Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
" Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018"
:
12 Documents
clear
Hubungan Pengetahuan Kader Tentang Kartu Menuju Sehat (KMS) Balita Dengan Kemampuan Pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS) Oleh Kader Posyandu Di Desa Donoharjo
Gunawan, Rumi;
Wijayanti, Agnes Erida;
Febriani, Heni
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.895 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.277
Kartu Menuju Sehat (KMS) di Indonesia telah digunakan sejak tahun 1970, sebagai sarana utama kegiatan pemantauan pertumbuhan. Pada tahun 2015 sebanyak 65% (sekitar 12 juta) balita memiliki KMS. Kader merupakan tenaga sukarela yang membantu kegiatan posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita. Tidak semua kader tahu atau mampu dalam mengisi kartu menuju sehat. Sehingga pengetahuan dan kemampuan kader dalam pengisian kartu menuju sehat dapat menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan kader tentang kartu menuju sehat (KMS) balita dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat (KMS) oleh kader posyandu di Desa Donoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader aktif posyandu di Desa Donoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 104 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan ceklist kemampuan pengisian. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Pengetahuan kader tentang KMS di Desa Donoharjo adalah cukup sebanyak 63 kader (60,6%). Responden yang mampu dalam pengisian KMS adalah 70 kader (67,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mempunyai hubungan dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat dengan nilai p-value 0,006 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan kader tentang kartu menuju sehat (KMS) balita dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat oleh kader posyandu di Desa Donoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Persalinan Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Trimester III Di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta
Naha, Marniani Konga;
Handayani, Sri
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.012 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.288
Kecemasan dalam menghadapi persalinan tidak lepas dari pengetahuan dan kesiapan ibu saat menjelang persalinan. Ibu yang mempunya pengetahuan dan kesiapan yang baik tentang persalinan akan menjaga kehamilannya dan menyiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi persalinan, sehingga dapat meminimalkan kecemasan ibu jelang persalinan. Kecemasan yang timbul akibat kurangnya pengetahuan seperti informasi seputar kehamilan dan persalinan, akan berdampak ketidaksiapan ibu, dan akan memicu tingginya angka kehamilan pathologis serta menambah jumlah kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang persalinan dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitikdengan pendekatan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 98 responden dengan sampel sebanyak 34 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposivesampling. Hasil uji kendaltaudengannilai korelasi sebesar -0,319, dan nilai p= value 0,043< α = 0,05pada tingkat kepercayaan 95% ( 0,05).Ada hubungan pengetahuan tentng persalinan dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil trimester III tentang persalinan berhubungan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester III.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Kecemasan Pada Lansia Di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma, Umbulharjo Yogyakarta
Judha, Mohammad;
Syafitri, Endang Nurul
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.979 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.283
Aromaterapi Lemon merupakan salah satu jenis aromaterapi yang memiliki efek menenangkan atau rileks untuk beberapa gangguan misalnya mengurangi kecemasan, ketegangan dan insomnia. Zat yang terkandung dalam lemon salah satunya adalah linalool yang berguna untuk menstabilkan sistem saraf sehingga dapat menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Panti Wreda Budhi Dharma , Umbulharjo, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Quasyexperimentalone group pre post test dengan rancanganTime Series. Data hasil analisa pengukuran kecemasan pada lansia yang mendapatkan aromaterapi lemon didapatkan dari kuesioner DASS 42 dan dilakukan uji hipotesisi secara statistic. Teknik sampel menggunakan consecutive samplingsebanyak 18 responden.Karakteristik responden sebagian besar berada pada kategori lanjut usia 66.7% dan mayoritas lansia berjenis kelamin perempuan 72.2%. Stres lansia sebelum pemberian aromaterapi lemon rata-rata skor kecemasan yaitu 16.28 dan setelah pemberian aromaterapi lemon 11.67. Hasil analisis diperoleh selisih paling tertinggi pada hari ketiga dan kelima yaitu 0.89dengan p-value adalah 0.000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma.
Dukungan Informasi Keluarga Meningkatkan Self-Care Klien DM Tipe 2 Di Ambarketawang Sleman Yogyakarta
Rahmawati, Agustina;
Nursasi, Astuti Yuni;
Widyatuti, Widyatuti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (42.221 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.278
DM tipe 2 memiliki pengaruh cukup besar terhadap seluruh aspek kehidupan klien serta memiliki risiko terjadinya berbagai komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Self-care diyakini mampu mempertahankan dan meningkatkan status kesehatan klien DM serta mencegah terjadinya komplikasi. Selain perhatian dan kasih sayang klien DM juga membutuhkan informasi terkait penyakit DM dari lingkungan sekitarnya termasuk keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan informasi keluarga dengan self-care klien DM tipe 2 di Kelurahan Ambarketawang Sleman Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan analitic correlation dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dukungan informasi keluarga dan self-care kepada 119 responden. Dukungan informasi keluarga memiliki hubungan kuat (r= 0.749) dan positif dengan self-care klien DM tipe 2 (p value: 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan dukungan informasi keluarga dianjurkan guna meningkatkan status kesehatan klien DM.
Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Motivasi Berhenti Merokok Pada Remaja
Yugistyowati, Anafrin;
Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (52.356 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.284
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat termasuk remaja. Data terbaru Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014, 18,3 % pelajar Indonesia memiliki kebiasaan merokok. Bahaya merokok, ekonomi, dukungan keluarga dan larangan merokok menjadi faktor yang menyebabkan 70% perokok ingin berhenti merokok. Berhenti merokok dipengaruhi niat dan motivasi, motivasi berhenti merokok dapat dipengaruhi emosi positif dan pikiran yang tenang dalam diri seseorang, terapi SEFT dapat membentuk keadaan antisipatif dan preventif remaja terhadap rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh terapi SEFT terhadap motivasi berhenti merokok terhadap remaja di Dusun Semampir Sedayu 2 Bantul Yogyakarta. Rancangan penelitian menggunakan Pra Eksperimen dengan pendekatan One Group Pre Test Post Test tanpa kelompok pembanding dengan sampel berjumlah 23 remaja yang merokok di Dusun Semampir Sedayu 2 Yogyakarta. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Penelitian ini menunjukan sebagian besar responden berusia 18 tahun (26,1%) dan semua responden berjenis kelamin laki-laki (100%), Pre Test menunjukan sebagian responden memiliki motivasi sedang (47,8%) dan Post Test menunjukan sebagian besar responden memiliki motivasi tinggi (69,6%). Penelitian ini juga menunjukan terdapat pengaruh signifikan terapi SEFT terhadap motivasi berhenti merokok pada remaja di Dusun Semampir Sedayu 2, Bantul, Yogyakarta didapatkan P value 0,005 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terapi SEFT dapat meningkatkan motivasi berhenti merokok pada remaja di Dusun Semampir Sedayu 2, Bantul, Yogyakarta.
Frekuensi Antenatal Care Mempengaruhi Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sedayu 1 Bantul
Wahyuningsih, Wahyuningsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (66.374 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.279
Anemia pada kehamilan dapat berakibat buruk pada ibu dan janin yang dikandung. Kejadian anemia pada ibu hamil akan meningkatkan resiko terjadinya kematian ibu dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia. Adanya masalah anemia defisiensi besi selama kehamilan dapat diindentifikasi dengan pemeriksaan ANC melalui pemberian suplementasi tablet besi (Fe) yang sangat vital untuk kenaikan hemoglobin (Hb) darah ibu hamil. Menurut penelitian Subardi di Kabupaten Bantul, Ibu hamil yang tidak mendapat pelayanan ANC standar akan berakibat pada ketidakpatuhan minum tablet besi, yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko terjadinya anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh frekuensi antenatal care terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Puskemas Sedayu 1 Bantul. Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuanitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total samping dengan jumlah responden sebanyak 40 ibu hamil. Instrumen penelitian menggunakan buku KIA ibu hamil pada variabel kunjungan antenatal care dan kuesioner pada variabel kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe. Analisa bivariat menggunakan uji Chi-square. Nilai x2 diperoleh hasil dengan nilai 9,401 dan nilai p value=0,002 (p<0,05) serta OR=17,889 (95% CI [1,919-166,782]), menunjukan bahwa ada pengaruh antara frekuensi antenatal care dengan kepatuhan mengkonsumsi tabet Fe pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan penelitian ini adalah frekuensi antenatal care mempengaruhi kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sedayu I Bantul.
Pengetahuan Perawat Tentang Family Centered-Care Dengan Sikap Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Anak
Yugistyowati, Anafrin;
Santoso, Selamet
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.616 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.285
Family Centered-Care (FCC) adalah pendekatan keperawatan yang melibatkan keluarga dalam pemberian asuhan keperawatan kepada anak. Sikap perawat dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, pengalaman kerja, dan usia.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan pengetahuan perawat tentang FCC dengan sikap dalam pemberian asuhan keperawatan di ruang rawat inap anak.Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional yaitu mengambil data dalam satu waktu bersamaan (Point time approach). Dalam penelitian ini responden berjumlah 30 perawat yang berada di bangsal anak dengan kriteria yang sudah ditentukan dan responden orang tua berjumlah 37 orang.Pengetahuan perawat tentang FCC di RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam kategori cukup 11 orang (68,8%) dan pengetahuan perawat di RSUD Wates dalam kategori cukup 12 orang (85,7%). Orang tua memberikan nilai sikap kepada perawat di RSUD Panembahan Senopati dalam kategori baik sebanyak 16 orang (84,2%) dan di RSUD Wates dalam kategori baik sebanyak 14 orang (77,8%). Hasil Crosstabulation antara pengetahuan perawat dengan sikap dengan uji Spearmen Rank diperoleh nilai p=0,717 (p>0,05), yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat tentang FCC dengan sikap dalam pemberian asuhan keperawatan.Kesimpulan penelitianiniadalah Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang FCCdengan sikap dalam pemberian asuhan keperawatan.
