cover
Contact Name
Rizqi Putri Nourma Budiarti
Contact Email
rizqi.putri.nb@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
atcsj2018@unusa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Applied Technology and Computing Science Journal
ISSN : 26214458     EISSN : 26214474     DOI : https://doi.org/10.33086/atcsj
Core Subject : Social, Engineering,
Applied Technology and Computing Science Journal ( ISSN 2621-4458, E-ISSN 2621-4474) is a journal on all aspect of applied technology natural science that published online by Faculty of Engineering – University of Nahdlatul Ulama Surabaya. This journal published periodically twice in a year (on June and December) to accommodate the researcher from all over the world who want to publish the results of their research and contribution with all variety topics related to Engineering, Applied Computer Modelling and Simulation, Information System, Computer Science, Forecasting, Computer Applications, Expert System, E-Government, E-Business, E-Commerce, Information Security, Big Data, Intelligent System, Data Analysis, Data Mining, Smart City.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018): June" : 12 Documents clear
SISTEM KENDALI POSISI MAGNETIC LEVITATION BALL MENGGUNAKAN METODE SLIDING MODE CONTROL (SMC) Agus Priyanto
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 1 No 1 (2018): June
Publisher : Unusa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v1i1.9

Abstract

Sistem Magnetic Levitation Ball memiliki peranan yang penting dalam dunia industri diantaranya sebagai sistem yang diaplikasikan pada kereta api yang bergerak melayang diatas rel dengan kecepatan tinggi ( kereta MAGLEV ),serta model sistem torowongan angin yang melayang . Permasalahan umum yang sering dihadapi sistem pengendali Magnetic Levitation Ball adalah munculnya gangguan tak pasti yang berasal dari dalam maupun luar sistem. Sliding Mode Control (SMC) merupakan salah satu metode kontrol yang bersifat sangat robust, sehingga mampu bekerja dengan baik pada sistem yang mempunyai ketidakpastian model atau parameter. Dari hasil diperoleh kesimpulan bahwa rancangan sistem pengendali dynamic SMC pada Magnetic Levitation Ball telah dapat diterapkan untuk mengendalikan posisi bola agar tetap stabil, secara umum pengendali dynamic SMC robust terhadap gangguan eksternal baik bernilai kecil maupun besar, serta terhadap gangguan internal baik dalam pengurangan maupun penambahan parameter dibanding dengan static SMC. Demikian pula pada pengendali dynamic SMC tidak memiliki osilasi yang berlebihan serta memiliki waktu respon yang cepat sehingga dapat memaksimalkan kinerja dari sistem posisi Magnetic Levitation Ball. Namun selain memiliki kelebihan, terdapat pula kekurangan pada metode ini, yaitu tidak dapat diterapkan pada jenis gangguan impulse besar.
PERENCANAAN AWAL TATA LETAK GALANGAN KAPAL DI DAERAH KAWASAN LAHAN TERBUKA Meitha Soetardjo; Ede Mehta Wardhana; Ahmad Bisri
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 1 No 1 (2018): June
Publisher : Unusa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v1i1.10

Abstract

Selama beberapa dekade, negara-negara Asia seperti Korea, Jepang dan China telah memimpin industri pembuatan kapal sejak kemunduran di Eropa dan Amerika. Namun, beberapa negara berkembang seperti Indonesia, India, Brazil, dan lain-lain akan masuk juga ke industri perkapalan.Negara-negara berkembang ini menemukan mitra teknis atau penyedia informasi karena mereka berada dalam situasi pengalaman dan teknologi kecil. Kini, perusahaan pengembang galangan kapal dari negara-negara maju pembuatan kapal mendapatkan kesempatan untuk melakukan bisnis rekayasa melawan negara-negara berkembang tersebut......seperti rencana pemodelan klaster industri perkapalan di Surabaya dan sekitarnya.Titik awal dari model bisnis ini adalah untuk pembangunan galangan kapal baru. Model bisnis ini diawali dengan desain layout galangan kapal. Untuk pelaksanaan desain tata letak galangan kapal, dibutuhkan empat jenis komponen rekayasa.Komponen tersebut adalah teknik sipil, teknik bangunan, rekayasa utilitas dan teknik tata letak produksi. Di antara bagian-bagian ini, teknik tata letak produksi paling penting karena hasilnya adalah pondasi dari bagian teknik lainnya dan ini menentukan kapasitas galangan kapal selama siklus operasi kapalUntuk desain tata letak galangan kapal berada di luar jangkauan persyaratan bisnis karena sebagian besar kasus penelitian hanya ada sedikit pertimbangan tentang perkapalan yang nyata.Dalam tulisan ini, desain tata letak galangan kapal untuk tahap awal dilakukan untuk target galangan kapal yang baru direncanakan dengan metode terpadu yang mampu menangani data master aktual dari galangan kapal.Tulisan / penelitian, metode perancangan tata letak ini dibedakan dari penelitian terdahulu karena data produk aktual dari kapal dan data operasi pembuatan kapal aktual digunakan untuk estimasi area.

Page 2 of 2 | Total Record : 12