cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ccitjournal@raharja.info
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 40 Modern Cikokol Tangerang - Banten 15117 Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal
Published by UNIVERSITAS RAHARJA
ISSN : 19788282     EISSN : 26554275     DOI : 10.33050/ccit
Core Subject : Science,
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan olehSekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja. CCIT terbit dua kali dalam satu tahun, Setiap Bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL" : 7 Documents clear
ACCESS RESTRICTION SEBAGAI BENTUK PENGAMANAN DENGAN METODE IP TOKEN Suryo Guritno1; Untung Rahardja2; Valent Setiatmi
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.949 KB)

Abstract

Tujuan utama diterapkannya sistem informasi berbasis web adalah untuk memungkinkan user yang terhubung ke jaringan dapat mengakses informasi dimanapun dan kapanpun diinginkan. Akan tetapi, hal ini dapat menjadi bumerang bagi integritas dan keamanan data apabila akses tersebut melibatkan proses penting yang saling terkait atau berkesinambungan satu sama lain, yang sebenarnya hanya boleh diakses oleh user tertentu saja. Di samping itu, adanya pencegahan akses masuk bukanlah solusi yang tepat digunakan apabila informasi harus tetap dapat ditampilkan. Melalui metode IP Token, pembatasan akses (access restriction) dilakukan dengan cara yang bijak. Informasi seutuhnya dapat diakses oleh seluruh user yang terhubung ke jaringan, sementara hak terhadap perubahan data hanya diberikan kepada satu user pemegang IP Address tertentu, yang mana kesenjangan perlakuan akses ini tidak dirasakan oleh user lainnya. Dalam artikel ini, diidentifikasikan masalah yang dihadapi perusahaan dalam hal pengendalian akses pada sistem informasi berbasis web, didefinisikan 7 ciri khas dari konsep access restriction dengan metode IP Token sebagai langkah pemecahan masalah, dan ditetapkan manfaat dari penerapan konsep baru tersebut. Selain itu, ditampilkan listing program yang ditulis menggunakan script ASP serta implementasinya pada Absensi Online (AO) di Perguruan Tinggi Raharja. Penerapan access restriction dengan metode IP Token pada sistem informasi berbasis web menghasilkan manajemen informasi yang jauh lebih efisien, sekaligus dapat menjaga integritas dan keamanan data secara lebih efektif pada sistem informasi berbasis web.
MEN-CAPTURE EQ MELALUI DAFTAR NILAI INDEKS MUTU KOMULATIF (IMK) BERBASIS ICT Untung Rahardja; Augury El Rayeb; Hidayati Hidayati
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.337 KB)

Abstract

Berkembangnya IPTEK yang diikuti dengan perkembangan zaman, menuntut setiap mahasiswa tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual yang baik, tetapi juga harus mempunyai kedisiplinan dan dedikasi yang sangat tinggi, yang tidak kalah pentingnya mahasiswa pun harus berkomitmen terhadap peraturan yang berlaku karena bila tidak mahasiswa tersebut akan tersingkir dan tereliminasi dari persaingan dunia kerja. Namun sayangnya perguruan tinggi pada umumnya kurang memperhatikan permasalahan ini. Sampai saat ini perguruan tinggi hanya menghasilkan daftar nilai yang berisi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai satu-satunya hasil yang diterima mahasiswa dalam menggambarkan atau menentukan keberhasilannya setelah 4 (empat) tahun kuliah di Perguruan Tinggi. Untuk menjawab tantangan dunia kerja, daftar nilai IMK harus dapat berdampingan dengan daftar nilai IPK dalam memberikan penilaian komprehensif terhadap mahasiswa.Untuk itu dalam artikel ini dikemukakan beberapa metodologi pemecahan permasalahan, diantaranya mengidentifikasikan setidaknya ada beberapa masalah yang mendasar perihal metode penilaian mahasiswa yang lama, mendefinisikan metode penilaian EQ melalui daftar nilai IMK, merancang daftar nilai IMK melalui flowchart, dan terakhir yaitu membangun daftar nilai IMK melalui Macromedia Dreamweaver MX.Hasil akhir dari artikel ini yaitu dilahirkanlah sebuah konsep penilaian kedisiplinan mahasiswa yang kita sebut dengan istilah IMK. IMK merupakan nilai rata-rata dari Indeks Mutu Mahasiswa (IMM) setiap semester. IMK inilah yang berperan dalam mengukur EQ dari seorang mahasiswa secara terus menerus selama 4 (empat) tahun yang sebaiknya di-capture dalam bentuk daftar nilai IMK.
PENGONTROLAN MUTU SISTEM INFORMASI DENGAN METODE DATABASE SELF MONITORING Tri Kuntoro Priyambodo; Untung Rahardja; Siti Chalifatullah
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.061 KB)

