cover
Contact Name
Yudi Dwi Saputra
Contact Email
yudids31@gmail.com
Phone
+6285731494080
Journal Mail Official
bravos@stkipjb.ac.id
Editorial Address
Jln. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377674     EISSN : 2597677X     DOI : https://doi.org/10.32682/bravos
Core Subject : Education,
Bravos is a national scientific journal published by the Physical Education Department of STKIP PGRI Jombang that are open to seeking innovation, creativity, and novelty. This journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows physical education, sports education, sports recreation, sports science, and sport coaching. Bravos receives research articles from authors that can be submitted through this OJS. The script will go through a review process.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013): Mei" : 17 Documents clear
PENERAPAN MODIFIKASI SKOR DAN LAPANGAN PADA PERMAINAN BULUTANGKIS DALAM HASIL BELAJAR SERVIS PADA ANAK TUNARUNGU SISWA KELAS V SDLB MUHAMMADIYAH JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2016 – 2017 Fatik, Misbachus Latiful
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.189

Abstract

Latiful, Misbachus Fatik. 2017.  Penerapan Modifikasi Skor Dan Lapangan Pada Permainan Bulutangkis Dalam Hasil Belajar Servis Pada Anak Tunarungu Siswa Kelas V Sdlb Muhammadiyah Jombang. Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan. STKIP PGRI Jombang. Pembimbing : Arnaz Anggoro Saputro, M.Pd.  Kata Kunci : penarapan modifikasi skor dan lapang, hasil belajar, siswa tunarungu. Tunarungu adalah peristilahan secara umum yang diberikan kepada anak yang mengalami kehilangan atau kekurang mampuan mendengar, sehingga ia mengalami gangguan dalam melaksanakan kehidupannya sehari-hari. Secara garis besar tunarungu dapat dibedakan menjadi dua yaitu tuli dan kurang dengar.  Anak tunarungu mengalami kesulitan dalam melakukan intruksi dari guru seperti pada saat melakukan servis bulutangkis dan pada saat mendapatkan point ganjil genap. Dalam hal ini modifikasi bulututangkis yaitu modifikasi skor dan lapangan yaitu permainan bulutangkis digunakan untuk mempengaruhi hasil belajar teknik dasar servis bulutangkis tunarungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar servis anak tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen yaitu penelitian pre-test dan post-test satu kelompok (one group pretest - posttest design), dengan subjek 6 siswa tunagrahita sedang. Analisis data penelitian menggunakan statistik non-parametrik dengan uji signtest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar teknik dasar servis melalui permainan bulutangkis anak tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang, sesuai dengan hasil nilai rata-rata pre-test yaitu 55,6 dan hasil nilai rata-rata post-test yaitu 80,1.  Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa angka perhitungan dari Z = 2,05. Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai kritis 5% Ztabel yaitu 1,96. Hal ini membuktikan nilai Zhitung > 1,96 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti modifikasi skor dan lapangan pada permainan bulutangkis efektif dalam mempengaruhi hasil belajar teknik dasar servis tunarungu kelas V SDLB Muhammadiyah Jombang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MENGGUNAKAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS V SDN BUGASUR KEDALEMAN II GUDO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 PANDHU WIJAYA, GALIH
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.116

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini bertempat di SDN Bugasur Kedaleman II Gudo Jombang dan waktu pelaksanaannya pada bulan Juli – Agustus 2015. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Bugasur Kedaleman II Gudo Jombang Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 siswa yang terdiri dari 14 laki-laki dan 6 perempuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes lompat jauh gaya jongkok dan lembar checklist. Sedangkan   teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes lompat jauh gaya jongkok. Pada siklus I prosentase siswa yang mendapat nilai 71-80 (cukup) sebanyak 75% (15 siswa) dan siswa yang mendapat nilai 81-90 (baik) sebanyak 25% (5 siswa). Pada siklus II siswa yang mendapat nilai 71-80 (cukup) sebanyak 15% (3 siswa) dan siswa yang mendapat nilai 81-90 (baik) sebanyak 85% (17 siswa). Pada siklus ke I ada 11 siswa yang nilainya dibawah KKM sedangkan pada siklus ke II ada 3 siswa yang nilainya dibawah KKM (dengan nilai KKM 78).
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Passing Kaki Bagian Dalam Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbasis Lesson Study Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswi Kelas XI SMK Sultan Agung 2 Tebuireng Jombang Tahun Pelajaran 2014/2015 Sudrajat, Edo Bagus
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.184

