cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI" : 32 Documents clear
ANALISIS KEJADIAN BRONCHITIS PADA MASYARAKAT PEMECAH BATU LALOWARU KONAWE SELATAN Nirwana Nirwana; Erdiyanto Erdiyanto
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.965 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.41

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian bronchitis pada pekerja pemecah batu di Wilayah Kerja Puskesmas Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan rancangan Case Control. Penelitian telah dilakukan selama 4 minggu, dari bulan Oktober sampai November 2015. Populasi penelitian adalah semua pekerja pemecah batu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lalowaru Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan tahun 2015 dengan jumlah sampel 58 responden, terbagi menjadi 28 responden sampel kasus dan 28 responden sampel kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Data diolah menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara penggunaan alat pelindung diri (OR= 2,750) dan status gizi (OR= 3,178) terhadap kejadian bronchitis. Sedangkan lama paparan (OR= 4,636) mempunyai pengaruh terhadap kejadian bronchitis pada masyarakat pemecah batu di wilayah kerja Puskesmas Lalowaru Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan tahun 2015. Saran dalam penelitian ini adalah melakukan pemeriksaan secara periodik dan teratur untuk memantau kondisi kesehatan fisik dan meningkatkan pengetahuan pekerja pemecah batu, dalam meningkatkan upaya perlindungan diri terhadap penyakit akibat kerja yang mungkin saja terjadi secara berulang-ulang.
GAMBARAN RUANG PENYIMPANAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP Hany Ardiani; Arief Tarmansyah Iman
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.164 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.58

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang sedang dalam persiapan untuk menghadapi akreditasi rumah sakit oleh lembaga KARS 2012. Unit rekam medis adalah unit yang berperan penting dalam akreditasi, khususnya pada bagian ruang penyimpanan (filing). Penelitian ini bertujan untuk mengetahui gambaran keadaan ruang penyimpanan dokumen rekam medis rawat inap sesuai dengan standar akreditasi 2012 dalam menghadapi akreditasi KARS di RSUD Majenang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam kepada petugas unit kerja rekam medis. Hasil penelitian diketahui : a. Kebijakan tentang standar akreditasi MKI.11, 12, dan 16 sudah ada tetapi belum disahkan dan masih berupa draft; b. Standar akreditasi MKI.11 pengembalian DRM lebih dari 2x24, sudah ada proses dan tindakan untuk pelanggar, tidak ada petugas filing, ruang penyimpanan pertama panas dengan suhu 29,90C; c. MKI.12 pemusnahan dokumen belum dilaksanakan; d. MKI.16 masih ditemukan DRM yang rusak, ruang penyimpanan selalu dikunci, sarana dan prasarana keamanan ruang penyimpanan masih kurang. Ruang penyimpanan masih perlu diperbaiki yaitu kebijakan Direktur revisi 2015 segera disahkan, adanya petugas khusus, penataan dan perbaikan, penyediaan ruang DRM in-aktif, kebersihan dilakukan dengan rutin, penambahan sarana dan prasana keamanan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG DISMENORE DENGAN PERILAKU PERIKSA KE PELAYANAN KESEHATAN PADA SISWI SMA Fifi Fildzah Ghaisani; Pepi Hapitria
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.897 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.53

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenore dengan perilaku periksa ke pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan ialah analitik dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel secara total sampling. Sampel yang digunakan adalah remaja putri/siswi SMA Negeri 1 Indramayu yang sudah menstruasi dan bersedia menjadi responden penelitian, sebanyak 44 siswi. Data yang digunakan adalah data primer dengan kuesioner. Analisis data dengan uji chi square, tingkat kesalahan 5%. Didapatkan hasil tingkat pengetahuan remaja putri dengan kategori baik sebanyak 14 siswi (31,8%), cukup 22 siswi (50%) dan kurang sebanyak 8 siswi (18,2%). Sedangkan untuk hasil perilaku dengan kategori baik sebanyak 25 siswi (56,8%) dan tidak baik sebanyak 19 siswi (43,2%). Hasil uji statistik chi square dengan p-value 0,049 (≤ α), maka terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenore dengan perilaku periksa ke pelayanan kesehatan pada siswi di SMA Negeri 1 Indramayu Kabupaten Indramayu. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan mempertimbangkan agar terbentuknya perilaku periksa ke pelayanan kesehatan dengan selain mengadakan penelitian dapat pula mengadakan penyuluhan
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES BLUE ICE TERHADAP SKALA NYERI PADA BAYI YANG TELAH MENDAPATKAN IMUNISASI HEPATITIS B-0 Denni Fransiska; Helena Marpaung
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.009 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.47

