cover
Contact Name
Ahmad Faiz Muntazori
Contact Email
faiz.muntazori@gmail.com
Phone
+6287878094858
Journal Mail Official
desain.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI Kampus A Gedung 3 lantai 2, Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Desain
ISSN : 23390107     EISSN : 23390115     DOI : https://doi.org/10.30998/jd
Core Subject : Art,
Jurnal Desain focused to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding research and developments include research reports, conceptual ideas, studies, theories, using the qualitative approach in Design and Visual Communications, Interior Design, Fashion Design, Product Design, Fine Art, Photography, Animation and other related fields of Visual Art. The scope of this journal encompasses to a study of typography, branding, photography, media studies, design studies, advertising, animation, illustration, visual culture, nirmana, film, videography, etc.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain" : 20 Documents clear
Representasi kearifan lokal kota Tangerang Selatan pada motif batik Durang di Rumah Batik Setu Hazmi, Fariz Al; Rahmawati, Septi
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.22807

Abstract

Kearifan lokal terkadang menjadi sebuah inspirasi dalam menciptakan karya yang mengangkat tentang suatu daerah. Hal tersebut dapat berpotensi untuk menguatkan identitas daerah dan menciptakan karya unggulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk representasi kearifan lokal Kota Tangerang Selatan pada karya batik durang yang dibuat oleh kelompok rumah batik setu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan berupa data yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika dengan menafsirkan suatu tanda yang mewakili apa yang ditandainya melalui rangkaian hubungan representamen, objek dan interpretan. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat beberapa motif yang merepresentasikan kearifan lokal Kota Tangerang Selatan pada batik durang. Motif pohon bambu merepresentasikan nilai fungsi pohon bambu yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Motif anggrek merepresentasikan komoditas tanaman hias yang banyak dijual di Kota Tangerang Selatan. Motif teratai merepresentasikan banyaknya situ atau danau yang ada di Kota Tangerang Selatan. Motif kacang tanah merepresentasikan komoditas pertanian yang berada di Kelurahan Kranggan Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa batik durang memiliki motif-motif yang merepresentasikan kearifan lokal di Kota Tangerang Selatan. Sehingga penelitian ini telah memberikan kajian yang berperan dalam penguatan identitas daerah melalui analisis representasi pada motif-motif batik durang
Gender neutral toilet standards guideline recommendations based on Indonesian behavior and habits Sari, Melsa Rayan; Permana, Ridwan Setia; Mandagi, Mohamad Otto Ridwan; Fahira, Citra Tifany; Wicaksono, Satria Eko; Surya, Hana Faza
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.23125

Abstract

The availability of public toilets in public spaces is essential because sanitation is one of the basic human needs. Mall is one of the places visited by various groups of people, therefore the design of public toilets in mall need to consider the needs of diverse toilet users. In Indonesia, toilet design guidelines are already made by the Indonesian Toilet Association, but they have yet to pay attention to all the inclusivity points of some groups. Good public facilities should be able to meet the sanitation needs of all users, including people with disabilities, unconventional gender groups (transgender and non-binary), and companions for children/parents of different genders. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and literature studies. Observation were carried through three shopping mall in bandung, braga citywalk, bandung beautiful plaza, paris van java to observe the existing toilet conditions. Descriptive and experimental qualitative methods carry out the method of data analysis. A comparative study was conducted on existing toilet design guidelines to formulate points of recommendations for designing gender-neutral toilets that are tailored to the behavior of the Indonesian people, followed by an experimental process to produce visual recommendations for gender-neutral toilet designs, namely single-stalled, multi-stalled, enclosed, and multi-stalled open space toilet types.
Papercraft sebagai metode pembelajaran daya bayang ruang pada mahasiswa dengan menggunakan software blender Maximillian, Arnold; Jonatan, Lisa Levina Krisanti; Nurrachman, Muhammad Irfan
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.24702

Abstract

Alat komunikasi tradisional Kampung Naga sebagai inspirasi perancangan desain motif batik Kentongan Kampung Naga Maghfiroh, Qisthi; Sunarmi, Sunarmi; Santosa, Santosa
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.22101

Abstract

Kentongan merupakan salah satu teknologi komunikasi tradisional peninggalan asli bangsa Indonesia. Kentongan biasa dimanfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan atau pegunungan, khususnya di Kampung Naga Provinsi Jawa Barat. Sebagai alat komunikasi tradisional, kentongan memiliki bentuk yang unik dan khas. Penelitian ini berusaha menjelaskan kentongan sebagai identitas kebudayaan di Kampung Naga, yang tetap dilestarikan dan bertahan di tengah perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi model Miles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kentongan berfungsi sebagai simbol kebersamaan dan kerukunan masyarakat Kampung Naga, dan (2) keunikan bentuk kentongan dapat diadaptasi menjadi motif batik “Kentongan Kampung Naga” melalui pendekatan filosofi bentuk. Temuan ini memberikan implikasi terhadap pelestarian budaya lokal dan pengembangan desain kreatif berbasis tradisi sebagai upaya mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Komparasi elemen desain dan prinsip logo pada logo lapis Talas Bogor dan Arasari Ramayanti, Dwi
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.19674

