cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cartesiusdikmatust@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26232251     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cartesius merupakan wadah informasi yang berisi artikel ilmiah penelitian, studi literatur, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan penelitian lainnya di bidang matematika dan pendidikan matematika. Jurnal Cartesius diterbitkan dua kali dalam satu tahun, Januari-Juni dan Agustus hingga Desember, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Thomas Medan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No. 1 Tahun 2020" : 7 Documents clear
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA BERBANTUAN APLIKASI GEOMETRY CALCULATOR Samosir, Dosmaroha
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan aplikasi geometry calculator pada materi segiempat dan segitia pada kelas VII SMP Budi Murni 1Medan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII SMP Budi Murni 1 Medan dengan jumlah siswa 26 orang. Objek penelitian adalah peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan menerapkan model contextual teaching and Learning (CTL) berbantuan aplikasi geometrycalculator. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Observasi terdiri dari observasi guru dan observasi siswa. Tes yang diberikan yaitu tes kemampuan awal, tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa siklus I dan tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa siklus II. Hasil analisis data siklus I diperoleh observasi aktivitas guru 65% baik, observasi aktivitas siswa dengan nilai 61% (baik). Pada siklus I siswa yang sudah mencapai KKM 14 orang (53,84%) sedangkan yang belum mencapai KKM adalah 12 orang (46,16%). Nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 55,03. Jumlah siswa yang tuntas secara klasikal belum mencapai 75%, maka dilanjutkan pada siklus II. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus II dengan persentase 83,5% (baik sekali), observasi aktivitas siswa dengan persentase 81,5% (baik sekali) dan siswa yang sudah mencapai KKM adalah 23 orang (88,46%), siswa yang tidak mencapai mencapai KKM adalah 3 orang (11,54%) dan nilia rata-rata siswa pada siklus II adalah 77,50. Berdasarkan  analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan aplikasi geometry calculator dapat meningkatakan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi segiempat dan segitiga di kelas VII SMP Budi Murni 1 Medan.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK PADA SISWA KELAS VIII SMP Magdalena, Cristine
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan factor-faktor penyebab kesalahan siswa kelas VIII SMP Santo Petrus Medan dalam menyelesaikan soal-soal matematika materi kubus dan balok berdasarkan prosedur Newman.Metode penelitian ini adalah  deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes tertulis dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Santo Petrus Medan yang berjumlah 34 siswa.Hasil penelitian menunjukkan persentase kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika terkait materi kubus dan balok berdasarkan prosedur Newman adalah: (a) persentase kesalahan membaca yang dilakukan siswa sebesar 23%, (b) persentase kesalahan memahami konsep sebesar 38%, (c) persentase kesalahan transformasi sebesar 9%, (d) persentase kesalahan keterampilan proses sebesar 92%, (e) persentase kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 81%.  Persentase kesalahan total siswa sebesar . faktor-faktor penyebab kesalahan siswa adalah tidak lancar membaca soal serta kurangnya pengetahuan tentang simbol-simbol yang terdapat dalam soal-soal  matematika,tidak memiliki kemampuan menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dalam soal dengan benar,tidak menguasai materi kubus dan balok,asal-asalan mengerjakan soal,tidak menyukai pelajaran matematika,tidak pahan dengan metode penyelesaian yang digunakan dengan benar,tidak paham dengan rumus  yang seharusnya digunakan, terburu-buru dalam mengerjakan proses penyelesaian.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERBANTUAN APLIKASI MATH MOBILE LEARNING Nainggolan, Deni Yanti
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Math Mobile Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika dengan materi segiempat dan segitiga kelas VII SMP Dharma Wanita Pertiwi Medan T.A 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di kelas VII-1 SMP Dharma Wanita Pertiwi. Hasil temuan peneliti ini menunjukkan : (1) Siswa yang sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75, diantaranya 17 orang (62,96%) sedangkan yang belum mencapai KKM adalah 10 orang (37,04%). Nilai rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada siklus 1 mencapai 69,12. Jumlah siswa yang tuntas secara klasikal belum mencapai 75%, maka dilanjutkan pada siklus II. Siswa yang sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) adalah 21 orang (77,78%) dan siswa yang belum mencapai KKM adalah 6 orang (22,22%). Nilai rata-rata tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa siklus II mencapai 77,33. (2) Pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Math Mobile Learning berlangsung dengan baik dan efektif untuk dilakukan terlihat dari lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa . Aktivitas guru pada siklus I, dengan rata-rata 60,90% dan masih kriteria cukup baik , maka dilakukan tindakan selanjutnya untuk siklus II dan hasil lembar aktivitas guru meningkat pada siklus II  dengan rata-rata 80,90% dengan kriteria sangat baik. Hasil lembar observasi aktivitas siswa pada siklus I dengan rata-rata 58% dan masih kriteria cukup baik, sedangkan hasil observasi aktivitas guru meningkat pada siklus II dengan rata-rata 78% dengan kriteria baik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Math Mobile Learning dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP pada materi segitiga dan segiempat
