cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2012)" : 15 Documents clear
SISI GELAP TOLERANSI BERAGAMA DI SULAWESI UTARA Menyingkap Problem Kerukunan Beragama di Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara dan Kotamobagu Syamsurijal Syamsurijal
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.392 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.245

Abstract

Kerukunan beragama menjadi issu penting di Indonesia. Berbagai regulasi dibuat untuk mendukung kerukunanberagama tersebut. Hanya saja asumsi kerukunan beragama yang dianggap berjalan baik di Indonesia temyatahanya mitos belaka. Saat ini beberapa daerah dicekam konflik beragama. Bahkan daerah yang dianggapdamai sekalipun temyata menyimpan potensi konflik dan kekerasan agama. Hanya saja daerah-daerah yangselama ini hidup damai seperti Sulawesi Utara, sisi-sisi kekisruhan beragama jarang diangkat kepermukaan.Penelitian ini mengungkap hal tersebut dibalik data indeks kerukunan beragama yang nampaknya memukau.Dengan menggunakan metode kuantitatif di gabungkan penelitian kualitatif, penelitian ini menemukan beberapasisi gelap toleransi beragama, di kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara dan KotamobaguSulawesi Utara di balik angka indeks kerukunan beragama yang sangat baik.
MELACAK JEJARING KITAB BAHARI DI PASER KALIMANTAN TIMUR Husnul Fahima Ilyas
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.36 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.218

Abstract

Artikel ini memberikan infomasi berkaitan maping kitab-kitab bahari di Paser Kalimantan Timur, berfokuspada kitab-kitab bahari atau naskah klasikyang masih tersimpan di masyarakat. Pemetaan ini dilalukanberdasarkan data-data inventarisasi yang telah diperoleh di lapangan sebanyak 31 naskah. Kitab bahariyang telah diinvetarisir ditulis mulai abad XVII sampai abad XX berdasarkan kolofon bahan alas yangdigunakan. Kondisi fisik ke-63 naskah yang telah ditemukan, diperkirakan sekitar 85% dalam keadaanbaik, utuh, dan masih bisa terbaca, selebihnya sekitar 15% rusakyang dipengaruhi oleh faktor usia, iklimtropis, zat kimiayang berasal dari tinta, seragga, debu, dan lain sebagainya.
PENYELENGGARAAN PESANTREN SALAFIYAH SHOHIBUL QUR'AN DI KOTA KENDARI Rosdiana Muas
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.773 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kondisipenyelenggaraanpendidikan diPesantren Salafiyah Shohibul Qur 'anKendari. Penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan pondokpesantren Shohibul Qur'an adalah didasarkan padalama seorang santri dalam menamatkan hafalannya, dan masa pembelajaran bagi program Wajar Dikdas disesuaikandengan masa pembelajaran yang diberlakukan bagi program yang diikuti oleh santri. Kurikulum yang digunakan selainkurikulum formal,yakni kurkikulum kementerian Diknasdan kurikulum Kementerian Agama, juga menerapkan kurikulumpesantren. Metode pembelajaran yang digunakan di antaranya metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Metode lainyang digunakan adalah hafalan (muhafazah), demonstrasi (praktekibadah), Muhawarah (muhadasah), sorogan (privat)dan bandongan. Sistem penilaian yang digunakan pada pondok pesantren Shohibul Quran, karena belum ada rapor,maka yangdipakai adalah buku setoran hafalan. (setiap siswa diwajibkan menghafal 1 muka (satu halaman) satu hari),jadi siswa diharapkan mampu menghafal 1 juz satu bulan. Rata-rata siswa yang ada di pondok ini sekitar 70% mampumencapai target hafalan tersebut. Sistem evaluasiyang digunakan adalah evaluasi harian, mingguan, maupun bulanan.Ketentuan evaluasi ini didasarkan pada pokok bahasan/tema yang telah diberikan oleh ustaz/ustazah. Respon yangditunjukkan oleh masyarakat terhadap keberadaan Pondok Pesantren Shahibul Qur 'an sangantapresiatif baik terhadappenyelenggaraan pendidikan maupun pengembangan kemasyarakatan.
PLURALISME KEAGAMAAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TRADISIONAL (Studi Sosiologis Filosofis tentang Pluralisme pada Pondok Pesantren di Kabupaten Bone) Afifuddin Afifuddin
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.669 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.448

Abstract

Pesantren dalam peranannya sebagai social change adalah lembaga yang dapat mengubah struktur-stmkturide dan pemikiran dalam masyarakat. Karena itu pesantren dapat menjadi institusi yang penting dalampembentukan masyarakatpluralis dengan terlebih dahulu mengembangkan hal tersebut dalam lingkungannyasendiri. Penelitian yang dilakukan di pesantren al-Junediyyah Biru dan pondok pesantren al-Ikhlas Ujungdengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasilpenelitian ini menunjukkan di dua PondokPesantren di Kabupaten Bone telah dikembangkan pluralisme dalam konteks gagasan, ide, sikap dan pemikirankiai, ustazd, dan para santri. Saranayang efektif untuk penanaman nilai ini adalah melalui proses pembelajarandan pendidikan. Pola hidup dan tradisi keilmuan yang akrab dengan perbedaan dan kemajemukan pemikiranpada kenyataannya menumbuhkan budaya kepesantrenan yang pluralis.
INKARNASI NABI KHAIDIR Muhammad Subair
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.229 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.246

Abstract

Puang Malea adalah salah satu kelompok sempalan yang dianggap menyimpang dari ajaran resmi Islamdan sesat. Puang Malea adalah nama leluhur bagi suku Pattae yang dilekatkan oleh beberapa oknummelalui media dan menjadi sebuah stigma negatif kejadiannya terjadi pada bulan Januari 2010. Bagipenganut ajaran ini sendiri menyebutnya sebagai Paham Muhammad. Berdasarkan fenomena tersebut,maka penelitian mendeskripsikan ajaran, fenomena kejadian dan perilaku keagamaan penganut pahamMuhammad. Sebuah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkanpaham keagamaan yang diajarkan oleh kelompok ini adalah paham tasawuf oleh karena itu kita tidak bisaserta merta meletakkan stigma sesat terhadapnya. Dibutuhkan dialog yang setara dan bukan dalam kontekspenghakiman, dan ulama-ulama yang terlibat dalam dialog tersebut perlu memiliki persfektif tasawwuf.

Page 2 of 2 | Total Record : 15