Abstract

the increase in the percentage of students passing judging of learning outcomes using the foot part in the game of football preliminary data for the product of 65% and the process by 60%. In the first cycle judging the percentage of passing students learning outcomes increased by 11%, ie to 76% and the increase of 17% to 77%. And the second cycle percentage of product yields increased again by 9% to 85% and increased the 12% to 89%. Then the quality of learning outcomes with the application of Jigsaw cooperative Lesson Study based on passing the material using the foot part in the game of football showed an increase in the percentage of each is the product of learning by 20% and 29% in the process.
HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN HASIL BELAJAR PADA SISWA JURUSAN IPA DAN IPS KELAS XI SMA NEGERI 1 JOMBANG TAHUN AJARAN 2015/2016 Firmanda Firdaus
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.179

Abstract

ABSTRAK Firdaus Firmanda 2015. Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani Dengan Hasil Belajar Siswa Jurusan IPA dan IPS Kelas XI SMA Negeri 1 Jombang. Dosen Pembimbing Moch. Fatchur Rozaq, M.Pd. Kata Kunci : Kata kunci: Kebugaran Jasmani,kelompok IPA, kelompok IPS,   hasil belajar Kebugaran jasmani adalah kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki energi untuk melakukan aktivitas dalam hal yang bersifat darurat.Komponen kebugaran jasmani meliputi beberapa hal:komponen kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan yaitu kekuatan otot, kelentukan, komposisi tubuh, daya tahan otot dan daya tahan jantung. Sedangkan komponen kebugaran jasmani yang berhubungan dengan ketrampilan yaitu kecepatan, daya ledak, kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan kecepatan reaksi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan di SMA Negeri 1 Jombang dengan jumlah sebanyak 287 siswa dengan rincian 102 siswa putra dan 185 siswa putri.Hasil dari penelitian ini adalah: Tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Negeri 1 Jombang kelompok IPA memiliki nilai rata-rata sebesar 15.11 dan termasuk kategori sedang dengan prosentase sebesar 60.44% dan tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Negeri 1 Jombang kelompok IPS memiliki nilai rata-rata sebesar 14.47 dan termasuk kategori sedang dengan prosentase sebesar 57.88%. Terdapat perbedaan  tingkat kebugaran jasmani antara kelompok IPA dan IPS di SMA Negeri 1 Jombang. Hubungan antara kebugaran jasmani dengan hasil belajar peserta didik kelompok IPA dan IPS SMA Negeri 1 Jombang memiliki korelasi yang sangat rendah. ABSTRACT Firdaus Firmanda 2015. Connected A Fitness Level With Student Learning Result Student Majoring In Science And Sosisal Program State Senior High School 1 Jombang.Advisor : Moch. Fatchur Rozaq, M.Pd.. Key word : fitness, science program, social program, student learning result A fitness level is an ablity to do a daily activity without fatigue which means and still have an energy to do another emergency activity.A fitness level component includes some component: component of fitness level which is connected with health, there are muscle streght, flexibility, body composition, body endurance, heart durability. While component of fitness level which is connected with skill, there are velocity, explosive power, agility, balance, coordination, reaction velocity, by doing these pcomponent, it will reach a fitness level that it want.This reseach use quantitative approach with descriptive method. Sample is on senior high school 1 Jombang with the number 287 student there are 102 male and 157 female.This research use quantitative approach with descriptive method: a fitness level senior high school 1 Jombang majoring in science have average  15.11 and in the category of midle with percentage 60.44 % and for social program have average 14.47 and in the category of middle  with percentage 57.88%. There is a different of fitness level student majoring in science and social program. The connection between a fitness level with student learning result of student majoring science and social program have low correlation.
Pengaruh Model Pembelajaran (CTL) Contextual Teaching And Learning Terhadap Hasil Belajar Pasing Bawah Bola Voli Siswa Kelas X SMAN Jogoroto Jombang Tahun Pelajaran 2014-2015. Moh Faizin
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.190

