cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2010)" : 10 Documents clear
POTENSI KERJA SAMA PEMUDA LINTAS AGAMA BERBASIS RUMAH IBADAH DI MAKASSAR, GOWA, DAN SORONG Kadir Ahmad
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.3 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan potensi kerja sama pemnda lintas agamayang berbasisrumah ibadah. Hal ini merupakan bagian dari penelitian tentang kerukunan umat beragama,khususnya melihat bagaimana proses co eksistensi yaitu kemungkinan pemuda lintas agama hidupdan bekerja sama untuk melaksanakan agenda-agenda sosial. Penelitian yang menggunakan metodekualitatifini dalam analisis data selain mendeskripsikanjuga melakukan analisis SWOT, yaitu analisiskelebihan, kekurangan, peluang dan hambatan terhadap oragnisasi pemuda lintas agama berbasisrumah ibadah. Hasil penelitian ini sendiri menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki oleh pemudalintas agama cukup besar untuk mengembangkan kerja sama terhadap berbagai agenda-agendasosial kemasyarakatan.
TRADISI TULIS MASYARAKAT MALUKU UTARA Asád, Muhammad
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.258 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.483

Abstract

Propinsi Maluku Utara yang dikenal dengan Moloku Kie Raha sejak abad ke-13 sudah bersentuhandengan Islam yang selanjutnya memunculkan empat kerajaan Islam (kesultanan) terkenal, yaitu: Ternate,Tidore, Bacan, dan Jailolo. Pelembagaan Islam pada berbagai kerajaan tersebut mewariskan naskahnaskahkuno sebagai tinggalan budaya tulis .yang mengindikasikan ketinggian budaya masyarakatnya.Naskah-naskah kuno keagamaan Islam yang bervariasi masih banyak dipelihara oleh masyarakattdanterkadang ada yang disakralkan, seperti yang diketemukan pada masyarakat Tidore
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMAN 11 MAKASSAR Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.802 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.479

Abstract

Pendidikan memiliki posisi sfrategis dalam upaya pembangunan sumber daya manusia. Peran sentralguru dalam meningkatkan kualitas pendidikan perlu dipertimbangkan, karena guru secara khusus seringdiibaratkan sebagai jiwa bagi-tubuh pendidikan. Oleh sebab itu pendidik, peserta didik, dan kurikulummemiliki hubungan simbiotik dalam pembelajaran dan di dalam prosespembelajaran, guru harus memilikistrategi agar peserta didik dapat belajar sear a efektif dan efisien sehingga mencapai tujuan pendidikanyang maksimal dan salah satu langkah untuk memiliki strategi itu harus menguasai teknik dan metodepenyajian dalam pembelajaran. Ada dua aspekyang digambarkan dalam penelitian ini, yaitu I) pendidikanagama Islam, yang dilaksanakan di sekolah umum (SMA), 2) strategi pembelajaran, adalah berupa teknikdan metode pembelajaran pendidikan agama di SMAN 11 Makssar. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dan pengumpulan data menggunakan skunder dan data primer.Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang dilakukan SMA 11 Makassar, mengacukepada undang-undang pendidikan nasional dan penjabarannya melalui peraturan menteri Diknas, disamping peraturan Menteri Agama Rl, pelaksanaan pendidikan agama Islam menggunakan strategipembelajaran berupa teknik dan metode pembelajaran. Di dalam Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP)empat guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SMAN 11 Makassar menggunakan tiga metode pembelajaran,yaitu metode ceramah interaktif, tanya jawab dan demonstrasi.
SISTEM KEKERABATAN ORANG BUGIS DI SULAWESI SELATAN (SUATU ANALISIS ANTROPOLOGI - SOSIAL) Eliza Meiyani
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.336 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.484

