cover
Contact Name
Abdul Haris
Contact Email
aries.abdulharis957@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aries.abdulharis957@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20888503     EISSN : 26218046     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOKUS AL-MUNAWWARAH : Jurnal Pendidikan Islam memuat kajian-kajian pendidikan Islam baik itu berkenaan dengan strategi pembelajaran pendidikan Islam, dan manajemen kelembagaan pendidikan Islam, pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan Islam, dan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2018): September" : 5 Documents clear
Perempuan Sasak “Memotret Bias Gender dalam Konteks Sosio-Kultural Lombok menuju sebuah Humanisme Sosial-Spiritual” ulyan nasri nazri
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2018): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.354 KB) | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v10i2.3244

Abstract

ABSTRAK Tulisan ini memotret konsistensi dan ketidaksesuain antara doktrin, akstualisasi dan implikasinya dengan mengasumsikan bahwa ketidakadilan dan ketidakseimbangan gender secara langsung bertolak belakang dengan prinsip humanisme di masyarakat Sasak-Lombok. berdasarkan tujuannya, gender lahir sebagai sebuah krtikan untuk menuntut kesetaraan, karena terjadi ketidakadilan antara laki-laki dan perempuan, maka gender lahir pada hakekatnya adalah sebuah terma yang digunakan untuk membedakan peran antara laki-laki dan perempuan, hasil dari rekayasa manusia sebagai akibat pengaruh sosial-kultural yang tidak bermakna kodrati, studi gender juga berupaya untuk menempatkan perempuan dan laki-laki dalam posisi yang sama sebagai bagian dari sistem sosial integratif. pendekatan yang digunakan dalam fenomena ini adalah sosiologis-kultural-normatif. Dengan demikian, hasil analisis dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk program pemberdayaan perempuan dengan tujuan membangun potensi perempuan bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan bersama-sama dengan laki-laki demi kemajuan yang lebih bermartabat, menuju sebuah humanisme sosial-spiritual-berkeadilan.
Reformasi Pendidikan di Indonesia Abdul Haris Haris
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2018): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.128 KB) | DOI: 10.35964/al-munawwarah.v10i2.3271

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk menguraikan permasalahan umum yang sering muncul dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang sedianya menjadi jembatan untuk mewujudkan manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari berbagai macam persoalan, mulai dari permasalahan sarana dan prasarana, kesenjangan antara apa yang dipelajari dan diajarkan di sekolah dengan permasalahan hidup yang terjadi di sekitar, tidak relevannya output dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, terbatasnya kesempatan untuk mengenyam pendidikan di skolah sampai dengan mirisnya nasib guru sebagai agen perubahan dalam lembaga pendidikan selalu menjadi penghias media massa baik cetak maupun elektronik. Untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan tersebut tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan kesadaran dan kerjasama berbagai pihak agar permasalahan-permasalahan umum tersebut dapat dikikis perlahan-lahan, dengan harapan tujuan pendidikan yang diamanatkan oleh para founding fathers bangsa Indonesia dapat diwujudkan. Tulisan ini dengan segala keterbatasannya berusaha menguraikan berbagai macam persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sekaligus menawarkan langkah pemecahannya.
Manajemen Gugus Paud dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru PAUD di Gugus 1 PAUD Desa Kalijaga Kabupaten Lombok Timur Ittihad Ittihad
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2018): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.015 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen gugus PAUD, yang meliputi: Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi program. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus.Data diperoleh melalui tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Data dianalisis dengan analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian disimpulkan yaitu: Pertama, Perencanaan gugus PAUD :(1) Merumuskan dan menetapkan program gugus, perencanaan program KKG, perencanaan program KKKP untuk jangka waktu 1 tahun, (2) Perencanaan anggaran pendapatan dan belanja Gugus belum efektif masih perlu ditingkatkan lagi sumber dananya. Kedua, (1) pengorganisasian gugus PAUD meliputi kegiatan, pembuatan struktur organisai gugus, sudah sesuai petunjuk (2) penentuan dan penetapan mekanisme kerja gugus cukup efektif. Ketiga, Pelaksanaan program gugus PAUD : (1) Pelaksanaan program gugus melalui kegiatan gugus, kegiatan KKG, kegiatan KKKP sudah efektif tetapi belum optimal, (2) sistem pembinaan profesional sudah efektif . Keempat, Evaluasi program gugus PAUD sudah efektif namun perlu adanya laporan hasil evaluasi secara tertulis dan feed back dari lembaga yang mengevaluasi program demi perbaikan pelaksanaan program.
Model Internalisasi Budaya Islami pada Anak di Lingkungan Keluarga main din
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2018): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.313 KB)

