cover
Contact Name
Yufitri Mayasari
Contact Email
yufitrimayasrai@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yufitrimayasari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JITEKGI Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi
ISSN : 16933079     EISSN : 26218356     DOI : -
Core Subject : Health,
Bidang ilmu Kedokteran Gigi yang disajikan dalam jurnal ini adalah meliputi Ilmu Konservasi Gigi, Periodontologi, Ortodontik, Ilmu Penyakit Mulut, Prostodontia, Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Ilmu Bedah Mulut, Ilmu kesehatan Gigi Masyarakat & Pencegahan, serta bidang ilmu penunjang Kedokteran Gigi seperti Radiologi Dental, Biologi Oral, Ilmu Material dan Teknologi Kedokteran Gigi, juga bidang ilmu kesehatan umum lain. Jurnal ini terbit berkala dua kali setahun (di bulan Mei dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018)" : 14 Documents clear
Hubungan antara pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan periodontal pada lanjut usia (kajian di Panti Wreda Abiyoso) Novitasari Ratna Astuti
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v14i2.638

Abstract

Latar belakang : pertumbuhan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia lima tahun terakhir ini meningkat tajam dari 7,25 % menjadi 7,62%. Peningkatan tersebut berpotensi meningkatnya jumlah penyakit periodontal (gingivitis) pada kaum lanjut usia, karena orang lanjut usia rentan terhadap penyakit dan berkecenderungan terjadi defisiensi jaringan.Tujuan : mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan periodontal pada lanjut usia (kajian di Panti Wreda Abiyoso). Metode penelitian : penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penghuni Panti Wreda Abiyoso. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Semua sampel diberi kuesioner tentang pengetahuan dan perilaku serta diadakan pemeriksaan terhadap status kesehatan priodontalnya dengan menggunakan lembar pemeriksaan status kesehatan periodontal WHO. Hasil dari uji validitas dan reliabilitas menunjukkan kuesioner valid (r 0,741) dan reabel (r 0.672).Hasil penelitian : hasil uji korelasi Pearson menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan status kesehatan periodontal (gingivitis) (p 0,010), dan hubungan antara perilaku dengan status kesehatan periodontal (gingivitis) (p 0,001). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan ada hubungan yang sangat bermakna antara pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan periodontal (gingivitis) (p 0,000). Kesimpulan : terdapat hubungan yang sangat bermakna antara pengetahuan dan perilaku terhadap status kesehatan periodontal (gingivitis) pada lanjut usia.Kata Kunci : pengetahuan, perilaku, gingivitis
OBAT ANTIDIABETIK MEMICU TERBENTUKNYA ORAL LICHENOID REACTION Widya Apsari
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v14i2.635

Abstract

Latar belakang : lesi pada kulit dan mukosa mulut yang memberikan gambaran klinis menyerupai keadaan liken planus dikenal sebagai reaksi likenoid. Reaksi likenoid oral sering dikaitkan dengan faktor etiologi, salah satunya berkaitan dengan mengkonsumsi obat-obatan. Laporan kasus : pasien perempuan 42 tahun datang dengan keluhan luka di bibir dan dalam mulut sejak 9 bulan, diketahui mengkonsumsi obat metformin sejak 3 tahun lalu. Lesi mulut dicurigai sebagai suatu reaksi likenoid. Perawatan diberikan topikal kortikosteroid dan merujuk ke penyakit dalam untuk pertimbangan penggantian obat metformin. Kesimpulan : perlunya pertimbangan dokter gigi terhadap keterkaitan manifestasi oral dengan riwayat konsumsi obat rutin.
PENATALAKSANAAN KASUS MALOKLUSI SKELETAL KELAS III (HIPOPLASIA MAKSILA) DENGAN TEKNIK ORTODONTI DAN BEDAH ORTOGNATIK Albert Suryaprawira
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v14i2.605

Abstract

Pasien dengan kelainan maloklusi skeletal kelas III disertai bentuk muka yang panjang memerlukan perencanaan dan penatalaksanaan dalam bidang ortodonti yang cukup rumit. Perbaikan dalam hal fungsi dan estetik adalah sangat diperlukan. Dalam laporan kasus ini dilaporkan seorang pasien laki-laki umur 19 tahun yang mengeluhkan keterbatasan saat bicara dan mengunyah. Pasein memiliki bentuk wajah bagian tengah yang kurang berkembang (hipoplasia maksila) dengan profil konkaf. Pasien terdiagnosa memiliki maloklusi skeletal kelas III berat, dengan dimensi vertikal yang berlebih disertai gigitan terbuka anterior sebesar 2,5 mm. Tujuan perawatan ini adalah untuk mencapai hasil estetik dan fungsi yang optimal. Perawatan dilakukan dengan kombinasi antara teknik ortodonti dan bedah ortognatik. Perawatan ortodonti meliputi ekspansi lengkung gigi dan pencabutan pada gigi geligi rahang atas. Kemudian alat ortodonti cekat dipasang pada kedua rahang dengan memperhatikan koordinasi antar rahang dan proses dekompensasi sebelum prosedur bedah. Badah orthognahic meliputi osteotomi Le Fort 1 disertai pergerakan maksila ke arah superior. Didapat hasil akhir dengan bentuk skeletal kelas I dan dental kelas I dengan fungsi stomatognatik yang normal dan penampilan wajah yang baik. Walaupun kasus ini cukup berat, namun dengan perawatan interdispliner antara ortodonti dan bedah orthognatik, maka didapat hasil yang memuaskan dan kestabilan perawatan yang baik.
HUBUNGAN ANTARA pH SALIA DENGAN STATUS KARIES GIGI ANAK USIA PRASEKOLAH DI KABUPATEN SLEMAN Sri Utami
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v14i2.653

Abstract

Latar belakang: prevalensi karies pada anak-anak usia 2-4 tahun di negara-negara yang sedang berkembang mencapai 18 % , sedangkan pada anak-anak usia 3-6 tahun di Kota Yogyakarta mencapai 84,1 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pH saliva dengan status karies gigi anak usia prasekolah Kabupaten Sleman tahun 2015. Metode: jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain kasus kontrol. Jumlah subyek penelitian adalah 120 anak usia prasekolah , 60 anak sebagai kasus dan 60 anak sebagai kontrol, dengan usia 4-6 tahun. Tempat penelitian adalah di sekolah TK Kabupaten Sleman, menggunakan teknik sampling simple random sampling. Variabel penelitian adalah pH saliva yang diukur menggunakan pH digital meter (Hanna), dan status karies gigi anak diukur menggunakan indeks def-t. Koefisien Kappa pengukuran indeks def-s adalah 100%. Analisis data yang digunakan adalah uji Simple Logistic Regression. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara pH saliva dengan status karies gigi anak usia prasekolah (p=0,004, OR=4,094, 95% CI= 1,583 10,587). Kesimpulan: derajat keasaman saliva berhubungan dengan status karies gigi anak usia prasekolah di Kabupaten Sleman, anak-anak dengan pH saliva rendah mempunyai risiko 4 kali lebih besar untuk menderita karies dibandingkan anak-nak dengan pH yang tinggi.Kata kunci: pH saliva, karies gigi, anak usia prasekolah

Page 2 of 2 | Total Record : 14