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh kompres blue ice terhadap skala nyeri pada bayi yang mendapatkan imunisasi Hepatitis B-0 di ruang Cempaka RS. Kebonjati Bandung. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design dengan bentuk post test only control group design. Sampel berjumlah 18 bayi pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Observasi skala nyeri menggunakan Neonatal Infant Pain Scale (NIPS). Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji diperoleh score nyeri sesudah imunisasi pada kelompok intervensi 1, sedangkan score nyeri pada kelompok kontrol 5. Hasil uji statistik Mann Whitney didapatkan nilai p-value 0,00 dengan α 0,05, dengan demikian Ho ditolak artinya kompres blue ice berpengaruh terhadap skala nyeri pada bayi yang mendapatkan imunisasi Hepatitis B-0. Hasil penelitian ini dapat dijadikan suatu kebijakan dan protap sebagai prosedur dalam mengurangi nyeri pada bayi yang di imunisasi.  
KEJADIAN SEKSIO CAESAREA PADA PASIEN RAWAT INAP RSUD DR. SOEKARDJO Gustiani Nur Ruchmayanti; Sofia Februanti; Tetet Kartilah
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.694 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian seksio caesarea (SC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sample dalam penelitian ini berjumlah 50 pasien, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis SC pada pasien rawat inap di Ruang 1 RSUD dr. Soekardjo di dapatkan data presentase tertinggi adalah Jenis SC Elektif yaitu sebanyak 34 orang (68,0%), umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 38 orang atau (76,0%), Menengah kebawah yaitu sebanyak 29 orang (58,0%), tidak bekerja yaitu sebanyak 33 orang (66,0%), Multipara yaitu sebanyak 32 orang (64,0%), tinggi badan lebih dari 145 cm yaitu sebanyak 38 orang (76,0%) ,dan penyebab SC dengan Riwayat SC, KPD dan faktor bayi masing-masing sebanyak 9 orang (18,0%). RSUD dr. Soekardjo hendaknya melakukan upaya preventif dengan memberikan pelayanan antenatal care sehingga indikasi penyulit kehamilan dapat dikendalikan secara dini, dan meningkatkan dalam pelayanan perawatan pada pre-operasi, intra-operasi dan post-operasi terkait dengan pencegahan infeksi dan komplikasi, serta memberikan edukasi berupa perawatan luka dan perencanaan kehamilan serta persalinan selanjutnya.
PENGGUNAAN CHITOSAN DAN SODIUM TRI POLIPHOSPAT PADA JAJANAN BAKSO Uun Kunaepah; Anis Abdul Muis; Ayu Yuliani S
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.611 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.54

Abstract

Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan BTP chitosan dan STTP dalam pemanfaatan bahan pangan lokal Ikan Tunul pada pembuatan bakso sebagai alternatif makanan jajanan anak sekolah. Desain penelitian adalah eksperimental yang dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan bahan, formulasi, pelaksanaan, pengujian mutu organoleptik, kekenyalan dan nilai gizi bakso ikan tunul. Penilaian suka terhadap rasa  bakso ikan tunul sebanyak 38,3% dengan penambahan Chitosan dan 33,3% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap warna bakso ikan tunul sebanyak 45 % dengan penambahan Chitosan dan 53,3% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap aroma bakso ikan tunul sebanyak 15% dengan penambahan Chitosan dan 25% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap tekstur bakso ikan tunul sebanyak 43,3% dengan penambahan Chitosan dan 45% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap penampilan bakso ikan tunul sebanyak 46,7% dengan penambahan Chitosan dan 30% dengan penambahan STPP. Hasil uji menggambarkan bahwa anak-anak dapat menerima bakso yang terbuat dari ikan tunul yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan. Bakso ikan tunul dapat ditambahkan pada beberapa macam makanan jajanan lainnya.
PENGARUH PELAKSANAAN PERENCANAAN PULANG TERHADAP KEPUASAN PASIEN Aminuddin Aminuddin
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.149 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.48

