cover
Contact Name
Adnan Engelen
Contact Email
adnanengelen@poligon.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jasc@poligon.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Of Agritech Science (JASc)
Published by Politeknik Gorontalo
ISSN : 25492241     EISSN : 2614042x     DOI : -
Journal of Agritech Science (JASc) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang rekayasa dan teknologi pengolahan hasil pertanian, peternakan dan perikanan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November" : 9 Documents clear
Performa Produksi Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Pada Periode Bertelur Dengan Suplementasi Tepung Daun Senduduk (Melastoma Malabathricum L.) Dalam Pakan Dawanto, Jirfan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi tepung daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, produksi telur, dan konversi pakan pada puyuh (Coturnix coturnix japonica) selama periode bertelur. Sebanyak 128 ekor puyuh betina berumur 40 minggu digunakan dalam penelitian ini dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan: P0 (kontrol tanpa tepung daun senduduk), P1 (pakan + 1,5% tepung daun senduduk), P2 (pakan + 3% tepung daun senduduk), dan P3 (pakan + 4,5% tepung daun senduduk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun senduduk hingga 3% meningkatkan produksi telur hingga 73,25% dengan efisiensi konversi pakan terbaik (2,81). Namun, suplementasi 4,5% menurunkan efisiensi pakan akibat tingginya kandungan tanin yang berpotensi mengikat protein. Kesimpulannya, suplementasi tepung daun senduduk sebesar 3% dalam pakan merupakan dosis optimal untuk meningkatkan performa produksi puyuh. Kata Kunci: Performa Produksi; Puyuh; Tepung Daun Senduduk
Pengaruh Suhu Pengeringan terhadap Mutu Organoleptik Chips Porang Salfiana, Salfiana; Nurwidah, Andi; Muhanniah, Muhanniah; Inayah, Astrina Nur; Syahril, Muh; Basri, Fitra; Thamrin, Rinal; YS, Al Adzim; Syasurya, Yaqub; Erwinsyah, Erwinsyah
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1486

Abstract

Pengeringan merupakan proses penting dalam pembuatan chips porang yang dapat memengaruhi kualitas sensori produk. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu pengeringan terhadap mutu organoleptik chips porang, termasuk warna, aroma, tekstur, dan kualitas keseluruhan produk (Over all). Penelitian ini menguji beberapa suhu pengeringan, yakni 180-199°C, 200-219°C, 220-239°C, dan 240-269°C, untuk mengevaluasi perubahan mutu organoleptik pada chips porang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan yang lebih rendah, antara 180-199°C, cenderung menghasilkan chips porang dengan kualitas warna yang lebih cerah, aroma yang lebih kuat, namun belum optimal. Sebaliknya, suhu yang lebih tinggi, di atas 220°C, menyebabkan penurunan kualitas yang signifikan, dengan warna yang lebih gelap, aroma yang lebih lemah, dan tekstur yang keras atau rapuh. Oleh karena itu, untuk mencapai chips porang dengan kualitas organoleptik optimal, pengaturan suhu pengeringan 200-219°C yang tepat sangat penting untuk mempertahankan karakteristik produk yang diinginkan.
BIOPROSES PEMANFAATAN LIMBAH TAHU : STUDI PUSTAKA erika, desta ria
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode pengelolaan limbah tahu, khususnya melalui pendekatan reduce, reuse, dan recycle, serta penerapan bioproses fermentasi untuk mengolah limbah cair menjadi biogas dan pupuk organik cair (POC), serta pemanfaatan limbah padat sebagai pakan ternak alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi anaerob pada limbah tahu optimal terjadi pada hari keempat, dengan konsentrasi bio-N 20 ml per 2 kg ampas tahu, yang meningkatkan kandungan protein kasar sebesar 8,35%, lemak kasar 42,92%, dan BETN 80,36%, serta menurunkan serat kasar 57,46% dan kandungan abu 30,66%. Penggunaan Effective Microorganisms (EM4) dalam fermentasi juga terbukti meningkatkan kualitas pupuk organik cair dan mempercepat dekomposisi bahan organik, menghasilkan gas metana (CH₄) dan karbon dioksida (CO₂) sebagai energi alternatif. Kesimpulannya, pemanfaatan limbah tahu melalui metode pengolahan yang tepat dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan energi berkelanjutan.
Evaluasi dan Perbaikan Rantai Pasok Agroindustri Cabe Jamu di Pulau Madura dengan Metode SCOR Soejana, Firman Arief; Fatikhudin, Akhmad; Yulistika, Efri
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1575

