cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Hidrosfir Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2008)" : 12 Documents clear
ANALISIS DAN KARAKTERISASI BADAN AIR SUNGAI, DALAM RANGKA MENUNJANG PEMASANGAN SISTIM PEMANTAUAN SUNGAI SECARA TELEMETRI Adi, Seno
Jurnal Hidrosfir Indonesia Vol 3, No 3 (2008)
Publisher : Jurnal Hidrosfir Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.642 KB)

Abstract

Untuk mengetahui karakteristik suatu badan air sungai dengan lebar penampang yang cukup besar memerlukan pendekatan beberapa pengamatan dengan melakukan pengukuran secara vertikal maupun horizontal. Pengukuran vertikal adalah pengukuran secara memanjang dari sisi tepi yang satu kesisi tepi lawannya sedangkan pengukuran horizontal adalah dengan membagi kedalaman sungai. Sehubungan dengan akan dipasangnya suatu sistim pemantauan telemetri disungai Siak dimana sensor akan diletakkan pada tepi sungai dgn jarak kira-kira 20m daritepi sungai, maka untuk mendapatkan data yang mewakili telah dilakukanpengukuran secara vertical dengan interval 20 m dan pengukuran horizontal 0,5 m, 5 m, 10 m, 15 m dengan beberapa parameter yg diukur adalah temteratur, pH, kandungan Oksigen, konduktivitas, turbiditas, kecepatan aliran. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan dari beberapa parameter kuantitas dan kualitas air pada penampang badan air sungai, hanya kecepatan aliran sungai dan kandungan oksigen terlarut yang memiliki perbedaan yang signifikan. Kecepatan aliran sungai pada bagian tengah sungai dapat mencapai 10 x kecepatan aliran pada tepi sungai,terutama pada saat kondisi surut, sedangkan pada saat pasang hanya terjadi pengaliran dibagian tengah dan dibagian tepi sungai tidak terjadi pengaliran (kecepatan aliran 0). Sedangkan kandungan oksigen terlarut pada bagian tengah sungai menunjukkan nilai yang lebih besar sampai dengan 0,5 - 0,6 mg/l dibandingkan pada sisi tepi sungai. Dengan demikian penempatan alat ukur kualitas air maupun kuantitas air (terutama parameter kecepatan aliran) secara permanen yang biasanya hanya mungkin dilakukan pada bagian tepi sungai, perlu memasukkan faktor koreksi sebagai hasil final yang dapat mewakili konsidi suatu profil badan air sungai.
PENGARUH SEDIMENTASI DAN TURBIDITY PADA JEJARING MAKANAN EKOSISTEM AIR MENGALIR (LOTIK) Tjokrokusumo, Sabaruddin Wagiman
Jurnal Hidrosfir Indonesia Vol 3, No 3 (2008)
Publisher : Jurnal Hidrosfir Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.768 KB)

Abstract

Sedimentation and turbidity are contributed significantly to decrerasing population of biotic organisms in aquatic ecosystem. Impact to faunal population in lotic environment may be expressed by pervasive change in local food chains starting from primary trophic levels. Decreasing in primary production associated with increasing a number of sediment content dan high in turbidity value and impact on negative level of production of food availability related to a number of zooplankton, insects, freshwater molusca, and then fish. Direct effect of each trophic levels is affected to mortality levels, decreasing physiologicsl function, and rejection, however decreasing food availability at the trophic level that resulted in depressing growthrate, reproduction and recruitment function. The effect of turbidity on aquaticorganisms often as inconsistent in watershed and water treatment. But in this case the different is significantly because of lack of correlation between sediment concentration (mg/liter) and measurement unit (NTU). The use of NTU as a unit measurement in change with suspended sediment (TSS) to predict the effect of aquatic biota in watershed is ambigious. At the same time, NTU measurement in different watershed is depending on the concentration of suspended sediment. To monitore the effect of turbidity in local watershed we are recommended to use the baseline data to investigate the effect of local watershed that arecorrelated betweensuspended sediment and NTU This study could be happenned through a series of monitoring of water flow based on seasonal dynamic and then by using this baseline data, we are creating a useful solution to decrease sediment input into the river water.

Page 2 of 2 | Total Record : 12