cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019" : 7 Documents clear
Retropharyngeal abscess, submandibular abscess, and regio colli abscess with bronchopneumonia in a 2.5-month-old boy Irhamna Yusra; Finny Fitry Yani
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.794 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p137-145.2019

Abstract

Deep neck space infections (DNSIs) in pediatric require more intimate management because of their rapidly progressive nature. Delay in diagnosis and treatment may lead to life-threatening complications. Objective: To report DNSIs as one of emergency case in children. Early diagnosis and immediate management can decrease morbidity and mortality rate in children. Case: A case of a 2.5-month-old boy with chief complain breathlessness due to deep neck space infections and bronchopneumonia. Patient was getting better after surgical drainage. Conclusions: It most commonly occurs in children younger than four years of age having medical history of streptococcal pharyngitis, rarely as a complication of recent trauma, odontogenic infection or extension of vertebral osteomyelitis. Management often consists of antimicrobial therapy and surgical drainage. With the cooperation of ENT specialist and pediatrician/pediatric infectious disease specialist. Management in PICU is mandatory due to high risk of complications.
Sebaran kasus dan faktor risiko kejadian DBD berbasis SIG Kabupaten Kubu Raya tahun 2016-2018 Syarif Syauqiannur; Agus Fitriangga; Muhammad Pramulya
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p108-120.2019

Abstract

Tujuan: Mengetahui gambaran hasil analisis spasial berdasarkan kasus kejadian, faktor risiko lingkungan pada kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya tahun 2016 - Juli 2018. Metode: Penelitian ini bersifat studi deksriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil: Hasil penelitian Didapatkan bahwa gambaran Kasus DBD di Puskesmas Sungai Durian di tahun 2016 - Juli 2018 yaitu 13, 35, dan 37 kasus. Terjadi penurunan rata-rata suhu udara, curah hujan, diikuti dengan peningkatan jumlah kasus DBD. Semakin tinggi kepadatan penduduk maka kejadian DBD meningkat. Tidak menggunakan kawat kasa pada ventilasi rumah meningkatkan resiko kejadian DBD. Simpulan: Gambaran Kasus DBD di Puskesmas Sungai Durian di tahun 2016 - Juli 2018 terjadi peningkatan. Suhu udara mengalami penurunan dari 27,2°C ke 27,0°C, dan curah hujan dari 409,0 ke 275,9 mm/hari namun terjadi peningkatan kasus DBD yaitu dari 13 menjadi 35 orang. Kepadatan penduduk yang paling tinggi terletak di desa Limbung yaitu 116,7/km2 dengan kejadian DBD sebanyak 17 kasus. Penggunaan kawat kasa pada ventilasi rumah masih sangat kecil hanya 19 rumah (22,4%) dari total 85 rumah pasien kasus DBD.
Karakteristik morfologi penderita karsinoma payudara dengan reseptor estrogen positif dan negatif berdasarkan duplex ultrasound Wenda Anastasia; Mirna Muis; Muhammad Ilyas; Andi Alfian Zainuddin; Sri Asriyani; Ni Ketut Sungowati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.797 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p97-107.2019

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik morfologi dan vaskularisasi karsinoma payudara dengan reseptor estrogen positif dan negatif berdasarkan ultrasonografi grayscale dan doppler. Metode: Penelitian ini dilakukan di Bagian Radiologi RS Wahidin Sudirohusodo dan RS Pendidikan Universitas Hasanuddin Makassar pada Oktober 2018 sampai dengan Februari 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kajian potong lintang. Analisis data menggunakan statistik melalui uji diagnostik chi-square dan Mann-Whitney. Sampel penelitian sebanyak 40 orang dengan karsinoma payudara. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan (p<0,05) pada morfologi akustik posterior antara reseptor estrogen positif dan negatif karena akustik posterior shadowing dominan pada reseptor estrogen positif, sedangkan akustik posterior enhancement dominan pada reseptor estrogen negatif. Morfologi akustik posterior ini hanya dapat dinilai dengan menggunakan ultrasonografi grayscale. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada morfologi akustik posterior dimana akustik posterior shadowing dominan pada reseptor estrogen positif, dan akustik posterior enhancement dominan pada reseptor estrogen negatif.
Efektivitas intervensi psikoedukasi keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia Rini Gusya Liza; Bahagia Loebis; Vita Camellia
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p128-136.2019