Abstract

Sistem kekerabatan masyarakat Bugis Bone memiliki struktur bati na wija sebagai pranata sosial yangmenjadi wadah pembentukan knalitas masyarakat untuk mendukung sistem sosial dan sistem budayamasyarakat yang harmonis. Masyarakat Bugis Bone sejak dahulu telah menjadikan bati na wija sebagaisarana yang membentuk sistem pemerintahan efektif dan efisien. Membantu pemimpin dan pemukamasyarakat yang berkualitas dan mampu menjadi pioner dalam membangun sistem kerajaan yang besaryaitu kerajaan Bone, Kerajaan Gowa dan Kerajaan Luwu. Namun, saat ini peran wija na bati mulaitergeser berangsur-angsur ke pembentukan kualitas individual, masyarakat dan pemimpin padapendidikan dan harta benda menjadi tolak ukur. Bergesernya peran wija na bati tersebut sebagai akibatlemahnya ketahanan budaya orang Bugis-Bone untuk menjadikannya sebagai sarana pembentukankualitas individual, kemimpinan dan kualitas masyarakat. Peranan sistem kekerabatan yang menyimpannilai-nilai kekerabatan yang dianut pada masa lalu tidak lagi menjadi sarana yang efektif membentukstruktur sosial masyarakat Bugis- Bone yang harmonis. Meskipun demikian, mash ada sebagian kecilkelompok masyarakat Bugis-Bone yang masih konsisten menggunakan nilai-nilai kekerabatan sebagaisarana pembentukan kualitas individual, pemimpin dan masyarakat, teruma pada daerah-daerah yangmasih terdapat orang-orang yang menjunjung tinggi tradisi budaya masyarakat Bugis-Bone yang diyakinisebagai tradisi yang sudah dianut oleh para pendahulunya.
PERTAUTAN ADAT DAN SYARA' DALAM DIMENSI SOSIAL DI KOTA GORONTALO Abdul Kadir R
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.461 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.487

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian sejarah sosial Islam yang dilakukan di Gorontalo. Penelitian ini dilakukandalam rangka merekonstruksi proses Islamisasi pada kerajaan/kesultanan/daerah lokal di KawasanTimur Indonesia sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah dan prosesIslamisasi menjadi salah satu pilar penting dalam pembentukan konstruksi sosio-kultural masyarakatindonesia. Dengan mendeskripsikan proses Islamisasi pada ranah sosial-politik serta pengaruh Islamdalam perubahan sosio-kultural diharapkan dapat menjadi refer ensi dalam mengetahui potensi kehidupansosial masyarakat di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Kota Gorontalo serta akan sangat bergunadalam pembinaan dan pengembangan kehidupan beragama secara umum di Indonesia.Yang dimaksud Islamisasi dalam penelitian ini merupakan proses yang tak pernah berhenti yang diawalidari penerimaan atau konversi secara massif ke dalam Islam baikproses dialog maupun proses integratifhingga proses akulturasi nilai-nilai dan ajaran Islam dengan budaya lokal setempat yang akhirnyamembentuk suatu tatanan baru dalam pranata sosio-kultural suatu masyarakat.
SISTEM KEPERCAYAAN SEBAGAI BASIS-STRUKTUR SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN LIUKANG TUPABBIRING DI KABUPATEN PANGKEP Ibrahim Ibrahim
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.756 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Menguraikan sistem kepercayaan Masyarakat Nelayan Liukang Tupabbiringdi Kabupaten Pangkep, (2). Menganalisis hubungan sistem kepercayaan dengan struktur sosialMasyarakat Nelayan Liukang Tupabbiring di Kabupaten Pangkep,Penelitian ini sifatnya termasukpenelitian kualitatif. Dilihat dari uraian, penjelasan dan laporan terhadapfenomena yang akan dibahas maka penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Dalampengumpulan datanya, peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian. Data yang dikumpulkan meliputi:sistem kepercayaan, hubungan sistem kepercayaan dengan struktur sosial. Data diperoleh melalui informandan dokumentasi. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi dandokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis kategorisasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi sistem kepercayaan masih sangat kuat dalammasyarakat nelayan. Struktur sosialnya dominan dipengaruhi oleh faktor keturunan, pekerjaan, agama,latar belakang suku dan sistem kepercayaan. Sistem kepercayaan dengan struktur sosial memilikihubungan yang sangat erat.
WAJAH ISLAM DI BANDAR JALUR SUTERA (Kajian Sejarah Sosial Pada Kesultanan Tidore-Maluku Utara) Muhammad Rais
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.181 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.485

