cover
Contact Name
Zaenal Abidin, S.Kom., M.T.
Contact Email
teknokompak@teknokrat.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknokompak@tekokrat.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Tekno Kompak
ISSN : 14129663     EISSN : 26563525     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Tekno Kompak adalah jurnal Sistem Informasi dan Komputer Akuntansi yang menerbitkan artikel-artikel ilmiah secara berkala enam bulanan setiap bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2021): Februari" : 11 Documents clear
PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK ANALISIS SENTIMEN REVIEW DATA TWITTER BMKG NASIONAL Dedi Darwis; Nery Siskawati; Zaenal Abidin
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.744

Abstract

Pertumbuhan twitter terus meningkat setiap waktu, sehingga hal tersebut dimanfaatkan para pengguna twitter untuk menyampaikan informasi berupa kritik maupun saran kepada pelayanan yang diberikan BMKG Nasional dengan lebih mudah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi data adalah Naïve Bayes Classifier (NBC). Sistem yang dikembangkan dengan menggunakan  data internal yang diambil dari internet/twitter untuk proses penentuan kalimat termasuk opini positif, netral atau negatif. Penentuan tersebut digolongkan sebagai proses pengklasifikasian. Serta menggunakan Application Python 3.74. Hasil Penelitian ini masuk kedalam fined grained sentiment analysis yaitu analisis pada suatu kalimat komentar. Data tersebut akan diproses menggunakan text mining, kemudian dilanjutkan dengan mengklasifikasikan tweet ke dalam tiga kelas, yaitu positif, negatif, dan netral. Klasifikasi ini menggunakan algoritma naive bayes. Klasifikasi dapat memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melihat opini positif, negatif, dan netral. Hasil uji akurasi pada metode naive bayes untuk klasifikasi yaitu 69.97%.
Sistem Pakar Deteksi Awal Covid-19 Menggunakan Metode Certainty Factor Aulia Rahman Fahindra; Imam Husni Al Amin
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.914

Abstract

Virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) merupakan virus baru yang muncul di Wuhan,China pada akhir tahun 2019, gejala umum yang ditimbulkan dari covid-19 adalah suhu tubuh naik, demam, mati rasa, batuk, nyeri di tenggorokan, kepala pusing, susah bernafas jika virus corona sudah sampai paru-paru. Untuk mengetahui seseorang terjangkit covid-19 pun cukup sulit karena memiliki gejala yang mirip dengan beberapa penyakit lainnya. Deteksi Covid-19 merupakan tahapan penting untuk mengenali secara dini pasien terduga Covid-19 sehingga dapat dilakukan langkah lanjutan. Salah satu cara pendeteksian adalah dengan sistem pendeteksi awal covid-19.  Dengan keadaan tersebut tentunya dibutuhkan sistem pakar yang dapat melakukan sebuah deteksi awal terhadap gejala covid-19 . Namun demikian dibutuhkan sebuah metode untuk mengakomodasi faktor-faktor yang ada, sehingga di dapat hasil yang akurat. Metode Certainty Factor dipilih untuk mengakomodasi faktor ketidakpastian untuk diubah menjadi faktor kepastian, certainty factor juga dapat menyatakan kepercayaan dalam sebuah kejadian (fakta atau hipotesa) berdasar bukti atau laporan pakar dengan menggunakan suatu nilai untuk mengasumsikan derajat keyakinan seorang pakar terhadap suatu data.Hasil Penelitian dapat membantu masyarakat untuk melakukan diagnosa mandiri, dan paramedis untuk melakukan diagnosa awal kepada pasien, sehingga dapat mempermudah semua pihak dalam menangani Covid-19.
Model Rekomendasi Penerima Bantuan Sosial Berdasarkan Data Kesejahteraan Rakyat Erliyan Redy Susanto; Ajeng Savitri Puspaningrum; Neneng Neneng
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.915

