cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2016): November 2016" : 24 Documents clear
Strategi Pilihan Bahasa Pengusaha Industri di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i2.13082

Abstract

Pelaku industri di Kecamatan Ajibarang tidak hanya melakukan hubungan bisnis dengan pelaku industri setempat, tetapi juga dengan pelaku industri dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Fenomena yang terjadi akibat interaksi bisnis tersebut tidak sekadar menggunakan bahasa sehari-hari untuk berinteraksi dengan mitra bisnisnya. Pelaku industri membutuhkan strategi dalam berinteraksi. Salah satu strategi yang dikuasai oleh pengusaha adalah strategi pemilihan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah menemukan wujud pilihan bahasa, strategi pilihan bahasa, dan mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa pengusaha industri di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan wawancara. Dalam melakukan teknik wawancara diterapkan teknik sadap sebagai teknik dasarnya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif. Berdasarkan hasil analisis data wujud pilihan bahasa pengusaha industri berupa 1) tunggal kode, 2) alih kode, dan 3) campur kode. Strategi pilihan bahasa yang digunakan oleh pengusaha Industri adalah 1) strategi memberikan penghormatan pada mitra tutur, 2) memberikan pilihan, 3) memperlihatkan keinginan penutur, 4) memberikan informasi secara tidak langsung, 5) menunjukan sikap pesimis pada mitra tutur, 6) memberi pujian pada mitra tutur, 7) memberikan dukungan, 8) memaksa dengan kalimat retoris, 9) mendramatisasikan peristiwa, dan 10) meyakinkan mitra tutur dengan sikap optimis. Faktor yang melatarbelakangi strategi pilihan bahasa adalah 1) untuk keakraban, 2) usia (mitra tutur lebih muda), 3) pengguna bahasa daerah yang sama, 4) kesetaraan kedudukan, 5) perubahan topik, 6) untuk mencapai tujuan, 7) penyesuaian bahasa, 8) penegasan, 9) keterbatasan kosakata, dan 10) penggunaan kosakata khusus.Various types of industries in this area, for example: tile industry, wood, sugar, poultry, and tofu. The businessman in Ajibarang not only do business relationship with local industry, but also with industry from various regions in Central Java. The industry players should have a strategy language selection. Language selection strategy carried out by industry players in Ajibarang not yet known, it is necessary to do further research. The purpose of this study is to found that the form of the language selection, find the language selection strategy and to identify the factors that underlying the language selection of industrialists in Ajibarang district of Banyumas regency. Data collected by methods refer to. In conducting the methods refer to, applied the technique of tapping as the basic technique. Data was analyzed using the interactive model. Based on the result of data analysis, it was found that the form of language selection found were: 1) a single code, 2) over the code, and 3) mixed code. The strategy of language selection in interaction that conducted by the industrialists: 1) Strategy paid tribute to the hearer, 2) giving selection, 3) shows the speakers desire, 4) giving information indirecctly, 5) shows pessimism on the interlocutors, 6) giving praise to interlocutors, 7) giving support, 8) forcing the rhetorical sentence, 9) dramatize events, and 10) reassure the interlocutors with optimistic attitude. Factors that underlying the language selection strategy 1) to familiarity, 2) age (opponents said the younger), 3) the use of traditional language, 4) equity position, 5) changes topic, 6) to reach the goal, 7) language adaptation, 8) confirmation, 9) limitation vocabulary, 10) the use of special vocabulary.
Pengembangan Bahan Ajar Membaca Sastra Legenda Bermuatan Kearifan Lokal Berbahasa Jawa
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i2.13083

Abstract

Bahan ajar merupakan komponen penting yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran. Bahan ajar yang baik dapat membantu peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi. Sumber bahan ajar yang dipilih guru ada kecendrungan dititikberatkan hanya ada satu bahan ajar. Padahal banyak pilihan sumber bahan ajar yang digunakan. Pembelajaran membaca sastra legenda merupakan salah satu kompetensi dasar dalam kurikulum mata pelajaran bahasa Jawa pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VIII. Kenyataannya, belum banyak buku mengenai membaca sastra legenda. Maka dari itu, perlu pengembangan bahan ajar membaca sastra legenda. Penelitian ini dilandasi oleh pentingnya bahan ajar sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran, dan pentingnya muatan kearifan lokal dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar membaca sastra legenda yang bermuatan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) yang direduksi hanya sampai pada proses uji keefektifan. Adapun hasil penelitian ini berupa bahan ajar membaca sastra legenda yang bermuatan kearifan lokal yang telah memenuhi kelayakan sebagai buku. Berdasarkan hasil uji keefektifan, bahan ajar ini efektif digunakan dengan bukti data uji t sebesar 10,546 dan tingkat signifikansi 0,000.One of most important components on the process of learning is that the existence of corse module which it is very valuable for the teacher. An appropriate course module helps students to understand deeper some competences of the study. Theachers are focused to the only course module. Although, there are many choices about the course modules themselves. Reading legend literature competence is one of appropriate course competence of the teacher in teaching Javanese toward eight grades Junior High School students . In fact, there are no books about it yet. This study is based on the importance of books enrichment as supporting successful learning , the importance of local wisdom charge , and the importance of a scientific approach to learning . This study aims to produce books enrichment read text -laden observations report the values ​​of local wisdom by using a scientific approach . The method used is research and development ( R & D ) is reduced only to the effectiveness of the testing process . The results of this study in the form of books read text enrichment -laden observations report the values ​​of local wisdom that has met the eligibility as a book . Based on the results of testing the effectiveness , book this enrichment effectively used with data evidence amounted to 10.546 t test and a significance level of 0.000.
Citra Publik Presiden Republik Indonesia pada Pemberitaan di Harian Suara Merdeka, Tabloid Tempo, dan Harian Republika : Kajian Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i2.13084

