cover
Contact Name
Popon Srisusilawati
Contact Email
amwaluna@unisba.ac.id
Phone
+6281323262669
Journal Mail Official
amwaluna@unisba.ac.id
Editorial Address
jl. Tamansari no 24-26 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
ISSN : 25408399     EISSN : 25408402     DOI : https://doi.org/10.29313/amwaluna
Core Subject : Economy,
Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is an academic journal focus on syariah economic studies with scopes are Islamic banking, Syariah Financial, economic, accounting, finance, Muamalah, Economy during the covid19 pandemic and Economic Islam.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 9 Documents clear
KONSEP PAJAK DALAM HUKUM ISLAM Maman Surahman; Fadilah Ilahi
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.825 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2538

Abstract

AbstrakIstilah pajak dalam hukum Islam yang menjadi sumber pendapat negara tidak dikenal. Oleh karena itu, para ulama berpeda bendapat mengenai status hukum pajak ditinjau dari konsep hukum Islam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; pertama, dalam konsep hukum Islam pajak adalah kewajiban yang dapat secara temporer, diwajibkan oleh Ulil Amri sebagai kewajiban tambahan sesudah zakat (jadi dharibah bukan zakat), karena kekosongan/kekurangan baitul mal, dapat dihapus jika keadaan baitul mal sudah terisi kembali, diwajibkan hanya kepada kaum Muslim yang kaya, dan harus digunakan untuk kepentingan mereka (kaum Muslim), bukan kepentingan umum, sebagai bentuk jihad kaum Muslim untuk mencegah datangnya bahaya yang lebih besar jika hal itu tidak dilakukan. Kedua, Terdapat dua pendapat dalam hal ini, pihak yang berpendapat bahwa pajak dibolehkan dalam Islam setelah kewajiban zakat. Pihak lain berpendapat bahwa pajak tidak dibolehkan dalam Islam, karena dalam Islam kewajiban seorang Muslim dalam hal harta hanya ada pada zakat. Kata Kunci: Pajak, Hukum Islam, Dharibah.  AbstracTaxes terminology in Islamic law that becomes state opinion source be not been known. Therefore, scholar differ on status taxes law is sighted of islamic law concept. This observational result show that;  first,  In taxes Islamic law concept is do bit one can transient ala, made compulsory by Goverment as liabilities of affix after tithe (so dharibah don't tithe), since void / lack for baitul mal, can be erased if baitul mal's situation have most refills, made compulsory just to rich Moslem clan, and have the favor been utilized they (Moslem clan), not common behalf, as shaped as jihad Moslem clan to prevent its lurching coming that greater if that thing is uncommitted.  Both of,Available two opinions in such event, party that opines that taxes is allowed in afters Islam does bit to tithe. Other party opines that taxes doesn't be allowed deep Islamic, since in Islam does bit a Moslem in term asset there's only on tithe.  Keyword: Tax, Islamic Law, Dharibah 
OPTIMALISASI PERAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH DALAM PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI BPRS HARUM HIKMAHNUGRAHA Biki Zulfikri Rahmat
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.227 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2610

