25794264     EISSN : 25501070     DOI : -
Jurnal Rekayasa Hijau diterbitkan 3 kali dalam satu tahun. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, desain dan kebijakan ramah lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 24 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor (7P) Yang Mempengaruhi Minat Lulusan SMU/ Sederajat Melanjutkan Studinya di Universitas Widyatama Achirsyah Bahar
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2048

Abstract

ABSTRAKMarketing menjadi salah satu andalan Univesiitas Wiidyatama dalam menarik minat lulusan SMU/Sederajat untuk mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswanya. Salah satu cara yang dilakukan dalam menarik minat siswa lulusan SMU/Sederajat ialah dengan melakukan penelitian yang melibatkan berbagai aspek yang menjadi pilihan siswa lulusan SMU/Sederajat. Penelitian yang dilakukan ialah dengan menggunakan metode bauran pemasaran (7P) yang terdiri dari Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), Place (tempat), People (orang), Process (proses) dan Phisical Evidence (sarana phisik). Penelitian ini dilakukan terhadap 160 responden yang terdiri atas calon mahasiswa baru (pendaftar) dan mahasiswa widyatama dari berbagai angkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat lulusan SMU/Sederajat dalam melanjutkan studinya di Universitas Widyatama adalah :1. Variabel Product, Price, Promotion, Place, Person, Process dan Phisical Evidence menunjukan nilai yang signifikan terhadap pilihan responden, yaitu sebagai berikut :a. Untuk variabel product (produk) 61% menyatakan sangat setuju, 28,4% menyatakan setuju dan10,5% Netral.b. Untuk variabel price (harga) 51,25% menyatakan sangat setuju,30,83% setuju, 14,17% menyatakan netral dan 3,75% tidak setujuc. Untuk variabel promotion (promosi) 35,42% menyatakan sangat setuju, 38,75% menyatakan setuju, sisanya netral dan tidak setujud. Untuk variabel place (tempat) 39,69% menyatakan sangat setuju, 29,06% menyatakan setuju dan sisanya netral dan tidak setuju.e. Untuk Variabel person (orang) 52,92% menyatakan sangat setuju, 33,33% menyatakan setuju, sisanya netral dan tidak setuju.f. Untuk Variabel process (proses) 48,25% menyatakan sangat setuju, 39% menyatakan setuju dan sisanya netral dan tidak setuju.g. Untuk Variabel phisical evidence (fasilitas fisik) 41,67% menyatakan sangat setuju, 43,33% menyatakan setuju dan sisanya netral dan tidak setuju.2. Pengaruh faktor-faktor bauran pemasaran model 7P terhadap minat lulusan SMU / Sederajat dalam melanjutkan studinya di Universitas Widyatama menunjukkan bahwa berdasarkan uji secara overall hasil pengujiannya signifikan. Tapi berdasarkan uji individual dengan resiko kekeliruan 5%, hasil pengujiaannya menunjukkan bahwa Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi) dan Place (tempat) memberikan pengaruh yang signifikan, sedangkan faktor Person (orang), Process (proses) dan Phisycal Evidence (fasilitas fisik) tidak memberikan pengaruh yang signifikan.Kata Kunci: Minat, Mahasiswa, Metode (7P), Pemasaran
Kajian Dampak Pembuangan Air Limbah Industri PT. X Terhadap Sungai Cikijing di Provinsi Jawa Barat Lina Apriyanti Sulistiowati; Eka Wardhani
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2039

Abstract

ABSTRAKSungai Cikijing termasuk ke dalam Sub DAS Citarik melintasi dua wilayah administrasi yaitu Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung. Sungai Cikijing menjadi sarana pembuangan air limbah dari aktivitas industri sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran air sungai. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah menganalisis dampak pembuangan air limbah PT. X terhadap 3 aspek yaitu budidaya, kualitas air tanah dan tanah serta kesehatan masyarakat berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Kualitas air Sungai Cikijing pada Bulan Januari dan Agustus 2017 mengandung parameter yang tidak memenuhi bakumutu yaitu TSS, TDS, BOD, COD, Detergen MBAS, Belerang (H2S), Minyak dan Lemak, Nitrit, Nitrat dan Fenol. Pencemaran yang terjadi di Sungai Cikijing tidak berpengaruh terhadap penurunan kesuburan tanah, karena air Sungai Cikijing tidak dijadikan sumber air irigasi untuk lahan pertanian di lokasi sampling. Analisis kualitas air bersih di lokasi studi diambil dari 2 lokasi dengan membandingkan bakumutu sesuai Permenkes RI No. 492 Tahun 2010. Parameter air sumur di Desa Linggar yang tidak memenuhi bakumutu yaitu kekeruhan, Fe, Mn, dan Zat Organik (KmnO4). Sedangkan di Desa Jelegong parameter kekeruhan, pH, Fe, Mn, dan Zat Organik (KmnO4) tidak memenuhi baku mutu. Kualitas air sumur di kedua lokasi titik pemantauan tidak layak untuk di konsumsi harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sungai Cikijing yang sudah tercemar dikhawatirkan dapat menurunkan kesehatan masyarakat. Data kesehatan masyarakat diperoleh dari Puskesmas Cisempur, Puskesmas Sawah Dadap, dan Puskesmas Rancaekek tahun 2015-2016 menunjukkan bahwa penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat bukan sebagai akibat dari pencemaran air sungai Cikijing.Kata Kunci: Sungai Cikijing, Industri, PencemaranABSTRACTCikijing River is part of Citarik Sub watershed over two administrative areas of Sumedang and Bandung regencies. Cikijing river become a discharge media by industrial activity and thus potentially cause pollution of river water. The purpose of this research is to analyze the impact of waste disposal of PT. X against 3 aspects ie cultivation, groundwater and soil quality and public health based on Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 82 Year 2001. Cikijing River water quality in January and August 2017 contains parameters that do not meet stream standard these are TSS, TDS, BOD, COD, detergents MBAs, sulfur (H2S), oil and fat, nitrite, nitrate, and phenol. Pollution that occurred in the Cikijing River has no effect on the decline in soil fertility because the Cikijing River water is not used as a source of irrigation water for agricultural land in the sampling location. The analysis of clean water quality in the study sites was taken from 2 locations by comparing standard according to Permenkes RI. 492 of 2010. Water well parameters in Linggar village that do not meet the standard these are turbidity, Fe, Mn, and organic substances (KmnO4). While in Jelegong Village, turbidity, pH, Fe, Mn, and organic (KmnO4) parameters did not meet the quality standard. The quality of the well water at both sites of the monitoring point is not feasible for consumption should be processed first before being used for daily needs. The polluted Cikijing River is feared to reduce public health. Public health data obtained from government public health facilities in Cisempur, Sawah Dadap, and Rancaekek in the year 2015-2016 show that the disease suffered by many people, not as a result of water pollution Cikijing river.Keywords: Cikijing River, Industry, Pollution
Simulasi Sistem Proteksi Petir Eksternal Dengan Metode Pembalik Muatan Menggunakan Matlab Teguh Arfianto; Sabat Anwari; Rangga Okzadika Fitra Pratama
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2044

