cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2014)" : 16 Documents clear
PELAYANAN KEMENTERIAN AGAMA TERHADAP PENGANUT AGAMA HINDU DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Muhammad Dachlan
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.92 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.176

Abstract

Tulisan ini mengulas mengenai pelayanan Kementerian Agama terhadap umat Hindu di KabupatenLuwu Utara, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yangmempengaruhi Kemenag Kabupaten Luwu Utara terkait pelayanan umat Hindu serta tanggapan umatHindu terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kemenag. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan dengan observasi dan wawancara sedangkan analisisnya menggunakan analisisdeskriptif. Penelitian menemukan, Kemenag Kabupaten Luwu Utara melayani umat Hindu melaluimekanisme prosedural pada unit-unit kerja, khususnya Bimas Hindu. Salah satu program andalannyaadalah UDG (Upsawa Darma Gita), yaitu lomba kidung-kidung kerohaniaan mulai tingkat desa hingganasional. Dalam hal pelayanan, umat Hindu terkadang mengeluhkan lambatnya waktu pelayanan, tidakjelasnya prosedur, dan biaya pelayanan. Meski begitu, pelayanan yang diberikan Kemenag KabupatenLuwu Utara telah sesuai mekanisme dan prosedural pelayanan keagamaan melalui Bimas Hindu.
INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA PADA ANAK USIA DINI DI RAUDHATHUL ATFHAL PERWANIDA 1 LIPU KABUPATEN MAJENE Amiruddin Amiruddin
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.263 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk pembelajaran nilai agama pada anak usiadini di RA Perwanida 1 Lipu. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah “bagaimana bentukbentukpembelajaran nilai agama pada anak usia dini di RA Perwanida 1 Lipu?” Berkenaan denganmasalah tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan databerupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa penelusurandokumentasi dalam bentuk Rencana Kegiatan Harian (RKH), Rencana Kegiatan Mingguan (RKM),program semester, dan program tahunan. Hasil penelitiani ini menunjukkan bahwa implementasipembelajaran nilai agama pada anak usia dini di RA Perwanida 1 Lipu dituangkan dalam prosespembelajaran yang mencakup tiga kegiatan, yaitu kegiatan awal, inti, dan kegiatan penutup.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MADRASAH ALIYAH PUTERI AISYIAH DI PALU Mujizatullah Mujizatullah
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.419 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pendidikan karakter secara monolitikatau di integrasikan pada setiap mata pelajaran, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaanpembelajaran tersebut. Studi ini dilakukan di Madrasah Aliyah putri Aisyiah dengan menggunakanpendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakterdilaksanakan secara monolitik terlihat pada pelajaran aqidah akhlak, pengintegrasian pendidikankarakter terlihat pada proses pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup. Pembiasaan, pengembangandiri, karakteristik madrasah melalui pencitraan, dan komponen pendidikan, metode serta pendekatanyang digunakan dipadukan dengan metode berbasis pesantren, siswa diasramakan, sekolah danasrama gratis. Salah satu faktor penghambat: adalah masih terdapat guru mengajar tidak sesuai dengankompetensi profesional, pihak madrasah dan pihak asrama belum sinergi dalam menentukan kegiatanekstrakurikuler yang berhubungan dengan pendidikan karakter.
GAYA HIDUP PELACUR DI MAKASSAR Muhammad Irfan Syuhudi
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.233 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.177

Abstract

Tulisan ini ingin mengetahui fenomena pelacur di Makassar. Pelacur bekerja dengan “menjual”tubuhnya untuk dinikmati oleh laki-laki demi meraup uang. Penelitian bertujuan mendeskripsikankondisi ekonomi pelacur dan apa-apa saja strategi mereka untuk menggaet laki-laki. Pengumpulan datadengan wawancara dan observasi, serta penentuan informan dengan purposive. Penelitian menemukan,kehidupan ekonomi sebagian pelacur di Makassar tergolong sejahtera. Gaya hidupnya pun menunjukkankategori menengah atas. Ini dilihat dengan barang-barang pribadi yang mereka miliki, termasuk mobil.Strategi yang diterapkan untuk menggaet laki-laki adalah memperhatikan penampilan dengan selaluterlihat cantik dan bergaya. Mereka biasa nongkrong di kafe-kafe dan rumah makan.
SINKRETISASI SINRILIK DATU MUSENG DAN MAIPA DEAPATI PADA BUDAYA MASYARAKAT KABUPATEN GOWA Andi Hasrianti
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.571 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.171

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji tentang sinkretisme sinrilik DatuMuseng dan Maipa Deapati pada budaya masyarakat Kabupaten Gowa. Proses penggabungan danpengkombinasian unsur-unsur asli dengan unsur-unsur asing ini kemudian memunculkan sebuahpola budaya baru yang dikatakan sinkretis. Fenomena sinkretisasi diarahkan terutama pada sinkretisasiyang terjadi pada sistem kepercayaan, yang memang mengalami perubahan. Perubahan dimaksud yangterjadi adalah setelah masyarakat Makassar mengenal atau diperkenalkan pada agama Islam. Sinkretisasiyang dimaksud di sini menyangkut dua sistem prinsip yang berbeda, yakni Islam dan pra-Islam. Secarasederhana yang dimaksud dengan prinsip atau pandangan hidup orang Makassar pra-Islam di siniadalah keseluruhan perangkat nilai, pandangan hidup, aturan, dan pengetahuan yang dianut oleh orangMakassar sebelum diterimanya prinsip-prinsip ajaran Islam sebagai pedoman bagi kehidupan sebagianbesar orang Makassar, atau diterimanya ajaran-ajaran Islam sebagai perangkat pandangan hidup.
ARSYAD MADDAPUNGAN: PUANG PANRITA PENCETAK PARA PANRITA Syarifuddin Amir
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.601 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.182

Abstract

Penelitian ini membahas tentang biografi Arsyad Maddappungan sebagai ulama yang mengembangkantradisi mangngaji kitta’ di Campalagian Polman dengan metode mangngolo atau sorogan. Dalam tradisiNU, penguasaan kitab kuning merupakan syarat utama keulamaan seseorang. Lewat mangngaji kitta’(pengajian kitab kuning), Arsyad Maddapungan ulama dari Belokka Sidrap mengkader ulama-ulamayang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Barat. Selanjutnya, mereka inilah melanjutkan tradisimangangji kitta’ tersebut. Tradisi mangngaji kitta’ hingga kini masih lestari di Campalagian. Sistempembelajaran ini terbukti menghasilkan qari-qari kutub turast yang mampu menguasai qaidahqaidahBahasa Arab dan memahami isi kitab kuning. Salah satu ciri khas pengajian ini yaitu dimulaidengan penguasaan kaidah saraf dengan menggunakan saraf galappo dilanjutkan dengan penguasaankaidah-kaidah nahwu. Penguasaan kedua cabang ilmu bahasa Arab ini menjadi prioritas utama dalampembelajaran kitab kuning karena merupakan dasar utama bagi santri dalam menguasai dan memahamikitab kuning.

Page 2 of 2 | Total Record : 16