Abstract

Tujuan  penelitian  adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan perencanaan pulang terhadap kepuasan pasien di ruang Flamboyan dan Seroja RSUD Undata Palu. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan pra eksperimental. Jumlah sampel 10 orang masing-masing 5 pasien di ruang Falmboyan sebagai kelompok intervensi dan 5 pasien di ruang Seroja sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien pada kelompok intervensi mengatakan puas sebanyak 5 orang responden (100%), sedangkan pada kelompok kontrol responden mengatakan cukup puas 4 orang (80%) dan yang mengatakan puas 1 orang (20%). Pada uji t tes untuk dua sampel kecil tidak saling berhubungan diperoleh nilai to=7,264 dibandingkan dengan nilai ttabel  pada taraf signifikans 5%, nilai ttabel= 2,11. Nilai tolebih besar dari pada nilai ttabel , maka terdapat perbedaan kepuasan pasien yang dilakukan perencanaan pulang antara kelompok intervensi dengan kontrol. Disarankan bagi pihak RSUD Undata Palu agar pelaksanaan perencanaan pulang dapat diterapkan pada setiap ruang perawatan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan yang diberikan.
KELUARGA DAPAT MEMOTIVASI MAHASISWA KEPERAWATAN BERHENTI MEROKOK Yanyan Bahtiar
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.163 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik; usia, pendidikan, riwayat merokok dengan tingkat motivasi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian adalah sampel populasi, berjumlah 50 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner yang sebelumnya dilakukan uji instrument. Hasil analisa menggambarkan bahwa sebagian besar responden berada pada tingkat III Prodi D3 Keperawatan sebanyak 33 orang (66%), lebih dari setengah responden berada pada kelompok usia ≥21 tahun, sebagian besar responden memiliki riwayat keluarga merokok sebanyak 30 orang (60%) dan motivasi responden paling banyak berada pada tingkat sedang yaitu 25 orang (50%). Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa berdasarkan uji statistik fisher’s exact antara tingkat pendidikan dengan motivasi tidak ada hubungan yang signifikan (r-value=0,077). Hasil uji chi-square antara kelompok usia dengan motivasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan (r-value= 0,090). Sedangkan hasil uji statistik fisher’s exact antara riwayat merokok dengan motivasi berhenti merokok menunjukkan ada hubungan yang signifikan (r-value= 0,001). Keinginan atau motivasi seseorang dalam merubah perilaku merokok dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya; faktor internal yang melekat dalam dirinya sendiri, dan faktor eksternal terutama lingkungan keluarga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi data dasar penelitian selanjutnya yang melahirkan intervensi keperawatan untuk berhenti merokok.
KEPATUHAN MINUM OBAT DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA Dian Yuniar; Sumirah Budi Pertami
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.552 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga terhadap kambuh dan tidak kambuh pada pasien rawat jalan skizofrenia . Penelitian ini adalah penelitian analitik pendekatan cross sectional dilaksanakan di Ruang Rawat Jalan dan Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Kota Kendari. Jumlah responden 73 dari 311 penderita skizofrenia, diambil dengan metode aksidental sampling data diolah secara univariat dan bivariat  berdasarkan hasil Uji chi Square variabel kepatuhan minum obat diperoleh nilai p = 0,001 dan dukungan keluarga p = 0,003 artinya Kepatuhan minum obat, dukungan keluarga, berhubungan terhadap kambuh dan tidak kambuh pada pasien rawat jalan skizofrenia. kesimpulan penelitian bahwa pendekatan psikososial dalam menangani kekambuhan pada pasien rawat jalan skizofrenia, seperti terapi keluarga, psikoterapi individual, pelatihan keterampilan sosial dan perlakuan komunitas disarankan untuk menurunkan angka kekambuhan pasien skizofrenia.
PARTISIPASI MAHASISWA TERHADAP LINGKUNGAN FISIK KAMPUS Narwati Narwati; Rusmiati Rusmiati; Rachmaniyah Rachmaniyah
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.178 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.56

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran partisipasi mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus Politeknik Kesehatan Surabaya. Metode penelitian bersifat deskriptif untuk memperoleh gambaran partisipasi mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh civitas akademik Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya dan Jurusan Gizi yang masih aktif, sejumlah 389 siswa. Sampel yang diambil dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling, sehingga jumlah sampel diperoleh sebanyak 98 siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan teknik observasi menggunakamn formulir pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan 59 orang (60,2%) mahasiswa bersikap cukup baik terhadap kebersihan lingkungan. Kebersihan 9 ruang kelas kampus (56,25%) dikategorikan kurang bersih dan kondisi ruang kantor 8 komponen (50%) dikategorikan kurang bersih. Bentuk partisipasi mahasiswa 54 (55,1%) dikategorikan cukup aktif. Hal ini dikarenakan rutinitas pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih setiap 2 minggu sekali. Disimpulkan bahwa partisipasi mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus cukup baik. Namun perlu dilakukan pemahaman, motivasi dan evaluasi program agar dapat ditindaklanjuti di masa yang akan datang

Page 3 of 4 | Total Record : 32