cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Hijau
ISSN : 25794264     EISSN : 25501070     DOI : -
Jurnal Rekayasa Hijau diterbitkan 3 kali dalam satu tahun. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, desain dan kebijakan ramah lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 16 Documents clear
Rancang Bangun Mesin Pencacah Plastik Tipe Gunting Nuha Desi Anggraeni; Alfan Ekajati Latief
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2397

Abstract

ABSTRAKJumlah sampah plastik yang dibuang kelaut oleh Indonesia jumlahnya mendekati 200 juta ton. Jumlah ini berada di bawah Tiongkok yang menghasilkan sampah plastik mencapai 262,9 juta ton. Pada saat yang sama, kebutuhan akan plastik di Indonesia baru terpenuhi sekitar 64% dari total 5 juta ton plastik. Sampah plastik yang dibuang kelaut, seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sampah plastik yang telah ada, perlu diolah agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai plastik produksi. Pengolahan sampah plastik yang paling sederhana adalah dengan mencacah plastik yang telah ada menjadi serpihan-serpihan kecil menggunakan mesin pencacah. Mesin pencacah dapat digunakan dimanapun karena menggunakan mesin diesel sebagai penggeraknya. Mekanisme pencacahan yang digunakan menggunakan tipe gunting. Hasil perancangan mesin pencacah menggunakan 5 mata pisau dengan spesifikasi, panjang 180 mm, lebar 50 mm, tebal 10 mm dan sudut mata pisau 35° dengan panjang poros penggerak 450 mm, diameter 30 mm.Kata kunci:plastik, mesin, daur ulang.ABSTRACTThe amount of plastic waste discharged into the sea by Indonesia is approximately 200 million tons. This amount is below China which produces plastic waste reaches 262.9 million tons. At the same time, the need for plastics in Indonesia is only fulfilled about 64% of the total 5 million tons of plastic. Plastic waste discharged into the sea, should be utilized to meet these needs. Plastic waste that has been there, needs to be processed in order to be reused as a production plastic. The simplest plastic waste processing is to chop the already existing plastic into small pieces. This chopper machine can be used anywhere because it uses a diesel engine as its propulsion. The enumeration mechanism used with scissor type. The design of the enumerator machine uses 5 blades with specifications, length of 180 mm, width 50 mm, 10 mm thick and 35 ° knife angle with 450 mm drive length, 30 mm diameter.Keyword: plastic, machine, recycle
Kajian Daya Tampung Sungai Citarik Provinsi Jawa Barat Eka Wardhani; Lina Apriyanti Sulistiowati
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2393

