cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2013)" : 16 Documents clear
KIPRAH HJ. SITTI CHADIDJAH TOANA MEMPERJUANGKAN HAM PEREMPUAN DI PALU Biografi Kehidupan Tokoh Agama Perempuan Muh. Subair
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.496 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.160

Abstract

Tulisan ini adalah hasil penelitian biografi kehidupan Sitti Chadijah Toana yang berlokasi di Kota PaluSulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode pengalaman hidup “Life history technique” (sebagaibagian dari metode biografi) yaitu suatu metoda yang mengungkap riwayat hidup seseorang dalamaspek tertentu yang disajikan secara kualitatif deskriptif. Sitti Chadijah Toana mempunyai fase hidupyang menarik dalam hal perjuangannya membela hak-hak perempuan yang tertindas. Pembelaannyaterhadap perempuan tidak hanya dalam hal menyelamatkan mereka dari suatu penindasan. Melainkanjuga sangat menekankan pentingnya menyelamatkan kehidupan spiritual mereka. Sehingga corakpembinaannya terhadap korban yang ditanganinya lebih bersifat edukatif dan religius, di bawahorganisasi yang beliau rintis yaitu Pondok Pesantren Dhuafa yang sekaligus merupakan lembagaperlindungan terhadap perempuan, remaja dan anak-anak korban kekerasan dan ketidakadilan.
SYEKH YUSUF TUANTA SALAMAKA: Pemujaannya di Tanah Makassar Syahril Kila
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.026 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengungkapkan faktor-faktor penyebab rencanapengembalian Syekh Yusuf ke Tanah Makassar. Penelusuran faktor-faktor penyebab itu dimaksudkanagar dapat mempahami dengan baik rencana pengembalian itu dan kegagalannya merupakan salahsatu penyebab terjadinya pemujaan terhadap beliau di Sulawesi Selatan. Dalam kajian ini dipergunakanmetode sejarah dengan mempergunakan pendekatan faktor. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikanpenjelasan tentang kondisio yang melatarinya, dengan demikian kajian ini bercorak deskriptif analitis.Pengembalian Syekh Yusuf ke Tanah Makassar adalah untuk dijadikan sebagai raja, namun hal ini terasaaneh sebab beliau tidak pernah berjuang di tanah kelahirannya dan beliau bukan pula bangsawan istana.Tetapi untuk meloloskan rencana itu, raja Gowa Sultan Abdul Djalil mengakui beliau sebagai saudaratiri Karaeng Bisei dan raja Abdul Djalil sendiri. Gagasan pengembalian itu muncul ketika KerajaanGowa berada di dalam ambang kehancuran akibat kekalahan dalam perang Makassar 1667 yang diakhiridengan perjanjian Bongaya. Gagasan itu gagal sebab Belanda menduga di balik rencana itu terkandungmaksud untuk menghancurkan kedudukan Belanda di Makassar.
ARTIKULASI RELIGI SAJAK-SAJAK BASUDARA DI MALUKU Abu Muslim
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.194 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.155

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang mengidentifikasi petuah bijak dalammasyarakat. Fokus penelitian berorientasi pada penelusuran nilai-nilai keagamaan dalam artikulasinya,dengan persaudaraan (kerukunan) sebagai tema besarnya. Analisis isi digunakan untuk mengkajimuatan kandungan etik riligiusnya. Pengejewantahannya diperoleh dari masukan para informan yangkompeten dielaborasi dengan teori-teori etika keagamaan yang berkaitan. Di Maluku, perwujudannyadapat dilihat pada kapata, pantong, jugulu-jugulu serta kearifan lokal dalam ikatan pela dan gandongyang memuat nilai-nilai budaya dalam wujud sastra. Pengaplikasiannya sangat mendukung aktualisasinilai kerukunan. Kesemuanya menunjukkan relasi sosial yang tidak hanya sekadar menggambarkanprinsip hidup dan penghormatan antara satu dengan yang lainnya, tetapi pengamalannya dapatmenumbuhkembangkan kerangka kasih sayang dan kerukunan hidup antar warga Maluku yang sangatheterogen, baik dari kesukuan maupun keagamaan. Secara teknis, hal ini melahirkan sebuah falsafahkeberagamaan Salam-Sarane sebagai pola hidup beragama yang khas sebagai agama orang-orangbersaudara di bumi Maluku yang satu. Penguatan pemahaman petuah bijak berbasis keagamaan dapatmewujudkan sosok manusia Maluku yang utuh dan integral sekaligus menjadi harmoni religi untukmeningkatkan diri dalam kesadaran kolektivitas sebagai hamba yang bersaudara.
MASJID TUA SHIRATHAL MUSTAQIEM SAMARINDA: Fenomena Dahsyatnya Kekuatan Spiritual Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.858 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.161