Abstract

Lapis Bogor Sangkuriang merupakan pioner brand kue talas di Bogor, begitu juga dengan Lapis Talas Bogor Arasari yang ikut meramaikan brand kue talas di Bogor. Kue lapis talas Bogor merupakan oleh-oleh yang banyak diburu oleh wisatawan kota Bogor. Bisnis kuliner menjadi daya tarik konsumen, namun selain rasa, logo yang menarik akan juga menjadi daya tarik. Pemilihan logo yang tepat dapat mendukung brand berjalan sesuai dengan target yang diinginkan. Penelitian ini akan meninjau komparasi  logo brand kue talas di kota Bogor, dengan menggunakan metode kualitatif, dan melakukan observasi dengan mengamati logo pada kemasan dan juga media promosi. Logo Sangkuriang memiliki kemiripan dengan logo Arasari. Pemakaian elemen desain dan prinsip logo pada kedua brand tersebut masih memiliki kekurangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan yang terdapat pada logo kue talas Sangkuriang dan Arasari dan bagaimana penggunaan elemen desain juga prinsip logo yang diterapkan pada kedua logo tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif adalah prosedur penelitian berdasarkan data deskriptif, menggunakan analisis. Landasan teori sebagai acuan agar focus penelitian sesuai dengan fakta dilapangan. Hasil penelitian adalah bahwa kesamaan yang terdapat pada logo dapat dipengaruhi beberapa hal, diantaranya ciri khas daerah, budaya, dll dan atau ada unsur kesengajaan. Manfaat yang diharapkan adalah logo akan dirancang dengan tepat dan sebagai studi pustaka bagi peneliti lain. Kesimpulan hasil penelitian ini, bahwa Logo Sangkuriang dan Arasari mampu merepresentasikan korporasi, karena secara visual dapat merepresentasikan atau menjelaskan produknya, namun belum mengimple-mentasikan prinsip logo lainnya seperti effective without colour, memorable dan scalable.
Figur Semar sebagai simbol budaya dalam pandangan masyarakat Jawa Rukiah, Yayah; Sugihartono, Ranang Agung; Sarwanto, Sarwanto; Sunardi, Sunardi
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.23060

Abstract

Artikel ini membahas figur Semar sebagai simbol budaya yang memiliki makna mendalam dalam pandangan masyarakat Jawa. Semar, yang dikenal sebagai tokoh bijaksana dalam dunia pewayangan, tidak hanya berperan sebagai penasihat tetapi juga menjadi lambang spiritualitas, kesederhanaan, dan kedamaian. Dalam kehidupan masyarakat Jawa, Semar dipandang sebagai representasi nilai-nilai luhur yang mengajarkan kearifan lokal, penghormatan terhadap tradisi, serta panduan moral dalam menjalani kehidupan. Kajian ini mengungkap bagaimana simbol Semar terus relevan sebagai inspirasi dan panduan, meskipun mengalami transformasi makna seiring dengan perkembangan zaman. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan figur Semar dalam rupa wayang kulit purwa gaya Surakarta, dan juga untuk menjelaskan figur Semar sebagai ajaran budaya masyarakat Jawa. Metodologi yang digunakan untuk mengkaji tokoh Semar menggunakan metode kualitatif dengan interaksi analitis. Data primer dalam hal ini bentuk dari wayang kulit Semar dari koleksi Kerayon Kasunanan dan Ki Bambang Suwarno, dengan dielaborasi dengan hasil wawancara juga studi literatur yang relevan. Hasil dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran Semar dalam membentuk identitas dan jatidiri masyarakat Jawa.
Hiperrealitas virtual influencer Mayaaa.Gram Ilhamsyah, Ilhamsyah; Aulia, Rahmiati; Haswati, Sri Maharani Budi; Muthmainnah, Ligar
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.20438

