Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
" Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017"
:
12 Documents
clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES MENGHADAPI OBJEKTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
Handayani, Wulandini Putri;
Setiawan, Deden Iwan;
Widayati, Ririn Wahyu
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (65.362 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.57
Salah satu metode mengevaluasi belajar pada mahasiswa keperawatan adalah OSCE. OSCE dapat menimbulkan stres sehingga dapat mempengaruhi prestasi mahasiswa keperawatan, stres yang dialami mahasiswa dapat dipengaruhi oleh faktor fisik dan faktor psikologis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres menghadapi Objektive Structured Clinical examination (OSCE) pada mahasiswa. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan Retrospektif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan propotional purporsive sampling dengan jumlah sampel 144 orang, dengan analisis menggunakan uji statistik chi square dan analisis regresi logistik. Sebagian besar mahasiswa adalah mahasiswa yang memiliki tingkat stres ringan dengan persentase sebesar 57.6%, sebagian besar stresor fisik adalah stresor fisik dengan tingkat sedang sebesar 60.4%, dan yang paling dominan adalah stresor psikologis dengan tingkat sedang sebesar 81.9%. Analisishubungan jenis kelamin dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.420 > 0.05), analisis stresor fisik dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), analisis stresor psikologis dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), dan analisis faktor yang paling berhubungan (stresor fisik = 9.321). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan antara stresor fisik dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan stresor psikologis dengan tingkat stres menghadapi OSCE, dan faktor yang paling berhubungan dengan tingkat stres menghadapi OSCE adalah stresor fisik. Kata Kunci : Tingkat Stres, OSCE, Stresor Fisik, Stresor Psikologis.
UJI KELAYAKAN PENGUKURAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR KUESIONER
Muflih, Muflih;
Erwanto, Rizky
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (45.621 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.55
Hasil penelitian mengenai perilaku seksual remaja didapatkan hasil yang berbeda-beda tergantung dari instrument. Alat ukur dengan tipe yang berbeda-beda dimungkinkan terjadi kemungkinan kesalahan dan ketidakakuratan dalam mengukur keadaan data yang sebenarnya. Penelitian ini diharapkan mendapatkan luaran berupa alat ukur kuesioner yang layak dan tepat dalam mengukur perilaku seksual remaja. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode analitik komparatif dan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja di wilayah Depok, Jawa Barat dan wilayah Sleman, Yogyakarta yang diambil secara probability sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 616 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari 15 item pertanyaan. Analisa bivariat pada penelitian ini adalah uji normalitas, uji beda mean, uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil penelitian didapatkan bahwa instrumen perilaku seksual yang digunakan pada tahun 2015 memiliki nilai rerata r hitung yang lebih tinggi. Hasil uji beda mean didapatkan bahwa paling tidak terdapat satu dari tiga kali hasil pengukuran instrumen perilaku seksual remaja pada tahun 2012, 2015, & 2016. Antara pengukuran pertama (2012) dengan ketiga (2016) tidak terdapat perbedaan nilai rerata r hitung. Hasil uji validitas instrumen didapatkan bahwa seluruh item pertanyaan dapat dinyatakan valid pada tiap tahunnya. Hasil uji reliabilitas didapatkan bahwa hasil ketiga pengukuran menunjukkan instrumen perilaku seksual remaja dapat dikatakan reliabel. Kata Kunci : Kuesioner, Seksual, Reliabilitas, Validitas
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU DENGAN BERAT DAN PANJANG BAYI BARU LAHIR DI RUMAH BERSALIN WIDURI YOGYAKARTA
Rohy, Alfred;
Retnaningsih, Listyana Natalia;
Fatimah, Farissa
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (56.135 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.92
Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Penilaian status giziibu pada masa kehamilan dapat dilakukan melalui pengukuran LLA untuk mengetahui status KEK pada ibu hamil.Berat dan panjang lahir adalah indikator yang penting bagi kelangsungan hidup neonatus dan bayi, baik ditinjau dari segi pertumbuhan fisik dan perkembangan status mentalnya. Berat dan panjang lahir juga dapat digunakan sebagai indikator umum untuk mengetahui status kesehatan, gizi, dan sosial ekonomi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu hamil dengan berat dan panjang bayi baru lahir di Rumah Bersalin Widuri Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016, dengan populasi semua ibu yang melahirkan di Rumah Bersalin Widuri Yogyakarta selama tahun 2015. Teknik sampling menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 206 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil uji Chi Squaremenunjukkan bahwa status gizi ibu pada awal kehamilan berdasarkan LLA sebagian besar adalah non KEK yaitu 78.6%, berat bayi lahir sebagian besar adalah normal yaitu 81.1%, panjang bayi lahir sebagian besar adalah normal yaitu 60.7%, angka signifikasi antara LLA ibu hamil dengan BBL adalah p=0,000 (p<0,05), danLLA dengan panjang bayi lahir p=0,020 (p<0,05). Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil berdasarkan LLA dengan berat dan panjang bayi baru lahir. Kata Kunci : LLA, Berat Bayi Lahir, Panjang Bayi Lahir
HUBUNGAN USIA MENARCHE DAN PARITAS TERHADAP USIA MENOPAUSE PADA WANITA DI RW 28 DUSUN PANJEN WEDOMERTANI NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA
Soro, Oktaviana Chelly;
Wahyuningsih, Melania;
Liliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.92 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.70
Menarche adalah pertanda adanya suatu perubahan status sosial dari anak- anak ke dewasa. Paritas adalah jumlah kehamilan yang berakhir dengan kelahiran atau bayi mampu bertahan hidup di luar rahim (28 minggu). Menopause adalah penurunan fungsi indung telur dan hormon estorgen, sehingga terhentinya menstruasi. Hasil studi pendahuluan didapatkan 6 dari 10 orang diantaranya usia menarche 14 tahun dan masing-masing mempunyai 6 orang anak dan tidak menstruasi di usia 45 tahun, dan 4 diantaranya usia menarche 15 tahun dengan masing-masing mempunyai anak 2 orang dan tidak menstruasi di usia 50 tahun. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan usia menopause, dan hubungan jumlah paritas dan usia menopause. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan metode Cross Sectional. Data diambil dengan teknik accidental sampling, sampel penelitian ini adalah wanita Menopause sebanyak 35 responden. Data diolah dan dianalisis dengan analisis Spearman Rrank dengan 0,05. Usia menarche sebanyak 33 ( 94,3%) dalam kategori normal. Jumlah paritas sebanyak 21 (60,0%) kategori multipara. Usia menopause sebanyak 29 (82,9%) kategori normal. Hasil pengujian didapatkan nilai sig usia menarche dan usia menopause yaitu 1,000 > (0,05) dan jumlah paritas dan usia menopause nilai sign 0,018< (0,05), dari hasil tersebut tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dan usia menopause. Tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dengan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dengan usia menopause pada Wanita Kata Kunci : Menarche, Jumlah Paritas dan Menopause
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PHBS DI RUMAH TANGGA DENGAN PENCEGAHAN PENYAKIT DBD DI PEDUKUHAN WONOCATUR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Mirati, Nurisra;
Asmarani, Fajarina Lathu;
Suwarsi, Suwarsi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (66.99 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.69
Kejadian DBD erat kaitannya dengan masalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat rumah tangga diantaranya menggunakan air bersih, kebersihan jamban dan pemberantasan sarang nyamuk. Kejadian DBD di Desa Banguntapan pada tahun 2014 terdapat 41 kasus, dari 7 keluarga yang diwawancara didapatkan 3 sudah mengetahui tentang indikator PHBS di rumah tangga namun 4 belum, 3 keluarga masih berperilaku buruk dalam pencegahan DBD. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan PHBS di rumah tangga dengan pencegahan penyakit DBD di Pedukuhan Wonocatur. Penelitian ini menggunakan desain korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel 100 KK menggunakan purposive samplingg dan dianalisis chi square dengan CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan keluarga sama besar masuk dalam kategori baik dan kurang baik yaitu sebanyak 50 keluarga atau 50,0% dan perilaku keluarga dalam pencegahan penyakit DBD masuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 51 orang atau 51,0% dengan p-value sebesar 0,000 sehingga didapatkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan PHBS dirumah tangga dengan pencegahan penyakit DBD di Pedukuhan Wonocatur. Kesimpulan pada penelitian ini Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan PHBS dirumah tangga dengan pencegahan penyakit DBD di Pedukuhan Wonocatur. Kata Kunci : Demam berdarah Dengue, Pengetahuan, PHBS di Rumah Tangga
