cover
Contact Name
Akhmad Maliki
Contact Email
maliki.ts@uwks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.axial@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi
ISSN : 23376317     EISSN : 26150824     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/axial.v10i1
Core Subject : Engineering,
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sejak tahun 2012 dengan ISSN:2337-6317 untuk terbitan versi cetak, sedangkan untuk terbitan versi online mulai tahun 2018 dengan ISSN: 2615-0824. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi merupakan jurnal yang berisikan tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, kajian, dan telaah kritis dibidang ilmu ketekniksipilan dengan konsentrasi ilmu rekayasa struktur, bangunan air, manajemen transportasi/lalu lintas, manajemen konstruksi dan geoteknik. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, antara bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023" : 5 Documents clear
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON PRATEGANG MENGGUNAKAN V-GIRDER DI KECAMATAN BUSANG, KABUPATEN KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR Kariima, Ninna Nursakhna; Siswoyo, Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3381

Abstract

ABSTRAK: Jembatan Amai Benny Subianto berlokasi di Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai timur, Kalimantan Timur. Jembatan tersebut tergolong kelas jembatan C dengan rangka baja yang memiliki panjang total 120 meter dan lebar total 4,5 meter, hanya memiliki 1 jalur. Tujuan perencanaan ulang agar jembatan tersebut menjadi kelas jemabatan B dan memiliki 2 jalur, sehingga mempermudah akses transportasi anatar desa dan mampu menambah efektivitas jarak tempuh sarana angkutan kelapa sawit. Menggunakan beton prategang dengan jenis penampang V-Girder, panjang total 120 m dengan lebar total 7. Peraturan pembebanan jembatan megacu pada SNI 1725:2016 dan peraturan perancangan beton prategang mengacu pada SNI 7388:2012. Hasil perencanaan diperoleh V-Girder dengan dimensi 2 x 1 m, membutuhkan 3 buah balok induk dengan tulangan lentur D22 – 100 mm, tulangan sengkang D13 – 100 mm. Pada bentang 50 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 23 strand, bentang 35 m menggunakan 4 tendon dengan 1 tendon berisi 12 strand. Hasil perencanaan balok memanjang diperoleh dimensi 50 x 40 cm dengan tulangan lentur 5D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 200 mm. Hasil perencanaan balok diafragma diperoleh dimensi 90 x 30 cm dengan tulangan lentur 6D16 mm dan 3D16 mm, tulangan sengkang 2D10 – 100 mm. Hasil abutmen diperoleh dimensi 7,8 x 7 m, penulangan kepala abutmen menggunakan tulangan lentur D22 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, penulangan konsol pendek menggunakan tulangan lentur D25 – 75 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm, dan penulangan badan abutmen menggunakan tulangan lentur D25 – 50 mm dan tulangan sengkang D13 – 200 mm. KATA KUNCI : Jembatan, Perencanaan ulang, V-Girder.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG APARTEMEN “NISCALA” BETON BERTULANG 10 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM GANDA DI KOTA SURABAYA Puspa, Freshia; Machmoed, Soerjandani Priantoro
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3353

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan resiko gempa tinggi yang memiliki banyak kota, salah satunya Kota Surabaya. Lahan yang ada tidak dapat menampung jumlah penduduk di Kota Surabaya yang semakin meningkat. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pembangunan hunian secara vertikal, yaitu dengan membangun Gedung Apartemen. Gedung Apartemen Niscala direncanakan 10 lantai, dengan tinggi 40 m, panjang 48 m, dan lebar 16 m. Digunakan peraturan SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Sistem Ganda dipilih karena terjadi interaksi gabungan antara portal (SRPMK) dan dinding geser (SDS) sehingga sistem tersebut memiliki kemampuan yang baik dalam memikul gaya geser yang terjadi. Perencanaan meliputi komponen struktur gedung dan pemodelan serta analisis desain struktur menggunakan program bantu komputer. Dinding geser mampu menahan gaya geser sebesar lebih kecil atau sama dengan 75 persen dan pada SRPMK sebesar lebih besar atau sama dengan 25 persen sesuai dengan yang disyaratkan. Nilai simpangan terbesar berada pada arah sumbu Y pada lantai 3 sebesar 52,71 mm. Nilai simpangan yang terjadi kurang dari nilai yang disyaratkan, yaitu 80 mm.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR HOTEL AYBLUE MAKASSAR 10 TINGKAT TAHAN GEMPA MENGGUNAKAN SISTEM GANDA Wa Ode Sitti Nur Aisyah; Soerjandani Priantoro Machmoed
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3391