Abstract

Fenomena baru virtual influencer pada iklan digital, eksis di sosial media dan kehadirannya direspon secara luas oleh netizen. Virtual influencer merupakan bentuk lain dari influencer yang peran utamanya yaitu merekomendasikan suatu brand kepada pengikutnya (followers). Virtual influencer adalah sosok rekayasa menggunakan Computer Generated Imaginary (CGI) yang menyerupai sosok manusia biasa, aktifitasnya, maupun komentarnya seperti layaknya sosok influencer manusia nyata. Secara khusus tulisan ini akan membahas keberadaan sosok virtual influencer Mayaaa.gram dalam spektrum tanda terutama tanda yang melampaui sesuatu yang nyata (hyper). Mayaaa.gram diketahui adalah sosok virtual influencer yang dirancang khusus untuk merekomendasikan produk-produk fashion untuk pasar Kawasan Asia Tenggara. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode analisis deskriptif interpretatif, yang dipengaruhi paradigma filsafat Postmodernisme. Hasilnya analisis sosok virtual Mayaaa.gram berbaur dan seolah melakukan kegiatan manusia nyata pada umumnya, sehingga keberadaan tanda yang hadir bercampur antara realiti dan virtual. Tanda yang hadir adalah tanda persilangan (hybrid) antara false sign dan artificial sign, karena bercampurbaurnya tanda alamiah, tanda menipu, tanda palsu dan tanda artifisial.
Model penggunaan kombinasi warna pada desain kemasan makanan ringan terhadap minat konsumen Pramesti, Rachmadita Dwi; Anggarini, Anggi; Salma, Lovina; Postha, Andiara Kirana Rizky
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.21050

Abstract

Kemasan dapat memberikan suatu persepsi karakter dan citra produk kepada konsumen yang dituju karena memiliki fungsi sebagai sarana promosi produk yang dikemas. Banyak keputusan pembelian yang dilakukan pembeli karena melihat kemasan dan informasi-informasi yang tertera di dalamnya sehingga menimbulkan daya tarik. Daya tarik kemasan terdiri dari daya tarik visual dan daya tarik fungsional. Elemen warna pada kemasan merupakan salah satu unsur yang menghasilkan daya tarik visual. Kombinasi warna pada desain yang memiliki kualitas warna yang lebih baik dengan mudah dapat menarik perhatian responden. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi persepsi warna dan model penggunaan kombinasi elemen visual warna pada desain kemasan makanan kategori asin, gurih, dan renyah sesuai dengan skema roda warna komplementer (dua warna) dan split komplementer (tiga warna) yang menarik bagi konsumen sehingga hasil penelitian dapat digunakan sebagai model penerapan kombinasi warna oleh desainer kemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan tahapan pengumpulan data berupa dokumentasi, survey atau angket, observasi, dan studi literatur, setelah itu dilakukan analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skema warna komplementer, kombinasi ungu-kuning mendapat ketertarikan tertinggi, sementara pada skema warna split komplementer, kombinasi biru muda-kuning-merah oranye paling diminati oleh konsumen.
Identitas visual kopi Robusta Lampung Barat Darmawan, Abdi; Moussadecq, Ade; Justin, Muhammad Redintan
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.21200

Abstract

Analisis layout book chapter sebagai upaya standardisasi dan strategi penyebarluasan Mahelingga, Dhevi Enlivena Irene Restia
Jurnal Desain Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i1.20980

Abstract

Pembedaan book chapter dengan buku monografi penting dilakukan agar tidak menimbulkan kerancuan ketika book chapter digunakan untuk berbagai kepentingan. Di sisi lain, adanya pembedaan bentuk book chapter juga penting bagi institusi seperti penerbit ilmiah, baik penerbit perguruan tinggi, litbang, maupun komersial, karena dapat menerapkan strategi penyebarluasan yang berbeda dengan monografi. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dari book chapter penerbit ilmiah Springer dan Penerbit BRIN, baik dari segi layout maupun strategi penyebarluasannya. Pada book chapter Penerbit BRIN, analisis tidak hanya menggunakan acuan tampilan layout saja, tetapi juga berpedoman pada gaya selingkung berbasis ekstraksi metadata Mendeley. Dari hasil analisis, layout book chapter yang mengakomodasi informasi bunga rampai secara lengkap membuat bunga rampai terbitan Penerbit BRIN dapat diunduh per book chapter. Strategi ini lebih efektif untuk menjaring pembaca yang hanya membutuhkan satu book chapter saja sehingga diharapkan dapat menaikkan jumlah pengakses buku. Di sisi lain, belasan laman book chapter yang terindeks Google akan mendorong visibilitas yang tinggi bagi para pembaca sehingga mendorong peluang akses PDF pada situs web OMP Penerbit BRIN. Bagi pemangku kepentingan, hasil analisis layout book chapter ini bisa digunakan sebagai standar dalam penentuan penilaian book chapter dan pelaporannya yang menggunakan DOI per book chapter.

Page 1 of 2 | Total Record : 20