Abstract

ABSTRAKKajian perhitungan daya tampung Sungai Citarik diharapkan menjadi data/informasi yang diperlukan dalam menganalisis kebijakan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Sungai Citarik merupakan sungai lintas kabupaten. Maksud dilaksanakannya penelitian ini yaitu mendapatkan data gambaran hasil perhitungan tampung beban pencemaran untuk parameter BOD dan COD. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: mendapatkan angka DTBP (daya tampung beban pencemaran) Sungai Citarik; memperoleh angka jumlah beban pencemar yang harus dikurangi dari masing-masing sumber pencemar agar kualitas air Sungai Citarik memenuhi kelas air yang ditetapkan DTBP nya; dan mencari berbagai pilihan kebijakan untuk menurunkan beban pencemaran dan dampaknya. Berdasarkan hasil perhitungan daya tampung beban pencemaran Sungai Citarik di DAS Citarik yang berada di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Garut menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Citarik telah tercemar hal ini terlihat dari beberapa parameter seperti: TDS, TSS, BOD, COD, DO, Nitrat, Krom heksavalen, Tembaga, Nitrit, Klorin Bebas, Sulfida, Detergen MBAS, Total Colli dan Fecal Coli yang tidak memenuhi baku mutu. Ditinjau dari status mutu air Sungai Citarik termasuk katagori tercemar sedang sampai dengan berat. Kehadiran beberapa jenis logam berat di Sungai Citarik harus diwaspadai mengingat sifat dari logam yang, persistent, toksik, dan bersifat bioakumulasi.Berdasarkan hasil perhitungan terlihat bahwa daya tampung beban pencemaran air Sungai Citarik untuk parameter BOD dan COD sudah jauh terlampaui.Kata Kunci: Sungai Citarik, Daya Tampung, Beban PencemaranABSTRACTThe Citarik River capacity calculation study is expected to be the data / information needed in analyzing water quality management and water pollution control policies. Citarik River is a crossdistrict river. The purpose of this research is to obtain the image of the calculation result of load pollution load for BOD and COD parameters. The purpose of this research is to obtain DTBP number (pollution load capacity) of Citarik River; obtain the number of polluted loads to be reduced from each pollutant source so that the water quality of the Citarik River meets the water class set by its DTBP; and look for policy options to reduce pollution loads and their impacts. Based on the calculation of pollution load capacity of Citarik River in Citarik River Basin located in 3 regencies of Bandung, Sumedang, and Garut Regency shows that the water quality of Citarik River has been polluted this can be seen from several parameters such as: TDS, TSS, BOD, COD, DO, Nitrates, Chromium hexavalent, Copper, Nitrite, Chlorine Free, Sulfide, MBAS Detergent, Total Colli and Fecal Coli that do not meet the quality standard. Viewed from the status of Citarik River water quality including the category of moderate to severe pollution. The presence of some heavy metals in the Citarik River should be cautioned given the nature of the metal that is, persistent, toxic, and bioaccumulative. Based on the calculation results show that the water pollution load capacity of Citarik River for BOD and COD parameters is far exceeded.Key Words: Citarik River, Capacity, Pollution Load
Sustainable Site : Kenyamanan Spasial Pada Ruang Terbuka Publik Kampus Itenas Bandung Dwi Kustianingrum; Eka Virdianti; Dian Duhita Permata
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2398

Abstract

ABSTRAKRuang terbuka publik di kawasan kampus itenas terbentuk dari pola tatanan massa yang dapat bersifat katalisator bagi perkembangan interaksi dan komunitas civitas akademika.. Interaksi antar civitas akademika dapat terjadi karena kenyamanan beraktifitas. Ruang yang responsif terhadap aktifitas memiliki kriteria, salah satunya dalam kenyamanan spatial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kenyamanan spatial di ruang terbuka publik itenas. Pendekatan penelitian menggunakan metoda kualitatif dengan pengambilan data melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi di periode waktu tertentu. Metoda analisis menggunakan metoda deskriptif. Hasil penelitian teridentifikasi hanya beberapa tempat yang menjadi titik kumpul mahasiswa dengan kenyamanan spatial tercapai dengan alasan tempat tersebut masuk kategori area teduh dan nyaman. Walaupun dari sisi elemen publik space di beberapa tempat belum terlengkapi namun mahasiswa dapat menggunakan elemen lain untuk mendukung aktifitasnya.Kata kunci: Sustainable Site, ruang terbuka publik kampus, kenyamanan spasial, Itenas.ABSTRACTPublic open space in the campus area is formed from the pattern of building order that can be a catalyst for the development of interaction and community academic community. Interaction among academic community can occur because of the convenience of activity. Space that is responsive to activity has criteria, one of which is in spatial comfort. This study aims to identify the spatial comfort in public space itenas. The research approach uses qualitative method with data retrieval through observation, questionnaire and documentation in certain time period. The method of analysis using descriptive method. The results of the study identified only a few places that became a student gathering point with the spatial comfort is achieved by reason of the place into the category of shady areas and comfortable. Although in terms of elements of public space in some places have not been completed but students can use other elements to support theirs activities.Keywords: Sustainable Site, Public open space in campus, spatial comfort, Itenas.
Pengujian Kinerja Dan Modifikasi Reaktor Downdraft Gasifikasi Biomassa 100 kW Muhammad Ridwan; Indradjaja Indradjaja; Noviyanti Nugraha; Irfan Taufik
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2394

