cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
ifall@unisapalu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalabditani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 26224682     EISSN : 26224690     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakah hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan setahun sekali yaitu pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025): April" : 20 Documents clear
PEMANFAATAN PEMANFAATAN TRICHODERMA SEBAGAI AGEN HAYATI UNTUK TANAMAN BUDIDAYA SAYURAN DI TANAH GAMBUT Murni, Sri Dewi; Evi Gusmayanti; Basuni; Anshari, Gusti Z.
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.377

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan kepada Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Limbung di Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya. Tujuan kegiatan Pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani mitra tentang pertanian berkelanjutan di lahan gambut dan pemanfaatan Trichoderma pada budidaya tanaman hortikultura di lahan gambut. Pengurangan penggunaan pupuk kimia dan pestisida anorganik, salah satu cara pengendaliannya dengan memanfaatkan jamur Trichoderma. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan yaitu sosialisasi praktek budidaya pertanian pada lahan gambut, dan praktek pembuatan Trichoderma. Pendampingan dilakukan selama 3 minggu sampai trichoderma siap diaplikasikan ke lahan kelompok tani. Pemberian Trichoderma sp. dapat membantu menambah kesuburan pada tanah dan menjadi pengendali hama dan penyakit pada tanam. Kegiatan PKM diikuti sangat antusias oleh kelompok tani. Setelah kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan kelompok tani terhadap pembuatan jamur tricoderma.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH BERBASIS TEKNOLOGI MENUJU LINGKUNGAN SEHAT DAN PRODUKTIF MELALUI PROGRAM KOSABANGSA DI DESA UWEDIKAN Jufri, Muhammad; Gailea, Rosmaniar; Basry, Wahyuddin; Mubayyin, Afief; Sitti Sabariyah; Rauf, Bakhrani; Darmawan; Rahmansah
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.381

Abstract

Desa Uwedikan adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai, merupakan desa pesisir yang mempunyai luas lautan lebih luas dari pada darat. Pada umumnya masyarakat pesisir mempunyai kebiasaan membuang sampah ke laut sehingga sanitasi lingkungan kurang sehat, padahal sampah bisa diolah menjadi produk yang benilai ekonomis berupa pupuk organik. Disamping itu pupuk organik diperlukan petani, karena pupuk kimia sangat langka dan harganya mahal. Dengan demikan pengolahan sampah menjadi pupuk organik mempunyai tujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan yang sehat dan memberdayakan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia yang langka dan mahal. Metode pembuatan pupuk organik yaitu penjelasan teori 25 % dan praktek pengeporasikan mesin pencacah rumput/sampah serta praktek pembuatan pupuk orgnik berbasis EM4. Pembuatan pupuk organik dinyatakan berhasil bila menghasilkan panas setelah ditutup tarpal 8 jam, menghasilkan bau sedap dan warna pupuk hitam kecoklatan. Bila panasnya tinggi tumpukan pupuk dibalik untuk menormalkan kembali suhu panasnya. Pupuk organik ini sudah bisa dipakai bila sudah tidak suhunya tidak panas lagi.
PEMANFAATAN MINYAK SEREH SEBAGAI PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KOPI ROBUSTA DI DESA BELATUNGAN, TABANAN Wirya, Gusti Ngurah Alit Susanta; Ida Bagus Gde, Pranatayana; Dewi, Ni Luh Made Indah Murdyani; Gargita, I Wayan Diksa
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.384

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan petani kopi Robusta di Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, dengan mengatasi masalah hama dan penyakit tanaman kopi. Produksi kopi di wilayah ini mengalami penurunan yang signifikan akibat serangan hama Hypothenemus hampei Ferr dan penyakit tanaman yang tidak tertangani dengan baik. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penggunaan minyak sereh sebagai pengendali hama dan penyakit. Penyuluhan dan pelatihan lapangan dilakukan untuk memperkenalkan penggunaan minyak sereh sebagai pestisida alami yang ramah lingkungan dan efektif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengatasi serangan hama, serta peningkatan produktivitas tanaman kopi yang lebih sehat.
PENGOMPOSAN LIMBAH DAUN PISANG DENGAN MENGGUNAKAN MAGGOT SEBAGAI DEKOMPOSER Saputra, Mohamad Willi Eka; Fikrinda, Wahyu; Widowati; Anggraini, Sinar Perbawani Abrina; Sa’diyah, Ana Arifatus
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.392

