MULTINETICS
Multinetics is a peer-reviewed journal is published twice a year (May and November). Multinetics aims to provide a forum exchange and an interface between researchers and practitioners in any computer and informatics engineering related field.
Scopes this journal are Content-Based Multimedia Retrieval, Multimedia Application, Mobile Computing & Applications, The Internet of Things, Information Systems and Technologies, E- Learning & Distance Learning, Infrastructure Systems and Services, E-Business & E-Commerce, Artificial Intelligence, Embedded System, Network & Data Communication, Big Data and Data Mining, Software Engineering, Computer Network and Architecture, Soft Computing and Intelligent System and Networks and Telecommunication Systems
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)"
:
10 Documents
clear
Sistem Monitoring Resource pada Jaringan FMIPA Unesa dengan Protocol SNMP
Asmunin, Asmunin;
Khamdani, Wahyu
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1028
Kualitas layanan jaringan komputer yang tertuang dalam SLA (Service Level Agreement) harus tetap dijaga seiring jumlah pengguna yang semakin banyak. Dua hal penting yang menjadi ukuran kualitas jaringan adalah kecepatan akses dan kestabilan sehingga perlu selalu dimonitor sehingga jika terjadi gangguan dapat segera diketahui dan diperbaiki. Pada jaringan FMIPA Unesa, kedua ukuran kualitas tersebut harus selalu diawasi setiap waktu agar kualitas yang tertuang dalam SLA dapat tercapai. Umumnya, monitoring jaringan hanya memakai tools yang sudah ada pada perangkat jaringan, seperti MRTG. Salah satu kelemahannya adalah ketika perangkat down, maka hasil monitor oleh perangkat juga akan hilang karena tidak tersimpan pada harddisk. Untuk mengatasi hal tersebut maka diterapkan sebuah sistem monitoring jaringan berbasis SNMP dengan aplikasi Cacti, yang melakukan monitoring kondisi jaringan setiap waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah dilakukan monitoring jaringan berbasis SNMP dengan aplikasi Cacti, dapat memonitor jaringan dan bandwidth pada banyak perangkat sekaligus, dapat menampilkan grafik yang rinci seperti traffic, resource, dan uptime, dapat memberikan notifikasi email, dan juga dapat menghasilkan pemetaan jaringan, serta data hasil monitoring dapat tersimpan.
Implementasi Network Monitoring System Nagios dengan Event Handler dan Notifikasi Telegram Messenger
Habibullah, Tubagus;
Arnaldy, Defiana
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1042
Jaringan komputer sekarang ini sudah seperti sebuah kebutuhan, sehingga diperlukan adanya pemeliharaan dan kontrol teratur untuk menjamin agar jaringan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu diperlukan sebuah fasilitas pendukung yaitu network monitoring system agar network administrator dapat memonitor suatu perangkat ataupun service pada suatu jaringan meskipun tidak di depan komputer secara langsung. Nagios merupakan salah satu aplikasi open source untuk network monitoring dan memiliki banyak fitur seperti monitoring, notifikasi alert, report, Event Handler dan lain-lain. Dalam penelitian ini diimplementasikan network monitoring system menggunakan Nagios dengan Event Handler dan notifikasi Telegram Messenger yang dapat melakukan monitoring perangkat dan services pada jaringan, dapat mengirimkan notifikasi melalui Telegram Messenger jika host atau service mengalami gangguan, serta dapat melakukan restart terhadap service yang gagal fungsi secara otomatis. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji fungsionalitas kinerja sistem Nagios. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa Nagios dapat mendeteksi perubahan status dengan selang waktu interval 5 menit untuk hosts dan 10 menit untuk services, notifikasi alert dapat terkirim kepada Group Telegram dengan selang waktu rata-rata 5-10 menit setelah Nagios mendeteksi adanya perubahan status down/recovery, dan Event Handler dapat melakukan restart terhadap services yang gagal fungsi dengan rata-rata waktu aksi 2 menit. Hal ini membuktikan bahwa Nagios dapat memonitoring perangkat dan services pada jaringan dengan baik sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan.
Aplikasi FindKos Berbasis iOS
Rucita, Calista Bertha;
Oktivasari, Prihatin
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1049
Penggunaan aplikasi berbasis mobile sangat menguntungkan di era modern seperti ini terutama dalam mencari informasi suatu tempat. Seperti contohnya dalam pencarian Indekos di daerah Depok, kebanyakan masih dilakukan oleh mahasiswa maupun karyawan secara manual. Oleh karena itu diperlukan suatu aplikasi yang dapat memberikan informasi indekost serta petunjuk arah sampai ke tempat lokasi. Findkos merupakan solusi yang menggunakan Google Maps API yang akan menampilkan peta sebagai petunjuk arah dan tersedia dalam platform iOS. Aplikasi ini menampilkan detail informasi seperti harga kamar, fasilitas yang disediakan, nomor telepon pemilik indekos yang langsung dapat dihubungi tanpa mengetik ulang, dan terdapat petunjuk arah langsung menuju lokasi. Metode yang digunakan dalam aplikasi ini dalah metode prototype. Pengujian beta dilakukan terhadap 30 responden. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi FindKos telah berjalan dengan baik di iOS 7 sampai iOS 9.3.