Abstract

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, sistem informasi bukan hal yang asing lagi. Sistem informasi yang ada saat ini telah mendukung seluruh kegiatan organisasi maupun perusahaan di dalam pengolahan data untuk menghasilkan informasi. Walaupun sistem informasi telah memberikan banyak manfaat, namun sistem tersebut belum dapat menampilkan indikator terhadap kemungkinan–kemungkinan kesalahan yang dapat terjadi pada sistem di dalam pengolahan data, sehingga mutu informasi masih dirasa rendah. Masalahnya adalah bagaimana sistem dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat menimbulkan permasalahan-permasalahan yang tidak diinginkan oleh manajemen. Untuk mengatasinya dibutuhkan suatu metodologi yang disebut DSM (Database Self Monitoring). DSM didefinisikan sebagai dashboard yang menampilkan indikator untuk mengantisipasi segala kemungkinan anomaly dengan menggunakan teknik pengendalian mandiri dalam upaya peningkatan mutu dari sebuah sistem informasi. Dalam artikel ini, diidentifikasikan masalah yang dihadapi perusahaan dalam hal peningkatan mutu sebuah sistem informasi, didefinisikan 3 ciri khas dengan menggunakan metode Database Self Monitoring sebagai langkah pemecahan masalah, dan 6 manfaat dari penerapan konsep baru tersebut. Selain itu, ditampilkan listing program yang ditulis menggunakan script ASP. Dapat disimpulkan bahwa dengan metodologi DSM ini dapat menjadi sebuah evaluasi terkini dalam meningkatkan mutu informasi, dan mendukung seluruh kegiatan organisasi maupun perusahaan dengan lebih stabil, terkontrol dan termonitor lebih baik.
DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN PADA JURUSAN SISTEM KOMPUTER KONSENTRASI CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Untung Rahardja; Asep Saefullah; Anil Ram
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.888 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi semakin pesat apalagi setelah ditemukannya komunikasi nirkabel (wireless), begitu juga kebutuhan industri terhadap SDM (Sumber Daya Manusia) yang menguasai teknologi CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) semakin meningkat. Teknologi CCIT merupakan teknologi berbasis komunikasi wireless serta pengembangan secara kreatif teknologi informasi. Berdasarkan searching internet terdapat 380.000.000 hasil penelusuran tentang ICT (Information Communication Technology), ICT merupakan dasar pembentukan CCIT. Melihat begitu besarnya perhatian dunia akan CCIT dan belum adanya suatu kurikulum yang khusus mempelajari teknologi CCIT, maka dipandang sangat perlu untuk mendesain sistem pembelajaran yang dapat menjawab tantangan kebutuhan dunia akan lulusan yang kompeten dalam teknologi CCIT. Serta perangkat-perangkat apakah yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran dibidang teknologi CCIT tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu melakukan survey terhadap stakeholder, dalam hal ini mahasiswa dan masyarakat pengguna baik industri, swasta maupun pemerintah mengenai kurikulum Sistem Komputer yang sedang berjalan dan kurikulum usulan. Di samping itu dilakukan studi pustaka dengan melihat hasil penelitian sebelumnya yang terkait pengembangan kurikulum Jurusan Sistem Komputer. Hasil dari desain sistem pembelajaran pada Jurusan Sistem Komputer dengan konsentrasi CCIT adalah satu jilid kurikulum yang dapat memahami teknologi CCIT beserta peralatan-peralatan penunjang pembelajaran CCIT dan kurikulum CCIT merupakan kurikulum yang diminati oleh stakeholder.
DESAIN GRAFIS MENUNJANG KARYA SENI DALAM KOMPUTER MELALUI APLIKASI SOFTWARE Maimunah Maimunah; Muhamad Irsan; Vivi Candy Viditya
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1743.504 KB)

Abstract

Karya seni identik dengan suatu yang unik. Oleh karenanya seorang seniman dalam melahirkan karyanya selalu mencari bentuk atau inovasi – inovasi baru. Unik berarti membuat suatu karya seni yang belum pernah ada atau mungkin jarang dipakai oleh seniman lainnya pada karya sebelumnya. Dulu seorang seniman membuat suatu seni lukis (gambar) dengan menggunakan cara manual. Seiring dengan berjalannya waktu cara manual mulai ditinggalkan, diganti dengan cara menggunakan bantuan teknologi (komputer). Dengan menggunakan bantuan komputer desain dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi software. Dalam hal seni ini terdapat suatu ilmu yang disebut desain grafis. Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada seorang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan dan garis diatas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Suatu gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain Grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain – lain. Terdapat dua bentuk image dalam komputer dalam konsep image digital, yaitu bitmap dan vector. Pengolah gambar grafis selalu memberitahukan kemampuan optimal yang dimilikinya sehingga user tidak akan keliru. Aplikasi pengolah gambar bitmap tidak akan optimal bila digunakan untuk mengolah gambar vector, demikian juga sebaliknya. Meskipun user terkadang juga bingung karena suatu aplikasi ternyata dapat mengolah image bitmap dan vector dengan baik, akan tetapi bagaimana pun juga aplikasi tersebut optimal untuk jenis image tertentu saja, sebagai contoh : CorelDraw, FreeHand, Sodi Podi (Linux), dan Macromedia Flash.
Perancangan Antar Muka Sistem Pengaman Ruangan dengan Sensor Infra Merah Berbasiskan Komputer Indrianto Indrianto; Asep Saefullah; Fredy Susanto
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.208 KB)

Abstract

Suatu ruang yang diklasifikasikan sebagai ruangan khusus atau suatu ruang untuk menyimpan dokumen rahasia tentunya tidak sembarang orang dapat masuk ruangan tersebut. Permasalahannya bagaimana mengamankan ruang khusus tersebut untuk tidak dimasuki oleh yang tidak berkepentingan. Pengamanan yang sudah umum dipergunakan yaitu pengontrolan pintu menggunakan komputer melalui port serial maupun paralel. Jika hanya menggunakan kontrol memalui port saja maka pendeteksian tidak dapat dilaksanakan, untuk menangani masalah tersebut maka dirancang suatu sistem pengamanan ruang dengan memanfaatkan Personal Computer dan sensor infra merah. Sensor infra merah difungsikan untuk mengambil data inputan. Untuk berkomunikasi antara sensor infra merah dengan komputer diperlukan suatu interface yaitu PPI 8255. Dengan menggunakan suatu program dapat dirancang setiap ruangan hanya diberi hak otonomi kepada pihak tertentu untuk masuk ke ruangan yang ada. Sistem yang dirancang ini memiliki kemampuan untuk memonitoring beberapa ruangan. Prosedur yang harus dijalankan untuk memperoleh hak akses memasuki ruangan dengan mempergunakan password ke dalam komputer yang terdapat pada ruangan monitoring. Bila pasword diterima maka ruangan dapat dimasuki dan sistem pendeteksi dinonaktifkan. Bila telah selesai maka pengguna dapat mengaktifkan kembali sistem keamanan dengan cara memasukan password pada komputer yang terdapat pada ruangan tersebut. Penyimpangan prosedur yang terjadi di atas dapat mengakibatkan alarm berbunyi, pintu keamanan yang terdapat diruangan aktif dan menutup ruangan, kemudian layar monitor komputer pada ruang petugas monitoring akan aktif memperlihatkan ruangan yang sedang bermasalah. Hasilnya diperoleh suatu sistem keamanan dengan menggunakan sensor infra merah berbasis komputer yang dapat memonitor ruangan, menghasilkan suatu bunyi alarm dan pintu pengaman menutup apabila terjadi penyimpangan prosedur keamanan.
Model Pengelolaan Situs Web secara Otomatis (WEBMATIC) Iping Supriana
CCIT Journal Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.23 KB)

Abstract

Tulisan ini berisi kajian model pengelolaan situs secara otomatis. Tujuan utama dari kajian ini adalah membangun sistem yang dapat melakukan pengelolaan isi situs berdasarkan suatu model kaidah pengelolaan, sehingga isi dari situs mencerminkan aktualitas yang lebih baik. Model kaidah pengelolaan dibangun dalam dua kelompok: kaidah pengelolaan layout situs, dan kaidah pengelolaan isi layout (content) situs.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 1 (2026): CCIT JOURNAL Vol 18 No 2 (2025): CCIT JOURNAL Vol. 18 No. 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 18 No 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 17 No 2 (2024): CCIT JOURNAL Vol 17 No 1 (2024): CCIT JOURNAL Vol 16 No 2 (2023): CCIT JOURNAL Vol 16 No 1 (2023): CCIT JOURNAL Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL Vol 15 No 1 (2022): CCIT JOURNAL Vol 14 No 2 (2021): CCIT JOURNAL Vol 14 No 1 (2021): CCIT JOURNAL Vol 13 No 2 (2020): CCIT JOURNAL Vol 13 No 1 (2020): CCIT JOURNAL Vol 12 No 2 (2019): CCIT JOURNAL Vol 12 No 1 (2019): CCIT JOURNAL Vol 11 No 2 (2018): CCIT JOURNAL Vol 11 No 1 (2018): CCIT JOURNAL Vol 10 No 2 (2017): CCIT JOURNAL Vol 10 No 1 (2017): CCIT JOURNAL Vol 9 No 3 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 2 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 1 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 3 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 2 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 1 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 3 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 2 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 1 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 3 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 1 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 3 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 2 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 1 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 2 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 1 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 2 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 1 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 3 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 2 (2009): CCIT JOURNAL Vol 103 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 100 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 1 (2007): CCIT JOURNAL More Issue