Abstract

ABSTRAK Faizin, Moh. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran (CTL) Contextual Teaching And Learning Terhadap Hasil Belajar Pasing Bawah Bola Voli Siswa Kelas X SMAN Jogoroto Jombang Tahun Pelajaran 2014-2015. Dosen Pembimbing : Drs. Moedjiono, M.SiKata Kunci : Model CTL mempengaruhi Hasil pada passing bolavoli. Selama ini model yang digunakan dalam pembelajaran bolavoli khususnya passing bawah kurang efektive sehingga kurang menimbulkan minat dalam dalam melakukan pembelajaran bolavoli. Siswa hanya diminta untuk belajar passing bawah sendiri, tanpa diberi contoh cara passing bawah yang benar sehingga mereka tidak mengerti bagaimana cara passing bawah yang baik dan benar. Maka dengan ini siswa memerlukan model pembelajaran yang di dalamnya memperlihatkan tahapan-tahapan dasar seperti yang terdapat dalam model CTL. Sehingga penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui Pengaruh hasil belajar passing bawah bolavoli menggunakan model CTL dan tanpa  menggunakan model CTL (contextual teaching and learning) pada siswa kelas X SMAN Jogoroto Jombang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian eksperimen dan design penelitian yang digunakan yaitu desain pretestpostest kelompok kontrol subjek random. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN Jogoroto Jombang. Sedangkan untuk sampel ini peneliti menggunakan siswa kelas X SMAN Jogoroto Jombang sebagai sampel yaitu kelas X MIA-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA-1 kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh  nilai t hitung untuk kelas eksperimen dengan taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95% dan maka berarti diterima ditolak. Dan nilai t hitung untuk kelas kontrol = 3,120 dengan taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95% dan maka berarti diterima ditolak. Sedangkan untuk sig (2-tailed) adalah 000. berarti 000. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh hasil belajar passing bawah bolavoli siswa antara yang diajar dengan menggunakan model CTL (Contextual Teaching and Learning) dan tanpa model CTL kelas X SMAN Jogoroto Jombang.2ABSTRACTFaizin, Moh. 2015. Comparison Of Result Student Passing Of Bolavoli By Using Method of CTL to Educative Participant of Class of X SMAN Jogoroto Jombang. Program Study of Penjaskes. Lecturer Counsellor : Drs Moedjiono,M.SiKeyword : Learnig method CTL increasing outcome passing on voly ball.In this time method which is used in game of voleyball specially passing is very monoton so that assess educative participant less than standard minimum achievement. Student only asked to student passing by them self, without gave a lead the way of passing to the real correct so that they do not understand how to passing to the real correct and good. Hence herewith educative participant need study model which in it show elementary steps such as those which there are in method of CTL. So this research aim to as follows:  (1) To know result student passing of volleyball use method of CTL educative by participant of class of X in SMAN Jogoroto Jombang, (2) To know comparison of result student passing of volleyball without using method of CTL and do not use method of CTL (tournament game team) at educative by participant of class of X SMAN Jogoroto Jombang. Device which is used in this research is device research of and experiment of design used research that is group pretest-postest desain control random subjek. Population in this research is entire/all educative by participant of X Class of SMAN Jogoroto Jombang. While for this sampel of researcher use educative by participant of class of X class of SMAN Jogoroto Jombang as sampel that is X MIA-2 class as experiment class and X MIA-1 class as control class. Result of research obtained by average value of postest class control 13,176 while experiment class obtained by mean 18,361. Result of research analysed by using uji-t of SPSS. Pursuant to calculation of SPSS uji-t with obtained by and meaning that do not reside in area acceptance of . Besides pursuant to SPSS output got by value of while value so that sig , hence accepted and
Motivasi Partisipasi Siswa Putra Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Perak Dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Sepakbola Agus Ariyanto
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.117

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan potensi siswa. Ekstrakurikuler sepakbola adalah jenis olahraga yang paling digemari oleh siswa putra SMP Negeri 2 Perak. Agar siswa dapat berperan aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut perlu adanya identifikasi motivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi partisipasi dan faktor utama yang memotivasi siswa putra untuk aktif berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei, non eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan diskriptif dengan sasaran penelitian yaitu 32 siswa putra Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Perak kabupaten Jombang yang aktif mengikuti ekstrakurikuler sepakbola. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket/kuisioner. Berdasarkan hasil pengumpulan angket yang berisikan enam faktor alasan keterlibatan siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sepakbola, diketahui bahwa motivasi keterlibatan mereka dalam kegiatan tersebut lebih bersifat intrinsik. Hal ini nampak dari jawaban responden melalui angket yang menunjukan 79% siswa mempunyai alasan ingin menambah kemampuan sepakbola. Sedangkan motiovasi ekstrinsik yang mengarah pada status dan pengakuan kurang berpengaruh dalam memotivasi siswa putra untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sepakbola. Hal ini nampak dari data yang menunjukan hanya 40% siswa yang ingin dianggap penting dipermainan sepakbola. Sehingga dapat digambarkan bahwa motivasi intrinsik lebih dominan berpengaruh untuk memotivasi siswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT ( TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SHOOTING SEPAKBOLA PADA SISWA KELAS XI TPm SMK SATRIA BARENG JOMBANG SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Nur Rohim Qomarrudin
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.185