Abstract

Resiko terbesar menghadapi sistem keuangan global bukanlah kesalahan tentang kemampuan menciptakan laba, tetapi yang lebih penting adalah kehilangan kepercayaan dan kredibilitas tentang bagaimana operasional kerjanya. Semenjak Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam banyak hal memiliki kesamaan dengan Lembaga Keuangan Konvensional (LKK), keberadaan Corporate Governance (CG) menjadi penting dalam struktur institusi keuangan syariah. Tetapi, LKS memiliki perbedaan fundamental dengan LKK dimana LKS memiliki kewajiban untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam produk dan instrumen keuangan, operasionalisasi, praktik dan proses manajemen serta bisnisnya.CG adalah sistem, hak, proses dan kontrol secara keseluruhan yang ditetapkan secara internal dan eksternal atas manajemen untuk melindungi semua stakeholders. Stakeholders terpenting dari bank syariah adalah Islam itu sendiri. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran DPS dalam pemenuhan prinsip syariah dalam pencapaian GCG pada bank syariah, serta pengaruh pelaksanaan GCG terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada bank syariah (BPRS Harum Hikmahnugraha).Tujuan dan kegunaan penelitian ini adalah sebagai pengetahuan untuk memperkaya penelitian CG bagi para pembaca baik kalangan praktisi maupun akademisi, serta mendorong Bank Syariah dapat menerapkan konsep GCG secara menyeluruh sebagai salah satu manajemen risiko dan peningkatan kinerja perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan bahan dari buku, jurnal, tesis, disertasi, peraturan perundang-undangan dan hasil tulisan ilmiah lainnya yang erat kaitannya dengan maksud tujuan dari penelitian ini.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GCG Bank Syariah berbeda dengan yang dilaksanakan bank konvensional dan memiliki karakterisitik yang unik terkait dengan operasionalnya. Pada dasarnya perbedaannya terletak pada shari’ah compliance pada aktivitas Bank Syariah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa shari’ah governance menjadi indikator penting dari seluruh penerapan CG. Sedangkan prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, responsibilitas, kejujuran, merupakan prinsip universal yang juga terdapat dalam GCG konvensional. Pemain kunci yang khas dalam pelaksanaan GCG di Bank Syariah yaitu DPS. Penerapan GCG terutama aspek shari’ah compliance mempengaruhi terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada Bank Syariah (BPRS Harum Hikmahnugraha).Kata Kunci : Good Corporate Governance, Sharia Compliance, DPS.
PENGATURAN KLAUSULA BAKU DALAM UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN HUKUM PERJANJIAN SYARIAH M Roji Iskandar
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.282 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2539

Abstract

Klausula baku adalah setiap aturan atau ketentuan dan syarat-syarat yang telah dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha yang dituangkan dalam suatu dokumen dan/atau perjanjian yang mengikat dan wajib dipenuhi oleh konsumen. Pembuat undang-undang ini menerima kenyataan bahwa pemberlakukan standar kontrak adalah suatu kebutuhan yang tidak bisa dihindari sebab sebagaimana dikatakan oleh Syahdeini, perjanjian baku/standar kontrak adalah suatu kenyataan yang memang lahir dari kebutuhan masyarakat. Pada dasarnya klausula baku merupakan perwujudan dari asas kebebasan berkontrak yang mana asas tersebut terdapat dalam UUPK dan hukum perjanjian syariah. Akan tetapi dalam kenyataan dan implementasinya klasula ini menjadi pembatasan dalam berkontrak.       Kata Kunci: Klausula Baku, Perlindungan Konsumen, Perjanjian Syariah ABSTRACT                               Standard clause is each ruling or rule and requisite already be gotten things square and are established beforehand unilateral by effort agent those are poured in a document and / or obligatory and mandatory agreement accomplished by consumer. This lawmaker accept that fact standard enforcement contract is a need that can't avoid cause as it were said by Syahdeini, default agreement / standard contract is a really fact comes into the world from society requirement. Basically defines a clause standard to constitute realization of freedom ground gets to contract which that ground exists deep UUPK and syariah's agreement law. But then in fact and clause implementation this becomes limit in gets contract.         Key word: Standar Clause, Consumer Protection, Sharia Agreement
KOPERASI SYARIAH SEBAGAI SOLUSI PENERAPAN AKAD SYRIKAH YANG SAH Ropi Marlina; Yola Yunisa Pratama
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.972 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2582

