cover
Contact Name
I Nyoman Agus Wijaya
Contact Email
aguswijaya.inyoman@gmail.com
Phone
+6282134536222
Journal Mail Official
jafta@eco.maranatha.edu
Editorial Address
Magister Akuntansi Gedung Graha Widya Maranatha Lt. 10 Jl. Prof. drg. Suria Sumantri, M.P.H., No. 65 Bandung Jawa Barat.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA)
ISSN : 26544636     EISSN : 2656758X     DOI : https://doi.org/10.28932/jafta
Core Subject : Economy,
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA). Merupakan wadah publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Universitas Kristen Maranatha.Artikel ilmiah yang diterbitkan pada JAFTA ini meliputi hasil penelitian di bidangilmuakuntansi, keuangan, perpajakan dan pengauditan yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Topik artikel yang akan dipublikasi di JAFTA berkaitan dengan aspek apapun dari akuntansi, termasuk namun tidak terbatas pada topik berikut: 1. Akuntansi Keuangan 2. Akuntansi Manajemen 3. Akuntansi Sektor Publik 4. Corporate Governance 5. Sustainability Reporting 6. Etika dan Akuntansi 7. Auditing 8. Pasar Modal dan Investasi 9. Pelaporan Keuangan 10. Perpajakan 11. Profesi Akuntansi 12. Sistem Informasi
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020)" : 6 Documents clear
The Effect of Human Resource Competency on Financial Reporting Silvia Anggraeni; Rapina -
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.157 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2834

Abstract

Laporan keuangan yang berkualitas dihasilkan melalui proses pelaporan keuangan yang efektif atau mencapai tujuan pembuatannya. Terdapat lebih dari satu faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaporan keuangan. Di antara faktor-faktor tersebut, kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaporan keuangan. Kompetensi merupakan serangkaian kombinasi dari pengetahuan, kemampuan, keahlian, dan sikap yang terdapat dalam diri sumber daya manusia untuk menjalankan tugasnya dan memperoleh hasil yang unggul. Keberadaan sumber daya manusia dalam proses pelaporan keuangan adalah sangat penting karena rasio, rasa, dan karsa merupakan hal-hal yang dimiliki hanya oleh sumber daya manusia dibandingkan sumber daya yang lainnya. Sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaporan keuangan harus memiliki kompetensi yang cukup agar dapat memenuhi atau melebihi kriteria pelaporan keuangan efektif yang telah ditetapkan. Sumber daya manusia dengan kompetensi yang rendah menyebabkan proses pelaporan keuangan memiliki kualitas rendah. Proses pelaporan keuangan dengan kualitas rendah akan menghasilkan informasi yang tidak akurat, menyesatkan, dan tidak lengkap. Tujuan yang dimaksudkan dalam penelitian ini yaitu mengetahui seberapa banyak pengaruh yang sumber daya manusia berikan terhadap pelaporan keuangan. Karyawan yang bekerja pada bagian akuntansi dan bagian lain yang berhubungan dengan fungsi akuntansi pada perusahaan manufaktur di Kota Bandung adalah populasi dalam penelitian ini dan 53 orang merupakan jumlah sampel yang digunakan. Dalam penelitian ini, digunakan survei berupa kuesioner fisik sebagai teknik dan alat pengumpulan data sehingga data yang didapatkan merupakan data primer. Data yang telah didapatkan kemudian diuji menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia memiliki pengaruh terhadap pelaporan keuangan. Kata kunci: kompetensi SDM, pelaporan keuangan
Relevansi Nilai dan Determinan Pengungkapan Modal Intelektual Rinto Hamonangan; Carmel Meiden
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.322 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2928

Abstract

In recent decades users have emphasized that traditional financial reporting is beginning to lose the relevance of the value of earnings and the book value of equity. To cover these weaknesses, investors began to look for other information to make investment decisions. Intellectual capital is included in the top ten in the information needed by information users. Intellectual capital is a potential source for modern companies to gain competitive advantages that are difficult for competitors to imitate and drive business development and success in the future. This study aims to examine the value relevance of disclosure of intellectual capital information on traditional industrial and non-traditional companies, and examine what factors influence companies to disclose intellectual capital. Using the purposive judgment sampling method, the company sample consisted of 68 companies from various types of industries that were listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018. The results is disclosure of intellectual capital has value relevance in traditional companies, but in non-traditional companies there is not enough evidence found that disclosure of intellectual capital has value relevance. Company age, audit quality, market book ratio, company size, and type of industry have a strong influence on intellectual capital disclosure. Whereas leverage and profitability have no influence on intellectual capital disclosure. Keywords : intellectual capital, intellectual capital disclosure, firm age, traditional industry, non- traditional industry
Analisis Perkembangan Nilai Produksi Bawang Putih di Indonesia dan China Periode 1991-2016 serta Kontribusi Pemerintah dalam Mewujudkan Swasembada Bawang Putih 2021 Sugiartiningsih Sugiartiningsih; Syafrizal Ikram
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.761 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2929

