Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah
The scopes of the journal include the following topic areas: Teachers Education of Economy, Curriculum and Teaching, Education of Economy, Learning Media Education of Economy, Leadership and Management of Education of Economy, Information Technology, Communication and Education of Economy, Corporation and Micro, Small and Middle Business, Office Technology, Management, Business, Accounting and Finance
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024"
:
16 Documents
clear
Implementasi Metode Pembelajaran Field Trip dalam Menanamkan Pendidikan Akhlakul Karimah Pada Siswa Raudhatul Atfal di ar-Rohmany
Nur Imama Jamil;
Muhammada;
Ahmad Ma’ruf;
M. Anang Sholikhudin;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.553
Masalah yang terjadi dinegara kita saat ini sebenarnya tidak lepas dari persoalan perilaku akhlakul akrimah pada setiap siswa. Terlepas dari ajaran ilmu agama, jika pendidikan anak menyimpang dari akidah Islam dan tidak terkait dengan Allah, tidak diragukan lagi anak akan memperoleh nilai-nilai negatif. Bahkan, didorong oleh nafsu dan bisikan setan, dia akan mengikuti keinginannya. Pendidikan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dan menentukan bagi perkembangan siswa dimasa depan, sebab pendidikan siswa merupakan filosofi bagi dasar kepribadian mereka. perlu untuk mengajarkan mereka untuk melakukan yang terbaik dan berharap bahwa mereka akan memiliki sifat terpuji di masa depan dan dapat menghindari perilaku tercela. Selain proses pembelajaran yang berlangsung di lembaga pendidikan yang mencakup semua proses perkembangan fisik. Mengajarkan sikap siswa dan memberikan bimbingan atau petunjuk dengan Kesabaran diperlukan untuk pembentukan sikap. keteladanan, pembiasaan, dan Implementasi pendidikan akhlakul karimah yang merupakan proses yang panjang dan berkesinambungan. Dan semestinya pendidikan akhlak termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu diperlukan pendidikan sejak dini, khususnya Pendidikan akhlak agar mereka terbiasa berperilaku baik dan mengikuti perintah Allah yang sesuai ajaran al-Qur’an dan Hadist. Tanggung jawab berat yang haris dipikul oleh dunia pendidikan akhirnya memunculkan tuntutan bagi lembaga pendidikan untuk meweujudkan cita-cita untuk membekali peserta didik dengan pendidikan akhlak. Oleh karena itu tulisan ini memberikan wawasan tentang bagaimana cara menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlakul karimah melalui pembelajaran metode field trip di ar-Rohmany
Pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Landy Arief Syaputra;
Debibik Nabilatul Fauziah;
Neng Ulya;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.554
Permasalahan yang terjadi di SMPN 1 Karawang Timur khususnya bagi siswa kelas VII yaitu masih terdapat siswa yang belum menjangkau nilai KKM pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, hal ini disebabkan guru yang sering menggunakan metode konvensional dan model pembelajaran yang monoton. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VII di SMPN 1 Karawang Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis ex post facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dan angket/kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji t. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B dan VII E yang berjumlah masing – masing adalah 40 orang dengan total jumlah siswa 80 orang. Dari hasil penelitian yang didapat penerapan model pembelajaran make a match pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VII di SMPN 1 Karawang Timur cukup baik dimana terdapat 7 siswa dengan persentase 8,75% dalam kategori baik, 39 siswa dengan persentase 48,75% dalam kategori cukup, 34 siswa dengan persentase 42,5% dalam kategori kurang baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match adalah cukup. Untuk hasil belajar pendidikan agama islam terdapat 38 siswa dengan persentase 47,5% dalam kategori baik, 39 siswa dengan persentase 48,75% dalam kategori cukup, 3 siswa dengan persentase 3,75% dalam kategori kurang baik. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pendidikan agama islam adalah cukup. Selanjutnya hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VII di SMPN 1 Karawang Timur dengan nilai signifikansi sebesar 0.003 sedangkan kriterianya adalah apabila nilai sig < 0.05 maka (Ha) diterima, yaitu terdapat pengaruh antara model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VII di SMPN 1 Karawang Timur. Besar nya pengaruh model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar pendidikan agama islam yaitu sebesar 10,5% sedangkan 89,5% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
Pendidikan PAI Inklusif
Sriwahyuni Pasaribu;
Khoridatunnida;
Lidya Febrianty;
Frezzi Ramadhan Syah;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.555
Penelitian ini mengulas permasalahan inklusivitas agama, terutama dalam mengembangkan teologi di Indonesia. Timbulnya permasalahan ini disebabkan oleh semakin samarnya kesadaran masyarakat terhadap pluralitas dan multietnis, serta multagama yang berkembang dalam keberagaman masyarakat. Toleransi etnik dan agama menjadi agenda krusial, terutama mengingat meningkatnya kekerasan etnik agama dan insiden teror yang terjadi atas nama agama. Dalam konteks ini, gagasan tentang "Islam Inklusif" muncul sebagai konsep yang mengakui nilai-nilai kebenaran pada agama lain demi terciptanya harmoni dan kedamaian di antara umat beragama. Islam Inklusif tidak bermaksud menggabungkan keyakinan agama lain dengan Islam, melainkan menawarkan Islam sebagai agama rahmat yang melibatkan semua elemen masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan menampilkan hasil pembahasan tentang definisi, konsep, dan dasar teologis, filosofis, serta yuridis dari pendidikan inklusif. Dasar teologisnya dapat ditemukan dalam ajaran Islam, seperti pada surah Al-Hujurat ayat 10-13 yang menekankan persaudaraan dan sikap toleransi antar manusia. Pendidikan inklusif di Indonesia diperkuat oleh dasar yuridis, seperti UUD 1945, UU Perlindungan Anak, dan UU Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan tanpa adanya diskriminasi.
