cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025" : 13 Documents clear
Pengaruh Pemberian Mesenchymal Stem Cell Wharton's Jelly Terhadap Aktivitas Enzim Katalase pada Tikus Wistar Model Hiperglikemia Ramadhani, Dhea Amaliya; Endrinaldi; Putri, Biomechy Oktomalio; Rita, Rauza Sukma; Mahata, Liganda Endo; Dian Pertiwi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p117-124.2025

Abstract

Objective: To determine the effect of Wharton's Jelly (MSC-WJ) mesenchymal stem cells on the activity of the catalase enzyme in hyperglycemic Wistar rats. Methods: This study used 21 male Wistar rats aged 2-3 months with a body weight of 200-300 grams according to the inclusion and exclusion criteria. Mice were divided into 3 groups: negative control (K-), positive control (K+), and treatment (P). Group K- was only given food and drink without being given treatment. The K+ group was injected intraperitoneally with alloxan at a dose of 100 mg/kg BW so that the rats became hyperglycemic. Group P was given an alloxan injection and left for a week, then given MSC-WJ 3x106 cells through the tail vein and left for four weeks. After four weeks, all groups had their blood taken to examine the catalase enzyme. Result: Mean of catalase activity enzyme in the K-, K+, and P groups were 4.22 ± 0.27 units/mg, 2.39 ± 0.19 units/mg, and 3.93 ± 0.45 units /mg, respectively. Conclusion: This shows that the administration of mesenchymal stem cells Wharton's Jelly (MSC-WJ) has an effect on increasing the serum catalase enzyme activity of Wistar rats with hyperglycemia models.
Correlation Of Neutrophil Lymphocyte Ratio And Platelet Lymphocyte Ratio With Severity Of COVID-19 Warman, Fadil Ahmadhia; Yulia, Dwi; Kadri, Husnil; Mulyana, Roza; Yusri, Elfira; Putra, Syandrez Prima
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p125-137.2025

Abstract

The neutrophil lymphocyte ratio (NLR) and platelet lymphocyte ratio (PLR) tests are simple tests can be done before a COVID-19 patient hospitalized. This examination is useful for determining the diagnosis and prognostic of the patient. The aim of the study was to determine the correlation between NLR and PLR with the severity of COVID-19. This research was an analytical study with a cross-sectional approach using secondary data from 289 medical records of patients with confirmed COVID-19 for the period June-August 2021. The total sampling technique was used and processed with the chi-square test. Most of the research subjects were in the range of 26-45 years (28.4%). More than half of the subjects were female (61.6%). There were 99 patients (34.3%) with severe conditions. Less than half of the patients had abnormal leukocyte and platelet examination results, namely 64 (22.1%) and 56 (19.4%). Patients with abnormal NLR and PLR examinations were 135 (46.7%) and 123 (42.6%). There was a significant correlation between NLR and the severity of COVID-19 inpatients (p<0.001, OR=9.452). There is a significant correlation between PLR and the severity of COVID-19 inpatients (p<0.001, OR=7.268). This study concludes a significant correlation between NLR and PLR with the severity of COVID-19.
Hubungan Healthy Eating Index Dengan Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan Di Sumatera Barat Helfina, Riska; Lipoeto, Nur Indrawaty; Purnakarya, Idral
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p138-147.2025

Abstract

AbstractObjective: To determine the association between the healthy eating index of pregnant women and maternal weight gain during pregnancy in West Sumatra.Methods: Research with a cross-sectional design in West Sumatra on 110 pregnant women.This research is an analysis of secondary data from the study "Giving Dadiah on pregnancy and birth outcomes in West Sumatra".The study used data from 24-hour recall of pregnant women in the first trimester, second trimester and third trimester and pregnant women's weight data.Results: The study showed that there was a relationship between the HEI of pregnant women and the increase in maternal weight during pregnancy with p = 0.049 with a value of r = 0.188.Conclusion: There is a relationship between the healthy eating index of pregnant women and the increase in maternal weight during pregnancy.Keywords:  healthy eating index; weight gain; pregnant woman
Gambaran Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) pada Balita Pendek di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Busnita, Silvina Fitria Sari
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p148-156.2025