Abstract

ABSTRAKGasifikasi adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandung karbon untuk mengubah material baik cair maupun padat menjadi bahan bakar gas mampu bakar melalui proses pembakaran dengan suplai udara terbatas. Reaktor tempat terjadinya proses gasifikasi disebut gasifier. Gas hasil dari proses gasifikasi disebut syngas. Pada penelitian sebelumnya telah dirancang reaktor gasifikasi dengan menggunakan kotoran sapi sebagai bahan bakar proses gasifikasi. Tipe reaktor yang digunakan adalah tipe downdraft. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji performa mesin, menganalisa hasil pengujian dan memodifikasi rancangan reaktor gasifikasi downdraft kapasitas 100 kW. Dari pengujian pertama, diperoleh hasil pengujian yaitu temperatur di dalam ruang pembakaran kurang dari 500°C serta masih terdapat kebocoran pada komponen reaktor. Maka di perlukan modifikasi agar temperature yang ditargetkan yaitu diatas 500°C tercapai dan memperbaiki kekurangan lainnya. Modifikasi yang dilakukan meliputi bagian atas yaitu hopper, pemasangan instalasi pipa 2 in, serta pembuatan kembali saringan ash grate. Setelah melakukan modifikasi, dilakukan pengujian kembali, Hasil pengujian setelah dimodiifikasi diperoleh temperatur antara 550 oC – 600oC.Kata kunci : reaktor, downdraft, gasifikasi, kotoran sapi, pengujjianABSTRACTGasification is a process of converting carbonaceous compounds to convert both liquid and solid materials into fuel gas capable of burning through a combustion process with limited air supply. The reactor where the gasification process occurs is called a gasifier. The resultant gas from the gasification process is called syngas. Previous studies have designed gasification reactors using cow dung as a fuel for gasification processes. The type of reactor used is the downdraft type. The purpose of this study is to test the performance of the engine, analyze the test results and modify the down kaft gasification reactor design capacity of 100 kW. From the first test, obtained the test results that the temperature in the combustion chamber is less than 500°C and there is still leakage in the reactor component. So in need of modifications to the targeted temperature that is above 500°C achieved and fix other deficiencies. Modifications made include the top of the hopper, installation of 2-in pipe installation, as well as remaking ash grate filter. After modification, re-testing, the test results after modified temperature obtained between 550 oC - 600oC.Keywords: reactor, downdraft, gasification, cow dung, test.
Kajian Perhitungan Beban Pencemaran Sungai Cisangkuy di Cekung Bandung dari Sektor Pertanian Hisky Robinson Sampe; Iwan Juwana; Dyah Marganingrum
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2395

