cover
Contact Name
Andy Arya Maulana Wijaya
Contact Email
bulawambona.87@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkybernanumbuton@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan
ISSN : 25022539     EISSN : 26849836     DOI : -
Core Subject : Social,
This journal aims as a publication media for the results of studies in the form of literature studies and the results of research related to government studies. Kybernan; The Government Studies Journal with the number ISSN 2502-2539 (Print), E-ISSN 2684-9836 (Online) focuses on 4 (four) main issues in government studies, namely: Governance, Public Policy, Public Service and Social Change in the Government field.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024" : 3 Documents clear
ANALISIS POTENSI DAN TANTANGAN DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI DESA Isra, Muhammad; Salahuddin, Salahuddin
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol. 7 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan dalam upaya pengentasan kemiskinan di desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis isi (Content Analysis) yang diolah menggunakan software Nvivo 12 plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi desa merupakan potensi yang memiliki pengaruh yang paling dominan dari empat faktor dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sedangkan pada faktor tantangan, sumber daya manusia merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh dalam upaya pengentasan kemiskinan di desa. Kemudian, keempat faktor potensi menunjukkan adanya korelasi satu sama lain. aspek dukungan pemerintah dan otonomi desa memiliki tingkat korelasi yang sangat kuat. Dan pada keempat faktor tantangan juga memiliki korelasi satu sama lainnya. Faktor Sumber Daya Manusia menunjukkan korelasi yang paling tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan keterlibatan aktor, diantaranya LSM, Pemerintah, Pengamat, dan Pengusaha. Hasil analisis data didapatkan bahwa pemerintah dan pengamat merupakan aktor yang paling berdominasi dalam pengentasan kemiskinan di desa. Adapun pada faktor tantangan didapatkan bahwa pemerintah merupakan aktor yang menunjukkan dominasi paling tinggi.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA (STUDI KASUS DI DESA NUSA MAJU KECAMATANBBELITANG III KABUPATEN OGANBKOMERING ULU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN) Hariyanto, Agus; Riau, Dwi Putranto; Afandi, Muhammad Nur
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol. 7 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Faktor penentu dalam keberhasilan pembangunan desa diantaranya partisipasi Masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan dan Pembangunan di desa Nusa Maju, Kecamatan Belitang III Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan dan Langkah dan Strategi yang dilakukan Pemerintah desa Nusa Maju dalam meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan. Penelitian ini menggunakan Metode Kualittatif Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Data Primer yang didapatkan dari wawancara, observasi dan dokumentasi, Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Analisis Intreaktif  yaitu melalui melakukan Langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil wawancara, telaah dokumen serta obeservasi mengenai partisipasi, bahwa masyarakat secara aktif dalam perencanaan Pembangunan didesa Nusa Maju. Tujuan dari melibatkan Masyarakat dalam perencanaan adalah sebagai Upaya peningkatan aspirasi berupa keinginan dan kebutuhan nyata yang ada dalam masyarakat, peningkatan motivasi dan peran serta kelompok masyarakat dalam proses pembangunan, dan peningkatan rasa memiliki pada kelompok masyarakat terhadap program pembangunan yang telah disusun Sementara Langkah-langlah dilakukan Pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi Masyarakat desa meliputi Peningkatan kapasitas Masyarakat, Melakukan transparansi, mefasilitasi keterlibatan Masyarakat, menjalin komunikasi dan membentuk organisasi yang inklusif    
UPAYA PEMBINAAN PERILAKU ADMINISTRATIF DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA BAUBAU Mahyudin, Mahyudin
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol. 7 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pembinaan perilaku administrasi ini dipandang sebagai hal yang sangat penting dalam pengembangan organisasi, mengingat setiap individu dalam organisasi memiliki temperamen, watak, kepribadian, cita-cita, keinginan dan harapan yang relatif berbeda antara satu dengan yang lain. Perbedaan ini menyebabkan pula keanekaragaman persepsi dan pola pikir dalam menginterpretasikan tugas-tugas organisasi. Oleh karena itu diperlukan pembinaan perilaku administrasi yang diarahkan pada terciptanya kesamaan perilaku dan pandangan dalam melaksanakan tugas-tugasnya sesuai dengan prinsip, doktrin, kebijakan, aturan, dan budaya organisasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi lapangan, wawancara kepada informan serta mengumpulkan data yang bersumber pada data sekunder. Data tersebut kemudian ditabulasi sesuai kebutuhan dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif deskriptif sehingga dapat menghasilkan suatu pemahaman dan definisi yang ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam upaya mewujudkan efisiensi kerja pegawai, peranan pembinaan perilaku administrasi menduduki posisi penting, dimana dengan sistem pembinaan perilaku administrasi yang jelas dan efektif dalam pelaksanaanya, memungkinkan pegawai dapat bekerja dengan efisien. Wujud pembinaan perilaku administrasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Baubau, dilakukan melalui sutu kebijakan yang jelas dan sistematis meliputi: (a). Peningkatan etos kerja/disiplin kerja pegawai melalui bimbingan informal-motivatif dan formal edukatif. (b). Peningkatan kemampuan profesionalisme pegawai melalui pengembangan program diklat secara terencana. (c). Peningkatan karier pegawai melalui sistem, metode dan mekanisme yang jelas. (d). Peningkatan kesejahteraan ekonomi pegawai melalui pembinaan dan pemberian insentif di luar gaji, pelayanan perumahan dan pengadaan baju kantor, telah membawa dampak positif bagi peningkatan efisiensi kerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Baubau.

Page 1 of 1 | Total Record : 3