cover
Contact Name
Nasrul Wathoni
Contact Email
majalah@farmasetika.com
Phone
842 888888 Ext : 3510
Journal Mail Official
majalah@farmasetika.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran Jl. Bandung-Sumedang KM.21, 45363 Sumedang
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Majalah Farmasetika
ISSN : -     EISSN : 26862506     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmasetika Edisi Khusus merupakan majalah online farmasi di Indonesia berbentuk artikel ilmiah populer, artikel review, laporan kasus, komentar, dan komunikasi penelitian singkat di bidang farmasi. Edisi khusus ini dibuat untuk kepentingan informasi, edukasi dan penelitian kefarmasian. Majalah Farmasetika Edisi Khusus terbit 5 kali dalam setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
Formulasi dan Karakterisasi Nanopartikel Kitosan Mengandung Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) Hidayati, Evi Nurul; Santoso, Joko; Ma’rifah, Bahriyatul; Azzahra, Fauzia; Maulidia Rahayyu, Annisa; Masruriati, Eni; Aisyiah, Aisyiah; Dewi Kinanti, Cahya
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.50267

Abstract

Tanaman salam merupakan tanaman yang banyak digunakan di Indonesia dan padabeberapa penelitian telah terbukti memiliki aktivitas farmakologis salah satunya sebagaianti dislipidemia dimana ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum) dapatmenurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Sistem nanopartikel merupakan sistempenghantaran yang banyak dikembangkan dan dapat meningkatkan efektifitas terapi,menurunkan efek samping, dan aman. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalahmeningkatkan efektifitas anti dislipidemia dari ekstrak etanol daun salam yangdiformulasikan dalam bentuk nanopartikel. Pada penelitian ini dilakukan uji skriningfitokimia ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum) serta formulasi nanopartikelmenggunakan polimer kitosan dan sodium tripolyphosphate sebagai cross linker.Adapaun variabel yang digunakan rasio kitosan : STPP dimana dibuat tiga formula yaituF1, F2 dan F3. Karakterisasi nanopartikel yang dilakukan yaitu ukuran partikel, indekspolidispersitas, dan potensial zeta. Hasil penelitian ini ekstrak etanol daun salam yangdigunakan memiliki kandungan beberapa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid,tanin, saponinm kuinon dan triterpenoid. Adapun hasil ukuran partikel pada F1, F2 danF3 berturut-turut adalah 384,37 ± 6,53 nm ; 180,1 ± 0,5 nm ; 512,67 ± 21,97 nm. Nilaiindeks polidispersitas adalah 0,566 ± 0,049 (F1) ; 0,220 ± 0,016 (F2) ; 0,636 ± 0,02.Selain itu nilai potensial zeta yang didapatkan pada F2 adalah 21,8 ± 1,74 (mV)menyatakan bahwa nanopartikel yang terbentuk memiliki stabilitas yang baik. Padapenelitian ini dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil ukuran partikel, indekspolidispersitas, potensial zeta yang didapatkan, formula paling optimum adalah F2 danmengindikasikan formula nanopartikel yang terbentuk bersifat stabil serta berpotensiuntuk memberikan hasil yang baik sebagai anti dislipidemia dikarenakan ukuran partikelkurang dari 1000 nm.
Manfaat Ceramide untuk Perawatan Kulit : Review Tutik, Feni Diyas; Nurul Qomariyah, Laila; Yulanda Putri, Millenia; Ridha Aulia, Hani; Dwi, Elasari
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.39330

Abstract

Pada awalnya ceramide telah menarik perhatian dalam terapi kanker, yang merupakanstrategi baru untuk meningkatkan kemanjuran kemoterapi yang berfokus padapeningkatan kadar ceramide. Studi klinis terbaru melaporkan bahwa ceramide menjadisalah satu kandungan di dalam produk kecantikan yang tengah diunggulkan mampumengatasi berbagai permasalah pada kulit seperti, dermatitis atopik, penuaan dini,hingga kulit kering. Review artikel ini bertujuan untuk mencari informasi perkembangandan manfaat ceramide dalam bidang kosmetik. Metode yang digunakan dalampenyusunan artikel review ini yaitu dengan study literatur dari berbagai jurnalinternasioanal yang diakses dari situs Google scholar dan ScienceDirect. Hasil reviewartikel didapatkan ceramide mampu menghidrasi kulit kering dan menjagakeseimbangan skin barrier, produk kosmetik yang paling banyak beredar dipasaranadalah produk pelembab wajah.
Kajian Literatur: Fungsi Propilen Glikol sebagai Humektan Terhadap Sifat Fisik Sediaan Semisolid Zendrato, Rizki Sepridayanti; Elfiyani, Rahmah; Khaira Nursal, Fith
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.42651

Abstract

Propilen glikol merupakan senyawa yang berperan sebagai humektan dalam sediaan semisolid gel , emulgel dan krim. Humektan mempengaruhi sifat fisik sediaan seperti homogenitas, daya lekat, daya sebar dan viskositas. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan mengkaji penelitian terkait peran penting propilen glikol sebagai humektan terhadap sifat fisik sediaan semisolid. Metode yang dilakukan adalah narrative review terhadap jurnal yang terbit secara nasional dan internasional dalam waktu 10 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan jurnal yang tersedia secara online di Google, Google Schoolar, Science Direct, Pubmed dan MDPI. Kriteria inklusi: literatur yang digunakan berupa jurnal internasional dan nasional, jurnal fulltext yang terbit pada rentang tahun 2013-2022, propilen glikol sebagai humektan dalam sediaan semisolid. Kriteria eksklusi meliputi jurnal review, tidak fulltext, tidak membahas propilen glikol sebagai humektan dan penggunaan kombinasi humektan lainnya. Dari hasil pencarian literatur diperoleh 37 artikel yang dapat digunakan. Rentang konsentrasi propilen glikol yang digunakan 0,025%-21% pada sediaan yang sama. Peran daya lekat humektan propilen glikol dengan konsentrasi 15% lebih besar pada sediaan emulgel dibandingkan dengan gel, sedangkan daya sebar humektan propilen glikol (10% dan 15%) lebih besar pada gel diikuti oleh krim dan yang terkecil adalah pada sediaan emulgel. Peran propilen glikol (15%) pada sediaan krim menunjukkan nilai viskositas yang lebih besar dibandingkan dengan gel sehingga propilen glikol memiliki peran sifat fisik yang berbeda pada sediaan semisolid. Simpulan kajian literatur ini adalah bahwa semakin tinggi konsentrasi propilen glikol dalam formula menurunkan viskositas sediaan sehingga nilai daya sebar semakin meningkat.
Pengaruh Perlakuan Kolang-kaling Segar, Serbuk, dan Masker Gel Peel Off Kolang-kaling (Arenga pinnata Merr) Terhadap pH, Aktivitas Antioksidan, dan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Fauziyah, Fara Dina Nur; Susanti Hanhadyanaputri, Eka; Martha Cahyani, Intan
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.46717

Abstract

Tanaman aren termasuk dalam kategori tanaman yang serbaguna, hampir semua bagian dari aren dapat berfungsi dan diolah. Kolang-kaling berasal dari biji buah aren yang berumur setengah matang dan telah melalui proses pengolahan. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serbuk kolang-kaling yang dibuat dengan microwave selama 5 jam, aktivitas antioksidan, potensi sebagai tabir surya pada kolang-kaling segar, serbuk kolang-kaling dan masker gel peel off kolang-kaling serta mengetahui pengaruh perlakuan kolang-kaling pada pH, aktivitas antioksidan, dan nilai Sun Protection Factor (SPF). Hasil pengujian serbuk kolang-kaling menunjukkan serbuk berwarna coklat berbau khas kolang-kaling dan tidak berasa, susut pengeringan 5,85%±0,45, kadar air 8,26%±0,28, kadar abu total 8,56%±0,97, kelarutan 6,81%%±1,24, pH 3,00±0,32 serta memiliki gugus fungsi yang sesuai dengan galaktomannan. Hasil penelitian menunjukkan kolang-kaling segar, serbuk kolang-kaling, dan masker gel peel off memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi sebagai tabir surya dengan nilai IC50 kolang-kaling segar 25,6918 ppm, serbuk kolang-kaling 30,2743 ppm, masker gel peel off kolang-kaling 44,4169 ppm termasuk kategori sangat kuat dan nilai SPF kolang-kaling segar 5,63, serbuk kolang-kaling 8,25, masker gel peel off kolang-kaling 4,53.
Pengaruh Probiotik Terhadap Karakteristik dan Stabilitas Fisik Serum NLC Koenzim Q10 Rohmah, Habibatur; Dwi Pratiwi, Elasari; Dita Mayangsari, Fransisca
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.49478

Abstract

Probiotik merupakan mikroorganisme yang memiliki sifat antioksidan yang dapatberperan sebagai anti aging dan memperbaiki skin barrier. Penelitian tentangpenggunaan probitok masih minim dilakukan, sehingga pada penelitian ini probiotikdiformulasikan kedalam sediaan serum NLC Koenzim Q10 sebagai second activeingredient. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kosentrasiprobiotik terhadap serum yang mengandung NLC Koenzim Q10 terhadap karakteristikdan stabilitas fisik. Variasi konsentrasi probiotik yang diamati yaitu 0% (F0), 2% (F1)dan 6% (F2). NLC Koenzim Q10 dibuat dengan High Shear Homogenization,selanjutnya dicampur dengan basis serum dan probiotik. Setelah itu, dilakukankarakteristik dan stabilitas fisik secara real-time selama 12 minggu dengan parameterorganoleptis, homogenitas, pH dan viskositas. Hasil pengujian karakteristik fisikmenunjukkan bahwa ketiga formula memiliki warna, bentuk dan homogenitas yangsama. F0 memiliki aroma khas lemak seperti NLC, sedangkan F1 dan F2 memilikiaroma asam khas probiotik. Nilai pH dan viskositas F0 lebih tinggi dibandingkan F1 danF2, namun masih memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Pengujian stabilitas fisikmenunjukkan bahwa ketiga formula tetap stabil pada aspek warna, bentuk, danhomogenitas. Namun, aroma pada F1 dan F2 semakin intens, pH mengalamipenurunan dan viskositas mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapatdisimpulkan bahwa probiotik mempengaruhi aroma pH dan viskositas, tetapi tidakmempengaruhi warna, bentuk, dan homogenitas sediaan.
Formulasi dan Evaluasi Krim Ekstrak Jamur Sawit (Volvariella sp) sebagai Tabir Surya dengan Variasi Konsentrasi Basis Lemak Tengkawang dan Lemak Cokelat Prehatin, Chrisbaningrum; Butarbutar, Maria Elvina Tresia; Sianturi, Sister; Fernandes, Andrian
Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i1.60520

