cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki14apr12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marzuki14apr12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2011): September 2011" : 6 Documents clear
PENGARUH PERSEN HASIL PEMBAKARAN SERBUK KAYU DAN AMPAS TEBU PADA MORTAR TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISISNYA Dahyunir Dahlan
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.48-54.2011

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persen massa pembakaran serbuk kayu dan ampas tebu terhadap sifat mekanik dan fisis mortar. Bahan dicampur dengan komposisi 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% massa dari kedua jenis bahan tersebut. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kuat tekan, kuat tarik dan densitas apabila campuran ditambahkan hingga 15% massa, kemudian menurun kembali seiring penambahan konsentrasi pembakaran serbuk kayu dan ampas tebu. Nilai optimum sifat mekanis didapatkan pada konsentasri optimal, bagi pembakaran serbuk kayu adalah 15% massa sementara bagi pembakaran ampas tebu adalah 10% massa.
ANALISIS PERIODE ULANG DAN AKTIVITAS KEGEMPAAN PADA DAERAH SUMATERA BARAT DAN SEKITARNYA Arif Budiman
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.55-61.2011

Abstract

Analisis keaktifan dan periode ulang gempa bumi berdasarkan magnitudo telah dilakukan pada empat daerah penelitian di daerah Sumatera Barat dan sekitarnya. Keempat daerah tersebut adalah segmen Siberut (daerah I), daerah antara segmen Siberut dan Padang (daerah II), segmen Pagai (daerah III) dan daerah antara segmen Pagai dan Muko-Muko (daerah IV). Data yang digunakan adalah data gempa bumi dengan magnitudo sama atau besar dari 5,0 Skala Richter dan kedalaman 0-300 km pada periode tahun 1973- 2010 yang bersumber dari USGS (United State Geological Service). Tingkat keaktifan gempa bumi (nilai a dan b) dan nilai periode ulang dihitung menggunakan metode Likelihood. Dari perhitungan aktivitas kegempaan untuk keempat daerah diperoleh nilai a berkisar dari 6,70 sampai 7,13 dan nilai b berkisar dari 0,94 sampai 1,01. Hal ini menunjukkan bahwa keempat daerah penelitian mempunyai aktivitas kegempaan yang relatif hampir sama. Dari perhitungan periode ulang, magnitudo 5,0-6,5 SR memadai dijadikan acuan dalam memperkirakan perulangan gempa untuk keempat daerah penelitian. Tetapi untuk gempagempa besar (daerah I gempa besar dari 7,5 SR, daerah II gempa besar dari 6,5 SR, daerah III dan IV gempa besar dari 7,0 SR), diperkirakan tidak akan terjadi karena mengingat keempat daerah merupakan daerah dengan aktivitas kegempaan yang cukup tinggi karena terletak di daerah dan sekitar zona subduksi.
ANALISIS DIMENSIONING TRAFIK PADA JARINGAN 3G MENGGUNAKAN METODE LINIER LEAST SQUARE Dikky Chandra
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.62-67.2011

Abstract

Pelanggan telekomunikasi akan bertambah dari hari ke hari. Lonjakan jumlah pelanggan ini tentu menggembirakan pelaku industri telepon seluler. Namun penambahan jumlah pelanggan juga membawa konsekuensi serius bagi operator, yaitu kapasitas jaringan untuk menjamin konektifitas pelanggannya. Dengan menggunakan data periode dari tahun 2008 dan metode linier least square untuk melakukan prediksi trafik di tahun 2010. Perhitungan dan prediksi dilakukan untuk mendapatkan komponen nilai growth factor, high season factor, trafik akhir 2010, prediksi pelanggan akhir 2010, dan program ekspansi jaringan 3G khususnya tentang kebutuhan High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) . Subscriber HSDPA di Bali diperkirakan meningkat sebesar 160% di tahun 2010, sedangkan Tren Average of Concurrent User Tahun 2010 diprediksikan akan mengalami kenaikan sekitar 206 %. Peningkatan jumlah pelanggan HSDPA diatasi dengan penambahan kapasitas jaringan baik disisi ekspansi maupun new collocated.
KARAKTERISASI SIFAT MEKANIS KALENG MINUMAN (LARUTAN LASEGAR, POCARI SWEAT DAN COCA COLA) Sri Mulyadi
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.68-74.2011

