cover
Contact Name
Hilda Hilaliyah
Contact Email
hilda.unindra@gmail.com
Phone
+6287878741498
Journal Mail Official
jurnal.deiksis@gmail.com
Editorial Address
Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI Kampus A Gedung 3 lantai 2, Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Deiksis
Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and literature education focused on Language Learning and Indonesian Literature, Class Action Research (CAR) of the teaching of Language and Indonesian Literature, Indonesian Linguistics and Literature, Linguistic and Literary analysis as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least two peer-reviewers. Deiksis is managed to be issued twice in every volume. The scope of Deiksis is Indonesian Language and Literature Learning Model, Assessment and Evaluation of Teaching Indonesian Language and Literature, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, cognitive linguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 01 (2012): Deiksis" : 7 Documents clear
ADVANCED ENGLISH LANGUAGE STUDY USING DELIBERATIVE TECHNIQUE IN THE ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE CLASSROOM Evi Nopiyanti
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.261 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.446

Abstract

This article discusses the perspective of modern and the latest up date of teaching technique through deliberative methodology which means consultative. In this case, deliberative focuses on how to employ speech communication, discussion on debate, drama on role play, simulation and presentation. Those has something to do with speaking ability, I can say mostly spoken takes big part in developing language master. Here, I emphasize that this approach is more available to be applied for students who has capability in speaking. In the other hand, students who are poor in speaking will be able to speak fluently as long as they have good motivation, confidence and knowledge about problem discussed. Furthermore, the deliberative technique approach looks more systematic so that teachers can do the teaching steps based on the cronology concept or planning teaching map.Key Word: Speech, presentation, debate, role play, simulation.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN DAN BERMOTIVASI Suyatno Suyatno
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.735 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.447

Abstract

Pada makalah ini penulis akan mencoba mengetengahkan salah satu metode pembelajaran, yakni metode CTL (Contextual Teaching Learning) yaitu suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkanya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. Dalam hal ini, metode mutlak memegang peranan yang sangat penting selain komponen kurikulum, materi, sarana dan prasarana. Tanpa Metode yang efektif dan disenangi oleh siswa, pembelajaran kurang harmonis antara guru dan siswa, sehingga dalam kegiatan pembelajaran tidak merasa nyaman dan kurang efektif. Dari lingkungan sekolah, guru, misalnya di samping mengajar juga memberikan motivasi belajar siswa. Banyak siswa yang tidak termotivasi sehingga hasil belajarnya menurun.Kata Kunci: Guru Profesional, Motivasi siswa, dan Metode menyenangkan
PERANAN MEMBACA PEMAHAMAN SEBAGAI SARANA MENYERAP INFORMASI DAN MEMPELAJARI DUNIA Aswinarko Aswinarko
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.096 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.448

Abstract

Membaca merupakan salah satu ketetrampilan berbahasa yang sangat penting di samping keterampilan berbahasa yang lainnya. Karena membaca merupakan sarana untuk mempelajari dunia. Seiring dengan era informasi dan komunikasi yang serba cepat, agar seseorang dapat mengikuti laju perkembangan zaman, maka ia dituntut mampu menyerap informasi yang beredar melalui buku, majalah, surat kabar, internet dan media lainnya. Untuk menyerap informasi tersebut dibutuhkan keterampilan membaca. Tidak hanya sekedar membaca, membaca pemahaman lebih tepat untuk menyerap informasi yang dibutuhkan.
WORD FORMATION FOR TRANSLATORS Engliana Engliana
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.678 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.444

Abstract

Translators often encounter challenges in choosing the best meaning from source text into target text during translation process, in this case, transferring from English language into Indonesian language. One of the influential factors in word or phrase choice in such action is the translator’s understanding of the source language and text. Word formation atau ‘pembentukan kata’ is one of the knowledge the translators have to learn since translation definitely engages with meanings in words and phrases that are mostly related to word formation. This paper merely describes ten word formations in English language, which can be applied to Indonesian language, the translators need to know that will surely help them to have the right meaning and finally decide the best language choice in translating.Keywords : word formation, lexical items, suffix, prefix
MENDESAIN RUANG PUBLIK TERBUKA DI BAWAH JALAN LAYANG: SEBUAH KAJIAN DESAIN DAN LINGKUNGAN Winny Gunarti W.W.
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.855 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.449