Abstract

Manusia adalah makhluk Allah Swt di bumi dengan segala potensi yang dianugerahkan kepadanya, ia mampu membangun budaya (segala hasil dari cipta, karsa dan rasa). Namun tidak setiap budaya yang dibangunnya itu sesuai dengan ajaran al-Islam yang Allah Swt turunkan dari langit. Sehingga manusia sebagai makhluk di bumi harus menyesuaikan budaya yang dibangun itu dengan ajaran al-Islam yang bersumber dari langit, baik yang berkaitan dengan prinsip aqidah, ibadah maupun akhlak. Adapun bentuk upaya penyesuaian yang dilakukan manusia, berupa: (1) membudayakan al-Islam dan (2) meng-Islam-kan budaya (jika sudah terbentuk budaya). Dari kedua upaya ini, maka muncul Budaya Islami. Salah satu lingkungan yang berpengaruh besar dalam internalisasi budaya Islami pada anak adalah lingkungan keluarga. Adapun model internalisasi yang hendak digagas berupa: (1) tujuan internalisasi budaya Islami, yaitu: anak menjadi hamba Allah yang memiliki aqidah yang lurus dan berkepribadian rahmat bagi seluruh alam; (2) program internalisasi budaya Islami (modelling, instruksi, argumentasi, pemberian hikmah, dan berbuatan yang terus-menerus dalam bentuk amal shaleh); dan (3) Evaluasi, dengan melakukan refleksi pada setiap proses dan hasilnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan studi kepustakaan sebagai teknik dalam mengumpulkan data. Metode penelitian deskriftif merupakan penelitian yang membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan masalah aktual dengan cara mengumpulkan, menyusun, mengklasifikasi, menganalisis dan menginterpretasikan data. Studi kepustakaan dilakukan pada dukumen tertulis maupun elektronik. Dokumen tersebut diantaranya buku, jurnal, dan lampiran-lampiran yang berkaitan tentang model internalisasi budaya islami.
Posisi Akal dan Nafsu dalam Islam serta Peranannya dalam Pendidikan Islam Berdasarkan Surat Ali-Imran Ayat 190-191 dan Surat Shad Ayat 26 Susan santi
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2018): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.627 KB)

Abstract

Akal adalah daya pikir yang digunakan untuk memahami sesuatu dan sebagainya, sekaligus sebagai kecerdasan praktis dalam menyelesaikan permasalahan, yang identik dengan memahami kekuatan pikiran untuk memahami sesuatu baik itu lingkungan alam dan fenomena alam pada umumnya berdasarkan surat Ali Imran ayat 190-191. Sedang nafsu adalah sifat tercela yang melahirkan keburukan sebagai pusat potensi marah dan sahwat pada manusia. Manusia sebagai pelaku dan sasaran pendidikan memiliki alat yang dapat digunakan untuk mencapai kebaikan dan keburukan. Alat yang dapat digunakan untuk mencapai kebaikan adalah hati nurani akal ruh dan sir. Sedang alat yang dapat digunakan untuk mencapai keburukan adalah hawa nafsu. Dan kajian terhadap akal dan hawa nafsu ini menjadi penting artinya, mengingat dampak yang ditimbulkan dari kedua potensi tersebut bagi kehidupan manusia amat besar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah library research (penelitian kepustakaan), yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, yakni dengan membaca, mencatat serta mengolah bahan penelitian. Penelitian ini akan menganalisa data-data tafsir Al-qur’an, Hadist dan Buku-buku yang relevan, jurnal atau makalah, Artikel-artikel dari internet yang memiliki hubungan dengan posisi akal dan hawa nafsu dalam islam serta peranannya dalam pendidikan islam surat ali imran ayat 190-191dan surat shad ayat 26. Dalam penelitian ini, peneliti berharap agar hasil penelitian ini memberikan konstribusi, manfaat dan ilmu baru tentang Posisi akal Dan Nafsu Dalam Islam Serta peranannya Dalam Pendidikan Islam.Sehingga kita dapat mengendalikan hawa nafsu syahwat yang berpusat diperut dan hawa nafsu amarah yang berpusat di dada dengan alat yang dapat digunakan untuk mencapai kebaikan yaitu hati nurani akal,ruh,dan sir.

Page 1 of 1 | Total Record : 5