cover
Contact Name
Abdul Haris
Contact Email
aries.abdulharis957@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aries.abdulharis957@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20888503     EISSN : 26218046     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOKUS AL-MUNAWWARAH : Jurnal Pendidikan Islam memuat kajian-kajian pendidikan Islam baik itu berkenaan dengan strategi pembelajaran pendidikan Islam, dan manajemen kelembagaan pendidikan Islam, pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan Islam, dan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2016): Maret" : 5 Documents clear
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Al-Qur'an (Studi Teoritis Tafsir Surat Al-Hujurat Ayat 11-13) main din
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.041 KB)

Abstract

Akhlak yang mulia merupakan cermin kepribadian seseorang, selain itu akhlak yang mulia akan mampu mengantarkan seseorang kepada martabat yang tinggi. Penilaian baik dan buruknya seseorang sangat ditentukan melalui akhlaknya. Akhir-akhir ini akhlak yang baik merupakan hal yang “mahal dan sulit dicari.” Minimnya pemahaman akan nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam Al-Qur’an akan semakin memperparah kondisi kepribadian seseorang, bahkan hidup ini seakan-akan terasa kurang bermakna. Untuk membentuk pribadi yang mulia, hendaknya penanaman akhlak terhadap anak digalakkan sejak dini, karena pembentukannya akan lebih mudah dibanding setelah anak tersebut menginjak dewasa. Surat Al-Hujurat ayat 11-13 membahas tentang menciptakan suasana yang harmonis di antara lingkungan masyarakat serta menghindari terjadinya permusuhan. Sehingga akan tercipta pribadi yang santun sesuai dengan tuntunan al-Qur’an.
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Islam: PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Susan santi
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.474 KB)

Abstract

Pendidikan Islam adalah proses yang mengarahkan manusia kepada kehidupan yang baik dan yang mengangkat derajat kemanusiaannya sesuai dengan kemampuan dasar (fitrah) dan kemampuan ajarnya (pengaruh dari luar). Pendidikan yang benar adalah yang memberikan kesempatan kepada keterbukaan terhadap pengaruh dari dunia luar dan perkembangan dari dalam diri anak didik. Dengan demikian, barulah fitrah itu diberi hak untukmembentuk pribadi anak dan dalam waktu bersamaan faktor dari luar akan mendidik dan mengarahkan kemampuan dasar anak. Oleh karena itu, pendidikan secara operasional mengandung dua aspek, yaitu aspek menjaga atau memperbaiki dan aspek menumbuhkan atau membina. a). Metode, meliputi: metode keteladanan, metode pendidikan dengan latihan dan pengamalan, mendidik melalui (nyanyian, cerita, dan permainan),dan lain sebagainya. b). Kurikulum mencakup beberapa pokok-pokok pendidikan yang harus diberikan kepada anak, yang meliputi seluruh ajaran Islam yang secara garis besar dapat dikelompokan menjadi tiga, yakni pendidikan akidah, pendidikan ibadah, pendidikan akhlak. Semua itu disesuaikan dengan usia masing-masing anak. c). Evaluasi pada anak usia dini mencakup Portofolio, penugasan, hasil karya. Dalam konsep dasar pendidikan anak usia dini menekankan untuk mengoptimalkan perkembangan anak dan memenuhi karakteristik anak yang merupakan individu yang unik, yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berbeda, maka perlu dilakukan usaha yaitu dengan memberikan rangsangan-rangsangan, dorongan-dorongan dan dukungan kepada anak. Kata Kunci : Anak Usia Dini, Pendidikan Islam
Peran Sosial Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Di SMAN 3 Mataram: Studi Pengembangan Kompetensi Sosial Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Mataram Sri Andria Sya'bani
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.567 KB)