Abstract

ABSTRAKRohim, Nur Q . 2011. Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Team Game  Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Shooting Sepakbola Kelas XI TPm SMK Satria Bareng Jombang Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015”. Dosen Pembimbing : Joan Rhobi Andrianto, M.Pd Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif TGT, Shooting SepakbolaLatar belakang penelitin ini adalah masih banyak siswa yang belum menguasai tehnik dasar shooting sepakbola, masih banyak yang jauh dari sasaran gawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiPengaruh Metode Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Shooting Sepakbola Kelas XI TPm SMK SatriaBareng Jombang Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian ini,peneliti menggunakan  desain Pre-test dan Post-testOne group. Pada tahap pertama (pre-test). Tahap kedua, diberikan perlakuan berupa ShootingSepakbola menggunakan metodeTeam Game Tournament (TGT). Pertemuan ke tiga masih menggunakan metode pembelajaran yang sama. Tahap keempat merupakan  tahap akhir yang berupa post-test.Pada penelitian ini peneiti menggunakan norma dari Bobby Charlton yang tertera bahwa tes shootingdengan gawang dibagi menjadi enam petak yang digunakan sebagai sasaran masuknya bola. Tiap peserta didik diberi empat kali kesempatan untuk melakukan shooting ke arah gawang, setelah siswa melakukanshooting maka terkumpul data. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus t-tes diperoleh thitung sebesar 9.310 yang kemudian disamakan dengan menggunakan tabel distribusi uji t dengan taraf signifikan 5% dan df = N – 1. Maka di dapat df = 25 - 1 =24. Nilai t tabel = 1.711. Maka didapatkan t tabel sebesar 1.711. Ternyata thitung lebih besar dari ttabel atau thitung 9.310>1.711. Jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif TGT (Team Game Tournament) terhadap hasil belajar shooting pada sepakbola.         ABSTRACKRohim, Nur. Q 2011. Effect of Learning Method Team Games Tournament (TGT) Learning Outcomes Shooting Football Against class XI SMK TPM Satria Bareng Kabupaten Jombang Even Semester, Year 2014/2015. Advisor : Joan Rhobi Andrianto, M.Pd Key word: TGT method, shooting football            The background of this study is still a lot of students who have not mastered the basic technique of shooting football, still many are far from the target goal. This study aims to determine the effect of Learning Method Team Games Tournament (TGT) Learning Outcomes Shooting Football Against Class XI SMK Satria TPM Bareng Jombang in academic year 2014/2015. In this study, researchers used the design of pre-test and post-test One group. In the first stage (pre-test). The second phase, treatment is given in the form of using Shooting Football Tame Game Tournament (TGT). The third meeting still uses the same teaching methods. The fourth stage is the final stage in the form of post-test.            In this study peneiti using the norm of Bobby Charlton stated that the test shooting with a wicket divided into six plots were used as the target entry of the ball. Each learner was given four times the opportunity to shoot on goal, after the students do the shooting then collected data. Based on calculations using the formula obtained t t-test of 9310 which then equalized with a distribution table t test with significance level of 5% and df = N - 1. Then in may df = 25-1 = 24. T table = 1,711. Then obtained t table amounted to 1,711. Turns thitung greater than t table or t count 9310> 1711. So Ha Ho accepted and rejected. Based on these results concluded that there is influence of cooperative learning TGT (Team Game Tournament) on learning outcomes shooting in football.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLAVOLIMINI MELALUI BANTUAN TUTOR SEBAYA SISWA KELAS V SDN BAWANGAN 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Mohamad Saifudin
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.180