Abstract

Akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia menyebabkan banyak negara mengalami berbagai krisis diantaranya ekonomi, sosial, agama, pendidikan dan sebagainya. Negara miskin, negara berkembang hingga negara maju berupaya untuk mengatasi berbagai dimensi yang dipengaruhi oleh krisis pandemi covid-19 ini. Bahkan negara Indonesia termasuk yang terdampak cukup parah akibat krisis ini. Masalah perekonomian dipandang sebagai masalah utama yang harus segera dicarikan solusi untuk mengatasi krisis ini. Bahkan pemerintah sudah membuat berbagai kebijakan strategis guna memulihkan perekonomian di Indonesia. Sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memulihkan perekonomian negara serta amanat undang-undang dasar negara 1945 untuk mensejakterakan rakyat maka pemerintah memberikan bantuan sosial dalam penanggulangan ekonomi. Akan tetapi banyak media yang memberitakan bahwa upaya bantuan sosial akibat dampak covid-19 yang dilakukan pemerintah banyak yang tidak tepat sasaran. Apabila hal ini benar-benar terjadi maka sasaran pemerintah untuk memperbaiki ekonomi tidak sesuai yang diharapkan. Masalah seperti ketidaktepatan sasaran penerimaan bantuan ini tentunya harus segera diatasi dan dicari solusinya agar tidak terulang lagi pada program-program bantuan di masa yang akan datang. Menjawab masalah ini maka perlu adanya suatu sistem untuk memberikan informasi yang akurat tentang kesejahteraan rakyat sehingga masalah tersebut segera diatasi. Oleh karena itu maka pemerintah perlu memiliki strategi yang tepat dalam menentukan kriteria untuk mengukur kelayakan dalam menerima bantuan sosial akibat dampak covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun suatu model untuk memberikan rekomendasi penerima bantuan sosial akibat dampak covid-19 dengan studi kasus pada RT.01 LK III Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.  Dalam artikel ini mepaparkan hasil penelitian tentang penggunaan metode Simple Additive Weighting untuk menentukan prioritas penerima bantuan sosial akibat dampak Covid-19 berdasarkan data kesejahteraan rakyat. Bahasa pemrograman berbasis web menggunakan bahasa PHP dan database MySQL digunakan untuk membangun prototype software rekomendasi penerima bantuan sosial akibat dampak covid-19. Sedangkan hasil penelitian adalah prototype dalam bentuk aplikasi komputer berbasis web yang dapat memberi rekomendasi masyarakat penerima bantuan sosial berdasarkan data kesejahteraan rakyat.
Aplikasi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Berbasis Web dan WhatsApp Gateway Lutfi Hakim; Sepyan Purnama Kristanto; Mohammad Nur Shodiq; Eka Amaliyah
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.900

Abstract

Sistem penerimaan dan pengeluaran kas di SMK Nurut Taqwa Songgon masih menggunakan cara konvensional dengan menulis secara manual di buku sehingga proses yang dilakukan kurang optimal, dan banyak sekali kendala yang dihadapi seperti kehilangan data dan butuh waktu yang cukup panjang dalam pengurusannya. Berdasarkan permasalahan yang ada, pada penelitian ini dilakukan pengembangan aplikasi yang dapat membantu pekerjaan bendahara berbasiskan web dan WhatsApp Gateway. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam aplikasi ini menggunakan RAD (Rapid Application Development) dan dibangun menggunakan framework Codelgniter. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah aplikasi ini dapat mempermudah bendahara dalam mengelola data tanggungan siswa dan pencatatan transaksi pengeluaran sekolah, seperti penggajian karyawan, pengelolaan pembayaran siswa dan melihat transaksi penerimaan dan pengeluaran secara keseluruhan di SMK Nurut tanpa memerlukan waktu yang panjang lagi, sedangkan untuk para wali murid dapat terbantu dalam memantau pembayaran yang dilakukan oleh anaknya melalui fitur Whatsapp Gateway. Berdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa semua fitur yang dikembangkan dapat berjalan sesuai dan tingkat kualitas sistem berkriteria baik dengan presentase sebesar 88.5%.
Perancangan Aplikasi M-Magazine Berbasis Android Sebagai Sarana Mading Sekolah Menengah Atas Apriade Voutama; Elfina Novalia
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.920