Abstract

Rantai pasok Piper retrofractum Vahl. (cabe jawa/cabe jamu) di Pulau Madura memainkan peran penting dalam sektor agribisnis di wilayah tersebut. Studi ini mengevaluasi kinerjanya dengan menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR), berfokus pada tiga kategori utama: resiliensi, ekonomi, dan keberlanjutan. observasi lapangan dan wawancara dengan aktor utama petani, pedagang/pengumpul, dan produsen jamu modern dilakukan untuk menilai kondisi rantai pasok saat ini. Analisis mengidentifikasi tantangan signifikan dalam keandalan, responsivitas, dan kelincahan pada kategori Resiliensi, serta inefisiensi biaya dan rendahnya Profitabilitas pada kategori ekonomi. Sementara itu, Keberlanjutan menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik, tetapi masih memerlukan perbaikan, terutama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Evaluasi berbasis SCOR mengungkapkan bahwa skor kinerja keseluruhan rantai pasok rata-rata berada di bawah 70% untuk kategori resiliensi dan ekonomi, yang mengindikasikan perlunya perbaikan yang signifikan. Rekomendasi utama mencakup penerapan sistem manajemen inventaris berbasis IoT, adopsi praktik just in time (JIT), serta promosi diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai tambah. Selain itu, penguatan kolaborasi antar aktor rantai pasok dan investasi dalam teknologi digital menjadi langkah krusial untuk mengatasi inefisiensi serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan rantai pasok. Studi ini juga melakukan pembandingan rantai pasok cabe jamu dengan agroindustri sejenis, menyoroti area yang dapat dioptimalkan serta praktik terbaik yang dapat diadopsi. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam rantai pasok cabe jamu, serta menawarkan strategi konkret untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal di Pulau Madura, tetapi juga mendukung tujuan yang lebih luas dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.
STUDI PEMBUATAN SIRUP AIR KELAPA DENGAN PENAMBAHAN SERBUK KULIT BUAH NAGA Kustini, Khadijah Diyah
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1585

Abstract

Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan komoditas tropis dengan produksi tinggi dan potensi pemanfaatan besar, termasuk kandungan air kelapa yang kaya nutrisi namun memiliki daya simpan terbatas. Ketersediaan air kelapa sebagai bahan baku membuka peluang pengembangan produk minuman sirup dengan pemanfaatan pewarna alami dari serbuk kulit buah naga merah yang kaya pigmen dan senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu sirup air kelapa serta tingkat kesukaan konsumen terhadap formulasi sirup air kelapa dengan penambahan serbuk kulit buah naga merah sebagai pewarna alami. Pembuatan sirup air kepala pada penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi penambahan serbuk kulit buah naga merah, yaitu S1 (0,5%), S2 (1%), dan S3 (1,5%) dengan parameter pengujian uji organoleptik (warna, aroma, dan rasa), kadar total gula, nilai viskositas, dan kadar vitamin C. Hasil uji organoleptik yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan S2 lebih disukai untuk parameter aroma dan rasa, sedangkan untuk parameter warna lebih disukai perlakuan S3. Analisis fisikokimia menunjukkan peningkatan kadar total gula (47,63–49,07%), nilai viskositas (1.586,7–2.197,3 cP), serta kadar vitamin C (11,50–20,63%) seiring dengan bertambahnya konsentrasi serbuk kulit buah naga. Hasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan S2 lebih disukai dan analisis fisikokimia menunjukkan perlakuan S3 lebih baik.
PENGARUH KONSENTRASI STARTER BAKTERI ASAM LAKTAT TERHADAP KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Desti, Desti; If'all, If'all; Spetriani, Spetriani; Sabariyah, Sitti; Fathurahmi, Siti; Indriasari, Yuanita; Asrawaty, Asrawaty
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1590

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa murni yang diperoleh dari daging kelapa segar tanpa proses pemanasan tinggi maupun perlakuan kimia, sehingga memiliki kualitas lebih baik dibanding minyak kelapa konvensional. Salah satu metode yang berkembang dalam produksi VCO adalah fermentasi dengan starter bakteri asam laktat (BAL), yang berperan dalam memecah emulsi santan sehingga memisahkan minyak dari fase air dan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi starter BAL yang berbeda terhadap kualitas VCO serta menentukan konsentrasi optimal yang menghasilkan mutu terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima perlakuan konsentrasi starter BAL, yaitu P0 = 0% (kontrol), P1 = 5%, P2 = 10%, P3 = 15%, dan P4 = 20%, masing-masing diulang tiga kali. Parameter mutu VCO yang dianalisis meliputi rendemen, kadar air, asam lemak bebas, bilangan peroksida, bilangan iodin, nilai absorbansi (kejernihan), dan total BAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi starter BAL berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter mutu VCO. Rendemen tertinggi diperoleh pada P1 dengan nilai 23,5%, sedangkan pada konsentrasi BAL yang lebih tinggi terjadi penurunan rendemen. Kadar air terendah juga ditemukan pada P1 (0,13%), mendekati standar SNI (0,2%), sementara kadar air meningkat signifikan pada perlakuan BAL lebih tinggi. Asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan nilai absorbansi cenderung meningkat seiring dengan tingginya konsentrasi BAL, sedangkan bilangan iodin yang dihasilkan relatif rendah namun masih dalam kisaran standar mutu. Secara keseluruhan, perlakuan P1 (5% BAL) menghasilkan VCO dengan kualitas terbaik dan paling mendekati standar mutu nasional maupun internasional. Dengan demikian, penggunaan starter BAL pada konsentrasi moderat dapat meningkatkan kualitas VCO, sedangkan konsentrasi berlebihan justru menurunkan mutu minyak.
ANALISIS PEMASARAN IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN KECAMATAN MARISA KABUPATEN POHUWATO MARKETING ANALYSIS OF GOLDFISH Dinggi, melki
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1587