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK PADA MATERI KUBUS DAN BALOK BERBENTUK SOAL KONTEKSUAL DITINJAU DARI GENDER SISWA Sitohang, Andos
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematik pada materi kubus dan balok  berbentuk soal kontekstual ditinjau dari gender siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita Pertiwi Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 30 orang yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam pemecahan masalah pada materi kubus dan balok berbentuk soal kontekstual. Metode pengumpulan data berupa observasi, tes tertulis dan wawancara terkait kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakam langkah penyelesaian george polya. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa perempuan memiliki kemampuan memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali solusi yang lebih unggul dibandingkan laki-laki. Sedangkan untuk melakukan perhitungan siswa memiliki kemampuan yang sama antara laki-laki dan perempuan. Persentase kemampuan pemecahan masalah untuk laki-laki 16,6% dan perempuan 30% dilihat dari pengelompokan pemecahan masalah di atas rata-rata. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa perempuan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih unggul dibandingkan siswa laki-laki
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN APLIKASI CASTLE MATH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA Lumban Siantar, Lasmi
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa berbantuan aplikasi castle math dengan penerapan model Problem Based Learning pada materi kubus dan balok kelas VIII. Manfaat pada penelitian ini ialah untuk meningkatkan mutu pendidikan serta sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian ini, menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Prosedur  penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi siswa dan kinerja guru dalam proses pembelajaran, sedangkan untuk mengetahui kemampuan komunikasi siswa digunakan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning berbantuan aplikasi castle math dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa pada mata pelajaran matematika materi kubus dan balok. Dari nilai rata-rata kemampuan awal 65,10 dan nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematika pada siklus I, 66,53 dan rata-rata kemampuan komunikasi matematika pada siklus II, 75,21 serta nilai rata – rata aktivitas guru dan siswa pada siklus I 72,7% dan 76,3% dan siklus II ialah 76,3% dan 78,1%
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN MICROSOFT EXCEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Hasibuan, Dewi Sartika
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran matematika berbantuan Micorosft Excel dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan tes dan observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII-E SMP Trisakti 1 Medan sebanyak 32 siswa. Penelitian ini berupaya untuk memperbaiki pola pembelajaran dengan mengimplementasikan pembelajaran matematika berbantuan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan berpikir kreatif pada pembelajaran statistika data tunggal setelah mereka diberikan perlakuan pembelajaran dengan berbantuan microsoft excel.
PENERAPAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS VIII SMP Sembiring, Berry Bernandus
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/cartesius.v3i1.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model TPS (Think Pair Share) berbantuan Software Geogebra dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan keaktivan siswa pada pembelajaran matematika dengan materi kubus dan balok kelas VIII SMP Dharma Wanita Pertiwi. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelas VIII SMP Dharma Wanita Pertiwi. Hasil temuan peneliti ini menunjukkan : (1) siswa yang sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75, diantaranya 17 orang (56,67%) sedangkan yang belum mencapai KKM adalah 13 orang (43,33%). Nilai rata-rata hasil tes kemampuan komunikasi matematis siswa komunikasi matematis siswa pada siklus I mencapai 66,87. jumlah siswa yang tuntas secara klasikal belum mencapai 75%, maka dilanjutkan pada siklus II. Siswa yang sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) adalah 25 orang (83,33%) dan siswa yang belum mencapai kkm adalah 5 orang (16,66%). Nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis siswa siklus II mencapai 82,5. (2) Pembelajaran dengan berbantuan Software Geogebra dan model pembelajaran (Think Pair Share)TPS berlangsung dengan baik dan efektif untuk dilakukan terlihat dari lembar observasi aktivitas guru dan lembar angket keaktifan siswa . aktivitas guru pada siklus I, dengan rata-rata 75% dan masih kriteria baik , maka dilakukan tindakan selanjutnya untuk siklus II dan hasil lembar aktivitas guru siklus II dengan rata-rata 90%, dan angket keaktifan siswa siklus I rata-rata 62,26% dan meningkat pada siklus II menjadi 71,53%. Hal ini menunjukkan bahwa  penggunaan Software Geogebra dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan keaktifan siswa kelas VIII pada materi kubus dan balok

Page 1 of 1 | Total Record : 7