Abstract

Koperasi merupakan lembaga keuangan mikro yang didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya melalui produk-produk pembiayaan yang ditawarkannya. Berdirinya lembaga koperasi tidak didasarkan pada hukum-hukum Islam, namun koperasi mampu menjalankan operasional yang sesuai dengan prinsip Islam yaitu menggunakan prinsip akad syirkah. Akan tetapi masalah yang muncul dalam koperasi konvensional sehingga menjadi batil antara lain masalah keanggotaan dan penggunaan riba dalam pinjaman koperasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan sekaligus merekonstruksi koperasi agar sesuai dengan nilai-nilai syariah.Mentode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan pendekatan dekriptif melalui studi literature. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa meskipun koperasi merupakan wadah yang erat kaitannya dengan barat dan sosialis. Namun dalam tataran implementasi, koperasi bisa sesuai dengan syariah, salah satu caranya dengan merubah dan merekonstruksi akadnya. Untuk itu maka dibentuklah koperasi syariah dimana dalam tataran implementasinya berusaha menjalankan salah satu dari jenis syirkah yang ada.Kata kunci: Syirkah, Koperasi Konvensional, Koperasi Syariah
PENGARUH DESAIN PRODUK, PROMOSI, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU NIKE ORIGINAL PADA PELANGGAN SPORT STATION SOLO Ardi Ansah
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.037 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2211

Abstract

ABSTRACK One way to achieve the company's goal is to find out what the needs and desires of consumers or target market and give the satisfaction expected more effectively and efficiently than competitors. This study aims to analyze the influence of Product Design, Promotion and Brand together and partially on the Purchase Decision Original Nike shoes in Sport Station Solo.The population in this study are all consumers Sport Station in Solo. In this study, samples were taken of 100 respondents. The sampling technique used is the method of random sampling or random. The data used are primary data and secondary data. Data collection techniques in this study using questionnaires and interviews. Technical analysis of the data in this study using classic assumption test, multiple regression analysis, and hypothesis testing.Results of research on the influence of product design, promotion and brand image to the purchasing decision of customers of Nike shoes in Sport Station Original Solo can be known based on the simultaneous hypothesis test known the results of F 12.241> F table 2.70, Value Sig. 0.000 <0.05 it means Ho rejected, based on the partial results of hypothesis testing by t-test at a variable product design is known that the tcount 2.457> 1.984 t table then Ho is rejected, based on the partial results of hypothesis testing by t-test at promotion variables known that the thitung 2.984> ttabel 1,984 hence Ho refused, based on the test results of partial hypothesis with t test on variables brand image known that the tcount 2,949> ttabel 1,984 hence Ho refused, and based on the regression calculation can be seen that the coefficient of determination (R ²) were obtained for R2 amounting to 0.254 or 25.4%.The suggestions for this research that the company should complete the Sport Station product design, improve the promotion and brand image of Nike shoes that consumers are more interested in making purchasing decisions in Solo. It is suggested to further researchers to conduct research development by looking for other factors that can influence the purchasing decision. Keywords: Product Design, Promotion, Brand Image, Purchase Decision
UANG DALAM PANDANGAN ISLAM: KRITIK TERHADAP KONSEP GRASHAM Juliana Juliana
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.979 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2583

Abstract

Penlitian ini dilatarbelakangi dengan bergulirnya konsep Gresham dan Fungsi turunan uang yang menyebabkan uang telah mengalami pergeseran dari fungsi aslinya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan sekaligus merekonstruksi fungsi uang dalam pandangan Islam. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan literur review yang di ambil dari beberapa buku dan sumber bacaan yang relevan. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa dengan adanya teori Grasham, menyebabkan uang “baik” hilang dan tergantikan oleh uang yang “jelek”. Hal ini berkorelasi dengan adanya fungsi turunan uang yang berdampak uang “baik” lebih banyak di timbun dan tidak beredar di masyarakat. Adapun perspektif Islam, aktivitas menimbun uang tidak dibenarkan dan bertentangan dengan dalil syara. Adapun fungsi uang hanya dua yaitu, satuan hitung dan sebagai alat tukar aktivitas. 
PENGARUH EKUITAS MEREK BERBASIS PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MOBIL JENIS LOW COST GREEN CAR (LCGC) DI KOTA TASIKMALAYA Andina Eka Mandasari; Mohammad Soleh Soe’aidy; Adhitya Rahmat Taufiq
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.614 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2327