Abstract

Penelitian dilakukan di Kelompok Pembudidaya Ikan Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato. Pelaksanaannya dimulai dari bulan Januari-Mei 2025. Analisis pemasaran dilakukan untuk mengetahui saluran pemasaran ikan mas koki yang paling efisien dan struktur pasar di kelompok pembudidaya ikan. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis finansial yang meliputi analisis pendapatan usaha, analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis rasio keuntungan terhadap biaya, analisis Market Share, analisis saluran pemasaran, dan analisis struktur pasar. Hasil penelitian menunjukkan pola saluran pemasaran II memiliki tingkat efisiensi pemasaran tertinggi dengan market share sebesar 44,44% dan tingkat efisiensi pemasaran terendah terdapat pada saluran pemasaran I dengan market share sebesar 5,56%. Struktur pasar di kelompok pembudidaya ikan mengarah pada struktur pasar monopolistik dan struktur pasar pada pelaku pemasaran mengarah pada pasar persaingan sempurna.
Pengaruh Penambahan Daun Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) Dalam Pembuatan Pakan Bahan Baku Lokal Untuk Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis nilaticus) Di Desa Palopo, Kecamatan Marisa. Karim, Zupriyanto
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1594

Abstract

komoditas budidaya yang bernilai ekonomis. Kandungan gizi pada ikan yang dapat memenuhi kebutuhan protein sehari-hari sehingga tidak mengherankan budidaya sebagai industri yang sangat menguntungkan. penelitian ini saya menggunakan bahan baku lokal di Karenakan bahan baku yang mudah di dapat juga mudah dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan pakan sehingganya saya berkeinginan untuk menggunakan bahan baku lokal yang mudah untuk digunakan. Tujuan Dari Penelitian untuk mengetehui proses pembuatan pakan dari bahan baku lokal untuk pakan ikan nila (Oreochromis niloticus). untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan panjang berat dan kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode Penelitian yang digunakan Dalam penelitian ini mengunakan metode ekperimental yang di lakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian mengalami panjang mutlak pada setiap perlakuan, namun pertumbuhan mutlak tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan D (9,7 cm), disusul dengan perlakuan A dengan dosis pakan 0% (9,1 cm), selanjutnya perlakuan C (8,7 cm), dan perlakuan B (6,8 cm). Sedangkan pertumbuhan berat mutlak ikan tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan jumlah dosis pakan 15% yaitu 15,7 gram, kemudian perlakuan C dengan jumlah dosis pakan memiliki 10 %, memliki pertumbuhan berat mutlak tertinggi kedua yaitu 11,8 gram, pertumbuhan berat mutlak tertinggi ke tiga yakni pada perlakuan B sebesar 10,5 gram, Pertumbuhan berat ke empat terjadi pada perlakuan A sebesar 13,6 gram. Berdasarkan kaidah keputusan di atas karena panjang dan berat Fhitung = 2,073 dan lebih kecil dari pada Ftabel pada taraf 5% yaitu sebesar 4,07. Maka di putuskan untuk H1 ditolak H0 di terima, Perlakuan tidak berpengaruh nyata. Kesimpulan dari penelitian bahwa penelitian ini tidak berpengaruh nyata sehingganya perlu penelitian lanjutan.
PENGARUH VARIASI PENYIMPANAN PADA SUHU RUANG TERHADAP KUALITAS WARNA VIRGIN COCONUT OIL Warni, Wa Ode Reza Sindy
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1598

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak nabati yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai ekonomi stinggi. Namun, kualitas VCO dapat menurun selama penyimpanan akibat perubahan kandungan air, aroma, warna, dan kadar asam lemak bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kualitas VCO selama masa simpan 8 hari pada suhu ruang berdasarkan parameter fisik dan kimia sesuai standar SNI 7381:2008. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Gorontalo dengan bahan utama kelapa parut sebanyak 6.380 gram yang diolah menjadi VCO melalui metode pemanasan lalu disimpan dalam botol plastik 50 ml. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik aroma, uji warna dengan colorimeter AMT-501, kadar air dengan metode oven, serta kadar asam lemak bebas dengan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aroma VCO berada pada kisaran nilai 4,07–4,67 (harum–sangat harum), warna mengalami penurunan nilai derajat hue dari 144,43 (0 hari) menjadi 132,36 (8 hari), kadar air meningkat dari 0,1426% menjadi 0,453%, dan kadar asam lemak bebas berkisar antara 0,077%–0,084%. Secara keseluruhan, kualitas aroma, warna, dan kadar asam lemak bebas VCO masih memenuhi standar SNI, sedangkan kadar air pada hari ke-2 hingga ke-8 melebihi batas standar SNI 7381:2008. Dengan demikian, masa simpan berpengaruh terhadap kadar air, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma, warna, maupun kadar asam lemak bebas VCO.

Page 1 of 1 | Total Record : 9