Abstract

Pada Kota Makassar akan dibangun sebuah bangunan bertingkat 10 tingkat yang diberi nama Gedung AYBLUE. Dengan tujuan untuk mengetahui dimensi dinding geser dan rangkanya pada sistem ganda dan upaya untuk memastikan bangunan mampu mengatasi beban gempa, terkait dengan dinding penahan lateral sesuai ketentuan yang tercantum dalam SNI 1726-2019 dan SNI 2846-2019. Pada Perencanaan ini menggunakan metode kontruksi sistem ganda (dual system) yang di mana menggabungkan dua komponen utama, yaitu sistem pemikul momen khusus dan geser dinding, serta menerapkan prinip strong column weak beam. Selama terjadinya gempa balok-balok akan membentuk sendi plastik sehingga perlu dilakukan desain kolom yang kuat untuk mendukung balok. Gedung AYBLUE direncanakan dengan dimensi bangunan berukuran 42 meter x 30 meter dan terdiri dari 10 tingkat. Gedung ini dikerjakan menggunakan konstruksi yang diperkuat diperkuat dengan baja, beton bertulang, mutu beton fc 35 Mpa dan mutu baja fy 420 MPa. Perhitungan beban gravitasi dilakukan dengan bantuan perangkat lunak komputer.  Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan bahwa tebal dinding geser adalah 30 cm, dengan tulangan utama vertikal berukuran 120 D22-70, dan tulangan horizontal berukuran 2D22-50. Dalam hal ini dinding penumpu, ada persyaratan bahwa ketebalan dinding penopang harus mememuhi salah satu dari dua kondisi berikut panjang bentang penopang harus memiliki jarak yyang tidak lebih pendek dari 1/25 tinggi atau panjangnya, dan harus minimal 100 mm. Hotel AYBLUE ini telah memenuhi kententuan yang berlaku dengan prinsip strong coloum weak beam adalah sigma Mnb lebih besar atau sma dengan 1,2 sigma Mnb sama dengan 7923 kNm lebih besar atau sama dengan 644,01 kNm. KATA KUNCI : Hotel AYBLUE, Sistem Ganda, Makassar, Beton Bertulang
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG HOTEL VELINS 10 LANTAI DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) Veronika Lydya Intane; Soerjandani Priantoro Machmoed
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3373

Abstract

ABSTRAK:Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki berbagai potensi, salah satunya yaitu sebagai kota pariwisata yang memberikan akomodasi yang sangat tinggi seperti Hotel. Tujuan dari perencanaan gedung hotel Velins ini yaitu; untuk mengetahui simpangan horizontal yang terjadi pada setiap lantai yang sesuai dengan SRPMK, untuk mengetahui Strong Column Weak Beam (SCWB) pada perencanaan gedung telah memenuhi batas izin minimum menggunakan metode SRPMK dan untuk mengetahui Hubungan Balok Kolom (HBK) terkait tulangan geser pada perencanaan gedung ini telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan SNI 2847-2019. Hotel Velins direncanakan di Kota Yogyakarta dengan tinggi 10 lantai yang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) karena Yogyakarta termasuk kategori desain seismik D. SRPMK memiliki kelebihan antara pendetailannya menghasilkan struktur dengan daktilitas penuh yang memiliki kemampuan dalam berdeformasi inelastis tanpa kehilangan kekuatan. Standar peraturan yang menjadi rujukan dalam perencanaan ini yaitu SNI 1726-2019, SNI 1727-2020, SNI 2847-2019, serta SNI 03-1727-1989. Pemodelan perencanaan komponen struktur bangunan beton bertulang serta analisa struktur menggunakan program struktur. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa struktur bangunan termasuk bangunan tahan gempa. Nilai simpangan horizontal rerata yaitu 25,76 mm telah memenuhi persyaratan dengan tidak melebihi izin simpangan horizontal yaitu 100 mm. Selain itu, gedung ini juga memenuhi syarat SCWB dengan sigma Mnc sama dengan 3698,46 kNm lebih besar (1,2) sigma Mnb sama dengan 989,66 kNm dan HBK pada kondisi terkekang 4 balok maupun 3 atau 2 balok dengan nilai Vn lebih besar Vx-x sama dengan 2715,5 kN lebih besar dari 1534,05 kN telah memenuhi persyaratanKATA KUNCI : Hotel Velins, Kota Yogyakarta, Struktur Beton Bertulang, Struktur Gedung Tahan Gempa, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN ANALISA RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PLENGSENGAN PRECAST DAN COR LANTAI SALURAN AIR IRIGASI D.I MRICAN MEGALUH, JOMBANG Gabriel Nugraha Telaumbanua; Johan Paing Heru Waskito
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 11, Nomor 3, Desember Tahun 2023
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v11i3.3346

Abstract

Sistem kanal untuk irigasi digunakan untuk mengangkut air dari satu lokasi ke lokasi lain. Penyumbatan di saluran pembuangan dapat terjadi sebagai akibat dari kerusakan pada dinding saluran pembuangan. Saluran kemudian harus menjalani rehabilitasi. Kecelakaan kerja pada proyek kanal dapat mengakibatkan kerugian proyek karena dapat membahayakan pekerja yang berpartisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menganalisis risiko kecelakaan kerja pada Proyek Plesengan Precast dan Pengecoran Lantai Saluran Air Megaluh, Jombang oleh PT. Multi Teknik Tiara. Metode pengumpulan data adalah survei lokasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode W.T. Fine. Sumber permasalahan yang teridentifikasi dalam proyek rehabilitasi saluran irigasi D.I Mrican terletak pada metode kerja dan alat kerja yang digunakan. Evaluasi risiko diperoleh tingkat risiko dengan batas Prioritas 3 menjadi tingkat prioritas tertinggi. Tindakan mitigasi efektif yang dapat dilakukan pada indikator dengan tingkat prioritas tertinggi adalah melaksanakan pendidikanKata kunci : Analisa Resiko, Kecelakaan Kerja, Plesengan Precast, W.T Fine

Page 1 of 1 | Total Record : 5