cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Udayana
ISSN : 25033638     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Intisari Sains Medis is published by Medical Scientific Community, Indonesia. Intisari Sains Medis is an international, multidisciplinary, peer-reviewed, open access journal accepts papers for publication in all aspects of Science Digest, Medical Research Development, Research Medical Field and Theory. We also publish cases from third world country, that is considered very rare and special cases.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2015)" : 15 Documents clear
REVERSE SHOULDER PROSTHESIS: REVIEW DARI FITUR IMAGING DAN KOMPLIKASINYA Sharanya Ramachandran
Intisari Sains Medis Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.089 KB) | DOI: 10.15562/ism.v4i1.53

Abstract

Latar belakang: reverse shoulder prosthesis adalah prosthesis yang telah digunakan secara klinis di Eropa sejak 1985 dan telah disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat pada tahun 2004. Prosthesis unik ini memiliki dasar melekat pada glenoid, yang memegang komponen yang berbentuk bola, sedangkan komponen humerus yang meliputi polietilen yang terdapat di dalamnya adalah datar. Desain ini adalah konfigurasi “terbalik” yang terlihat dengan artroplasti konvensional, di mana komponen yang berbentuk bola merupakan bagian dari komponen humerus.Indikasiuntukprosthesis terbalikadalah: (1) arthritis yang sangat nyeridikaitkandenganrobekan rotator-cuff yang tidakdapat diperbaiki(robekanrotator-cuffarthropathy), (2) hemiarthroplasty gagaldengan robekanrotator-cuff yang tidakdapat diperbaiki, (3) pseudoparalysisyang masif, robekan rotator-cuff yang tidak dapatdiperbaiki, (4) beberaparekonstruksisetelahreseksitumor, dan(5) beberapapatah tulangbahutidak dapatdiperbaikiataureconstructabledengantekniklain. Prosthesisini dapatmenghasilkanpengurangan yang signifikan dalamrasa sakitdanbeberapaperbaikandalamfungsiuntuksebagian besarindikasiyang disebutkan. Namun,konfigurasiunikdantantanganpenyisipandapatmengakibatkantingginya insidenberbagaikomplikasiyang tidak biasa. Beberapakomplikasi, seperti dislokasikomponen, miripdenganpenggantianbahukonvensional. Komplikasilain, sepertibentukanskapuladanpatah stress acromialyang unikuntukprostesisini. Kesimpulan: Konfigurasidariprosthesisterbalik, penampilanradiografi yang normaldankomplikasipotensialterkaitpenggunaan.
PENILAIAN PEDOFILIA MENGGUNAKAN RESPON HEMODINAMIK OTAK TERHADAP STIMULI SEKSUAL Kuhelan Mahendran
Intisari Sains Medis Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.872 KB) | DOI: 10.15562/ism.v4i1.54

Abstract

Menilai secara akurat orientasi seksual seseorang sangat penting dalam melakukan penanganan terhadap pelaku kekerasan seksual pada anak. Phallometry adalah metode standar untuk mengidentifikasi orientasi seksual; tetapi, metode ini telah banyak dikritik oleh karena bersifat intrusif dan reliabilitasnya terbatas.Tujuan:Untuk mengevaluasi apakah pola respon spasial terhadap stimuli seksual yang ditandai oleh adanya perubahan blood oxygen level-dependent signal (BOLD)memfasilitasi proses identifikasi pedofilia.Desain:Selama dilakukan pemeriksaan magnetic resonance imaging fungsional (fMRI), ditampilkan gambar anak-anak dan dewasa tanpa busana dengan jenis kelamin sama atau berbeda terhadap sampel penelitian (kelompok pedofil dan kontrol). Kami mengkalkulasi perbedaan BOLDterhadap stimuli sexual anak-anak dan dewasa pada setiap sampel. Hasil foto dengan kontras kemudian dimasukkan sesuai dengan kelompoknya untuk dianalisis perbedaan pemetaan otak antara kelompok pedofil dan kontrol. Kami mengkalkulasi nilai ekspresi yang sesuai dengan hasil kelompok bagi setiap sampel. Nilai ekspresi tersebut dibedakan menjadi 2 algoritma klasifikasi: analisis Fisher linear discriminant dan analisis -nearest neighbor. Prosedur klasifikasi tersebut telah divalidasi silang menggunakan metode leave-one-out. Lokasi:Bagian Kedokteran Seksual, Fakultas Kedokteran Universitas Christian Albrechts di Kiel, Jerman.Sampel:Kami merekrut 24 sampel dengan pedofil yang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak perempuan (n=11) atau laki-laki (n=13) pre pubertas dan 32 kontrol laki-laki sehat yang memiliki ketertarikan seksual terhadap wanita (n=18) atau pria (n=14) dewasa.Pengukuran luaran utama:Angka sensitivitasdan spesifisitas dari kedua algoritme klasifikasi.Hasil:Akurasi klasifikasi tertinggi dicapai dengan analisis diskriminan linear Fisher, yang menunjukkan akurasi rata-rata 95% (100% spesifisitas, 88% sensitivitas).Simpulan:Pola respon otak fungsional terhadap stimuli seksual mengandung informasi yang cukup untuk mengidentifikasi pedofilia dengan akurasi tinggi. Klasifikasi otomatis dari pola tersebut merupakan alat ukur objektif yang menjanjikan untuk mendiagnosis pedofilia secara klinis.
CT EKSPIRASI RESOLUSI TINGGI: KEGUNAAN DIAGNOSTIKNYA PADA PENYAKIT PARU DIFUS Gayathrie Chantrhira Sakaran
Intisari Sains Medis Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.242 KB) | DOI: 10.15562/ism.v4i1.55

