cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
KEK (Kajian Ekonomi dan Keuangan)
Published by Kementerian Keuangan
ISSN : 14103249     EISSN : 25409999     DOI : -
Core Subject : Economy,
Kajian Ekonomi dan Keuangan (KEK henceforth)was first published in 1996 as an initiative of researchers of Ministry of Finance. In the earlier years of its publication, KEK was also known as Kajian Ilmiah Ekonomi dan Keuangan (KIEK). Since then KEK has been published regularly as one of the prominent sources of reference for public policy evaluation as well as a recommendation, in particular on Indonesian state budgets and finance topics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 2 (2012)" : 5 Documents clear
ANALISIS PERDAGANGAN PRODUK ALAS KAKI INDONESIA - CHINA Ragimun, Ragimun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.39

Abstract

The Government continues to encourage non-oil exports in order to increase state revenues. One of them is a footwear product. Main export products are in addition to generating foreign exchange also employment. One factor that may affect the export of footwear products are competitive and many competitors' products, including China. Indonesia has the footwear of competitiveness is quite good for the world and exports of footwear products to China. From 2001 to 2010 Revealed Comparative Advantage (RCA) showed an average of over 1. Besides, the analysis of trade specialization index also shows the average above 0.5 which means that Indonesia is best suited as an exporter of footwear products. Related to this strategy of increasing competitiveness of footwear products, which need do is to continuously improve product quality and efficiency as well as footwear business climate in Indonesia.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENAAN CUKAI ATAS PRODUK KANTONG PLASTIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN Purwoko, Purwoko
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.44

Abstract

Karena sifatnya yang kuat menahan beban, harganya yang murah, dan bisa digunakan sebagai sarana promosi yang efektif, penggunaan kantong plastik di Indonesia telah berkembang dengan sangat pesat. Banyak supermarket, toko, dan warung yang memberikan kantong plastik untuk membungkus barang belanjaan secara gratis. Akibatnya, sampah kantong plastik bisa dijumpai di mana-mana. Masalahnya, sampah kantong memerlukan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai dengan sempurna, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara produksi dan penghancuran sampah kantong plastik. Apabila tidak dibatasi penggunaannya, dikhawatirkan akan mengganggu upaya pelestarian lingkungan.Pengenaan cukai atas produk kantong plastik merupakan salah satu upaya untuk mengurangi laju pertumbuhan penggunaan kantong plastik. Kajian ini menganalisis efektivitas pengenaan cukai atas produk kantong plastik serta dampaknya terhadap perekonomian. Analisis dilakukan dengan menggunakan elastisitas untuk melihat sejauh mana kebijakan pengenaan cukai dapat mengurangi laju penggunaan kantong plastik serta model Input-output untuk melihat dampak ekonomi dari kebijakan pengenaan cukai atas produk tersebut.
ANALISIS PENGEMBANGAN KEBIJAKAN HUTAN TANAMAN RAKYAT SEBAGAI PENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI Wahyudi, Noeroso Loeloes
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.45

Abstract

Tulisan Ilniiah ini menyajikan kerangka analisis untuk menjawab permasalahan bagaimana meningkatkan peran Hutan Tanaman Rakyat atau HTR dalam mengembangkan kapasitas domestik, Kerangka Analisis ini menyajikan analisis SWOT berasarkan data kwalitatif dan kwantitatif yang mengekplorasi perkembangan kebijakan, sumber pembiayaan dan perkembangan HTRTujuan utama penelitian ini adalah menformulasikan konsep kebijakan pembiayaan yang inovatif dengan menganalis posisi strategi pengembangan kebijakan. Konsep ini merupakan pilihan kebijakan berdasarkan implikasi strategi antara lain: ij menggunakan kekuatan dan kelemahan dalam memanfatkankan peluang, dan ii] strategi menggunakan kekuatan dan kelemahan dalam mengatasi ancaman.Peluang yang harus dimanfaatkan untuk pengembangan HTR adalah kelangkaan pasokan kayu dari hutan primer,dan komitmen pemerintah untuk mendukung HTR. Sementara identikasi faktor eksternal kekuatan antara lain-lainya kawasan hutan yang terdegradasi untuk menjadi areal HTR, banyaknya UMKM yang berdomisili disekitarnya. Sedangkan strategi yang harus dilaksanakan antara lain: i) mempercepat pembangunan HTR dengan membuka kendala yakni perijinan dan pembiayaan HTR.
KEMISKINAN, KETIMPANGAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (TINJAUAN ANALISIS REGIONAL) Wibowo, Tri
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.41

Abstract

Strategy development pro-growth, pro-job, pro-poor and are listed in the RPJM 2004-2009, have shown encouraging results. During this period of economic growth increased, the unemployment rate declined, so did the level of poverty, but not so with income inequality figures. Menurunannya poverty level has not kept pace with the inequality. Both rural and urban areas, the poverty rate showed a declining trend, but inequality has increased. National development priorities need to pay attention to regions/ provinces that have high levels of poverty and high inequality and low per capita income and slow growth. This area is not a priority when development will potentially social disparities and the potential conflict that would ultimately hamper growth. Indonesia as an agricultural country, the average growth of the agricultural sector has always been below GDP growth, and the growth of a more unstable. Contribution of agriculture to GDP is also declining. The poor are mostly in the agricultural sector, and labor also largely absorbed in agriculture, should receive priority. Agricultural growth will be able to reduce the level of poverty, employment and reducing inequalities, particularly in rural Indonesia.
INTERNATIONAL LINKAGES TO THE INDONESIAN CAPITAL MARKET : COINTEGRATION TEST Abimanyu, Yoopi; Warsidi, Nur Sigit; Kartiko, Sunu; Kurnia, Ridiani; Mahrani, Tety
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.43

Abstract

This paper explores the international linkages of the Indonesian capital market using cointegration tests to examine the long-run equilibrium relationship between the stock markets of Indonesia with China, France, Germany, Hong Kong, Japan, Korea, Malaysia, Netherlands, Philippine, Singapore, Thailand, Taiwan, the United Kingdom, and the United States. The method used in this paper is visual inspection, followed by Johansen cointegration. Our results show that there exist cointegration between these stock market indices except between Indonesia and Philippine.

Page 1 of 1 | Total Record : 5