cover
Contact Name
Syahrul Mistang
Contact Email
syahrulmistang@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nic@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. P. Kemerdekaan VIII No.24, Tamalanrea Jaya, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nursing Inside Community
ISSN : 26543540     EISSN : 26543532     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Inside Community adalah Jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2654-3540 dan eISSN : 2654-3532 yang terbit 3 Kali dalam satu tahun setiap Desember, April dan Agustus. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan. Jurnal ini membahas masalah kesehatan preventif, promotif, dan rehabilitatif yang terkait dengan keterampilan kompetensi perawat untuk meningkatkan praktik berbasis bukti ilmiah di kalangan masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community" : 5 Documents clear
Hubungan Antara Lama Menderita Hipertensi Dan Motivasi Berobat Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Merlis Simon; Alfiah A Alfiah A
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization melaporkan 1,13 miliar orang menderita hipertensi, sebagian besar (dua pertiga) tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah, dimana 1 dari 4 pria dan 1 dari 5 wanita menderita hipertensi dan sebanyak 9,4 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat hipertensi dan komplikasinya. Secara global kejadian hipertensi sebesar 22% dari penduduk dunia. Tertinggi di Afrika (27%), Asia Tenggara (26%), Asia Timur (25%), Eropa (23%), Pasifik (19%) dan 2 Amerika (18%). Laporan Kemenkes RI menunjukkan penderita hipertensi di Indonesia sekitar 34,1%. Kejadian hipertensi di Provinsi Papua Barat berada pada urutan ke 23 tertinggi dari 34 Provinsi dengan jumlah penderita hipertensi sebanyak 7,4%. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat tahun 2021 melaporakan kejadian hipertensi sebanyak 3.178 kasus. Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari melaporkan penderita hipertensi naik dua kali lipat dari tahun 2018 (2,3%) terutama pada penduduk lansia Kabupaten Manokwari menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita dan motivasi berobat dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di RSUD Manokwari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Manokwari pada bulan Februari sampai Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang dan penarikan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil analisa uji chi-square diperoleh nilai p = 0,454 > 0,05 artinya tidak ada hubungan lama menderita dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi dan nilai p = 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan motivasi berobat dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan lama menderita dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di RSUD Manokwari dan ada hubungan motivasi berobat dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di RSUD Manokwari.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Quality Of Life Pasien Gagal Ginjal Kronik Nazaruddin Nazaruddin; Heltty Heltty; Lisnawati Lisnawati; Cece Indriani; Apriyanti Apriyanti
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Burden of Disease (GBD) project, penyakit ginjal pada saluran perkemihan berkontribusi menjadi beban penyakit di dunia. Berdasarkan laporan Global Burden of Disease Study, penyakit ginjal kronis menduduki peringkat 27 dalam daftar penyebab kematian di dunia. Diperkirakan jumlah kasus gagal ginjal akan terus meningkat di negara-negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross sectional. Populasinya adalah 178 responden, besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden, menggunakan tekhnik purposive random sampling. Dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian dengan Uji Statistik didapatkan ada hubungan kuat kondisi fisik dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 21,182 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.532. Ada hubungan kuat kesehatan psikologis dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 16,014 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.553. Ada hubungan kuat kondisi sosial dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik di RSU Bahteramas  Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai x² hitung : 24,337 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.654  Diharapkan bagi rumah sakit untuk lebih meningkatkan perhatian kepada seluruh pasien khususnya pasien yang menderita gagal ginjal kronik dalam pemberian  pelayanan kesehatan, dan dukungan yang baik dalam bentuk pengobatan maupun pemberian informasi atau penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Dalam Upaya Membantu Perekonomian Masyarakat Akibat Covid-19 Agustinus Jehosua
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus corona (COVID-19) pertama kali di deteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Menurut CNN Indonesia jumlah kasus corona virus di Indonesia per Senin 24 Agustus 2020 mencapai 155.412 orang. Tidak dapat dipungkiri bahwa wabah ini menimbulkan dampak yang begitu besar bagi setiap negara terkhusus Indonesia. Salah satu dampak yang diakibatkan yakni melemahnya perekonomian negara. Pandemi ini membuat tingkat kemiskinan naik, di mana Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2019 presentase kemiskinan di Indonesia sebesar 9,22%, namun pada maret 2020 naik menjadi 9,78% dan pengangguran di Indonesia melonjak, di mana tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2020 di Indonesia mencapai 9,77% juta orang atau mengalami kenaikan dari 5,23% menjadi 7,07% dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk membantu masyarakat agar tetap dapat hidup dengan layak ditengah pandemi ini, pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos) mencanangkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 ini. Sasaran penerima BLT ini merupakan masyarakat desa yang masih membutuhkan bantuan ekonomi seperti masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat Covid 19, masyarakat yang belum terdata pada kelompok penerima bantuan sosial lainya. Ketika perekonomian melemah akibat Covid 19, satu-satunya yang bisa diharapkan memang stimulasi yang merupakan kebijakan pemerintah. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui efektivitas BLT dalam upaya membantu perekonomian masyarakat akibat covid-19 di desa Kokoleh Satu serta untuk mengetahui factor apa saja yang menjadi penghambat dan pendorong efektivitas  BLT dalan upaya membantu perekonomian masyarakat akibat covid-19 di desa Kokoleh Satu.