Abstract

Industri lontong rumah tangga di Indonesia sering menggunakan daun pisang sebagai pembungkus, dan limbah ini memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan lebih lanjut salah satunya pengomposan. Pengomposan secara konvensional sering kali memakan waktu yang lama, karena kandungan serat tinggi pada daun pisang yang tidak mudah terurai secara alami. Alternatif untuk mempercepat proses dekomposisi limbah ini dengan menggunakan maggot dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Maggot dapat mempercepat proses dekomposisi limbah organik, termasuk daun pisang, dan mengubahnya menjadi pupuk berkualitas tinggi yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium lebih banyak. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi untuk mengolah limbah daun pisang menjadi kompos dengan bantuan maggot. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah daun pisang melalui pelatihan pembuatan komposter secara mandiri. Program ini merupakan bagian dari Pembinaan Industri Rumah Tangga-Usaha Mikro (IRT-UM) Berbasis Kemitraan Klaster (I), yang dilaksanakan dari bulan Oktober hingga Desember 2024. Hasil dari proses ini tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga menciptakan produk bernilai tambah untuk pertanian. Pengelolaan limbah organik melalui maggot bukan hanya ramah lingkungan tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluang ekonomi baru. Berdasarkan hasil tersebut, pengomposan limbah daun pisang dengan bantuan maggot serta sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan memerlukan waktu sekitar 19 hari untuk mengurai limbah sebanyak 95,5 kilogram. Hasil uji analisis di laboratorium, diketahui bahwa kandungan pupuk dengan teknik maggot yang telah dilakukan telah memenuhi standart SNI 19-7030-2004 sebagai pupuk organik terutama pada pemberian limbah daun pisang dengan kriteria kadar nitrogen (N), kadar fosfor (P), dan kadar kalium (K), menunjukkan hasil uji kandungan N = 3,94%, P = 0,89%, K = 2,42%. Secara keseluruhan kadar (N, P, K) sudah melebihi standar minimalnya dengan kandungan termasuk tinggi, serta unsur hara penting seperti Ca, Mg, Na yang sangat mendukung pertumbuhan tanaman, memiliki pH netral, dan karbon organik 30,84 %.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMUPUKAN SPESIFIK LOKASI PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Fadilla, Ulfia; Sulakhudin; Widiarso, Bambang; Arief, Fiera Budiarsyah
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.394

Abstract

Kelompok Tani Alang Umar Jaya melakukan budidaya pada tanah gambut. Beberapa petani sudah mencoba untuk budidaya jagung namun produksi sangat rendah. Pelaksanaan penanaman yang dilakukan petani masih menggunakan teknik budidaya yang bersifat umum, seperti aplikasi pupuk belum didasarkan pada kondisi tanah dan kebutuhan tanaman. Solusi masalah tersebut dengan penerapan teknologi pemupukan spesifik lokasi dengan penambahan bahan amelioran (pembenah tanah) dan peningkatan keterampilan dan pengetahuan petani. Tujuan kegiatan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan petani melalui kegiatan bimbingan, pendampingan dan pelatihan tentang pengetahuan dasar tentang penerapan teknik pemupukan spesifik lokasi, pengelolaan tanah, pemupukan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman jagung di Kelompok Tani Alang Umar Maju Desa Punggur Kecil. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi: melakukan karakterisasi kendala sistem usahatani, potensi dan peluang penerapan teknologi pemupukan spesifik lokasi untuk tanaman jagung di lahan gambut dengan metode Participatory Rural Appraisal atau Rapid Rural Appraisal (PRA/RRA), Aplikasi teknologi pemupukan spesifik lokasi budidaya jagung di lahan gambut dengan metode Demplot, diseminasi, dan sosialisasi hasil kegiatan demplot. Kegiatan ini petani sangat antusias dan tertarik dengan metode penerapan teknologi pemupukan yang disampaikan. Hasil dari penerapan teknologi pemupukan ini tanaman tumbuh lebih bagus dan bisa membantu dalam meningkatkan hasil pertanian jagung di lahan pertanian milik petani.
PELATIHAN PRODUK OLAHAN PISANG MENJADI KERIPIK PISANG GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MELALUI PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DI DESA LEMUSA KECAMATAN PARIGI SELATAN Salingkat, Chitra; Abdul Rahim; Akmal; Hilya; Rifka Doembana; Amalia vartika; Nurfatia; Fatmilia Werangalu
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.397