Analisis Web Traffic untuk Keamanan Informasi dan Domain Pengunjung di UIN Jakarta
Fiade, Andrew
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1050
Tantangan big data meliputi proses perolehan, penyimpanan, penelusuran, pembagian, pemindahan, analisis, dan pemvisualan data. Web based menjadi salah satu contoh dari penerapan big data. Saat ini user dari seluruh dunia mengakses web. Banyak informasi yang dapat diambil dalam penggunaan web seperti halaman apa saja yang sering diakses user, waktu akses user yang paling sering, dan kata kunci yang sering digunakan dalam pencarian web untuk mendapatkan domain web yang dituju. Untuk sisi keamanan informasi, dapat diketahui bagaimana cara sebuah halaman web telah di-deface atau telah disisipkan file tertentu oleh user dari luar sehingga user luar dapat mengambil informasi yang sensitif serta apakah web tersebut pernah digunakan untuk mengakses sql injection. Dalam penelitian ini dianalisa domain uinjkt.ac.id yang memiliki sekitar 72 sub domain dan perlu untuk dimonitoring.Metode yang digunakan adalah Rapid Application Development.Dari hasil pengujian didapatkan bahwa subdomain sudah dapat dimonitor dan terdapat beberapa user luar mencoba akses hack ke situs UIN. Kedepannya penelitian ini dapat ditingkatkan untuk alert
Aplikasi Business Intelligence Dashboard sebagai Alat Monitoring dan Bahan Pengambilan Keputusan Sales and Account Receivable
Putra, Fadil Muhammad;
Sari, Risna
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1051
Information and data are the important assets for a company. To process data into useful information and getting to be knowledge in the decision making process at management level, there are so many companies which have difficulties, including PT XYZ which was engaging in the production of agricultural materials. PT XYZ had the difficulties in monitoring process and decision-making process related to its main business, sales and account receivable. Business Intelligence dashboard could be the best solution to overcome these problems. This research discusses related design, construction and implementation of business intelligence solutions dashboard starting from the architecture business intelligence, data warehouse in form of a data mart, ETL (extraction, transformation, and loading) process are useful for generating the quality of data, and visualization in the form of dashboard that would represent key business process with XYZ company. The method used in the development of business intelligence dashboard refers to the six-step method of executive information system that is of the justification, planning, business analysis, design, construction, deployment that would generate digital dashboard for level management. The result is a website application consisting of three digital dashboards that become visualization tools to display the information and knowledge needed in the monitoring process and become material to produce decisions related to sales and receivables. The BI solutions that are developed are in line with expectations and can meet the business needs of PT XYZ.
Penerapan dan Analisis Virtualisasi Router Menggunakan RouterOS
Asmunin, Asmunin;
Hermawan, Aditya
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1053
Dewasa ini, virtualisasi dan cloud computing telah menjadi tren teknologi informasi khususnya untuk perusahaan skala enterprise. MetaROUTER merupakan implementasi virtualisasi pada RouterOS v3.21 keatas yang berjalan pada RouterBoard dengan platform MIPS-BE. Fokus penelitian ini adalah virtualisasi router berbasis MetaROUTER dimana antar virtual router tidak saling berhubungan dan memiliki fungsi yang berbeda. Fungsi dari masing-masing virtual router adalah manajemen bandwith dengan PCQ, proxy server dan hotspot yang teintegrasi dengan PCQ. Skenario pengujian meliputi empat aspek yakni independensi, performa, throughput dan security. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan memori untuk tiap skenario pengujian pada virtual router relatif sama yakni tersisa 5.1MB untuk download, 5.8MB untuk browsing, dan 5.3MB untuk hotspot. Untuk CPU load, aktivitas download membutuhkan CPU paling banyak, yakni 13%. Untuk throughput, pada VR1 nilai TX berada pada nilai 1013Kbps sedangkan RX pada nilai 30Kbps, VR2 sebesar 122.435 KB/detik, dan VR3 sebesar 119.617KB/detik. Hasil pengujian security menunjukkan bahwa tiap virtual router tidak dapat mengirim paket ICMP ke router utama karena rule drop pada firewall.