PENGARUH TERAPI MUSIK SUARA AIR MENGALIR DENGAN BRAINWAVE TERHADAP PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA DI WILAYAH POSYANDU “SEDAP MALAM” PARE KEDIRI
Sunaringtyas, Widyasih;
Ishariani, Linda;
Wahyuningtiyas, Ria Agustin
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.229 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.66
Lansia sering mengalami gangguan tidur biasanya pada malam hari, terbangun di waktu dini hari dan susah tidur kembali, sehingga perlu tindakan mengatasi insmonia pada lansia salah satunya dengan terapi musik suara air mengalir dengan brainwave .Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh terapi musik suara air mengalir dengan brainwave terhadap penurunan insomnia pada lansia di wilayah posyandu Sedap Malam Pare Kediri pada tahun 2016. Desain penelitian Pra eksperimen dengan pendekatan one-group time-series design. Populasi semua lansia di posyandu lansia sedap malam jumlah 20 lansia dengan sampel 6 responden, menggunakan teknik purposive sampling . Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi serta dianalisa menggunakan uji statistic Wilcoxon Signet Ranks. Hasil penelitian sebagian besar responden sebelum dilakukan terapi musik air mengalir dengan brainwave mengalami insomnia berat. Setengah dari responden lansia setelah dilakukan terapi musik air mengalir dengan brainwave mengalami insomnia ringan. Hasil uji statistik Wilcoxon Signet Ranks didapatkan p value 0,046 berarti Ho ditolak artinya ada pengaruh terapi musik suara air mengalir dengan brainwave terhadap penurunan insomnia pada lansia di wilayah posyandu Sedap Malam Pare Kediri pada tahun 2016. Terapi musik suara air mengalir dengan brainwave dapat menurunkan insomnia dengan cara mengirimkan sinyal penegas ke pikiran bawah sadar sehingga menjadikannya lebih positif. Terapi musik suara air mengalir dengan brainwave dapat dilakukan untuk semua lansia dengan dibantu oleh kader posyandu dengan standar yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Terapi Musik, Brainwave,Insomnia.
HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN ORANGTUA DALAM PERAWATAN KUALITAS HIDUP ANAK CEREBRAL PALSY DI YOGYAKARTA TAHUN 2016
Puspitarini, Zenni
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.475 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.67
Cerebral Palsy (CP) merupakan gangguan gerak dan postur tubuh non-progresif yang disebabkan kelainan atau kerusakan pada otak yang belum dewasa. Gangguan kronik gerak dan postur tubuh pada anak CP akan menyebabkan penurunan fungsi dan ketidakmampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Peranan orangtua dalam perawatan kepada anak yang menderita CP mempengaruhi kualitas hidup anak CP tersebut, akan tetapi belum ditemukan penelitian di Indonesia mengenai pengalaman orangtua dalam memberikan perawatan anak yang menderita CP.Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada anak dengan CP di wilayah D.I Yogyakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengalaman orang tua dalam perawatan dengan kualitas hidup pada anak dengan CP di wilayah D.I Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional, jumlah responden 38 orang. Variabel kualitas hidup diukur dengan menggunakan kuesioner pengalaman orang tua terhadap pelayanan yaitu Measure of Process of Care (MPOC). Analisis data bivariat dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian didapatkan bahawa ada hubungan antara pengalaman orang tua mengenai perawatan yang diterima dengan kualitas hidup anak CP memiliki nilai p = 0,303, r = -0,172. Pengalaman orang tua tentang perawatan anak CP terhadap penyedia layanan tidak berhubungan dengan kualitas hidup anak CP. Kata kunci: Cerebral Palsy, Kualitas Hidup, MPOC
PERILAKU PERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS KLATEN TENGAH: STUDI FENOMENOLOGI
Nurhidayati, Istianna;
Setianingsih, Setianingsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.8 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.73