Abstract

Salah satu jenis tanaman yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku produk olahan adalah buah pisang. Dengan memanfaatkan potensi buah pisang sebagai salah satu sumber karbohidrat, ternyata tidak hanya turut mensukseskan program diversifikasi pangan yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia, namun juga memberikan peluang bisnis baru bagi pelakunya. Keripik pisang merupakan salah satu olahan dari pisang kepok yang banyak digemari oleh masyarakat dari semua kalangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan produk olahan keripik pisang di Desa Lemusa Kecamatan Parigi Selatan adalah untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas dan kemampuan dalam berwirausaha untuk meningkatkan nilai jual kripik pisang. Adapun mitra pengabdian kepada masyarakat adalah kelompok masyarakat terutama ibu PKK Desa Lemusa Kecamatan Parigi Selatan. Hasil dari kegiatan pelatihan produk olahan keripik pisang oleh ibu-ibu PKK adalah mampu membuat keripik pisang yang renyah dengan berbagai varian rasa khas Desa Lemusa serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan cara pemasaran secara online agar kemasan keripik pisang sehingga lebih menarik untuk dipasarkan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) BAGI IBU RUMAH TANGGA (IRT) RT 004 RW 004 KELURAHAN LERE KECAMATAN PALU BARAT If'all; Sayani; Asrawaty; Basrin, Fitriani
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.402

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga (IRT) di RT 004 RW 004 Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat melalui pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai upaya peningkatan keterampilan dan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra meliputi kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam produksi VCO, keterbatasan akses terhadap teknologi dan modal usaha, serta minimnya strategi pemasaran dan pemahaman standar mutu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, serta pendampingan usaha. Pelatihan mencakup seluruh tahapan produksi VCO, mulai dari pemilihan bahan baku, teknik ekstraksi, penyaringan, hingga pengemasan yang sesuai standar mutu. Selain itu, peserta juga diberikan wawasan mengenai strategi pemasaran dan legalitas usaha guna meningkatkan daya saing produk di pasar lokal. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan VCO, dengan tingkat keberhasilan sebesar 75% dalam mempraktikkan proses produksi secara mandiri. Beberapa peserta telah memulai produksi rumahan dan menunjukkan minat untuk membentuk kelompok usaha bersama. Untuk keberlanjutan program, disarankan adanya pendampingan lanjutan, akses terhadap modal usaha, serta upaya sertifikasi produk agar VCO yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi
TEKNIK PENGENDALIAN PENYAKIT GUGUR DAUN KARET PADA KELOMPOK TANI SENARA JAYA Tobing, Laurensius; Maylani Lucky; Dendinel
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.408

Abstract

Karet merupakan salah satu andalan ekspor yang berkontribusi besar terhadap devisa negara. Indonesia memiliki perkebunan karet dengan luas yang mencapai 3,68 juta ha pada 2019 yaitu 85% didominasi oleh perkebunan rakyat. Luasan tersebut memberikan kontribusi produksi sebesar 3,30 juta ton dan produktivitas 1,03 ton per ha. perubahan iklim global menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan cendawan patogen, salah satunya Pestalotiopsis sp. penyebab penyakit pada tanaman karet. Penyebab penyakit gugur daun ini sebelumnya diduga disebabkan oleh Fusicoccum. Dalam rangka mendukung penanganan GDK Pestalotiopsis sp maka kami memberikan pendampingan kepada kelompok tani senara jaya terkait pengendalian penyakit gugur daun karet yang berada di dusun sungai ringin desa sungai ringin kecamatan Sekadau Hilir kabupaten Sekadau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Teknik Pengendalian Penyakit Gugur daun Karet Pada Kelompok Tani Sinar Jaya dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2024, bertempat di Dusun Senuruk Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten sekadau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dibagi menjadi dua tahap yaitu pemberian materi dan praktek pengendalian secara langsung. Pelaksanaan oleh 3 orang dengan rincian 1 orang mengoperasikan alat dan 2 orang memandu. Penyakit Gugur daun karet merupakan salah satu penyakit yang bisa menurunkan produksi karet bisa sampai 45%, maka teknik pengendalian yang tepat dapat menekan penyebaran dan mengurangi tingkat serangan. Ada beberapa metode pengendalian yang bisa dilakukan yaitu Sanitasi Lingkungan, Pemupukan yang berimbang, Pengasapan Fogging dan Penyemprotan Permukaan Tanah dengan Insektisida.
NILAI EKONOMI IKAN TERI HASIL TANGKAPAN NELAYAN SEBAGAI DAMPAK PENGGUNAAN SOLAR DOME DRYER PADA USAHA PERIKANAN DESA AMBESIA SELATAN KECAMATAN TOMINI KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH Rahman, Yuli Asmi; Anwar, Khairil; Din, Muhammad; Mardjudo, Ahsan
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.411