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dimensi ekuitas merek berbasis pelanggan (brand salience, brand performance, brand imagery, brand judgments, brand feelings, dan brand resonance) terhadap kepuasan konsumen mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bersifat deskriptif dan empiris. Penelitian deskriptif dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang CBBE dan kepuasan konsumen. Sedangkan penelitian empiris dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel melalui perhitungan-perhitungan statistik. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada 150 orang responden yang merupakan pengguna mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) dengan menggunakan teknik judgement sampling atau purposive sampling. Serta alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur dimana enam dimensi CBBE menjadi variabel eksogen dalam penelitian ini yang terdiri dari  brand salience, brand performance, brand imagery, brand judgments, brand feelings, dan brand resonance, serta satu variabel endogen yaitu kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis jalur, hanya 3 variabel ekuitas merek berbasis pelanggan yang berpengaruh terhadap kepuasan konsumen mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) di Kota Tasikmalaya, yaitu brand performance, brand imagery, dan brand feelings dimana variabel brand feelings yang paling berpengaruh.
APLIKASI MAQASHID SYARIAH DALAM BIDANG PERBANKAN SYARIAH Sandy Rizki Febriadi
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.242 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2585

Abstract

Maqashid Syari'ah merupakan tujuan-tujuan umum yang ingin diraih oleh syariah dan diwujudkan dalam kehidupan. Maqashid Syariah salah satu konsep penting dalam kajian hukum Islam. Betapa pentingnya maqashid syari'ah tersebut, para ahli teori hukum menjadikan maqashid syari'ah sebagai ilmu yang harus dipahami oleh mujtahid yang melakukan ijtihad. Adapun inti dari teori maqashid syari’ah adalah untuk jalb al-masahalih wa daf’u al-mafasid atau mewujudkan kebaikan sekaligus menghindarkan keburukan, menarik manfaat dan menolak madharat. Maka istilah yang sepadan dengan inti dari maqashid syari’ah tersebut adalah maslahah (maslahat). Maqashid Syari’ah tidak lahir secara tiba-tiba di dunia dan menjadi sebuah ilmu seperti saat ini, tetapi ia juga melewati fase-fase. Untuk lebih memudahkan dalam melihat fase perkembangan ini, maka akan dibagi menjadi dua fase; fase pra kodifikasi, dan fase kodifikasi. Dalam sistem ekonomi yang hendak dibangun. Sistem ekonomi dikatakan sukses berjalan apabila bisa mensejahterakan masyarakatnya dan masyarakat dikatakan sejahtera apabila kebutuhan dasarnya tersebut terpenuhi. Jadi, sistem ekonomi beserta institusi-institusinya harus bisa mengupayakan hal ini untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu social welfare. Lahirnya bank syariah ditujukan untuk mencapai dan mewujudkan kesejahteraan umat secara luas dunia dan akhirat. Dengan mengacu pada tujuan utama ini, istilah Maqashid Syari’ah menjadi sandaran utama dalam setiap pengembangan operasional dan produk-produk yang ada di bank syariah. Oleh karena itu, semua pihak yang bekerja dalam bidang perbankan syariah harus bisa memahami betul apa dan bagaimana praktik dari prinsip maqashid syariah.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT.TIGA SERANGKAI KANTOR CABANG BANDUNG Abdurokhim Agus Riyadi; Ahmad Abdul Rokhim
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.783 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v1i2.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada PT.Tiga Serangkai Kantor cabang Bandung. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah dengan deskriptif analisis dengan jenis penelitian kuantitatif.teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear, koefisien korelasi Rank Spearman, dan koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh posotif dan signifikan motivasi terhadap kinerja pegawai, hal ini ditunjukan dengan dengan hasil analisis regresi linear, selain itu tingkat hubungan menunjukan rs = 0,805 termasuk kategori hubungan kuat, serta besarnya pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai berdasarkan koefisien determinasi sebesar 64,80% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor – faktor lain yang tidak ditliti oleh peneliti. Adapun permasalahanya adalah perekrutan pegawai,kurangnya pelatihan dan pengembangan diri dan hambatan pegawai dalam menyampaikan ide/gagasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9