Abstract

CT ekspirasi resolusi tinggi merupakan pelengkap CT inspirasi resolusi tinggi dalam mendiagnosis penyakit paru yang difus. Teknik ini memperlihatkan adanya perubahan-perubahan dinamik pada penipisan paru yang dihubungkan dengan beberapa faktor, seperti: jumlah udara dalam alveoli, interstitium paru, dan volume darah dalam paru. Teknik ini sangat sensitif untuk mendeteksi sumbatan jalan nafas yang kecil. Dengan mengkombinasikan CT inspirasi resolusi tinggi dengan CT ekspirasi resolusi tinggi kita dapat lebih memahami mekanisme penipisan paru yang tidak homogen, serta bisa mendiagnosis penyakit paru difus dengan lebih baik.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DAN ANAK TERHADAP KEJADIAN GIZI KURANG PADA ANAK BALITA DI DESA SUKAWATI GIANYAR TAHUN 2014 Parivindaraj Sundaraj
Intisari Sains Medis Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.839 KB) | DOI: 10.15562/ism.v4i1.56

Abstract

Background: Malnutrition is one of the leading health problems among Indonesians. The incidence of malnutrition and poor nutrition increases each year, especially in the province UPT Kesmas Sukawati I. Aim: This study aims to identify risk factors involved in the incidence of malnutrition in children under 5 years old in Sukawati Village, Gianyar.Method of Study: Study was conducted between November – December 2014 using descriptive cross sectional study method. Subject of study are children under 5 years old in Sukawati Village, Gianyar consisting of 50 samples. Data was obtained through direct anthropometry measurements of children under 5and interview of mothers with toddlers through questionnaire. Data analysis was done descriptively and presented in tables and narrative.Result: Malnutrition according to weight/age in children under 5 years in Sukawati Village is 12%. 96% of children under 5 years with normal birth weight, 62% of children under 5 years without Exclusive breastfeeding, 30% of children under 5 years with poor diet intake, 26% of children below 5 years with low educated mothers, 64% of children below 5 years with working mothers, 48% of children below 5 years with low income families, and 52% of children below 5 years with mothers lacking knowledge in nutrition.Conclusion: Risk factors in children under 5 years with malnourished state are due to absence of exclusive breastfeeding for 6 months, poor diet intake, low educated mothers, working mothers, and mothers lacking knowledge in nutrition.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RENDANG PADA PERIODE 27 FEBRUARI SAMPAI 14 MARET 2015 Sri Santiya Anbarasan
Intisari Sains Medis Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.969 KB) | DOI: 10.15562/ism.v4i1.57

Abstract

OUTLOOK ON QUALITY OF LIFE OF ELDERLY WITH HYPERTENSION IN PUSKESMAS RENDANG AREA DURING PERIOD 27 FEBRUARY TO 14 MARCH 2015ABSTRACTBackground: Hipertension is one of the biggest health problem faced in the world, especially in developing countries. According to data from Bali Province Health Service, patients suffering from hipertension in Bali in 2010 accounts to 8837 people. Whereas total visit of elderly with hypertension in 2013 sums up to 1354, which is 9,41% from total cases that visited Puskesmas Rendang in 2013. High number of hypertension cases especially in elderly affects their quality of life.Aim: To know the quality of life of elderly suffering from hypertension.Method: The type of study is descriptive quantitative. Study was conducted in elderly posyandu in Puskesmas Rendang, Karangasem district during period of 27 February till 14 March 2015. Sample was obtained through consecutive sampling technique with a total sample of 60 people. Instrument used in the form of questionnaire which was created by WHO that is World Health Organization Quality Of Life – Bref (WHOQOL-BREF). Data analysis technique used was univariate analysis and bivariate analysis.Result: Quality of life of elderly is generally good (58.3%), physical health quality of elderly is bad (71.7%), psychological quality is good (61.7%), personal social quality is not too influential (50.0%), and environment quality is bad (73.3%).Conclusion: Quality of life in elderly with hypertension is generally good, only physical health quality and environment quality is bad.

Page 2 of 2 | Total Record : 15