Abstract

Desa Ambesia Selatan Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah memiliki sektor perikanan yang bergantung kepada hasil tangkapan nelayan khusus hasil tangkapan ikan teri dengan alat tangkap bagan. Ikan teri merupakan hasil tangkapan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan, baik dalam bentuk basah maupun dikeringkan. Pengeringan ikan teri secara konvensional sering terkendala oleh cuaca yang tidak menentu yang berdampak pada kualitas dan harga jual. Penerapan teknologi Solar Dryer Dome (SDD) diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi atau nilai tambah hasil tangkapan nelayan di daerah tersebut. Metode pelaksanaan pengeringan ikan teri menggunakan Solar Dryer Dome (SDD) yaitu ikan teri basah 150 kg lalu dimasukan untuk dikeringkan dalam ruang SDD dengan waktu proses pengeringan kurang lebih 6-7 jam, dan menghasilkan ikan teri kering 45 kg dengan penyusutan sekitar 70%. Hasil proses pengeringan ikan teri 45 kg menggunakan Solar Dryer Dome (SDD) dapat menghasilkan nilai tambah Rp. 15.500/kg. Rasio nilai tambah diperoleh dengan output sebesar 64,58%, hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp.100 diperoleh nilai tambah ikan teri kering sebesar 64,58. Usaha pengolahan ikan teri kering menjadi salah satu bentuk usaha yang tekuni masyarakat Desa Ambesia Selatan Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah karena dapat memberikan sumber pendapatan yang menjanjikan
STRATEGI PENANGANAN PASCAPANEN PADI UNTUK MENEKAN KEHILANGAN HASIL DAN MENINGKATKAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI DI KECAMATAN SEKADAU HULU Lucky, Maylani; Erwin; Hartanto, Kristianus Heri; Rena Junita
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.413

Abstract

Keberhasilan dalam produksi padi tidak hanya ditentukan oleh proses budidaya, tetapi juga oleh penanganan pascapanen yang optimal. Pascapanen merupakan tahapan penting dalam sistem produksi padi yang mencakup kegiatan panen, perontokan, pengeringan, penyimpanan, dan penggilingan. Penanganan yang tidak tepat dapat menyebabkan kehilangan hasil yang signifikan serta menurunkan kualitas beras yang dihasilkan. Salah satu permasalahan utama dalam pascapanen padi adalah tingginya tingkat kehilangan hasil akibat teknik pemanenan yang kurang tepat, penggunaan alat yang tidak sesuai, serta metode penyimpanan yang kurang baik.Tujuan kegiatan PkM ini yaitu memberikan edukasi kepada petani mengenai pentingnya penanganan pascapanen yang baik untuk mengurangi kehilangan hasil dan mengajarkan metode panen, pengeringan, dan penyimpanan yang benar guna mengurangi kehilangan hasil yang disebabkan oleh teknik yang kurang tepat, hama, atau faktor lingkungan.Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan penanganan pacsa panen pada Kelompok Tani Harapan Bahagia 1 dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis yang melibatkan pendampingan, pelatihan, dan praktik langsung. Metode ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam serta keterampilan yang aplikatif bagi anggota Poktan. Pelatihan penerapan pasca panen telah berhasil memberikan solusi terhadap permasalahan pascapanen padi pada kelompok tani di Kecamatan Sekadau Hulu. Dengan dukungan yang berkelanjutan, strategi yang telah diterapkan dapat semakin meningkatkan efisiensi, kualitas, dan kesejahteraan petani di masa mendatang.

Page 2 of 2 | Total Record : 20