Pembuatan User Interface dan Animating pada Media Pembelajaran Interaktif Idiom Bahasa Inggris
Dinar, Faizah;
Waluyo, Yoyok Sabar
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1058
Idiom merupakan susunan kata-kata yang mempunyai arti khusus yang tidak diterjemahkan secara aksara (literally). Idiom digunakan untuk memberikan ciri khas bagi suatu kalimat sehingga banyak masyarakat yang menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi, idiom tidak masuk ke dalam kurikulum pendidikan bahasa Inggris di Indonesia, sehingga sulit bagi masyarakat yang ingin mempelajarinya. Banyak buku yang menjelaskan tentang idiom, namun belajar dari buku teks kini dianggap kurang efektif seiring berkembangnya teknologi dan multimedia. Dengan menggabungkan fungsi buku dan teknologi, maka akan lebih baik jika media pembelajaran dibuat dengan lebih interaktif dan membuat penggunanya lebih cepat menangkap ilmu yang diberikan dengan cara yang menyenangkan. Dalam pembuatan media pembelajaran interaktif ini dibutuhkan seorang desainer user interface yang berperan sebagai orang yang mendesain tampilan media interaktif dan animator yang berperan sebagai orang yang menganimasikan objek dalam sebuah cerita di dalam media interaktif tersebut. Pembuatan user interface dan animasi akan lebih baik dengan memanfaatkan prinsip perancangan user interface dan 12 prinsip animasi. Tampilan user interface mendapatkan presentase sebesar 86,6-93,3% dari koreponden yang menyatakan bahwa tampilan user interface menarik dan tidak membingungkan. Untuk animasi mendapatkan presentase sebesar 73,3-83,4% yang membuktikan bahwa animasi sudah baik dan sesuai. Sedangkan untuk aplikasi media pembelajaran interaktif ini mendapatkan presentase sebesar 80-100%.
Rancang Bangun Aplikasi Biro Travel dengan SMS Gateway dan Google Maps API
At Taufiq, Muhammad Hazbiallah;
Hidayati, Anita
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1061
Let's Go Outside Travel is a company engaged in the service. Services offered are open-trip travel and tours combined. Tours provided by the travel easier for customers to travel schedules and facilities that are already programmed. The technology can help this is to develop a web-based system for travel agencies Let's Go Outside in the promotion. To meet the demands of the importance of managing the data do the booking, the travel party decided to create a web application that serves to promote new tourism by using google maps API, add a photo documentation and facilitate the process of confirming the transaction with SMS Gateway technology. These include web application design business processes in the travel Let's Go Outside. This design using waterfall method. This method uses a real way and clear for every step of the manufacturing system. The web applications created using CodeIgniter framework, the application has been undergoing testing stages. The results showed that the application has been successfully meeting the user needs with the success rate is 85.7% of 13 respondents.
Teknologi Virtualisasi Openvz dan Kernel-Based Virtual Machine sebagai Layanan IaaS pada Jaringan Enterprise
Aziz, Abdul;
Tarkono, Adita
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1064
Server fisik saat ini memiliki perangkat keras yang sangat baik dalam menjalankan pekerjaan secara multitasking. Hal ini karena perangkat keras pada server fisik memiliki jumlah prosesor dan inti pemrosesan yang banyak serta didukung dengan kapasitas memori yang besar. Penggunaan server fisik secara tradisional sangat tidak efektif dalam memanfaatkan kemampuan multitasking dari server fisik. Selain itu juga, penggunaan satu sistem operasi pada server fisik untuk berbagai keperluan dapat menimbulkan konflik pada perangkat lunak. Teknologi virtualisasi mampu menjadi jawaban untuk mengatasi masalah-masalah tersebut karena mampu mengutilisasi secara penuh kemampuan server fisik dengan menciptakan mesin-mesin virtual yang berjalan bersamaan pada server fisik. Dengan adanya mesin-mesin virtual pada server fisik yang seolah-olah merupakan server fisik yang berjalan dengan sistem operasi masing-masing, mampu mengatasi masalah konflik pada perangkat lunak. OpenVZ dan Kernel–based Virtual Machine (KVM) merupakan teknologi virtualisasi bersifat bebas dan open source yang banyak digunakan. OpenVZ dan KVM memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing. Pada pengujian yang dilakukan, OpenVZ memiliki performa yang lebih baik dari KVM. Namun KVM memiliki kelebihan dari OpenVZ karena mampu mendukung banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan oleh mesin virtual yang dibuat.
Animasi 3D untuk Media Sosialisasi Kanker Serviks pada Kelurahan Pekojan
Safitri, Nurul;
Eriya, Eriya
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1065
Cervical cancer currently ranks second list of cancer in women. This is attributable to the lack of public knowledge about cervical cancer. From the results of questionnaires distributed to the member of PKK Pekojan known that over 50% of people do not understand about cervical cancer. To avoid the increasing number of people who contract cervical cancer it takes a socialization. The goal, to help provide information about cervical cancer to communities in Kelurahan Pekojan. There are many ways to create a media socialization, one of which is to create an animation. Animation created to act as the introductory material cervical cancer, which will be explained in the motion graphic. The animation was created consisting of animated characters and animation assets. Testing method used is the alpha and beta test. Alpha testing is done to test the level of similarity with the original character of the animated character. While in beta test and the quality test results to see the animation through questionnaires by respondents consisting of PKK members Pekojan village itself. From the second test showed that by adding an animated 3D video output socialization cervical cancer then presented becomes more attractive, because there is a storyline that can facilitate PKK Village Pekojan understand the information conveyed.