Karakteristik Pendidikan Politik Kh Yusuf Hasyim dalam Mendidik para Santri
Laili Agustinaning Galuh Muninggar;
Imam Sukardi;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.557
Political education for students is very important so that students have a broad knowledge of politics. Santri political education starts from those closest to them, including friends, teachers or clerics. The 6th Tebuireng Islamic Boarding School caretaker is KH. Yusuf Hasyim is a person who has been involved in the national political arena. Researchers want to know the characteristics of KH's political education. Yusuf Hasyim in Educating Santri and how KH Yusuf Hasyim's contribution to politics has inspired the santri. This research is library research with a philosophical approach. Data was collected using the documentation method, namely collecting data that is relevant to the research theme with the addition of some interview data to strengthen library data. Based on the research results, it can be concluded that the characteristics of KH Yusuf Hasyim's political education are openness and freedom and when students graduate they will not only be kiai. , but there are also those who are involved in the world of politics.
Kajian dan Tinjauan Pendidikan Islam di Madrasah
Dewi Pertamasari;
Muhammad Yusron Maulana El – Yunusi;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.558
We know that Indonesia as a Muslim country. Majority of Indonesia humans are Muslims. So, not only mosque, but also so many Islamic schools in Indonesia too. We called it Madrasah. Madrasah one of places can uses by Muslims to study about Islamic education. Beside it, the important thing of this Islamic study is ontological philosophy. Why? Because from the ontological philosophy there are some several important that we can search like the nature of Islamic study, the goals of this Islamic study, even the people who will be subject of this study and the curriculum in Islamic education at madrasah itself. So, from the explanation before, the writer has the purpose of this research is to examine about Islamic Study especially to Madrasah through ontological philosophy. Descriptive qualitative method used by the writer which is focus on this research and observation so far. The writer hopes this research can be used and will be given some knowledge about Islamic education especially to Madrasah through ontology philosophy to everyone. And also, can be given the best think and understood of Islamic education as like as our hope.
Pengaruh Penerapan Metode Talking Stick terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA
Fitri Selviah;
Muhamad Afandi;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.559
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan metode talking terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA Kelas IV. Metode yang akan digunakan adalah metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu one grup pretest-posttest design yaitu dengan menggunakan satu kelompok subjek. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di SD Negeri 123 Palembang di Kelas IV A yang berjumlah 20 siswa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji linearitas, uji homogenitas dan uji paired sample t-test. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa nilai sig 0,000 < dari 0,05 dan t hitungnya 4,459 > t tabel 2,101. H0 ditolak dan Ha diterima memiliki makna bahwasanya ada pengaruh antara pretest dan postest. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan metode talking stick terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 123 Palembang.
Kompetensi Guru Perspektif Teori dan Perundang-Undangan
Abd. Latif;
Siti Khairani;
Rosdiana;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.560
Artikel ini merupakan sebuah jenis penelitian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang melibatkan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber yang berkaitan dengan topik penelitian. Data yang dikumpulkan meliputi buku, artikel, jurnal, dan dokumen yang membahas tentang kompetensi guru perspektif teori para pakar pendidikan dan secara yuridis sesuai dengan peraturan perundang undangan di Indonesia. Hasil penelitian menjelaskan kompetensi guru yang dijelaskan oleh para ahli secara teoretis dan juga kompetensi guru menurut undang-undang no 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, Kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Seorang guru dikatakan profesional jika telah memiliki empat kompetensi tersebut pada dirinya.