Abstract

Peningkatan produktivitas pertanian adalah kunci penting bagi negara untuk dapat sejahtera. Realisasinya kemajuan sektor pertanian memiliki keterkaitan erat dengan seluruh pelaku ekonomi baik petani,industrialis, pemerintah dan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan nilai produksi bawang putih di Indonesia dan China periode 1991-2016 serta kontribusi pemerintah dalam mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia 2021. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu persamaan trend. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Food Agriculture Organization (FAO). Dari hasil perhitungan menunjukkan perkembangan nilai prodksi bawang putih di Indonesia menurun sedangkan China meningkat per tahun. Faktor utamanya tidak optimalnya penggunaan luas lahan untuk budidaya bawang putih terutama di Pulau Jawa akibat lemahnya regulasi pemerintah terhadap pengusaha impor. Sebaliknya peningkatan nilai produksi di China karena tingginya peran pemerintah dalam sektor pertanian, tingginya kualitas SDM dan peningkatan skala ekonomi. Konribusi dari pemerintah Indonesia adalah memperbaharui regulasi yang berorientasi jangka panjang dan lebih menyejahterkan petani, siap memberikan pendampingan aspek budidaya dan teknologi serta mewadahkan petani dalam organisasi koperasi pemasaran dalam menjalin hubungan dengan semua pihak terkait dalam mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia. Kata Kunci: produktivitas lahan, bawang putih, regulasi, koperasi pemasaran, swasembada
Faktor Dalam Negeri dan Luar Negeri dalam Memberikan Stimulasi Pergerakan Indeks Harga Saham LQ45 Tiar Lina Situngkir
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.587 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor makroeknomi diproksi dengan suku bunga, nilai tukar dan inflasi, serta faktor luar negri yang diproksi dengan indeks saham STI untuk negara Singapura dan Indeks saham KLSE untuk negara Malaysia. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder, data bulanan pada periode januari 2013 sampai dengan Desember 2019 dari situs www.investing.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kuantitatif, dengan teknik analisa menggunakan metode Eror Koreksi Model.Hasil penelitian menginformasikan bahwa pada jangka pendek hanya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang memberikan pengaruh gejolak pada indeks harga saham LQ45. Sedangkan pada kurun waktu jangka panjang semua faktor dalam negri yang diwakili suku bunga, nilai tukar, dan inflasi serta faktor luar negri yang diwakili STI dan KLSE memberikan dampak terhadap goncangan pada indeks harga saham LQ45. Kata kunci: Makroekonomi, STI,KLSE, LQ45
Analisis Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) Terhadap Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Bandung Eddy Winarso; Remon Gunanta; Yoga Heru Prayitno
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.959 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2942

Abstract

BPR merupakan lembaga keuangan yang menyalurkan dana kepada debitur terutama kepada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) untuk meningkakan pendapatan dan meningkatkan perekonomian ssktor riil. Penelitian ini dilakukan terhadap Bank perkreditan Rakyat (BPR) yang ada dikota Bandung dalam peneltian ini diperoleh sampel sejumlah 9 BPR, dengan menganalisis Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang diukur dengan menggunkan Return on Assets (ROA). Data yang diperoleh dari Otoritas Jaya Keuangan (OJK) dan Peraturan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) dioleh dengan menggunakan SPSS yaitu laporan keuangan BPR dari tahun 2014 sampai dengan 2019 diperoleh bahwa NPL berpengaruh terhadap ROA sedangakn LDR tidak berpengaruh terhadap ROA tetapi secara bersamaan NPL dan LDR berpengaruh terhadap ROA. Dari hasil uji Hipetesisi diperoleh besarnya pengaruh adalah sebesar 56,56 % dan sisanya sebesar 43,44% adalah faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini diharapkan OJK lebih ketat dalam mengawasi operasional BPR terutama di kota Bandung dan bagi manajemen BPR diharapkan dapat meingkatkan ROA dengan menyalurkan kredit kepada debitur dengan tepat sasaran agar tidak meningkatkan NPL. Keyword: NPL, LDR, ROA, BPR, OJK, BI.
Pengaruh Good Corporate Governance , Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Ketepatan Waktu Corporate Internet Reporting (Perusahaan BUMN yang Terdaftar Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018) Megasari Togatorop; I Nyoman Agus Wijaya
Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Magister Akuntansi FE-UK.Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.309 KB) | DOI: 10.28932/jafta.v2i1.2974

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh dari good corporate governance yang terdiri dari komisaris independen dan komite audit, serta profitabilitas, ukuran perusahaan dan leverage terhadap ketepatan waktu corporate internet reporting. Penelitian ini memiliki populasi yaitu Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2014-2018 secara berturut-turut. Penelitian memaanfaatkan sekunder dalam bentuk laporan keuangan yang dipiliah menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 32 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa good corporate governance pada komite audit, profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu corporate internet reporting. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage dan Ketepatan Waktu Corporate Internet Reporting.

Page 1 of 1 | Total Record : 6