Abstract

ABSTRAKSistem proteksi petir merupakan suatu sistem yang sangat diperlukan pada saat ini, mengingat peralatan listrik semakin berkembang dengan pesat. Sistem ini melindungi kita serta peralatan listrik kita dari sambaran langsung. Di Indonesia sendiri sebagai kawasan dengan intensitas petir yang tinggi. Secara umum, sistem proteksi petir eksternal terdiri dari dua yaitu sistem proteksi Aktif dan sistem proteksi Pasif. Pada penelitian ini akan membahas tentang simulasi sistem proteksi petir dengan metode pembalik muatan dengan menggunakan prinsip kerja Op-Amp dalam MATLAB dimana dalam pengujiannya akan membandingkan dua buah finial dengan mengukur kuat medan listrik antara keduanya, dimana salah satu finial akan dipasang alat pembalik muatan, dan diberinya spark gap untuk proteksi peralatannya tersebut. Besar pengujian alat proteksi ini menggunakan tegangan impuls sampai 150 KV. Dalam pengujiannya hanya menggunakan parameter tegangan. Setelah diuji akan ada perbandingan dengan hasil perhitungan dan model sebelumnya.Kata kunci: Sistem proteksi petir eksternal, muatan, op amp, spark gap, SIMULINKMATLAB.ABSTRACTLightning protection system is a system that is very necessary at this time, given the growing electrical appliances rapidly. This system protects us and our electrical appliances from direct strikes. In Indonesia itself as a region with high lightning intensity. In general, external lightning protection system consists of two namely Active protection system and Passive protection system. In this research will discuss about simulation of lightning protection system with reversing method by applying the working principle of Op-Amp in MATLAB where in the test will compare two finials by measuring the electric field strength between the two, where one of the finials will be installed the reversing device, and he gave a spark gap for the protection of the equipment. Large testing of this protection tool using impulse voltage up to 150 KV. In the test just use the voltage parameters. Once tested there will be a comparison with the results of calculations and previous models.Keywords: External lightning protection system, charge, op amp, spark gap, SIMULINK MATLAB.
Pengembangan Aplikasi Partisipatif Ruang Terbuka Hijau Wilayah Provinsi Jawa Barat - Sumarno; - Indrianawati
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2040

Abstract

ABSTRAKProporsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada suatu wilayah ditargetkan minimal 30% dari luas wilayah kota. Kenyataannya pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat belum ada yang dapat memenuhi target tersebut. Dalam rangka memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota untuk memenuhi target RTH, Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat telah membangun sistem informasi RTH. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi RTH yang telah dibangun dengan menyusun database RTH kabupaten/kota di Jawa Barat dalam aplikasi berbasis webGIS dan tersedia informasi mengenai Rencana Detail Tata Ruang kabupaten/kota di Jawa Barat yang dapat menjadi instrumen inventarisasi dan pengelolaan data mengenai RTH di Jawa Barat. Metode yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang telah terbangun adalah fusebox. Hasil yang diperoleh adalah berupa aplikasi partisipatif berbasis webGIS yang dapat diakses oleh publik secara online.Kata kunci: Ruang Terbuka Hijau, aplikasi partisipatif, webSIGABSTRACTProportion of Green Open Space in a region is targeted at least 30% of city area. The regency/city government in West Java Province has not been able to meet that target. In order to facilitate regency/city governments to meet the target of green open space, Department of Housing and Settlement in Province West Java has built an information system on green open space. This research aims to develop information system of green open space that has been built by arranging green open space database of regency/city in West Java in webGIS based application and provide information about Spatial Plan Details of regency/city in West Java which can be instrument to inventory and management of data about green open space in West Java. The method used to develop applications that have been built is fusebox. The results obtained are a web-based participatory application that can be accessed by the public online.Keywords: Green Open Space, participatory application, webGIS

Page 3 of 3 | Total Record : 24