Abstract

Tujuan: mengetahui angka infeksi Soil Transmitted Helminths pada balita pendek di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Metode: Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan 124 sampel feses pada balita pendek dengan rentang usia 24 – 59 bulan di Kelurahan Padang Sarai dan Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada bulan September 2022 – Juni 2023. Sampel diperiksa secara mikroskopis dengan metode Kato-Katz. Hasil: subjek penelitian didominasi oleh anak dengan kategori pendek (77,4%), jenis kelamin laki-laki (50,8%), dan kelompok usia 36 – 47 bulan (43,5%). Pada pemeriksaan feses balita pendek didapatkan sebesar 6,5% terinfeksi STH. Spesies yang ditemukan Ascaris lumbricoides (50%), Trichuris trichiura (25%), dan mixed infection Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura (25%). Ascaris lumbricoides masing-masing ditemukan 33% pada derajat ringan, sedang, dan berat sedangkan Trichuris trichiura ditemukan 50% pada derajat ringan, 25% pada derajat sedang dan berat. Simpulan: kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths yang paling banyak terdapat pada spesies Ascaris lumbricoides dengan derajat infeksi yang beragamKata kunci: Balita Pendek; infeksi soil transmitted helminths; stunting
Analisis Implementasi Standar Pelayanan Minimal dalam Pelaksanaan Manajemen Kesehatan Bayi dan Balita di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang Susanty, Desy
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p187-202.2025

Abstract

Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang,  cakupan pelayanan kesehatan bayi dan balita tahun 2021 capaian target SPM bayi sebanyak 93,65% dan capaian SPM balita 89,99%. Dengan tidak tercapainya SPM bayi baru lahir dan balita 100% merupakan tantangan bagi daerah.Desain penelitian ini adalah Penelitian kualitatif dengan pendekatan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi, dan telaah dokumen. Analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian diperoleh kompenen input yakni Dinas Kesehatan belum memiliki Tim khusus SPM, belum ada pedoman/buku saku SPM berbasis elektronik, anggaran khusus SPM masih belum ada dan untuk kegiatan SPM masih melekat dengan anggaran program, aspek SDM masih kurang untuk yang kelapanagan dan  belum semua nakes di FKTP swasta dan non nakes (kader dan guru PAUD) diberi pelatihan, aspek sarana prasana sudah cukup baik namun kualitas alat belum semua memenuhi standar terutama uji kalibrasi, sasaran Pusdatin jauh lebih tinggi dari data ril. Sedangkan pada aspek proses perencanaan sudah sesuai, pelaporan masih belum satu pintu. Komponen output SPM bayi dan balita thn 2021 93,65% dan 89,99%. Saran perlu dibentuk Tim SPM, alokasi anggaran untuk pelatihan SDM Swasta dan kader, guru PAUD.
Kista Celah Brankial Kedua: Sebuah Laporan Kasus ferryansyah, ferryansyah; Hafiz, Al; Novialdi, Novialdi; Novianti, Hera; Handayani, Tuti
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p239-251.2025

Abstract

Pendahuluan: Kista celah brankial adalah malformasi kongenital yang timbul akibat involusi yang tidak sempurna dari sisa-sisa aparatus brankial. Kista celah brankial kedua biasanya berupa massa yang mobile, fluktuatif, tidak nyeri, yang terletak di sepanjang batas anterior otot sternokleidomastoideus. Pemeriksaan ultrasonografi, magnetic resonance imaging dan histologi dapat membantu dalam menegakkan suatu diagnosis kista brankial dan menyingkirkan diagnosis banding lainnya. Penatalaksanaan pada kasus kista brankial adalah dengan tindakan eksisi kista. Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus anak laki-laki usia 1 tahun 3 bulan dengan keluhan benjolan pada leher sisi kanan. Pada pemeriksaan regio colli dekstra didapatkan massa kistik pada level IV, mobile, fluktuatif, tidak nyeri. Dilakukan tindakan eksisi kista dengan hasil histopatologi berupa kista brankial. Kesimpulan: Kista celah brankial kedua perlu dipikirkan pada kondisi pembengkakan leher bagian luar/ lateral. Kista celah brankial kedua berupa massa yang mobile, fluktuatif, tidak nyeri, yang terletak di sepanjang anterior otot sternokleidomastoideus, biasanya bersifat unilateral. Tatalaksana kista brankial berupa eksisi lengkap kista dan traktus sinus.Kata kunci: : kista celah brankial; aparatus brankial; kista celah brankial kedua; eksisi kista  
Evaluasi Biaya Perawatan Intensif Pasien COVID-19 Di RSUP Persahabatan Jakarta: Pendekatan Activity Based Costing Putra, Andika Chandra
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p157-163.2025

Abstract

Facing the COVID-19 pandemic, the healthcare system, especially in Indonesia, encountered significant operational and financial challenges, particularly concerning intensive care costs. RSUP Persahabatan, serving as a national referral center, consistently managed COVID-19 patients ranging from moderate to critical degrees. Recognizing the importance of cost evaluation for efficiency enhancement, this study aimed to meticulously examine the unit cost of intensive care for COVID-19 patients using the Activity Based Costing (ABC) approach. In-depth analysis revealed that the intensive care unit at RSUP Persahabatan comprises 14 supporting activities and offers 61 service products. Both direct and indirect costs for each activity were successfully identified and quantified. Further, when juxtaposed with the INA-CBGs rates set by the 2023 Indonesian Health Minister's Regulation, it became evident that RSUP Persahabatan's ICU achieved remarkable cost efficiency. These findings not only provide invaluable insights for RSUP Persahabatan but also offer strategic recommendations for other healthcare institutions in the evaluation and optimization of COVID-19 intensive care costs. 
Adeno-Associated Virus (AAV) Gene Therapy pada Hemofilia: A Systematic Review Angriani, Winda; Afdhal, Fitrah
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p215-225.2025