Millenium Development Goals (MDGs) ke empat bertujuan untuk mengurangi angka kematian bayi di dunia hingga pada angka 23 per 1000 kelahiran hidup. Kematian pada bayi dan neonatus ini disebabkan oleh kelahiran preterm dimana sebagian besar bayi preterm merupakan bayi berat lahir rendah (BBLR). WHO (2014) mencatat 62% kematian bayi disebabkan lahir prematur. Di Indonesia tercatat kematian neonatus akibat preterm sebesar 20 per 1000 kelahiran hidup (WHO,2014). Di Kabupaten Klaten angka kematian bayi tercatat 8,5 per 1000 kelahiran hidup (Dinkes Kab.Klaten, 2013). Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran perasaan, perilaku, dukungan dan hambatan serta harapan ibu selama melakukan perawatan BBLR di rumah wilayah kerja Puskesmas Klaten Tengah. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam (in depth interview) serta menggunakan catatan lapangan (field note). Analisis Colaizzi yang dilakukan memperoleh enam tema penelitian yaitu kecemasan ibu pada keadaan bayi, perawatan khusus BBLR, dukungan saat merawat BBLR, Hambatan perawatan BBLR, kebahagiaan merawat BBLR dan harapan ibu dengan BBLR. Direkomendasikan perawat perkesmas melakukan pembinaan dan asuhan keperawatan keluarga risiko tinggi BBLR untuk memandirikan keluarga dalam merawat BBLR dan asuhan aggregat ibu hamil berisiko
STUDI FENOMENA TENTANG PEMBENTUKAN IDEAL DIRI TRANSGENDER DI DAERAH YOGYAKARTA
Fajarina, Yossi Ayu;
Judha, Mohammad;
Murdhiono, Wahyu Rochdiat
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.726 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.63
Masalah ideal diri pada transgender merupakan persepsi seorang transgender tentang bagaimana seharusnya seorang transgender bertingkah laku sesuai dengan keinginan dirinya untuk menjadi seorang wanita yang bertingkah laku feminin dengan mengubah kesehariannya dan bertingkah seolah-olah mereka adalah wanita. Tujuan penelitian ini adalah menemukan pola pembentukan ideal diri pada transgender di wilayah perempatan lampu merah Sagan Yogyakarta melalui eksplorasi dan pendalaman terhadap fenomena yang terjadi pada mereka. Desain penelitian ini menggunakan studi fenomenologi kualitatif melalui tehnik wawancara mendalam. Penelitian ini melibatkan tiga orang transgender yang biasa bekerja di perempatan lampu merah Sagan. Hasil penelitian didapatkan pembentukan ideal diri pada transgender terkait dengan cita-citanya waktu kecil dan dewasanya mengalami perubahan berdasarkan keadaannya mereka saat ini. Harapan untuk berubah menjadi laki-laki hanya didapat oleh P1 Sedangkan P2 dan P3 sudah memiliki ideal diri yang paten untuk menjadi wanita. Berbagai upaya yang dilakukan P2 dan P3 untuk menjadi wanita dengan menggunakan terapi hormonal dan suntik silikon. Mereka juga berkeinginan untuk operasi ganti kelamin. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan ideal diri pada transgender disebabkan oleh pola asuh orang tua terhadap anaknya yang memperlakukannya seperti wanita dan dukungan dari teman sepermainan. Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua terhadap anaknya dan dukungan dari teman sepermainan mempengaruhi pembentukan ideal diri sebagai seorang transgender. Kata Kunci: Transgender, Konsep Diri, Ideal Diri
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP TINGKAT NYERI ANAK USIASEKOLAH SAAT PEMASANGAN INFUS DI POLIKLINIK PERSIAPAN RAWAT INAPRSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL
Asriani, Ni Kadek;
Lestiawati, Endang;
Retnaningsih, Listyana Natalia
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (49.494 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v4i1.53
Anak usia sekolah mengalami nyeri saat prosedur pemasangan infus. Nyeri yang tidak ditangani dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi anak antara lain ansietas, kesulitan tidur, ketidakberdayaan dan keputusasaan. Kompres dingin merupakan salah satu tindakan keperawatan yang mampu mengurangi nyeri dengan memberikan efek anestesi lokal pada area yang akan di pasang infus.Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap tingkat nyeri anak usia sekolah saat pemasangan infus. Desain penelitian menggunakan quasi experiment post-test only nonequivalent control group.Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan sampel sebanyak 36 responden terbagi menjadi dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok intervensi).Kompres dingin dilakukan selama 3 menit sebelum pemasangan infus dilakukan.Analisa data menggunakan uji Mann Withney.Hasil penelitian menunjukkan tingkat nyeri anak pada kelompok kontrol mayoritas mengalami sakit yang paling sakit 44,4%. Tingkat nyeri pada kelompok intervensi mayoritas mengalami sedikit nyeri 38,9%. Perbedaan rata-rata tingkat nyeri diketahui tingkat nyeri kelompok intervensi lebih rendah 2,17 dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji Mann Withney didapatkan p value 0,000.Ada pengaruh kompres dingin terhadap tingkat nyeri anak usia sekolah saat pemasangan infus di Poliklinik Persiapan Rawat Inap RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kata Kunci: Anak usia sekolah, Kompres dingin, Tingkat Nyeri, Pemasangan infus