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan berawal dari permasalahan yang dihadapi guru dalam pembelajaran passing atas bolavoli mini. Oleh karena itu peneliti berupaya untuk mengubah metode dalam mengajarkan teknik passing atas yang selama ini dilakukan oleh guru yaitu metode ceramah dengan metode tutor sebaya. Hal ini dilakukan agar tercipta suasana yang menarik dan menyenangkan dalam belajar teknik passing atas. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN BAWANGAN 2 yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan tes unjuk kerja passing atas bolavoli mini yang dilakukan tiap akhir siklus. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada siklus satu dengan jumlah klasikal 1635 persentase siswa yang tuntas sebesar 39,13% atau 9 anak dan siswa yang belum tuntas sebesar 60,86% atau 14 anak. Setelah dilaksanakan siklus dua didapat hasil yang maksimal siswa yang tuntas sebesar 78,26% atau 18 anak. Maka penelitian berhenti di siklus dua karena sudah diperoleh hasil yang memuaskan. Dari hasil penelitian yang diperoleh diatas,  maka dapat  disimpulkan bahwa dengan bantuan tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar passing atas dalam permainan bolavoli mini siswa kelas V SDN BAWANGAN 2.Kata kunci : Passing atas. Bolavoli mini. Bantuan tutor sebaya. ABSTRACT Saifuddin, Mohamad. 2015. Improved of result learn the over passing on volleyball mini through peer teaching by class V SDN BAWANGAN 2 Academic Year 2014/2015. Advisor: Yudi Dwi Saputra, M.Pd.Keywords: Over passing. VolleyballMini . Peer teaching method.This research was carried out starting from the problems faced by teachers in teaching mini volleyball the over passing. Generally, the most common errors in passing learning on volleyball mini is when learners will do passing on and when receiving volleyball. They tend to fear and panic when receiving the ball from the opponent, so that the passing on less than the maximum. Therefore, researchers are working to change the method in teaching the technique of passing on has been done by the teacher is lecturing with peer tutoring methods. This is done in order to create an atmosphere that is interesting and fun to learn the technique of passing on. In addition, learners can be more active in participating in learning activities, especially sports mini volleyball passing over.The design of this study Classroom Action Research (CAR). The study was conducted in two cycles, one cycle of meetings conducted twice. As research subjects are fifth grade studentsof SDN BAWANGAN 2 classes totaling 23 students. The study was conducted from November 22, 2014 through December 13, 2014. The data collection technique was obtained by testing the performance of passing on a mini volleyball conducted each end of the cycle.From the research that has been done in one cycle, the improvement of learning outcomes obtained passing on volleyball mini through peer tutoring assistance with classical number 1635 with the percentage of students who completed by 39.13% or 9 children and students who have not completed by 60.86% or 14 children. However, continued research on two cycles because there are many students who have not completed the standard goal criteria orKKM (75) in subjects Penjasorkes. Having done two cycles to get maximum results with the percentage of students who completed by 78.26% or 18 children. So stop in cycle two studies because it obtained satisfactory results.According to the result of this research, that the peer tutoring in volleyball mini, it can be increasing the study result of the fifth grade students of SDN BAWANGAN 2.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI PENDEKATAN PERMAINAN LOMPAT KANGURU Muhammad Aang
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.191

Abstract

ABSTRAK Kata-kata kunci:  Permainan lompat kanguru, lompat jauh gaya jongkok   Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti, proses belajar mengajar lompat jauh gaya jongkok yang berhubungan dengan hasil belajar peserta didik di MI Bustanul Ulum Badas Sumobito Jombang tahun pembelajaran 2014/2015 masih rendah dan mengalami kesulitan dalam menerapkan teknik lompat jauh gaya jongkok. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan pendekatan permainan lompat kanguru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan lompat kanguru peserta didik kelas V MI Bustanul Ulum Badas Sumobito Jombang Tahun Pembelajaran 2014/2015.  Pengumpulan data diperoleh dengan cara (1) observasi, digunakan untuk mengamati cara peserta didik melakukan teknik dasar lompat jauh gaya jongkok secara langsung, (2) praktik lompat jauh gaya jongkok  (3) catatan lapangan, digunakan untuk melengkapi data yang tidak tercantum dalam observasi, (4) dokumentasi, digunakan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik. Data dalam penelitian ini berupa skor atau nilai hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan lompat kanguru, data di analisis dengan mencari nilai rata-rata dan persentasenya.  Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan lompat kanguru mengalami kenaikan yang signifikan. Pada siklus I 58, 38 % pada siklus II meningkat  menjadi 84,38%. Hasil peningkatan nilai peserta didik per aspek juga mengalami peningkatan dari hasil siklus I 74,35% pada siklus II meningkat menjadi 83.41%. Penelitian lebih lanjut mengenai lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan lompat kanguru sangat diperlukan guna memberi informasi lebih dan terbaru kepada guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. 2  ABSTRACT Chunaifi, Muhammad Aang. 2014. Improving Students’ Achievement on Long Jump by Using Squatted Style through Kangoroo Jump Game at V Grader of MI Bustanul Ulum Badas Sumobito Jombang on 2014/2015 Academic Year. Advisor: Moh. Zaim Zen M.Pd.  Based on the observation done by the researcher, the learning process of long jump by using squatted style that is related to students’ achievement of MI Bustanul Ulum Badas Sumobito Jombang on 2014/2015 academic year was still low and the students had difficulty to practice long jump by using squatted style. One of the solution to solve the problem is that by implementing Kangoroo Jump Game.  The aim of this research was to know the improvement of achievement on long jump by using squatted style through Kangoroo Jump Game at V Grader of MI Bustanul Ulum Badas Sumobito Jombang on 2014/2015 academic year.     The data withdrawal was done by using (1) observation, which was used to observe the students’ way in implementing basic technique of long jump by using squatted style, (2) the implementation of long jump by using squatted style, (3) fieldnote, that is used to complete the data which were not covered at the observation, (4) documentation, that was used to know the basic ability of the students in long jump by using squatted style. The data of this research were the score of long jump by using squatted style through Kangoroo Jump Game, the data were analyzed to find the mean and the percentage.   Based on the analysis, the ability of the students in long jump by using squatted style through Kangoroo Jump Game has improved significantly. On the first cycle, the researcher got 58, 38 %. Furthermore, on the second cycle, the researcher got 84,38%. In addition, the students’ achievement of each aspect has also improved, it can be seen from the first cycle is 74,35%  and second cycle is 83.41%. The next research about long jump by using squatted style through Kangoroo Jump Game is very important to do for giving further and newest information for the teacher of physique, sport and health education.  Key Words:  Kangoroo Jump Game, Long Jump by Using Squatted Style
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLAVOLI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 2 GUDO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Yogi Fardian
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2013): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v1i1.187