Abstract

Fokus penelitian ini adalah (a) mendeskripsikan dimensi tekstual, (b) memaparkan praktik wacana, dan (c) memaparkan dimensi sosiobudaya dari pemberitaan Harian Suara Merdeka, Tabloid Tempo, dan Harian Republika dalam membentuk citra presiden.Pendekatan penelitian yang digunakan meliputi pendekatan metodologis dan teoretis. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teoretis Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough. Ada tiga tahap analisis yang digunakan, yakni deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Data penelitian ini adalah penggalan wacana pemberitaan tentang Presiden Republik Indonesia dalam rentang masa penerbitan bulan November 2015 hingga Januari 2016. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, Harian Suara Merdeka lebih mengarah ke pembentukan citra positif bagi Presiden, dengan persentase citra positif 51,35%. Harian Republika juga condong ke pembentukan citra positif Presiden, melalui persentase 58,3%. Adapun Tabloid Tempo 66,67% condong ke pembentukan citra negatif bagi Presiden. Kedua, analisis praktik kewacanaan dipusatkan pada bagaimana teks diproduksi dan dikonsumsi. Harian Suara Merdeka, Harian Republika, dan Tabloid Kompas memiliki pertimbangan khusus dalam pemilihan isu yang akan disajikan kepada pembaca setiap harinya. Produksi teks berhubungan erat dengan ideologi wartawan dan tindakan yang hendak dicapai. Ketiga, teks berita yang diproduksi media dipengaruhi oleh teks, praktik wacana, dan praktik sosiokulturalThe focus of this study were (a) describe the textual dimension, (b) exposing the practice of discourse, and (c) exposing the sociocultural dimension of the preaching of Suara Merdeka, Tabloid Tempo and Republika newspaper in shaping the image of the president.The approach used in this study include the methodological and theoretical approaches. The methodological approach used is qualitative descriptive theoretical approaches Critical Discourse Analysis (AWK) Norman Fairclough. There are three stages of analysis used, the description, interpretation and explanation. This research data is a fragment of discourse proclamation of President of the Republic of Indonesia in the issuance of period November 2015 to January 2016.Based on research, obtained the following results. First, Suara Merdeka leads to the formation of a positive image for the President, with the percentage of 51.35% positive image. Republika newspaper also inclined to the formation of a positive image of the President, with the percentage of 58.3%. The Tabloid Tempo 66.67% incline to the formation of a negative image for the President. Second, the analysis of discourse practice focused on how the text is produced and consumed. Suara Merdeka daily, Republika and Kompas Tabloid has a special consideration in the selection of issues to be presented to the readers every day. Text production is closely linked to the ideology of journalists and actions to be achieved. Third, the text of the news produced media influenced by the text, discourse practice and socio-cultural practices.
Pengembangan Buku Pengayaan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi yang Bermuatan Kearifan Lokal untuk Peserta Didik Kelas X SMA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i2.13087

Abstract

Pengembangan buku pengayaan merupakan salah satu inovasi dalam pembelajaran. Buku pengayaan menulis teks laporan hasil observasi dikembangkan atas persepsi kebutuhan peserta didik dan guru, serta ketersediaan buku pengayaan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kebutuhan pengembangan buku pengayaan, menyusun prinsip-prinsip buku pengayaan, menyusun prototipe buku pengayaan, dan menguji keefektifan buku pengayaan tersebut dalam skala terbatas. Muatan kearifan lokal diberikan pula guna menggugah kesadaran peserta didik untuk lebih mencintai budayanya. Muatan nilai-nilai kearifan lokal diintegrasikan dalam teks-teks yang terdapat dalam buku pengayaan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dari Borg and Gall. Langkah penelitian Borg and Gall diadaptasi menjadi tiga tahap, yakni penelitian, pengembangan, dan pengujian. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil angket kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan peserta didik yang selanjutnya disusun menjadi prinsip-prinsip pengembangan buku. Prinsip-prinsip tersebut meliputi prinsip pengorganisasian isi, penyajian materi, bahasa dan keterbacaan, serta grafika. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di kelas X-MIPA10 SMA Negeri 1 Semarang menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi yang bermuatan kearifan lokal. Uji t hitung = 11,010, sedangkan t tabel = 2,00. Artinya t hitung > t tabel. Maka dapat dikatakan produk tersebut efektif.The development of enrichment books are one of the innovations in learning. Enrichment book in writing a report text of observation result was developed on the perception of the needs of learners and teachers, as well as the availability of books enrichment inadequate. This study aims to describe the development needs enrichment books, compiling principles of enrichment books, prepare a prototype book enriching, and test the effectiveness of the enrichment books on a limited scale. Payload local wisdom given also to raise awareness of students to love the culture. Payload values ​​local knowledge are integrated in the texts contained in the book of enrichment. This study research design Research and Development (R & D) from Borg and Gall. Borg and Gall research step was adapted into three stages: research, development, and testing. The results of this study are based on the results of questionnaires enrichment guide development needs as perceived by teachers and learners which then compiled into a book development principles. Such principles include the principle of organizing the content, presentation material, language and legibility, and graphics. Effectiveness test results done in class X-MIPA10 SMAN 1 Semarang showed no increase in the average value of pretest and posttest learning to write text-laden report on the observation of local wisdom. Test t = 11.010, while t table = 2.00. This means that t> t table. So we can say the product is effective.

Page 3 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2016 2016