Abstract

Kota Samarnda (Samarinda Seberang) adalah koloni orang Bugis dari Sulawesi Selatan pada masadahulu, sebagai hadiah dari kerajaan Kutai Kartanegara Negara di Kalimantan Timur, dan menjadibahagian dari padanya. Agama Islam berkembang di daerah ini sejak dahu dan meninggalkan tinggalanbudaya material, salah satu di antaranya ialah Masjid Sutathal Mustaqiem Samarinda. Masjid tua iniyang letaknya di Samarida Seberang dan berkonstruksi kayu merupakan cagar budaya yang dilindungioleh Pemerintah, dijaga kelestariannya. Meskipun merupakan tinggalan budaya yang harus dipeliharakeasliannya, tetapi secara parsial terjadi perubahan atau penggantian yang esensial, seperti padakemuncaknya, dan material yang diganti ini tidak terpelihara lagi. Masjid Sirathal Mustaqiem Samarindatetap difungsikan oleh umat Islam di Samarinda Seberang sebagaimana masjid-masjid lainnya, untukibadah, dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakat, meskipun di antaranya masih terbatas. Untukkepentingan itu, masjid menyediakan sarana-sarana ledinian yang dibutuhkan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS TIK YANG EFEKTIF PADA SMA NEGERI 4 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Zulkifli M.
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.016 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)berbasis TIK yang valid dan efektif pada SMA Negeri 4 Kota Kendari. Penelitian ini termasuk jenispenelitian pengembangan atau research and development in education). Hasil yang diperoleh pada ujicoba I adalah Model PAI TIK belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai dan aktivitassiswa belum sesuai yang diharapkan, walaupun kemampuan guru PAI mengelola pembelajaran sudahdalam kategori tinggi dan respon siswa sudah dalam kategori positif. Hasil analisis ini digunakan untukmerevisi model dan perangkat pembelajaran sebelum dilakukan uji coba II. Hasil yang diperoleh padauji coba II adalah Model PAI TIK sudah efektif, karena ketuntasan klasikal telah tercapai, aktivitassiswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategoritinggi, dan respon siswa terhadap pembelajaran sudah dalam kategori positif. Hal yang menarik dalampenelitian ini adalah adanya kesungguhan dan keantusiasan siswa dalam belajar PAI dengan programmoodle yang tertera dalam website SMA Negeri 4 Kota Kendari, dan seluruh siswa pada uji I dan IImenyatakan senang mempelajari PAI berbasis TIK. Selain itu dengan model pembelajaran PAI berbasisTIK mereka menyatakan sangat setuju menerapkan model pembelajaran PAI berbasis TIK di sekolah.Selama uji coba berlangsung siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilanmembaca Al quran, memahami hukum-hukum tajwid, menerjemahkan perkata, perpotongan ayat,dan perayat serta mampu menampilkan perilaku sesuai dengan bunyi ayat berlomba-lomba mencarikebajikan dan menyantuni kaum dhuafa.
GENEALOGI PETILASAN SUNAN KUDUS Mas'udi Mas'udi
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.867 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.159

Abstract

Raden Ja’far Shodiq, Sunan Kudus dalam usaha memasyarakatkan Islam ke seluruh pelosok Kudus,tidak hanya menempatkan sentralitas penyiaran agama di kawasan Kauman tempat berdirinyaMasjid al-Aqsha atau Masjid Menara Kudus. Salah satu tempat didirikannya masjid luar dari kawasanKauman adalah Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Penelitianini termasuk penelitian sejarah sosial bersifat kualitatif. metode pengumpulan data dilakukan secaraheuristik, interpretasi, kritik sumber, dan historiografi. Sumber datanya adalah sumber tertulis,material, dan lisan. Penelitian ini dilangsungkan mulai Februari 2012 sampai Juli 2012. Hasil penelitianini menemukan bahwa Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang memiliki keterhubungan sejarah denganMasjid Menara Kudus yang pembangunannya bertarikh tahun 956 H (1549 M). Realitas ini tampak darikesamaan tata ruang yang mengitari Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang. Peletakan Gapura di bagiandepan masjid dan makam para tokoh masyarakat di zamannya diletakkan di belakang masjid serupadengan ditempatkannya makam Sunan Kudus di belakang Mesjid Menara Kudus.

Page 2 of 2 | Total Record : 16