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) Dengan Keseimbangan Tubuh Pada Lansia Diposyandu Lansia jikrun jaata; Cici Prisilia Singal; Hamzah B; Echa Effendy Siswanto Amir
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penuaan menyebabkan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Lansia aktif akan banyak bergerak sehingga memicu kontraksi otot, sintesis protein kontraktil lebih cepat, selanjutnya akan meningkatkan filamen aktin dan miosin pada miofibril yang menyebabkan massa otot meningkat, kekuatan otot yang baik dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh. Tujuan: Mengetahui hubungan Activity of Daily Living (ADL) dengan keseimbangan tubuh pada lansia di Posyandu Lansia. Metode: penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan tipe penelitian cross sectional. uji normalitas menggunakan kolmogorov-smirnov, uji korelasi menggunakan rank spearmen. Indeks barthel digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas hidup sehari-hari dan time up go test untuk mengukur keseimbangan tubuh pada lansia. hasil : tersedia 4 responden dengan kemampuan mandiri, ketergantungan sedang sebanyak 62 orang dan ketergantungan ringan sebanyak 49 orang, ketergantungan berat sebanyak 4 orang. skor TUG normal sebanyak 5 orang dan 114 orang tidak normal. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Rank spearmen diperoleh nilai p-value = 0,000 lebih kecil dari nilai p-value < 0,05. yang berarti Hₒ ditolak maka ada hubungan Activity Of Daily Living (ADL) dengan keseimbangan tubuh pada lansia diposyandu lansia UPTD puskesmas motoboi kecil kelurahan motoboi kecil. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara aktivitas hidup sehari-hari (ADL) dengan keseimbangan tubuh pada lansia di posyandu lansia UPTD puskesmas motoboi keecil kelurahan motoboi kecil. Untuk lansia yang ada di kelurahan motoboi kecil agar tetap melakukan aktivitas sehari-hari agar bagian tubuh bisa bergerak dan tidak ada gangguan imobilitas dan tetap mengontrol kesehatan ke posyandu lansia ataupun ke puskesmas terdekat.
Hubungan Self Eficacy Terhadap Aktivitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus jikrun jaata; Yudha Prisciano Salendu; Echa Effendy Siswanto Amir
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu diantara penyakit tidak menular yang masih menjadi permasalahan. Diabetes Mellitus terjadi ketika adanya peningkatan kadar gula glukosa dalam darah atau yang disebut hiperglikemia, dimana tubuh tidak dapat menghasilkan cukup hormon insulin atau menggunakan insulin secara efektif. Penderita Diabetes Mellitus yang memiliki self efficacy yang baik akan selalu optimis dalam menghadapi masalahnya, lebih sedikit menyalahkan diri sendiri dan lari dari masalah. Sedangkan penderita DM dengan self efficacy rendah cenderung mengalami peningkatan kecemasan dan perilaku menghindar akibat adanya perasaan ketidakmampuan mengelola penyakit yang berakibat pada penurunan kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan self efficacy terhadap aktivitas hidup pasien diabetes mellitus di klinik wound care. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri atas bagian populasi yang terjangkau yang dapat dipergunakan sebagai subjek penelitian melalui sampling.  Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini pasien DM yang berjumlah 69 di klinik kotamobagu wound care. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner responden self efficacy, kuisioner aktivitas hidup. Analisa data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square  a = 0,05. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil analisis uji statistik didapatkan hubungan yang tidak signifikan antara self efficacy  terhadap aktivitas hidup pasien diabetes mellitus dengan nilai (p value = 0,721) jika dibandingkan dengan a = 0,05 maka p value > 0,05. Kesimpulan: hasil tersebut menunjukan bahwa hipotesis diterima dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini Tidak ada hubungan self efficacy terhadap aktivitas hidup pasien diabetes di klinik wound care.

Page 1 of 1 | Total Record : 5