Abstract

Mading adalah salah satu jenis media komunikasi masal tulis yang paling sederhana yang sering disebut sebagai majalah dinding, salah satu penerapan mading adalah di Sekolah yang dijadikan tempat atau sumber informasi bagi siswa untuk mengetahu informasi Sekolah baik informasi akademik, pengumuman, ekstrakurikuler, dan lain sebagaianya. Salah satu masalah yang terjadi adalah kurang daya minat siswa dalam melihat dan membaca mading dan hanya sebahagian kecil siswa yang tahu akan informasi sekolah sehingga tidak semua siswa tahu informasi-informasi terbaru sekolah. Dari masalah yang terjadi dengan mengikuti zaman yang serba digital sekarang ini maka perlu adanya inovasi guna merangsang daya minat siswa terhadap sebuah mading yaitu dengan merancang aplikasi M-Magazine berbasis android dengan akses secara mudah baik bagi para siswa maupun bagi para guru hanya berbekal smartphone yang mereka punya aplikasi ini bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Aplikasi M-Magazine adalah aplikasi android dengan memanfaatkan beberapa bahasa pemrograman seperti Eclipse adalah IDE untuk mengembangkan perangkat di Platform seperti smartaphone yang di peruntukkan untuk pengguna/user, bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) untuk merancang halaman panel admin sebagai control dari aplikasi, dan MySql yang digunakan sebagai database aplikasi. Dengan adanya aplikasi M-Magazine ini maka seluruh jajaran sekolah baik guru, para siswa, staf sekolah bisa menggunakan dan mendapatkan informasi terbaru dari mading berbasis digital ini dengan mudah serta tidak adanya batasan bagi pengguna aplikasi untuk berbagi informasi baik secar tempat maupun waktu sehingga seluruh pengguna bisa mengakses kapan saja dan dimana saja lebih cepat dan efektif. Kata Kunci: Mading, M-Magazine, Android, Digital, Sekolah.
Sistem Monitoring Perawatan dan Perbaikan Fasilitas Gardu PT PLN Area Kota Metro Agus Wantoro
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.903

Abstract

PT  Perusahaan Listrik  Negara (PLN) PERSERO Area Metro  adalah  sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beralamat di jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara No. 99 15A Kauman Metro, Lampung. Penanggulangan laporan gangguan gardu distribusi, petugas sering kali kesulitan dalam pencarian lokasi gardu di lapangan, berimbas pada waktu kerja petugas, belum adanya sistem yang dapat melakukan monitoring terhadap perbaikan dan perawatan fasilitas, belum ada jadwal perawatan yang terkoordinir antara rayon satu dengan  rayon lainnya sering kali membuat petugas kewalahan, penggunaan peta konvensional yang sering membingungkan petugas baru dan lama, belum adanya sistem yang dapat menjembatani kantor rayon dengan gudang tekait permintaan barang. Salah satu solusi yaitu dengan dibuatnya sistem yang dapat memberikan informasi Pemetaan Perbaikan dan Perawatan Fasilitas PT. PLN Area Metro yang digunakan sebagai pengambilan informasi penyebaran distribusi maupun kerusakan area gardu listrik, menjembatani kantor rayon dan gudang dalam hal permintaan suku cadang, serta mengatur jadwal perawatan dan perbaikan gardu distribusi. Sistem yang dibangun telah diuji dengan ISO 25010 dengan  nilai persentase yang diperoleh menunjukkan kualitas perangat lunak dengan karakteristik functionality dan usability mempunyai skala sangat layak, lalu karakteristik reliability dengan skala layak, dapat disimpulkan bahwa fungsionalitas sistem dapat berfungsi dengan baik dan dapat digunakan
Kombinasi Metode AHP dan TOPSIS untuk Rekomendasi Penerima Beasiswa SMK Berbasis Sistem Pendukung Keputusan M. Rasyid Ridho; Hairani Hairani; Kurniadin Abd Latif; Rifqi Hammad
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.905