Abstract

Riset ini menggunakan teknik penjaringan data sejarah secara konvensional dan kajian pustaka sebagai data primer(utama) menganalisis sumber-sumber tertulis, seperti kronik-kronik dan manuskrip-manuskrip klasik, buku-buku sejarah,artikel sejarah, artefak, dan dokumen sejarah sementara sumber data sekunder yang terdiri dari dua cara, yaitu wawancaramendalam (indepth interview) dengan informan utama dan observasi.Dalam konteks lslamisasi di Kesultanan Tidore, ditemukan beberapa leoriyang mengkonstruk data-data terkait, diantaranya: TeoriArab-meminjam istilah Ahmad Mansur (12 Rabiul Awal 502 Hatau 12 April 1108 M) dibawa oleh empat orangsyekh, Syekh Mansurdi Pulau Ternate, Pulau Halmahera dan sekitarnya, Syekh Yakub dengan wilayah syiar Pulau Tidore, Pulau Makian dan sekitarnya,Syekh Amin dan Syekh Umar melakukan syiar Islam di Pulau Halmahera. Kedua, Teori Persia sesuai keterangan Muhammad JafarShadiq bahwa Islam telah eksis di Maluku pada abad ke-13: Kedga, Teori Jawa, Jusuf Abdurrahman mengemukakan bukti sejarah,bahwa pada abad ke-14, tepatnya tahun 1465 M, dibawa muballigh bernama Datuk Maulana Husein sudah datang di Ternate danmengajarkan al-quran, Keempat, Teori Gujarat, teori ini digagas oleh Snaouck Hurgronje. Kelima, Teori Cina, berdasarkan hasilinterview dengan Adnan Amal, yang menganggap bahwa Jafar Shadiq yang dimaksudkan banyak kalangan di Maluku Utarasebagai orangArab keturunan Rasulullah SAW. lslamisasi di Kepulauan Tidore dengan tipologi islamisasipola kombinasi antaraintegratif dan dialog seperti belaku di Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, Kedatangan dan penerimaan Islam berimplikasipada perbahan-perubahan pada semua lini kehidupan sosial.
EFEKTIFITAS DIKLAT GURU MATA PELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH (Studi Tingkat Respon Guru Mata Pelajaran Yang Pernah Mengikuti Diktat Terhadap Penyelenggaraan Diklat di Balai Diklat Keagamaan Ambon) Mujizatullah Mujizatullah
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.636 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.486

Abstract

Program diklat Guru Mata Pelajaran (GMP), diperuntukkan bagi meningkatkan kompetensi guru sehingga kualitaspendidikan yang diharapkan juga semakin meningkat. Berdasarkan harapan tersebut maka masalah penelitian yangdiangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana respon peserta diklat Guru Mata Pelajaran (GMP) terhadappenyelenggaraan Diklat GMP dan bagaimanapeningkatan kompetensi Guru Mata Pelajaran (GMP) setelah mengikutiDiklat GMP. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif, Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data dilapanganadalah: angket, daftar pertanyaan, dan dukumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon peserta diklat Guru Mata Pelajaran (GMP) terhadap penyelenggaraanDiklat GMP di Maluku cukup positif dan berada dalam kategori baik dan pada aspek rekrutmen dikategorikan kurangefektif. Pada pelaksanaan Diklat secara umum, perlu perbaikan ierutama pada sumber dan media belajar masihkurang. Pada kompetensi pedagogik diperoleh respon guru dirasakan kurang pada aspek pedagogik khususnya padapenyelenggaraan pembelajaran. Pada kompetensi profesional terutama pada kemampuan memanfaatkan teknologiinformasi dan komunikasi dalam pengembangan diri direspon oleh guru masih kurang. Pada kompetensi sosial padaumumnya direspon oleh guru kurang mampu berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya. Padatingkat kompetensi profesional terkategori baik kompetensi pedagogik kategori sedang, kompetensi profesional kategorisedang, kompetensi kepribadian kategori sangat tinggi, dan kompetensi sosial terkategori sedang.
MUATAN LOKAL DAN TANTANGAN DUNIA KERJA DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN DDI LIL BANAT KOTA PAREPARE PROVINSI SULAWESI SELATAN Amiruddin Amiruddin
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.411 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.482