Abstract

Timbulnya berbagai permasalahan di kota Jakarta sebenarnya berkaitan erat dengan perencanaan tata ruang kota. Sebagai kota besar yang terus berkembang, jalan-jalan layang yang dibangun di seluruh wilayah kota Jakarta pada awalnya mungkin ditujukan untuk mengatasi problem kemacetan kota. Namun pembangunan infrastruktur tersebut tidak diiringi dengan penataan ruang publik di bawah jalan layang yang terpadu. Akibatnya, ruang publik terbuka di sejumlah jalan layang di wilayah kota Jakarta terlihat kotor, kumuh, dan menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat pengguna di sekitarnya. Salah satu konsep yang dapat diterapkan untuk mencegah dampak polusi dari pembangunan adalah lewat pemanfaatan ruang publik terbuka yang tertata baik. Upaya mendesain ruang publik terbuka yang bersifat fungsional, estetik, sekaligus ramah lingkungan perlu segera diterapkan, mengingat Jakarta adalah pusat kota dan pusat bisnis yang potensial. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dari para pedesain, pemerintah, juga masyarakat untuk menciptakan ruang publik terbuka yang indah, nyaman, serta sesuai dengan kebutuhan lingkungan.Kata kunci : Jalan Layang, Ruang Publik Terbuka, Desain Ramah Lingkungan.
THE DIFFICULTY FACED BY THE STUDENTS IN LEARNING MODAL AUXILIARIES Nurjanah Nurjanah
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.303 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.445

Abstract

The objective of this research is to know the students’ ability in learning modal auxiliaries, especially in using forms and understanding meanings of modals. This research was conducted at SMPN 184 East Jakarta. In sample, the writer used purposive or selected random sampling, she just took 43 out of 160 second year students. She gave a test to the students, it was focused on modals. In conclusion, most of the second year students have difficulty in learning modal auxiliaries. It shows that mean score in using the form of modals is 5.90 and the mean score in understanding the meaning of modals is 5.84. Based on Gronlund standard of six, it is bad because it has not got 6. While many students got low score in the meaning is 51.16% and in the form of modals is 46.51%.Key words: Kinds of modal auxiliaries, forms of modals, meanings of modals
KAJIAN ESTETIKA TERAPAN FOTO COVER PADA KATALOG BUKU ANUGRAH PEWARTA FOTO INDONESIA 2009 Wulandari Wulandari
Deiksis Vol 4, No 01 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.637 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i01.450

Abstract

Sebuah karya foto memiliki banyak makna, ia tidak hanya menjadi sekadar karya visual, ia memiliki daya yang sangat kuat ketika dilihat. Foto jurnalistik, bercerita melalui visual dengan memadukan komposisi yang baik serta point of interst yang tepat, sehingga yang melihat seolah berada di tempat. Foto jurnalistik kian berkembang, menjadi sebuah hal yang sangat penting di dalam dunia jurnalistik, tanpa foto, sebuah berita menjadi hambar, dengan adanya foto, sebuah berita menjadi kuat. Kehadirannya seolah menjadi tongkat bagi si buta, yang memandu pembaca untuk melihat peristiwa. Fotografi juga merupakan hasil karya seni manusia, hanya saja medium yang digunakan berupa kamera. Foto karya Trisnadi yang merupakan juara pertama dalam Anugrah Pewarta Foto tahun 2009 ini memiliki komposisi serta makna yang sangat kuat, sehingga dapat di kaji secara estetika, dengan memperhatikan aspek-aspek formalistik, sensasi dan ekspresinya. Dengan melihat latar belakang serta pengambilan gambar tersebut, maka layaklah bahwa foto tersebut menjadi juara.Kata kunci : estetika, foto jurnalistik, fotografi

Page 1 of 1 | Total Record : 7