cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
LOGOS (Jurnal Filsafat - Teologi)
ISSN : 14125943     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Terbit 2 (dua) kali dalam setahun, Bulan januari dan Bulan Juli oleh Fakultas Filsafat Universitas Katolik Santo Thomas . Majalah ini berorientasi pada Nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan ini dimaksudkan sebagai media untuk mengangkat dan mengulas pengalaman manusia dan religius berdasarkan disiplin ilmu filsafat dan teologi serta ilmu-ilmu humaniora yang terkait dengannya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014" : 5 Documents clear
DAMPAK POSITIF HARI KAUM MUDA SEDUNIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN DAMPAK POSITIF ITU (bagian kedua dari dua tulisan) Simanullang, Gonti
LOGOS Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.132 KB) | DOI: 10.54367/logos.v11i1.341

Abstract

Bagia kedua tulisan ini meliputi dampak positif Hari Kaum MudaSedunia (HKMS) dan faktor-faktor yang menyebabkan dampak positifitu. HMKS memberi dampak baik kepada peserta maupun bukanpeserta. Kesaksian peserta mengenai dampak itu meliputi maknaeksperiensial kekatolikan, host families yang ramah, pengalaman iman,pengalaman akan persaudaraan dan kebersamaan. Dampak positiflainnya adalah keraguan menjadi kepastian, dan evaluasi positif darikomunitas Yahudi. Sedangkan faktor-faktor yang menimbulkandampak positif itu adalah pemimpin Gereja, host families, prosesi dengansalib dan ikon Bunda Maria, anthem, katekese, sakramen rekonsiliasi,dan adorasi Sakramen Mahakudus.
MARTYRIA SEBAGAI WUJUD KEBEBASAN MORAL Sembiring, Lesta
LOGOS Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.871 KB) | DOI: 10.54367/logos.v11i1.342

Abstract

Kebebasan adalah lambang yang unggul citra ilahi dalam diri manusia (GS 17).Dengan kebebasannya manusia diarahkan kepada Allah untuk mencapaikesempurnaan dan kebahagian abadi, karena ia dilengkapi akal budi dankehendak (KGK 1711), untuk mencari/mencintai kebenaran dan kebaikan (GS15,2). Mencari/mencintai kebenaran dan kebaikan sudah merupakan kewajibandan tanggungjawab orang kristen (optio fundamentalis), sebab ia harus tumbuhdan matang di dalamnya (KGK 1731), serta memberi kesaksian (martyria)tentang kebenaran dan kebaikan itu (minimal dalam optio particularis).
MELIHAT DAN MEMBERI KESAKSIAN DALAM YOHANES 19:35 Marmidi, Fransiskus Saverius
LOGOS Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.435 KB) | DOI: 10.54367/logos.v11i1.343

Abstract

Salah satu perbedaan antara Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru(PB) adalah gambaran akan Allah. PL menekankan bahwa Allah itu tak terlihat,sedangkan PB menyatakan bahwa Allah telah menjadi manusia dalam diriYesus Kristus yang dapat terlihat. Salah satu kata yang menggambarkanpengalaman akan Allah adalah “melihat.” Kata tersebut tersebar baik dalam PLmaupun PB. Khususnya dalam Injil Yohanes, digunakan empat kata yangberbeda maknanya untuk menyebut kata “melihat”: βλέ̟ειν, θεωρεῖν, θεᾶσθαιdan ὁρᾶν. Kata “ὁρᾶν” mengekspresikan penglihatan yang paling dalam diantara yang lain. Berdasarkan Yoh. 19:35, kata tersebut akan diteliti denganmelihat perbandingannya dengan teks lain, khususnya Yoh. 1:34, dimanaberpangkal dari pengalaman melihat itu orang mampu memberikan kesaksian.
INTRODUKSI TEOLOGI (Bagian Pertama) Ara, Alfonsus
LOGOS Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.758 KB) | DOI: 10.54367/logos.v11i1.344

Abstract

Teologi adalah ilmu tentang Allah. Sebagai sebuah displin ilmu, teologimemiliki sumber yang otentik, daya kritik, metode dan sistem yang padu. perangkatperangkat ini sangat dibutuhkan agar inti kebenaran iman kepada Wahyu Allah dalam diri Yesus Kristus bisa dijelaskan dan dipertanggungjawabkan dengan akal manusia.
PENYELESAIAN MASALAH MODEL ANIMISTIS Antono, Yustinus Slamet
LOGOS Vol 11 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i1.1525

Abstract

Pemberian hadiah merupakan fenomena yang mudah dijumpai di berbagai kebudayaan yang ada di muka bumi. Melalui cara itu relasi antar sesama manusia dipererat dan dipelihara. Praktek pemberian hadiah dalam berbagai bentuknya dan juga istilah-istilahnya kepada para pejabat ataupun yang memiliki kewenangan juga telah lama ada. Istilah yang sering digunakan untuk praktek tersebut adalah suap. Suap merupakan model penyelesaian masalah-masalah profan yaitu masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Terkait dengan fenomena suap-menyuap, apakah religiositas tradisional berkontribusi dalam menyediakan model penyelesaian masalah seperti itu? Dalam artikel ini akan dibahas cara pandang masyarakat terhadap dunianya serta sikap-sikap yang diperlukan baik pada saat dalam keadaan biasa-biasa saja maupun ketika berhadapan dengan masalah-masalah kehidupan serta cara penyelesiannya. Melalui pendapat para ahli Jawa, masyarakat Jawa akan dijadikan sebagai bahan analisa untuk menjawab pertanyaan di atas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5