Abstract

Hemofilia A (HA) dan Hemofilia B (HB) adalah kelainan perdarahan terkait kromosom X yang disebabkan oleh defisiensi faktor koagulasi Faktor VIII (FVIII) atau Faktor IX (FIX). Manifestasi klinis hemofilia, yaitu perdarahan spontan berulang pada otot dan jaringan lunak, serta perdarahan serius lainnya, seperti perdarahan intrakranial, dapat menyebabkan disabilitas seumur hidup hingga kematian. Pasien hemofilia mendapat terapi standar infus konsentrat FVIII atau FIX untuk meningkatkan hemostasis yang diberikan sebagai respons terhadap perdarahan atau profilaksis untuk mencegah perdarahan, namun terapi ini tidak cost-effective dan effisien. Terapi gen menawarkan potensi penyembuhan melalui produksi FVIII atau FIX endogen. Penelitian ini bertujuan membahas efektivitas terapi gen Adeno-Associated Virus (AAV) sebagai terapi hemofilia. Metode: Penulisan artikel ini menggunakan metode systematic review. Pencarian sumber artikel menggunakan bantuan mesin pencari PubMed. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa terapi gen dengan menggunakan vektor Adeno-Associated Virus (AAV) cukup menjanjikan dalam pengobatan hemofilia. Dari penelitian yang kami tinjau, terlihat bahwa terapi ini berhasil meningkatkan tingkat faktor pembekuan yang hilang, mengurangi insiden perdarahan tahunan, bahkan memungkinkan pasien untuk menghentikan penggunaan profilaksis. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa terapi gen AAV memiliki potensi besar untuk menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengelola hemofilia, dengan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hemofilia.
(RETRACTION) Efek Centella asiatica terhadap resistensi insulin pada parameter biokimia mencit yang diberi diet tinggi lemak Dwita, Nounik Cheri; Arozal, Wawaimuli; Barinda, Again Jeffilano; Safutra, Sadam
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p164-172.2025

Abstract

Efek Centella asiatica terhadap resistensi insulin pada parameter biokimia mencit yang diberi diet tinggi lemak. 2024; 1422-1431: The above article, published online on January, 2024 in Majalah Kedokteran Andalas, https://doi.org/10.25077/mka.v46.i9.p1434-1443.2024 , has been retracted by agreement between the authors and the journal's Editor in Chief, dr. Hirowati Ali, Ph.D. The retraction has been agreed after the authors asked to retract the article due to a misattribution of authorship.
Potensi Probiotik dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia Angriani, Winda; Thamrin, Silvia; Desmawati, Desmawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p226-238.2025

Abstract

Tren demografi menggambarkan bahwa jumlah orang lanjut usia (lansia) terus meningkat secara dramatis. Semakin bertambahnya usia, tubuh semakin rentan mengalami gangguan kesehatan dikarenakan menurunnya berbagai fungsi organ. Investigasi faktor yang mendasari penyakit pada lansia mengungkapkan peran mikrobiota usus. Studi menunjukkan bahwa gut-brain axis (GBA) yaitu rute komunikasi dua arah antara saluran pencernaan dan sistem saraf pusat memainkan peran penting dalam fisiologi dan penyakit inang.  Tujuan: Mengetahui peran probiotik dalam meningkatkan status kesehatan lansia; Metode: Artikel ini ditulis dengan metode studi kepustakaan yang berhubungan dengan probiotik dan kesehatan lansia ; Hasil: Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam kesehatan karena terlibat dalam proses metabolisme yang memengaruhi kognisi, dan fungsi imunitas, yang penting untuk mencapai penuaan yang sehat. Intervensi tepat waktu untuk lansia harus dilakukan untuk memperbaiki komposisi mikrobiota usus selama proses penuaan, termasuk suplementasi probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat pada inangnya. Penelitian mengenai peran probiotik terhadap kesehatan lansia menunjukkan manfaat probiotik pada lansia, antara lain terhadap imunitas, neurodegeneratif, kardiovaskuler, dan sistem tubuh lainnya ; Kesimpulan: Probiotik bermanfaat terhadap berbagai sistem organ dan dapat meningkatkan kesehatan lanjut usia.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue