cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 3 (2022): November" : 19 Documents clear
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit: Scoping Review Dita Aulia Rahma; Diansanto Prayoga
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.967

Abstract

Loyalitas konsumen adalah perilaku yang akan membeli produk atau menggunakan jasa secara berulang-ulang pada perusahaan yang sama, sedangkan loyalitas pasien dikaitkan dengan perilaku pasien untuk menggunakan kembali jasa yang diberikan oleh pelayanan kesehatan salah satunya di rumah sakit. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas pasien. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pasien rawat inap di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah scoping review. Pengumpulan data didapatkan melalui dua sumber data base yaitu DOAJ dan google scholar (dibatasi pada 3 halaman pertama). Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel yaitu: "Faktor" AND "loyalitas" AND "pasien” AND “rawat inap” AND “rumah sakit”. Artikel yang ditemukan sebanyak 23 artikel namun hanya 11 artikel yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi loyalitas pasien rawat inap di rumah sakit adalah faktor kepuasan pasien dan faktor kualitas layanan pasien. Terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi loyalitas pasien rawat inap di rumah sakit seperti faktor perilaku caring perawat, kepercayaan, kenyamanan, kemudahan, dan lain-lain. Kesimpulannya, pihak rumah sakit perlu memperhatikan bagaimana tingkat kepuasan pasien dan kualitas pelayanan yang diberikan karena banyak hasil penelitian yang berhasil menunjukkan pengaruh faktor kepuasan pasien dan faktor kualitas layanan pasien terhadap tingkat loyalitas pasien
Dampak Paparan Merkuri Terhadap Gangguan Kesehatan Penambang Emas Skala Kecil: Systematic Review Murniwati Bagia; Onny Setiani; Mursid Rahardjo
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1238

Abstract

Pemakaian Merkuri (Hg) untuk pemisahan emas dari batuan (amalgamasi) sangat berbahaya pada kesehatan dimana dapat nebimbulkan gangguan kesehatan. Paparan Hg terjadi akibat mengkonsumsi makanan atau air yang mengandung merkuri atau menghirup partikel merkuri. Tujuan systematic review yaitu untuk mengetahui dampak paparan merkuri terhadap gangguan kesehatan penambang emas skala kecil. Penelusuran literatur artikel terkait dengan menelusuri artikel di jurnal-jurnal PubMed, Researchgate, google scholar search, ChemPubSoc Europe, International Journal of Environment Research and Public Health (IJERP), semanticscholar, International Journal of Education And Research (IJERN) dan Science Direct, geosciences, dan jurnal nasional melalui Portal Garuda Indonesia, Indonesia Widget One Search yang dipublish tahun 2012 hingga tahun 2022 dengan kata kunci “paparan merkuri penambang emas tradsional”. Hasil penelitian yaitu terdapat 6 artikel yang menunjukkan bahwa adanya gejala gangguan neurologis dan 5 artikel lainnya menunjukan adanya gejala gangguan fungsi hati dan ginjal (1), gangguan neurologis dan ginjal (1), gangguan fungsi hati (1) serta gangguan kesehatan lainnya tanpa menyebutkan gangguan kesehatan spesifik (3). Penggunaan merkuri pada pengolahan emas dalam jangka waktu lama sangat berdampak pada kesehatan
Nurses’s Burnout and Anxiety about Risk of Infection toward Quality of Life during the COVID-19 Outbreak Ina Martiana; Hendra Dwi Cahyono
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1258

Abstract

The novel coronavirus disease (COVID-19) is a global pandemic in all over countries. Nurses as frontline worker who taking care of infected patients and have high risk of being infected by COVID-19. This pandemic affects physical and psychological conditions of nurses. The aim of this study was to identify the correlation between nurse’s burnout and risk of infection anxiety toward quality of life. This study used descriptive cross-sectional design. A total of 102 participants joined this research. The participants were nurses who work in COVID-19 isolation room. The data collecting process has done by online. The participants filled informed consent and questionnaire by online questionnaire. The study was assessed by Professional Quality of Life-5 (ProQOL-5), C-19ASS (COVID-19 Anxiety Syndrome Scale), and CBI (Copenhagen Burnout Inventory). This study was analyzed using non-parametric Kruskal Wallis. The results of the study were 56.9% of respondents had a high level of anxiety, 50% of them experienced burnout. There is a significant relationship between length of work and quality of life of CS (p value = 0.048). There is also a relationship between burnout and STS quality of life (p value = 0.033). The pandemic situation is being fluctuated and people adapted to it. The anxiety and burnout feeling was also change anytime. The more nurses being prepared, the lower burnout, and having good quality of life. The good teamwork to support and feeling of being appreciate give good quality of life for nurses.  
Intervention of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety and Sleep Quality in COVID-19 Patients : A Systematic Review Nurul Imam; Alfian Bayu Indrawan; Rofi Syahrizal; Shafaat Pranata
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1259

Abstract

COVID-19 is an infectious disease. COVID-19 patients will experience anxiety, thus disturbing the patient's sleep quality. Pharmacological therapy given in the long term poses a risk to the health of the body. This study aims to determine the effectiveness of progressive muscle relaxation in COVID-19 patients to reduce anxiety and improve sleep quality. The studies were identified systematic by searching the database with the keywords “COVID-19 AND Anxiety AND Sleep Quality AND progressive Muscle Relaxation.” The results consist of Web of Science 3 articles, Scopus 3 articles, Science Direct 135 and Pro Quest 501 articles. Eligible articles were selected according to the inclusion and exclusion criteria, COVID-19 patients with anxiety and sleep disturbances as well as with PMR intervention and articles published in English based on the last 3 years study. In assessing the bias and methodological quality of this study using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal checklist tool. From 642 references, after a selection there were 5 references describing in detail progressive muscle relaxation exercises that could be used together with pharmacological during treatment in isolation rooms. Progressive muscle relaxation exercises are performed 2 times a day, in the morning and before going to bed, with a duration of 20-30 minutes. Progressive muscle relaxation significant reduces anxiety and improves sleep quality in COVID-19 patients during isolation treatment.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Ernidayati Ernidayati; Sugeng Eko Irianto; Noviansyah Noviansyah; Endang Budiati; Aila Karyus
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1385

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Crossectional. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Mei-Juli 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Balita berjumlah 1459 orang dengan jumlah sampel  adalah 181 orang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa dari 181 responden dengan tidak mengalami stunting sebanyak 68,0%, responden dengan status gizi ibu saat hamil baik sebanyak 84,5%, responden dengan jumlah anggota rumah tangga ≥ 4 orang sebanyak 76,8%, responden dengan pemberian tidak ASI eksklusif sebanyak 64,1%, responden dengan riwayat penyakit infeksi tidak ada riwayat sebanyak 69,1%, dan responden dengan tahan pangan sebanyak 75,1%. Variable yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan adalah status gizi saat ibu hamil (p = 0,000), riwayat penyakit infeksi (p = 0,000), ASI Eksklusif (p = 0,012), dan ketahanan pangan (p = 0,003). Variable dengan OR tertinggi adalah status gizi saat ibu hamil yaitu 12,509
Analisis Strategi Dalam Menjalankan Bisnis Apotek dan Meningkatkan Omzet Pada Masa Pandemi Covid 19 Mochammad Widya Pratama; Delina Hasan; Lies Putriana
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1391

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisa Strategi Dalam Menjalankan Bisnis Apotek dan Strategi Meningkatkan Omzet Pada Pada Masa Pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung di Apotek Jejaring dan Apotek Konvensional yang seluruhnya tersebar di Kabupaten Tangerang yang melakukan transaksi di Apotek. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah sebanyak 255 yang diambil secara nonprobability sampling dengan pendekatan sampling incidental. Data yang dikumpulan yaitu data sosio-demografi meliputi jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan pada responden di apotek jejaring dan apotek konvensional. Kemudian data jenis strategi pemasaran yang digunakan di Apotek, data omzet apotek, data jumlah transaksi apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan strategi pemasaran yang diterapkan oleh kedua jenis Apotek yaitu terdapat 8 strategi pemasaran apotek yang sama-sama diterapkan yaitu kehadiran apotek, ketersediaan obat, fasilitas ruang tunggu yang memadai, fasilitas parkir, apotek melakukan promosi, harga jual yang terjangkau, apotek melakukan sosialisasi/penyuluhan, penjualan secara online dan adanya program discount. Data strategi pemasaran apotek jejaring dan apotek konvensional menggunakan strategi penyuluhan, pemberian diskon, penjualan online menunjukan hasil >50%. Data omset pada bulan Desember 2021 – April 2022 menunjukan pertumbuhan 16 % pada apotek konvensional dan pertumbuhan 34% pada apotek jejaring dimana mempunyai nilai positif sehingga bisa dikatakan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan sudah tepat
Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketepatan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Balita Di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Kota Baubau Suwartin; Dahmar; Fitriani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1396

Abstract

Pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kelurahan Bugi masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan ibu takut anaknya diimunisasi dan melupakan jadwal imunisasi bayinya. Ketepatan pemberian imunisasi pada bayi merupakan disiplin waktu dalam kunjungan imunisasi sesuai jadwal dan umur bayi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Kota Baubau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan total sampling yang berjumlah 99 ibu. Hasil uji chi-square dengan batas kemaknaan (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,027), dukungan keluarga (p = 0,000) dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Tidak ada hubungan antara pendidikan (p = 0,764), pekerjaan (p = 0,958), dukungan petugas kesehatan (p = 0,718), dan keterjamgkauan ke tempat pelayanan kesehatan (p = 0,226) dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluaraga dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan keterjangkauan ke tempat pelayanan kesehatan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita.
Hubungan Kompetensi Ketua Tim Terhadap Kepuasan Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Penerapan Model Praktik Keperawatan Profesional Metode Tim Saman; Sova Evie
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1413

Abstract

Kompetensi adalah kemampuan individu untuk melaksanakan suatu pekerjaan dan memiliki keunggulan menyangkut pengetahuan, keahlian dan sikap. Ketua tim menjadi secondline di ruangan untuk mengarahkan perawat pelaksana dalam penerapan MPKP di rumah sakit agar kinerja perawat pelaksana baik dan lebih ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya hubungan kompetensi ketua tim terhadap kepuasan kinerja perawat pelaksana dalam menerapkan model praktik keperawatan professional (MPKP) pemula di RSUD Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan studi korelasi, dengan pendekatan deskriptif cross sectional. Jumlah sampel 37 perawat pelaksana di 5 ruang rawat inap. Proses analisa data dengan SPSS 22 untuk menguji variable. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kompetensi management approach ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana (p=0,009). Terdapat hubungan signifikan antara kompetensi patient care delivery system dan compensatory reward ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana (p=0,040). Terdapat hubungan antara kompetensi profesional relationship ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat perawat pelaksana (p=0,001), pada tingkat kepercayaan 95% (alpha 5%). Kesimpulan menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kompetensi ketua tim (dalam 4 pilar) dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana dalam penerapan MPKP Metode Tim di RSUD Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Determinan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Novi Jayanti; Sugeng Eko Irianto; Ai Kustiani; Dewi Rahayu; Atikah Adyas
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting di wilayah kerja dinas kesehatan kabupaten lampung utara tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional, subjek dalam penelitian ini adalah ibu dengan balita yang ada di Kabupaten Lampung Utara. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian yaitu terdapat  26% balita yang Stunting. Balita asupan gizinya cukup sebesar 57%, persentase balita yang memiliki riwayat penyakit infeksi sebesar 29%, pemberian ASI Eksklusif sebesar 70%, terdapat 27% yang tidak menerima imunisasi dasar, Pendidikan ibu dengan kategori tinggi yaitu 73%, dan pendapatan keluarga dengan kategori tinggi yaitu 72%, dan terdapat 24% balita yang tidak mendapatkan layanan kesehatan, serta sanita lingkungan dengan kategori buruk sebesar 28%.. Hasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan antara asupan gizi (p=0,000), penyakit infeksi (p=0,000), Riwayat Pemberian ASI Eksklusif (p= 0,000), imunisasi dasar (p=0,000), Pendidikan ibu (p=0,001), pendapatan keluarga (p=0,015), pelayanan Kesehatan (p=0,000), dan sanitasi lingkungan (p=0,000) dengan kejadian stunting. Pada analisis multivariat didapatkan faktor yang paling dominan adalah sanitasi lingkungan dengan p-value 0,001 dengan OR terbesar yaitu 28,540
Pengaruh Sanitasi dan Air Minum Terhadap Stunting di Papua dan Papua Barat Yuni R. Astuti
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1470

Abstract

Kondisi anak di bawah lima tahun (balita) di Indonesia saat ini menggambarkan satu dari tiga balita mengalami stunting. Berbagai upaya pemerintah dalam penanganan stunting sudah terlihat dengan turunnya prevalensi stunting di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2019. Namun demikian, kondisi ini tidak terjadi di Papua dan Papua Barat, dimana prevalensi stunting justru meningkat dalam tiga tahun terakhir. Penelitian bertujuan untuk menganalisis prevalensi stunting yang dipengaruhi oleh sanitasi layak dan akses air minum layak di Papua dan Papua Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif dan inferensia melalui teknik analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa secara simultan (bersama-sama) persentase rumah tangga yang mengakses sanitasi layak dan air minum layak mempengaruhi prevalensi stunting di Papua dan Papua Barat. Setiap penurunan persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak dan air minum layak akan meningkatkan prevalensi stunting di Papua dan Papua Barat. Namun secara parsial, hanya persentase rumah tangga yang mengakses sanitasi layak yang signifikan mempengaruhi prevalensi stunting. Penelitian ini mengungkapkan bahwa tanpa sanitasi layak dan air minum layak, balita di Papua dan Papua Barat rentan terhadap stunting

Page 1 of 2 | Total Record : 19