Abstract

SMK 2 Negeri Mataram merupakan lembaga pedidikan yang terteletak dikota mataram. Setiap tahunnya pihak SMK Negeri 2 Mataram (pihak humas) melakukan seleksi beasiswa bagi siswa yang memiliki nilai akademik bagus tetapi tidak mampu secara ekonomi. Selama ini permasalahan yang dihadapi oleh pihak pengambil keputusan atau humas SMK Negeri 2 Mataram dalam seleksi penerima beasiswa adalah waktu yang dibutuhkan sangat lama karena dilakukan secara manual. Karena pihak humas SMK Negeri 2 mataram memilih siswa yang berhak mendapatkan bantuan beasiswa dengan cara verifikasi manual. Cara ini tentunya akan menyebabkan banyak terjadinya salah sasaran dalam pembagiannya, dimana yang dianggap mampu, bisa mendapatkan beasiswa tersebut, sedangkan yang dianggap tidak mampu tidak mendapatkannya. Tidak hanya itu, pihak humas juga kesulitan dalam penentuan penerima beasiswa dikarenakan antar calon penerima memiliki kesamaan nilai setiap kriteria yang digunakan. Adapun kriteria yang digunakan dalam seleksi penerima beasiswa adalah nilai rata-rata, penghasilan orang tua, tanggungan orang tua, jarak tempat tinggal, dan kehadiran. solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah menggunakan konsep sistem pendukung keputusan dengan kombinasi metode AHP dan TOPSIS untuk seleksi penerima beasiswanya. Metode AHP digunakan untuk pembobotan secara otomatis dan mendapatkan bobot prioritas antar kriteria yang digunakan, untuk minimalisir terjadinya pembobotan secara subyektif. Sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk melakukan perangkingan penerima beasiswa dengan cara mengoptimalkan solusi ideal positif dan solusi ideal negatif untuk mendapatkan penerima beasiswa yang tepat dan layak. Tahapan-tahapan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan seleksi penerima beasiswa adalah pengumpulan data, perancangan model MADM untuk melihat hubungan antar kriteria dengan alternatifnya, Coding menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan Mysql. Tahapan terakhir adalah Pengujian untuk validasi hasilnya dengan perhitungan manual dan sistem. Hasil penelitian yang didapatkan adalah kombinasi metode AHP-TOPSIS mampu dimplementasikan untuk mendapatkan alternatif terbaik sebagai penerima beasiswa. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah dengan adanya sistem pendukung keputusan rekomendasi penerima beasiswa tersebut dapat memudahkan dan mempercepat pihak pengambil keputusan (pihak humas) dalam seleksi penerima beasiswa dengan transparan dan okjektif.
Pengembangan dan Pengujian Aplikasi Website Career Center ITERA Agis Tri Wahyuji
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.921

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah meluluskan lulusan dengan berbagai keahlian yang dapat bersaing dengan para lulusan-lulusan dari perguruan tinggi lain. Tetapi hingga saat ini Insitut Teknologi Sumatera (ITERA) belum memiliki sistem yang dapat memberikan informasi lowongan pekerjaan dan pengembangan karir bagi alumni yang baru lulus sehingga menyebabkan para lulusan berusaha sendiri dalam menemukan dan mencari lowongan pekerjaan, dan juga membutuhkan waktu dalam mendapatkan pekerjaan impian yang mengakibatkan alumni fresh graduate mengangur dalam jangka waktu yang cukup lama. ITERA telah memfasilitasi alumni fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan dengan mengadakan job fair, akan tetapi dirasa belum efektif dikarenakan lulusan yang ikut serta didalamnya sedikit, yaitu hanya 40% dari total lulusan yang berstatus fresh graduate. Dalam pengembangan dan pengujian aplikasi ini, menggunakan metodologi pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) dengan mengacu pada model waterfall serta UML sebagai toolsnya. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Framework Codeigniter, Bootstrap, dan Xampp sebagai server local dan pengujian aplikasi ini menggunakan teknik Black-Box dengan metode equivalence partititoning dan menggunakan teknik White-Box dengan Katalon Studio untuk toolsnya. Pengujian dilakukan secara localhost. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengembangan website career center ini menunjukan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan dalam memberikan informasi mengenai lowongan kerja
Rancang Bangun Geographic Information System (GIS) Sebagai Pengembangan Sistem Monitoring Area Perkebunan Berbasis IoT Nadia Thereza; Iwan Pahendra Anto Saputra; Zaenal Husin
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.908