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Karakterisasi Sifat Mekanis Kaleng Minuman (Larutan Lasegar, Pocari Sweat dan Coca Cola). Pengujian yang dilakukan meliputi kekerasan dan kuat tarik. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa nilai kuat tariknya berbanding terbalik dengan persen kandungan aluminium dalam masing-masing sampel kaleng minuman, yaitu semakin tinggi kandungan aluminium dalam sampel maka kuat tariknya semakin rendah. Pada pengujian kekerasan, nilai kekerasannya sebanding dengan persen kandungan aluminium dalam sampel, yaitu semakin tinggi kandungan aluminiumnya maka nilai kekerasannya semakin tinggi.
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR ATAP SERAT BULU AYAM Sri Handani
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.75-79.2011

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan serat terhadap kuat tekan dan kuat lentur atap serat bulu ayam dengan variasi serat 30%, 40%, 50%, dan 60%. Untuk pengujian kuat tekan, atap dibuat dengan ukuran 5 cm x 5 cm x 6 cm, dan ukuran 10 cm x 5 cm x 3 cm untuk pengujian kuat lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimum serat bulu ayam adalah 30% yang memberikan nilai kuat tekan atap sebesar 38 Mpa, dan kuat lentur sebesar 27.8 MPa. Pada komposisi yang sama, nilai kuat tekan atap serat kaca lebih lebih kecil daripada atap serat bulu ayam, sedangkan nilai kuat lenturnya lebih besar dibandingkan atap serat bulu ayam.
PEMANFAATAN SENSOR FOTOTRANSISTOR DAN LED INFRAMERAH DALAM PENDETEKSI KEKERUHAN AIR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 Meqorry Yusfi
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.80-85.2011

Abstract

Fototransistor merupakan salah satu komponen yang berfungsi sebagai detektor cahaya yang dapat mengubah efek cahaya menjadi sinyal listrik. Air yang keruh akan menyebabkan intensitas cahaya yang masuk kedalamnya berkurang. Dengan demikian tingkat kekeruhan air dapat dideteksi dengan alat pengukur intensitas cahaya seperti fototransistor dan LED inframerah sebagai sumber cahaya. Sistem yang telah dirancang bangun terdiri dari mikrokontroler AT89S51 sebagai pemroses data dan ADC digunakan untuk mengkonversi sinyal analog ke digital. Alat ini digunakan sebagai sistem pengontrol dengan keluarannya berupa alarm. Tegangan acuan yang dipakai agar alarm berbunyi adalah 1,656 volt. Pengujian sistem dilakukan dengan mendeteksi perubahan tingkat kekeruhan air pada sampel air minum kemasan, air PDAM, air sungai dan air kopi. Hasil yang diperoleh adalah semakin tinggi tingkat kekeruhan air atau semakin keruh air, maka tegangan keluaran sensor juga semakin tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): March 2026 (Forthcoming Issue) Vol 17 No 2 (2025): September 2025 Vol 17 No 1 (2025): March 2025 Vol 16 No 2 (2024): September 2024 Vol 16 No 1 (2024): March 2024 Vol 15 No 2 (2023): September 2023 Vol 15 No 1 (2023): March 2023 Vol 14 No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022) Vol 14 No 1 (2022): March 2022 Vol 13 No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): Published in September 2021 (COMING ISSUE) Vol 13, No 1 (2021): Published in March 2021 Vol 13 No 1 (2021): March 2021 Vol 12 No 2 (2020): September 2020 Vol 12, No 2 (2020): Published in September 2020 Vol 12 No 1 (2020): March 2020 Vol 12, No 1 (2020): Published in March 2020 Vol 11, No 2 (2019): Published in September 2019 Vol 11 No 2 (2019): September 2019 Vol 11, No 1 (2019): Published in March 2019 Vol 11 No 1 (2019): March 2019 Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018 Vol 10 No 2 (2018): September 2018 Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018 Vol 10 No 1 (2018): March 2018 Vol 9 No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 9 No 1 (2017): March 2017 Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017 Vol 8 No 2 (2016): September 2016 Vol 8 No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7 No 2 (2015): September 2015 Vol 7 No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6 No 2 (2014): September 2014 Vol 6 No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5 No 2 (2013): September 2013 Vol 5 No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5, No 1 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4 No 2 (2012): September 2012 Vol 4 No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2011): September 2011 Vol 3 No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3, No 1 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2010): September 2010 Vol 2 No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2009): September 2009 Vol 1 No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA More Issue