Abstract

ABSTRAKFardian, Yogi. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) Terhadap Hasil Belajar Servis Bawah Bolavoli Pada Peserta Didik Kelas VII SMPN 2 Gudo Jombang Tahun Pelajaran 2014/2015. Dosen Pembimbing: Yudi Dwi Saputra, M.Pd Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division)  Hasil Belajar Servis Bawah Bolavoli. Pada era modern seperti ini, pendidik dituntut untuk menggunakan model-model pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar tercipta proses pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan. Salah satu contoh model pembelajaran adalah model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division). Model ini dinilai cocok digunakan pada materi servis bawah bolavoli. Dengan adanya model pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan hasil belajarnya pada materi servis bawah bolavoli kelas VII SMPN 2 Gudo Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimental karena peneliti ingin mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division) pada materi servis bawah bolavoli di SMPN 2 Gudo Jombang tahun pelajaran 2014-2015. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 2 Gudo Jombang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan norma dari AAPHER, Hasil pretest peserta didik 1.815 dengan mean 50,41, Hasil posstest peserta didik 2.255 dengan mean 62,63 data dianalisis dengan rumus uji t (t-test). Berdasarkan data yang telah terkumpul dan hasil analisis dapat disimpulkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division) pada materi servis bawah bolavoli pada peserta didik  kelas VII SMPN 2 Gudo Jombang sebesar 24,19%.ABSTRACT Fardian, Yogi. 2015. Influence Cooperative Learning Model Student Team Achievement Division (STAD) Toward Improved Learning Outcomes Service Down volleyball Students In Class VII 2 Gudo Jombang academic year 2014/2015. Supervisor: Yudi Dwi Saputra, MPd Keywords: cooperative learning model STAD (Student Team Achievement Division) and proceeds down service learning volleyball.                In this modern era, educators are required to use the learning models are creative and innovative in order to create a conductive learning and fun. One example is the teaching model of cooperative learning model STAD (Student Team Achievement Division). The model is considered suitable for use in servicing the material under volleyball. Given this model, learners are expected to improve the results of their study on the matter under volleyball serve class VII SMPN 2 Gudo Jombang .                This type of research is experimental quantitative research because researchers wanted to find an increase in the study of students of class VII by using cooperative learning model STAD (Student Team Achievement Division) in the material under the service in junior high volleyball SMPN 2 Gudo Jombang 2014-2015 school year. The subjects in this study is a Class VII student of SMPN 2 Gudo Jombang .                In this study, researchers used a norm of AAPHER, Pretest results students 1.815 with a mean of 50,41 results posttest learners in 2.255 with mean 62,63 data were analyzed with the formula t test (t - test), Based on the collected data and analysis results can be concluded an increase learning outcomes of students using cooperative learning model STAD (Student Team Achievement Division) on the material under volleyball serve the students of class VII SMPN 2 Gudo Jombang by 24,19 %.

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2013 2013