Abstract

Operasional sektor perkebunan di Indonesia sebagian besar masih mengandalkan sistem konvensional yang menggunakan tenaga manusia untuk melakukan kontrol ke lapangan. Dengan kondisi tersebut, masih sulit jika ingin melakukan peningkatan kinerja operasional menjadi lebih efisien, efektif, dan produktif. Ditambah lagi, kondisi pandemi yang tengah dihadapi saat ini secara tidak langsung sangat berdampak dan berpotensi menurunkan angka produktivitas. Sistem operasional ataupun pengelolaan lahan perkebunan harus mengalami perubahan. Pemanfaatan teknologi dan inovasi sangat dibutuhkan untuk membantu mempertahankan ataupun meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu rancangan sistem informasi berbasis website, yang bekerja menyampaikan informasi kondisi geografis suatu area secara real-time sebagai solusi dari permasalahan pemantauan kondisi geografis. Sistem informasi tersebut bekerja menggunakan informasi berupa data spasial (bereferensi geografis) yang dikenal dengan Sistem Informasi Geografis atau Geographic Information System (GIS).Tujuan penelitian ini adalah untuk  membangun GIS berbasis web guna memberikan informasi dan menggambarkan kondisi (normal, rawan, kritis) pada suatu area/lahan secara real-time. Metode penelitian ini terdiri dari lima tahapan, yaitu persiapan penelitian (studi literatur), pengkajian objek (observasi, analisis kebutuhan sistem), perancangan dan pembangunan GIS dan integrasi dengan IoT, analisis dan pengujian penerapan GIS, serta penarikan kesimpulan. Sistem informasi geografis yang dibuat adalah dengan menampilkan peta (maps) area yang dipantau. Perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan maps adalah Google Maps Platform yang mana pada platform tersebut terdapat interface yang disebut API (Application Programming Interface). Google Maps API digunakan untuk menghubungkan sistem informasi geografis yang berbasis website dengan google maps. GIS memberikan informasi dan menggambarkan kondisi geografis suatu area secara real-time, kondisi area yang normal ditandai dengan warna hijau, kondisi antara (rawan kritis) ditandai dengan warna kuning serta kondisi area yang kritis ditandai dengan warna merah. Dengan adanya sistem informasi geografis, maka membantu para pekerja lapangan dalam memantau kondisi geografis suatu area secara real-time tanpa harus berada langsung di lokasi. Berdasarkan hasil penilaian pengguna, sebagian besar menyatakan “sangat setuju” bahwa GIS ini bermanfaat, bersifat user-friendly, mudah diakses kapanpun dan di manapun, serta memiliki kecepatan akses yang baik. Selain itu, sebagian besar juga menyatakan “setuju” bahwa GIS mampu menampilkan informasi yang akurat dan dapat membantu pekerjaan.
Analisa Komponen ITSM Pada E-learning Perguruan Tinggi Di Kota Palembang Menggunakan ITIL V.3 Safta Hastini; Widya Cholil
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.955

Abstract

E-learning merupakan peralihan proses pembelajaran dari tatap muka langsung di dalam kelas menjadi pembelajaran berbasis digital. Dalam bidang pendidikan, e-learning sebagai kemajuan teknologi informasi telah dimanfaatan sebagai sarana pembelajaran di perguruan tinggi karena dirasakan mampu meningkatkan kegiatan akademik khususnya perguruan tinggi agar menjadi lebih efektif dan efisien. Ketergantungan terhadap TI semakin meningkat untuk mencapai tujuan organisasi perguruan tinggi tersebut. Salah satu tujuan itu adalah menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional dan maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dimana perguruan tinggi yang telah memanfaatkan TI dengan baik akan menjadi perguruan tinggi yang lebih diminati oleh masyarakat. Hal ini disebabkan perguruan tinggi telah memanfaatkan TI dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, untuk mendukung penerapannya e-learning perguruan tinggi harus memadai bukan hanya dari aplikasi e-learning maupun user, akan tetapi  proses layanan-layanan berbasis TI pada e-learning perlu diatur dan didukung dengan manajemen layanan TI yang baik agar penerapan e-learning bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan perguruan tinggi. Information Technology Service Management (ITSM) merupakan suatu metode yang sistematis dalam melakukan pengelolaan terhadap layanan TI dengan kerangka kerja IT Infrastructure Library Versi 3 (ITIL v.3) yang terdiri dari 5 proses yaitu service strategy, service design, service transition, service operation dan continual service improvement. ITIL v.3 melakukan perbaikan kualitas layanan TI dan pengukuran secara berkelanjutan terhadap perkembangan layanan TI yang disampaikan kepada pengguna maupun pelanggan, sehingga perguruan tinggi bisa menilai sejauhmana pengelolaan terhadap layanan TI pada e-learning sebagai sarana pembelajaran. Perguruan tinggi yang diteliti adalah perguruan tinggi swasta yang ada di kota Palembang, yaitu Universitas X, Universitas Y dan Universitas Z. Metodologi pengumpulan data menggunakan kuisioner. Selanjutnya data yang didapat dari hasil kuesioner di analisa untuk mengetahui kondisi sistem yang sedang berjalan. Berdasarkan hasil rata-rata penilaian terhadap proses ITIL v.3 nilai maturity level masing-masing perguruan tinggi yang diteliti menghasilkan nilai maturity level 3 (defined). Defined artinya proses-proses yang direncanakan dan sudah dilaksanakan secara rutin dan didokumentasikan dengan standar tertentu.

Page 1 of 2 | Total Record : 11