Abstract

Jamur sawit merupakan bahan alam yang mengandung senyawa antioksidan sangat kuat, yaitu 19,14 bpj, sehingga memiliki potensi sebagai tabir surya. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas ekstrak jamur sawit sebagai tabir surya dengan menentukan nilai SPF yang diformulasikan menjadi sediaan krim dengan variasi konsentrasi lemak tengkawang dan lemak cokelat. Metode spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk menentukan nilai SPF krim ekstrak jamur sawit. Diuji nilai SPF 7 formula dan diperoleh 3 formula terbaik, yaitu F1 (1,9305), F5 (1,6487), dan F7 (1,7906) untuk selanjutnya dilakukan evaluasi mutu fisik. Pada uji pH, F1, F5, dan F7 memenuhi persyaratan pH kulit, yaitu 4,5-6,5, dasil statistik pH diperoleh p>0,05 menunjukan tidak terdapat perbedaan pada variasi konsentrasi terhadap nilai pH. Pada uji viskositas F1, F5, dan F7 memenuhi persyaratan sediaan krim, yaitu 2.000-50.000 cPs. Pada uji daya sebar F1, F5, dan F7 tidak memenuhi persyaratan sediaan krim, yaitu 5-7 cm. Pada uji daya lekat tidak memenuhi persyaratan waktu daya lekat krim, yaitu <4 detik. Hasil viskositas diperoleh adanya perbedaan pada F1, F5, dan F7 dengan nilai p<0,05. Nilai signifikansi tersebut dapat diartikan adanya pengaruh variasi konsentrasi basis terhadap nilai viskositas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2026) Vol 10, No 6 (2025) Vol 10, No 5 (2025) Vol 10, No 4 (2025) Vol 10, No 3 (2025) Vol 10, No 2 (2025) Vol 10, No 1 (2025) Vol 9, No 6 (2024) Vol 9, No 5 (2024) Vol 9, No 4 (2024) Vol 9, No 3 (2024) Vol 9, No 2 (2024) Vol 9, No 1 (2024) Supl. 9 No. 1, Tahun 2024 Vol 8, No 5 (2023) Vol 8, No 4 (2023) Vol 8, No 3 (2023) Vol 8, No 2 (2023) Vol 8, No 1 (2023) Vol 7, No 5 (2022): Vol. 7, No. 5, Tahun 2022 Vol 7, No 4 (2022): Vol. 7, No. 4, Tahun 2022 Vol 7, No 3 (2022): Vol. 7, No. 3, Tahun 2022 Vol 7, No 2 (2022): Vol. 7, No. 2, Tahun 2022 Vol 7, No 1 (2022): Vol. 7, No. 1, Tahun 2022 Vol 6, No 5 (2021): Vol. 6, No. 5, Tahun 2021 Vol 6, No 4 (2021): Vol. 6, No. 4, Tahun 2021 Vol 6, No 3 (2021): Vol. 6, No. 3, Tahun 2021 Vol 6, No 2 (2021): Vol. 6, No. 2, Tahun 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6, No. 1, Tahun 2021 Vol. 6, Supl. 1, Tahun 2021 Vol 5, No 5 (2020): Vol. 5, No. 5, Tahun 2020 Vol 5, No 4 (2020): Vol. 5, No. 4, Tahun 2020 Vol 5, No 3 (2020): Vol. 5, No. 3, Tahun 2020 Vol 5, No 2 (2020): Vol. 5, No. 2, Tahun 2020 Vol 5, No 1 (2020): Vol. 5, No. 1, Tahun 2020 Vol 4, No 5 (2019): Vol. 4, No. 5, Tahun 2019 Vol 4, No 4 (2019): Vol. 4, No. 4, Tahun 2019 Vol 4, No 3 (2019): Vol. 4, No. 3, Tahun 2019 Vol 4, No 2 (2019): Vol. 4, No. 2, Tahun 2019 Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Tahun 2019 Vol. 4, Supl. 1, Tahun 2019 Vol 3, No 5 (2018): Vol. 3, No. 5, Tahun 2018 Vol 3, No 4 (2018): Vol. 3, No. 4, Tahun 2018 Vol 3, No 3 (2018): Vol. 3, No. 3, Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, Tahun 2018 Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Tahun 2018 Vol 2, No 5 (2017): Vol. 2, No. 5, Tahun 2017 Vol 2, No 4 (2017): Vol. 2, No. 4, Tahun 2017 Vol 2, No 3 (2017): Vol. 2, No. 3, Tahun 2017 Vol 2, No 2 (2017): Vol. 2, No. 2, Tahun 2017 Vol 2, No 1 (2017): Vol. 2, No. 1, Tahun 2017 Vol 1, No 5 (2016): Vol. 1, No. 5, Tahun 2016 Vol 1, No 4 (2016): Vol. 1, No. 4, Tahun 2016 Vol 1, No 3 (2016): Vol. 1, No. 3, Tahun 2016 Vol 1, No 2 (2016): Vol. 1, No. 2, Tahun 2016 Vol 1, No 1 (2016): Vol. 1, No. 1, Tahun 2016 More Issue