Abstract

ABSTRAKSungai Cisangkuy merupakan bagian dari anak sungai Citarum Hulu yang terdapat di kawasan Cekungan Bandung, yang melewati wilayah administrasi Kabupaten Bandung. Aktivitas manusia seperti kegiatan pertanian mempengaruhi kualitas air yaitu berpotensi memberikan beban pencemaran BOD, TSS, Total N dan Total P di Sungai Cisangkuy. Penelitian tentang beban pencemaran dilakukan karena tidak tersedianya informasi mengenai daya tampung beban pencemaran dari sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah beban pencemaran yang masuk ke Sungai Cisangkuy, sehingga melalui penelitian ini akan diketahui besaran beban pencemaran yang masuk ke Sungai Cisangkuy khususnya dari sektor pertanian. Analisis kualitas air dilakukan dengan menggunakan metode indeks pencemaran. Perhitungan potensi beban pencemaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan faktor emisi. Beban pencemaran eksisting kemudian dibandingkan dengan beban pencemaran maksimum yang digunakan sebagai baku mutu daya tampung beban pencemaran sungai. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa trend pencemaran sungai Cisangkuy cenderung meningkat dari tahun 2012-2015. Indeks Pencemaran Sungai Cisangkuy masuk dalam kategori Cemar Sedang dengan nilai 7,07, dan beban pencemaran total dari sektor pertanian bernilai 1,55 ton/hari.Kata kunci: Cisangkuy, Indeks Pencemaran, Pertanian, Beban PencemaranABSTRACTCisangkuy River is part of the upstream Citarum tributary in the area of Bandung Basin, which passes the administrative area of Bandung regency. Human activities such as agricultural activities affect the quality of water that potentially provide pollution load BOD, TSS, Total N and Total P in the Cisangkuy River. Research on pollution load is needed because the inavailability of information about pollution load capacity from agriculture sector. This study aims to determine the amount of pollution load being discharged into the Cisangkuy River from agricultural sector. Water quality analysis is done by using pollution index method. Calculation of potential pollution load is done by using the emission factor approach. Existing pollution loads are then compared with the maximum pollution loads used as the quality standard of river pollution load capacity. The results show that pollution of the river Cisangkuy tends to increase from the year 2012-2015. The Cisangkuy River Pollution Index is categorized as 7.07, and the total pollution load from the agricultural sector is 1.55 tons / day.Keywords: Cisangkuy, Pollution Index, Agricultural, Pollutant Load
Kajian Kinerja Struktur Gedung Simetris Menggunakan Peredam Tipe Fluid Viscous Damper Nur Laeli Hajati; Ardita Narabuana Hanif
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i2.2391

Abstract

ABSTRAKDesain struktur gedung harus memenuhi 3 (tiga) aspek utama; yaitu: kekuatan, kekakuan, dan daktilitas. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja struktur gedung dalam kondisi pembebanan dinamis (beban gempa, beban angin, beban getaran mesin) adalah meredam getaran dengan memasang sistem kontrol pasif berupa fluid viscous damper (FVD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pola penempatan FVD pada struktur gedung bertingkat beton bertulang tipe SPRMK menggunakan jenis FVD yang sama dengan mencermati kinerja struktur meliputi aspek waktu getar struktur, gaya geser dasar, simpangan antar tingkat, serta tingkat kinerja struktur. Analisis struktur dilakukan sampai tahap analisis beban dorong dengan bantuan perangkat lunak ETABS v.2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola-4 dengan formasi FVD berada pada seluruh area bentang tengah portal interior pada potongan melintang dan pada seluruh area bentang tengah 2 portal interior pada potongan memanjang memberikan kinerja struktur yang semakin baik berdasarkan aspek waktu getar struktur, gaya geser dasar, simpangan antar tingkat, daktilitas, tingkat kinerja struktur, dan daktilitas,Kata kunci: fluid viscous damper, waktu getar struktur, simpangan antar tingkat, tingkat kinerja struktur, daktilitas.ABSTRACTThe structure design must fulfil 3 main aspects, there are: strength, stiffness, and ductility. One of effort to increase performance of structure in dynamic’s load (earthquake force, wind force, vibration machine) is to damp vibration by installing passive control system in form fluid viscous damper (FVD). The purpose of this study to determine effectiveness of FVD placement pattern on SPRMK concrete building stucture using the same type of FVD by observing the performance of structures covering aspects of period of structure, base shear, drift, and level performance of the structure. Structural analysis is carried out to stage push-over analysis with software ETABS v.2016. The result of this reserch is Pola-4 with FVD formation is located in the entire middle span of the interior portal on the cross section and the entire middle span of the interior portal on the longitudinal section give structural performance better assessed by aspects of the period of structure, base shear, drift, level performance of the structure, and ductility.Keywords: fluid viscous damper, period, drift, level of performance structure, ductility.

Page 2 of 2 | Total Record : 16