Efektifitas Edukasi Video Animasi Mobilisasi Dini Dengan Kecepatan Pemulihan Kemampuan Berjalan Pada Pasien Pasca Pembedahan
Arianti, Arianti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.432 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.280
Mobilisasi merupakan faktor utama dalam mempercepat pemulihan dan pencegahan komplikasi pasca bedah.Pemberian edukasi tentang pentingnya mobilisasi sebaiknya diberikan kepada pasien pembedahan, guna untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasien untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Quasy Experimental, dengan rancangan penelitian posttest with control group design. Tiga puluh responden yang memenuhi kriteria inklusi selanjutnya dibagi dalam 15 orang responden pada kelompok eksperimen dan kontrol. Pengukuran kecepatan kemampuan berjalan menggunakan format observasi dilakukan sejak jam ke-0 pasca pembedahan. Terdapat perbedaan kecepatan pemulihan kemampuan berjalan pada kelompok kontrol dan intervensi. Kecepatan berjalan pada kelompok kontrol adalah 51,4 jam, sedangkan pada kelompok intervensi adalah 34,33 jam. Hasil uji independent sample test ditemukan nilai signifikansi p=0,000. Pemberian edukasi video animasi mobilisasi dini mampu meningkatkan kecepatan pemulihan kemampuan berjalan pada pasien pasca pembedahan. Perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan dapat menggunakan edukasi dengan video animasi mobilisasi dini untuk mempercepat pemulihan kemampuan berjalan pasien pasca pembedahan.
Pengaruh Intervensi Edukasi Suportif Terhadap Kepatuhan Dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hemodialisis Di Rsup Dr. Hasan Sadikin Bandung
Kafil, Raisa Farida;
Ropi, Helwiyah;
Rahayu, Urip
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (65.984 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.286
Hipertensi yang tidak terkontrol merupakan permasalahan umum pada pasien hemodialisis. Pengelolaan hipertensi tidak dapat tercapai apabila hanya mengandalkan tenaga kesehatan saja. Dibutuhkan partisipasi aktif dari pasien melalui tindakan pengelolaan tekanan darah yang adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi edukasi suportif terhadapkepatuhan dalam pengontrolan tekanan darah pasien hemodialisa di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pretest and posttest design with a comparison group dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien di Instalasi Hemodialisis RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji t-berpasangan untuk mengetahui pengaruh edukasi suportif terhadap kepatuhan pasien.Terdapat perbedaan pengaruh intervensi edukasi suportif antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi terhadap kepatuhan dalam pengontrolan tekanan darah (p=0,000).Simpulanpenelitianiniadalah edukasi suportif berpengaruh positif terhadap kepatuhan pasien dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi pada perawatan pasien hemodialisis dalam pengontrolan hipertensi di Instalasi Hemodialisa RSHS Bandung.
Pengaruh Implementasi Modern Dressing Terhadap Kualitas Hidup Pasien Ulkus Diabetikum
Rukmi, Dwi Kartika
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (61.689 KB)
|
DOI: 10.2016/jkry.v5i0.281
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan kenaikan kadar gula darah (hypergliclemia) kronik. Kadar gula darah secara berkepanjangan dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi salah satunya adalah ulkus kaki diabetik. Luka kronik yang ditimbulkan berdampak pada penurunan kualitas hidup penderitanya, sehingga diperlukan intervensi yang dapat membantu dalam meningkatkan status kesehatan dan status kualitas hidupnya Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perawatan luka dengan modern dressing terhadap perbaikan kualitas hidup pasien ulkus diabetikum. Rencana Penelitian ini adalah Pra-Exsperimental dengan desainone-group pra-post test design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 17 responden dari Klinik Griya Pusat Perawatan Luka. Analisa data yang digunakan adalah uji t-berpasangan dengan tingkat kesalahan p<0,05. Terdapat perbedaan yang bermakna antara kualitas hidup sebelum dan setelah dilakukan perawatan luka (pv=0,000). Rata rata perubahan skor kualitas hidup adalah 13 poin. Kesimpulan penelitian ini adalah perawatan luka dengan modern dressing dapat meningkatkan kualitas hidup, terlihat dari adanya peningkatan hasil perhitungan kualitas hidup pada pasien dengan ulkus diabetikum. Perbaikan derajat luka serta karakteristik luka sebelum dan setelah dilakukan perawatan luka dapat mempengaruhi dari perbaikan kualitas hidup.