Pentingnya Menuntut Ilmu: Perspektif Islam dan Dampaknya pada Karakter Pembentukan Individu
Arrumaisha Fasya Nuriy;
Deshi Karunia Hajarwati;
Desra Reifka Rhaudia;
Elisya Laesya Tasya;
Erna Widyastuti;
Rizki Amrillah;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.561
Education in Islam is not only about acquiring knowledge, but also forming good character and developing noble morals. Demanding knowledge is considered a practice in worship that will be rewarded by Allah Swt. In the Quran, Allah Swt repeatedly emphasizes the importance of seeking knowledge and gaining a deep understanding of religion. The research method used is a qualitative method with a literature study approach. Data were obtained from various literature sources such as books, journals, articles, and other documents relevant to the research topic. The results and discussion show that character education has a significant impact on the formation of individuals, helping them develop positive self-attitudes and qualities. The conclusion of this research is that studying in an Islamic perspective is a form of worship that needs to be done intensely and with dedication. By maintaining ethics and developing good morals, the knowledge gained will be useful and bring blessings in shaping individual character.
Pengaruh Kecerdasan Sosial Tehadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik
Dewi Nur Fariida;
Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.562
Kecerdasan sosial adalah kemampuan untuk memahami dan mengatur orang untuk bertindak bijaksana daalam menjalin hubungan dengan orang lain. Orang yang dengan kecerdasan sosial nya tinggi tidak akan menemui kesulitan Ketika memulai suatu komunikasi dengan orang lain atau sebuah kelompok tertentu baik kelompok besar maupun kelompok kecil. Mereka dengan mudahnya memanfaatkan dan menggunakan kemampuan otaknya dan bahasa tubuhnya untuk “membaca” lawan bicaranya. Hasil belajar adalah perubahan perilaku siswa akibat belajar. Pencapaian ini didasarkan pada tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Hasil itu dapat berupa perubahan dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Kecerdasan sosial sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, dengan ini siswa bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang sekitar. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecerdasan sosial peserta didik kelas VIII di SMPN 7 Karawang Barat, untuk mengetahui hasil belajar Pendidikan agama islam peserta didik kelas VIII SMPN 7 Karawang Barat, untuk mengetahui pengaruh kecerdasan sosial terhadap hasil belajar Pendidikan agama islam peserta didik kelas VIII di SMPN 7 Karawang Barat. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 53 orang, untuk mengumpulkan data menggunakan instrument skala likert dan format dokumentasi yang dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kecerdasan sosial peserta didik kelas VIII di SMPN 7 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 70%, berdasakan hasil analisis deskriptif hasil belajar Pendidikan agama islam peserta didik kelas VIII di SMPN 7 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 72%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, persamaan regresinya yaitu:Ŷ = 67.569 + 0.204 X. dari hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0.018, maka nilai sig. 0.018 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,104 yang mengandung arti bahwa persentase sumbangan kecerdasan sosial terhadap hasil belajar pendidikan agama islam sebesar 10,4% dan sisanya 89,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.
Efektifitas Metode Resitasi Terhadap Peningkatan Keaktifan Belajar Bahasa Arab
Naili Tsamrotul Mufidah;
Syaifullah;
pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.563
Bahasa Arab merupakan bahasa asing sekaligus bahasa umat islam yang telah lama berkembang di Indonesia. Namun, hingga saat ini terdapat beberapa problem yang harus ditangani dalam proses pembelajarannya terutama dalam penggunaan metode pembelajaran. Adapun metode pengajaran yang digunakan di MA Ma’arif NU Durensewu adalah metode ceramah dimana guru didepan menjelaskan dan siswa hanya mendengarkan. Hal ini tidak begitu efektif dalam pembelajaran terutama dalam meningkatkan keaktifan belajar bahasa Arab siswa MA Ma’arif NU Durensewu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dan pengaruh metode resitasi terhadap peningkatan keaktifan belajar bahasa Arab siswa kelas XI MA Ma’arif NU Durensewu Pandaan. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah pra eskperimen dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam teknik pengumpulan data adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas metode resitasi terhadap peningkatan keaktifan belajar bahasa Arab memiliki nilai signifikansi tinggi. Hal ini didasarkan pada hasil akhir uji paired sample t-test memiliki nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu Sig. (0,000) < 0,05 sehingga H0 ditolak, dan Ha diterima. Dalam artian bahwa metode resitasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keaktifan belajar bahasa Arab siswa kelas XI MA Maarif NU Durensewu Pandaan. Hal ini dapat diketahui berdasarkan perbedaan hasil nilai yang signifikan antara sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan menggunakan metode resitasi.