Abstract

Psikoedukasi keluarga telah terbukti menjadi intervensi yang efektif untuk pasien dengan skizofrenia dan anggota keluarga mereka. Tujuan: Untuk menilai pengaruh intervensi psikoedukasi keluarga terhadap pengetahuan, pemberdayaan anggota keluarga serta kekambuhan pasien skizofrenia. Metode: Penelitian randomized controlled trial dengan desain true experimental pre post test with control group. Jumlah subjek adalah 49 orang yang terdiri dari kelompok I (24 orang) adalah kelompok caregiver yang memperoleh terapi farmakologi dan terapi psikoedukasi keluarga dengan 3 sesi. Kelompok II (25 orang) adalah kelompok kontrol yaitu caregiver yang hanya mendapatkan terapi farmakologi saja. Studi ini dilakukan selama 6 bulan mulai dari Juni 2014 sampai dengan Desember 2014. Pada akhir penelitian dilakukan penilaian angka kekambuhan pada pasien skizofrenia. Hasil: Didapatkan persentase kekambuhan pasien skizofrenia pada kelompok caregiver yang diberikan psikoedukasi adalah 2,04% dan persentase kekambuhan pada kelompok caregiver yang tidak diberikan edukasi adalah 12,24% dan didapatkan perbedaan yang bermakna angka kekambuhan/relap antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Simpulan: Intervensi psikoedukasi keluarga sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan tentang skizofrenia dan meningkatkan pemberdayaan caregiver serta secara tidak langsung menurunkan angka kekambuhan pada pasien skizofrenia.
Progressive evolution of thyroid adenoma to thyroid carcinoma Aisyah Elliyanti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.318 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p146-150.2019

Abstract

Nodules (adenomas), enlarged thyroid (goiter) and inflammation of the thyroid (thyroiditis) are the most important risk factors for thyroid cancer. Adenomas have the largest increase in risk. Objectives: to discuss two cases of adenomas goiter that became aggressive during follow-ups. Cases: Two patients, with an average age of 64 years, referred to Nuclear Medicine dr. M. Djamil Hospital in Padang for bone scintigraphy examination. Both patients had thyroid surgery and histopathology results were adenomas. However, after the removal surgery, the patients did not have proper follow-ups. Both patients developed pelvic pain. Bone scintigraphy showed an increase of radiopharmaceutical uptake at pelvic bones and computerized tomography (CT Scan) result showed destruction at the pelvic bone areas. Conclusions: These cases highlight the necessity for adenoma thyroid patients with a risk factor for thyroid cancer to have a complete follow-up program and sufficient length period.
Kesesuaian ukuran kanalis spinalis lumbal berdasarkan Ultrasonografi dengan MR-Myelografi pada penderita nyeri punggung bawah Emilya Jufianti; Muhammad Ilyas; Bachtiar Murtala; Andi Alfian Zainuddin; Cahyono Kaelan; Mirna Muis
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.59 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3.p121-127.2019

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai kesesuaian ukuran kanalis spinalis lumbal berdasarkan ultrasonografi dengan MR myelografi lumbosakral pada penderita Nyeri Punggung Bawah (NPB). Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasi cross-sectional dan dilakukan di Bagian Radiologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dari November 2018 - Februari 2019. Sampel penelitian sebanyak 54 dengan 22 sampel eksklusi dan 32 sampel inklusi. Dari 32 sampel pada level L3-L4 sebanyak 27 sampel normal dan 5 sampel stenosis, level L4-L5 sebanyak 21 sampel normal dan 11 sampel stenosis, level L5-S1 sebanyak 28 sampel normal dan 4 sampel stenosis. Data dianalisis dengan analisis statistik melalui uji korelasi Person. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesesuaian ukuran kanalis spinalis lumbal berdasarkan ultrasonografi dengan MR myelografi lumbosakral pada penderita NPB  pada level L3-L4 dengan nilai p=0,001 (<0,05) dan memiliki kekuatan hubungan kuat dengan nilai r=0,985. Data juga menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian antara hasil MR myelografi dengan Ultrasonografi lumbosakral pada level L4-L5 dengan nilai p=0,001 (<0,05) dan memiliki kekuatan hubungan kuat dengan nilai r=0,987. Data juga menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian antara hasil MR myelografi dengan Ultrasonografi lumbosakral pada level L5-S1 dengan nilai p=0,001 (<0,05) dan memiliki kekuatan hubungan kuat dengan nilai r=0,973. Simpulan: Terdapat kesesuaian ukuran kanalis spinalis lumbal berdasarkan ultrasonografi dengan MR myelografi lumbosakral pada penderita NPB.
Preface and ToC - Vol 42, No 3 (2019) Redaksi MKA
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.742 KB)

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue