cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
ilhambakhtiar86@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrokompleks@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agrokompleks
ISSN : 23017678     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrokompleks merupakan Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi dengan proses Peer Review dengan ISSN: 2301-7678. terbit dua kali dalam setahun. Jurnal Agrokompleks menerbitkan artikel bidang pertanian, peternakan, perikanan dan teknologi pangan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2020): Desember" : 4 Documents clear
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK HAYATI SUPER BIOTA PLUS Wa Ode Anti; La Sinaini
Jurnal Agrokompleks Vol 9 No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the influence of super biota biological fertilizer plus the growth and production of red onion plants (Allium asnomination) to know the concentration of super biota plus biological fertilizer that has the highest influence on growth and production of red onion plants (Allium asnomination). This research was conducted in Kasaka village of Kabawo subdistrict of Muna Regency in the month of June until August 2019. The experimental Design Used in this research is the group's random draft (RAK) One Facoradand the treatment that will be tried is the concentration of biological fertilizer. The results showed that the provision of various concentrations of super biota fertilizer plus the effect is very real to the plant height, number of leaves, number of saplings and production. Treat biota super fertilizer plus with a concentration of 12 cc/10 liters water gives the best growth and production of shallots with an average production reaches 5.13 t/ha.
PENGGUNAAN SERBUK EMPAT JENIS TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI DALAM PENGENDALIAN BUBUK BERAS (Sitophilus oryzae L.) yulis sayang; Ade Sugiarti Kumalasari
Jurnal Agrokompleks Vol 9 No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keefektifan penggunaan insektisida nabati dalam pengendalian hama bubuk beras (Sitophilus oryzae L.). Penelitian berlangsung selama tiga bulan yaitu mulai dari Pebruari hingga Mei 2018 yang dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas lima perlakukan dengan empat ulangan. Perlakuan meliputi Serbuk Daun Babadotan, Serbuk Daun Jeruk Nipis, Serbuk Batang Serei, Serbuk daun Sirsak dan Kontrol. Imago serangga S. oryza 20 ekor diinfestasi ke dalam beras 100 gr tiap perlakuan perulangan, kemudian diaplikasi dengan menggunakan insektisida nabati. Paramater yang diamati yaitu mortalitas imago S. oryzae dimulai dari 3 hari setelah aplikasi dengan selang waktu 3 hari hingga 30 hari setelah aplikasi dan penyusutan berat beras diamati pada 30 hari setelah aplikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Serbuk Batang Serei merupakan insektisida nabati yang paling efektif dalam pengendalian hama bubuk beras (S. oryzae) di penyimpanan.
PENGARUH PANDEMI COVID 19 TERHADAP TINGKAT PERUBAHAN HARGA SAYURAN LOKAL DAN IMPOR PADA DAERAH TERPAPAR DAN DAERAH TIDAK TERPAPAR Sumarni B.; Siti Khadijah Yahya Hiola; Rasdiana Mudatsir; Ardi Rumallang
Jurnal Agrokompleks Vol 9 No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid 19 atau corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pandemi covid 19 berpengaruh terhadap harga sayuran lokal dan impor, serta menganalisis besarnya tingkat perubahan dan perbedaan harga yang disebabkannya pada daerah terpapar dan daerah tidak terpapar. Populasi penelitian ini adalah pedagang pengecer yang berjualan sayuran lokal dan impor pada daerah terpapar di kota Makassar (Kec. Rappocini dan Kec. Tamalate, serta pedagang pengecer yang berjualan sayuran lokal dan impor pada daerah tidak terpapar di Kabupaten Jeneponto (Kec. Kelara dan Kec. Rumbia). Hasil Penelitian menunjukkan pengaruh pandemi covid 19 pada daerah tidak terpapar: (1) sulit bagi pedagang untuk mendistribusikan sayur-sayuran lokal ke daerah yang menjadi tujuan pemasaran, terutama pada daerah-daerah yang terpapar covid 19, dan (2) sulit mendapatkan pasokan sayuran impor karena bawang putih merupakan sayuran impor yang dibeli pedagang di Kota Makassar, daerah yang menjadi salah satu Zona Merah di Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk daerah terpapar pengaruhnya adalah (1) sulit mendapatkan pasokan sayuran lokal dan sayuran impor karena Kota Makassar merupakan daerah Zona Merah, sehingga akses keluar masuk kota Makassar dibatasi. (2) pasokan sayuran yang ada sulit dipasarkan karena tingginya pasien covid 19 dan adanya PSBB sehingga masyarakat takut untuk keluar rumah meskipun untuk berbelanja. Tingkat perubahan dan perbedaan harga yang terjadi pada daerah tidak terpapar covid 19 untuk komoditi kol, tomat, dan wortel mengalami penurunan rata-rata harga, masing-masing sebesar Rp. 7.500/kg, Rp. 5.333/kg, Rp. 6.333/kg, sedangkan komoditi lombok biji, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp. 6.500/kg, Rp. 23.000/kg, Rp. 6.000/kg. Dan pada daerah terpapar covid 19 komoditi tomat, wortel dan bawang merah mengalami penurunan masing-masing sebesar Rp. 8.200/kg, Rp. 4.100/kg, Rp. 56.900/kg, sedangkan kol, lombok biji dan bawang putih mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp. 680/kg, Rp. 1.200/kg, Rp. 18.400/kg.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK GREEN TONIK Samiati Samiati; La Ode Hidayat; La Ode Aka; Muhammad Sifa; La Sinaini
Jurnal Agrokompleks Vol 9 No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi green tonik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu Kabupaten Muna dan dimulai pada bulan September 2018 sampai dengan Maret 2019. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pupuk kandang (kotoran sapi), pasir, tanah lapisan topsoil, pupuk green tonik dan benih tanaman seledri. Alat-alat yang digunakan terdiri dari parang, pacul, label, timbangan, meter rol, gembor, polybag, tali rafiah dan alat tulis menulis Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima taraf perlakuan yaitu tanpa pupuk green tonik (G0) sebagai kontrol, pemberian pupuk green tonik dengan konsentrasi 1,00 ml/liter air (G1) , pemberian pupuk green tonik 2.00 ml/liter air (G2), pemberian pupuk green tonik 3,00 ml/liter air (G3) dan pemberian pupuk green tonik 4.00 ml/liter air (G4). Parameter yang diamati terdiri dari tinggi tanaman (cm) diukur dari pangkal tunas sampai dengan ujung daun tertinggi dan dilakukan pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam, jumlah daun (tangkai) dihitung semua tangkai daun yang terbentuk sampai dengan ketiak daun terakhir dilakukan pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam, jumlah anakan (batang) dihitung pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam, dan produksi ( kg ) Hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi green tonik yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan produksi tanaman seledri. Green Tonik dengan konsentrasi 2 ml/l air memberikan pertumbuhan dan produksi seledri yang terbaik dengan rata-rata produksi 117.83 gr/rumpun atau 12,37 ton/ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 4