Abstract

Penelitian tentang kurikulum muatan lokal selama ini harusnya menyentuh pada aspek-aspek substansialdengan mengakomodir aspek-aspek yang spesifik yang berkaitan dengan lingkungan, sosial, budayadan tradisi lokal. Pengakomodiran muatan lokal dalam kurikulum sebagai wadah pengakraban siswadengan unsur lokalitasnya belum terjembatani secara memadai oleh Madrasah Aliyah dan PondokPesantren. Penelitian ini dimaksudkan sebagai penguatan aspek spesifik lokal dalam penyusunankurikulum muatan lokal di Madrasah dan Pondok Pesantren dengan lokus penelitian di MadrasahAliyah pondok Pesantren DDI Lil Banat Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan.Penelitian ini mengangkat dua pertanyaan penelitian I). Bagaimana ketermuatan unsur-unsur lokaldalam kurikulum yang diterapkan pada Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Putri DDI Lil Banat Parepare.2). Bagaimana respon masyarakat terhadap unsur-unsur lokal dalam kurikulum yang Madrasah AliyahPondok Pesantren Putri DDI Lil Banat Parepare. Jenis pendekatan yang dipakai adalah pendekatankualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Penelitian ini menemukan bahwa muatan lokal yang diterapkan oleh Madrasah Aliyah Pondok PesantrenDDI Lil Banat terdiri dari muatan lokal tata busana muslim dan tata boga, di samping ini terdapat pulabeberapa matapelajaran yang memuat unsur lokal seperti mata pelajaran Sosiologi, Seni Budaya, dan matapelajaran khusus Ke-DDI-an.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERBANKAN SYARIAH DI KOTA MAKASSAR Abdul Hadi Sirat
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v16i2.481

Abstract

Bank Syariah merupakan bank yang beroperasi dengan tidak menggunakan bunga. Bank Syariahmerupakan lembaga keuangan yang operasional dan produknya dikembangkan berlandaskan padaAlquran dan Assunnah. Banyak faktor yang menyebabkan umat Islam belum berhubungan dengan banksyariah, antara lain: 1) masih rendahnya tingkatpengetahuan danpemahaman umat tentang bank syariah,2) peran ulama dan dai masih relatif kecil, 3) peran akademisi perguruan tinggi belum optimal, dan 4)peran ormas Islam juga belum optimal membantu dan mendukung gerakan bank syariah.Penelitian bertujuan untuk menggambarkan persepsi masyarakat terhadap keberadaan bank syariahdan menentukan pilihan dalam berinvestasi dengan produk-produk perbankan syariah, serta prospekperbankan syariah di masa mendatang. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang bank syariah di kotaMakassar cukup baik. Sebagian besar dari masyarakat telah mengetahui melalui media elektronik, mediamassa, dan rekan kerja. Secara umum, masyarakat tertarik untuk menjadi nasabah bank syariahkarena dilaksanakan berdasarkan prinsip Syariat Islam. Sebagian besar responden menyatakan manfaatyang diperoleh melalui bank syariah adalah terhindar dari praktik riba, lebih aman, lebih terjamin, danada rasa kebanggaan sebagai umat Islam, serta memiliki keunggulan kompetitif dalam perspektif Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 10