Abstract

Guru adalah makhluk sosial yang dalarn kehidupannya tidak bisa terlepas dari kehidupan sosiaI rnasyarakat dan Iingkungannya. Oleh karena itu guru dituntut untuk memiliki kompotensi sosial yang memadai, terutama halnya yang berkaitan dengan Pendidikan. kaitannya dengan pendidikan yang tidak terbatas pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada pendidikan yang terjadi dan berlangsung di masyarakat, Dalam pandangan masyarakat sendiri, guru adalah pribadi yang harus sempurna. Setiap ucapan dan tindakannya adalah pelajaran yang harus di dengar dan diteladani. Untuk melakukan peran tugas di masyarakat, guru harus memiliki kompetensi sebagai berikut : (1) mampu berkomunikasi dengan masyarakat, (2) mampu bergaul dan melayani guru-guru yang berbeda Agama dengan baik, (3) mampu mendorong dan menunjang kretivitas masyarakat, dan (4) menjaga emosi dan perilaku yang kurang baik. Lokus penelitian ini adalah Kecamatan Mataram sebagai daerah yang mempunyai kondisi kehidupan beragama yang plural (majemuk). Adapun fokus penelitian adalah tentang peran sosial guru Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Mataram dengan umat beragama dan keterlibatannya dalarn membina kerukunan di tengah masyarakat yang plural tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bersifat deskriptif¬ analitik, lebih memperhatikan proses daripada produk, cenderung menganalisis data secara empiris dan meaning (makna) yang merupakan hal esensial dalam penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Masyarakat, guru PAI SMAN 3 Mataram, Peserta didik .
Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri dengan Penyesuaian diri terhadap Pergaulan Remaja Syafitri Agustin Nugraha
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.425 KB)

Abstract

Kontrol diri yang rendah membuat remaja tidak mampu mengatur dan mengarahkan perilakunya sehingga muncul tindakan tidak terkontrol seperti perilaku kenakalan remaja. Perubahan keadaan dari remaja yang seharusnya belajar menjadi remaja yang lebih tertarik melakukan yang berkaitan dengan pergaulan remaja seperti merokok yang berkaitan dengan tinggi-rendah kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan penyesuaian diri terhadap pergaulan remaja. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti sendiri. Penelitian ini berangkat dari ketidakmampuan peserta didik dalam mengontrol dirinya dengan baik saat menyesuaiakan diri pada lingkungan yang baru. Akibatnya peserta didik tidak mampu memusatkan perhatian dengan baik, sering merasa malas untuk sekolah, bertindak tanpa berfikir, bersikap terlalu tegang sehingga tidak bisa berkonsentrasi dalam belajar. Hal tersebut nampak dari kotrol diri peserta didik yang rendah, yang pada akhirnya penyesuaian dirinyapun juga rendah. Kontrol diri adalah seperangkat tingkah laku yang berfokus pada keberhasilan mengubah diri pribadi, keberhasilan menangkal perusakan diri (self-destruction), perasaan mampu pada diri sendiri, perasaan mandiri (autonomy) atau bebas dari pengaruh orang lain, kebebasan menentukan tujuan, kemampuan untuk memisahkan perasaan dan pikiran rasional, serta seperangkat tingkah laku yang berfokus pada tanggungjawab atas diri pribadi. Sedangkan penyesuaian diri dapat dipahami sebagai kemampuan individu dalam mengendalikan pikiran dan perilakunya sesuai kriteria sosial dan hati nuraninya untuk mengatasi hambatan dan rintangan yang terjadi pada proses penyesuaian dirinya, sehingga ia dapat mengambil manfaat dan mendapatkan kepuasan dari setiap usaha dan perilaku yang ditampakkannya. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah “Adakah Hubungan Kontrol Diri Dengan Penyesuaian Diri Peserta Didik Kelas X SMAN 4 Sumbawa Besar Tahun Pelajaran 2016/2017”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta instrumen yang digunakan adalah angket dengan subyek penelitian ialah peserta didik kelas SMAN 4 Sumbawa Besar. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan instrumen tes kontrol diri dan tes penyesuaian diri. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87. Dalam proses pengambilan sampel, penelitian ini menggunakan semua jumlah populasi sebagai sampel karena jumlah populasi kurang dari 100%. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasional dengan menggunakan bantuan SPSS for windows versi 16.0. Hasil pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi ≥ yaitu sebesar 0,733 ≥ 0,274 (dengan α = 1%) sehingga hal ini berarti ada korelasi yang sangat signifikan antara kontrol diri dengan penyesuaian diri. Semakin tinggi kontrol diri maka penyesuaian diri juga semakin tnggi. Sebaliknya semakin rendah kontrol diri maka semakin rendah pula penyesuaian diri peserta didik.
Manajemen dalam Perspektif Pendidikan Islam Abdul Haris Haris
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.302 KB)

Abstract

Manajemen adalah suatu bidang ilmu yang bersifat universal. Manajemen dipandang sebagai suatu seni untuk mendapatkan segala sesuatu dilakukan melalui orang lain. Pentingnya manajemen, tidak hanya dalam bidang di luar pendidikan saja, tetapi juga penting dalam bidang pendidikan Islam, karena itulah tulisan ini akan membahas tujuan-tujuan manajemen dalam perspektif pendidikan Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 5