cover
Contact Name
Dwi Atmoko
Contact Email
jitkbhamada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : -
Core Subject : Health,
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2016)" : 17 Documents clear
PERBEDAAN PENDAMPINGAN SUAMI DAN METODE TAPPING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN DAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN NORMAL Munjiati Munjiati; Dina Indrati DS Indrati DS; Herry Prasetyo
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: husband mentoring and methods tapping in the intra-partum period can be used as an alternative methods during delivery Purpose: the study aimedtodetermine the effecthusbandmentoringandmethodstappingtheintra-partumperiodtodecreasethe level ofanxietyandpainintensityinnormal labor. Method: the research method wasquasi experimentwith non equivalent control group pre test and post test. The populationwas motherswithnormal deliveriesinthe maternity hospitalin the field of Community Health CenterBaturaden Banyumas.The sample sizewas30women.Data collectionwas donebefore and afterassistingwith thetappingmethod, usingobservation sheetmeasurementof anxietyandpain intensityscale. Results: the findings showed that therearesignificantdifferences inmeananxietyandpainin the first stage of intrapartumbeforeandafter theintervention periodin the intervention group, with averystrongcorrelationvaluesare0.853and0.764. The averagevalue ofthe significance ofanxietylevel in the intervention groupwas0.000<0.05 andthe averagevalue ofthe significance ofreduction in pain intensitywas0.001<0.05. Meanwhile, the control group, the level of significance0.005<0.05 for an averageof anxietybeforeandaftercounseling, butnottoa categoryaverage ofchildbirthpainfirst stageis0.635<0.05. Conclusion: tappingmethodassistance is verymeaningfultoreducepainandanxietyin the mothergave birth tothe first stage of intrapartum.
HUBUNGAN FUNGSI MANAJERIAL PENGAWASAN (CONTROLLING) KEPALA RUANG DENGAN PEMBUATAN RENCANA HARIAN PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Oky Windarto Tino Saputro; Wisnu Widyantoro; Deni Irawan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala ruang merupakan manajer tingkat pertama yang bertugas memimpin dan mengawasi staf yang terlibat dalam organisasi. Kepala ruang di rumah sakit sangat berperan penting dalam pengawasan pembuatan rencana harian perawat pelaksana agar patuh dalam pembuatan rencana harian dan melakukan pendokumentasian pembuatan rencana harian tersebut. Rencana harian perawat pelaksana adalah tindakan keperawatan untuk sejumlah pasien yang dirawat pada shift dinasnya. Rencana harian dibuat sebelum operan dilakukan dan dilengkapi pada saat operan. Kegiatan tersebut meliputi operan, pre conference dan post conference, mendokumentasikan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi manajerial pengawasan (controlling) kepala ruang dengan pembuatan rencana harian di ruang rawat inap RSUD dr. Soeselo Slawi. Desain penelitian ini yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana yang melakukan pembuatan rencana harian sebanyak 32 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2015 sampai 22 Juni 2015. Hasil dari data tersebut setelah dilakukan uji chi square dengan menggunakan program komputer pada tingkat kesalahan 5% (ρ – 0,05) di peroleh ρ value = 0.018 sehingga ρ value < ρ yaitu (0.018< 0.05) yang berarti Ha diterima dan artinya ada hubungan fungsi manajerial pengawasan (controlling) kepala ruang dengan pembuatan rencana harian perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD dr. Soeselo Slawi.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUANG BOUGENVIL RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Purwati Purwati; Atun Raudotul Ma’rifah; Susio Maryati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit keganasan yang paling banyak menyerang wanita dan dapat menimbulkan reaksi kecemasan. Kecemasan dapat menyebabkan gangguan tidur karena pada kondisi cemas akan meningkatkan norepinephrin dalam darah melalui sistem saraf simpatis yang dapat menyebabkan kurangnya waktu tidur tahap IV NREM dan REM. Jumlah kunjungan pasien kanker payudara di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dari bulan November 2013-November 2014 tercatat sebanyak 7.572 kunjungan dan jumlah rawat inap sebanyak 1.310 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien kanker payudara di ruang Bougenvil RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2015. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien wanita dengan kanker payudara di ruang Bougenvil RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling dengan jumlah responden 40 responden. Data diambil dengan memeberikan lembar kuisioner HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) untuk mengukur tingkat kecemasan dan PSQI (Pittsbrugh Sleep Quality Index) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil uji statistik dengan Uji Spearman Rank (rho) didapatkan nilai p value 0,008 (p value< α) dan korelasi (rho) sebesar 0,412. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien kanker payudara.
ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANG INSTALASI REHABILITASI MEDIK RSUD ARIFIN ACHMAD PROPINSI RIAU TAHUN 2015 Hastuti Marlina; Sucy Nurkadrina Hamzah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke iskemik terjadi bila pembuluh darah yang memasok darah ke otak tersumbat. Pasien yang terkena stroke membutuhkan kemandirian melakukan aktivitas sehari-hari (activity daily living) dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan activity daily living pada pasien stroke iskemik. Di Ruang Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau, penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2015. Jenis penelitian adalah analitik kuantitatif, dengan tekhnik pengambilan sampel menggunakan total populasi yaitu 74 orang pasien yang mengalami stroke iskemik. Data diperoleh dari Rekam Medik dan dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan tekhnik observasi. Hasil penelitian didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan activity daily living (ADL) secara berturut-turut sebagai berikut; kondisi fisik (p value 0,012) dan nilai POR 5,217 (CI 95%: 1,531-17,782), stress (p value 0.020) dan nilai POR 3,402 (CI 95%: 1,310-8,840), dukungan keluarga (p value 0.019) dan nilai POR 3,601 (CI 95%: 1,333-9,728), nilai kekuatan otot (p value 0,016) dan nilai POR 5,720 (CI 95%: 1,470-22,257), usia (p value 0,018) dan nilai POR 4,048 (CI 95%: 1,368-11,978), jenis kelamin (p value 0,002) dan nilai POR 5,063 (CI 95%: 1,855-13,821), pekerjaan (p value 0,019) dan nilai POR 6,926 (CI 95%: 1,414-33,932). Diharapkan kepada keluarga agar turut serta membantu pasien dalam melakukan terapi dan kepada petugas kesehatan agar mengoptimalkan pelayanan yang diberikan untuk kesembuhan pasien.
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN BIDAN DESA DALAM MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN HB PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN SEMARANG Chichik Nirmasari; Atik Mawarni
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu hamil merupakan salah satu pelayanan Antenatal. Sesuai Standar Pelayanan Kebidanan, pemeriksaan kadar Hb dilakukan minimal dua kali selama kehamilan pada trimester 1 dan trimester 3. Pada tahun 2011, di Kabupaten Semarang hanya 46% ibu hamil yang mendapatkan pemeriksaan Hb, demikian juga pemeriksaan Hb belum dilakukan oleh semua bidan desa. Tujuan penelitian adalah mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan bidan desa dalam melaksanakan pemeriksaan Hb pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi adalah semua bidan desa sebanyak 312 orang yang ada di Kabupaten Semarang, sampel sebanyak 76 dipilih secara clustered random sampling. Analisis dilakukan dengan uji Chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata umur bidan desa 36 tahun, rerata masa kerja 15 tahun, 44,7% berpendidikan D1, 65,8% mempunyai tingkat pengetahuan rendah, 56,6% mempunyai motivasi tinggi, 50% mempunyai sikap mendukung, 61,8% mempunyai persepsi supervise baik dan 75% menyatakan sarana lengkap, sedangkan bidan yang patuh dalam melaksanakan pemeriksaan Hb hanya 36,8%. Variabel bebas yang berpengaruh terhadap kepatuhan bidan desa adalah pengetahuan (p=0,06; Exp (B)=10,5), motivasi (p=0,004; Exp (B)=31,7) dan sikap (p=0,004; Exp (B)=16,9). Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar melakukan kegiatan dalam rangka memperbaiki kepatuhan pemeriksaan Hb ibu hamil oleh bidan desa melalui peningkatan pengetahuan , pembentukan sikap dan motivasi.
HUBUNGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA IBU DI DESA KALISAPU KABUPATEN TEGAL Susi Muryani; Rizki Cintya Dewi; Aldila Rachmasari
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi mempunyai peranan yang dapat meningkatkan motivasi istri dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Pelaksanaan program KB seperti tercantum dalam Rencana Pembangunan jangka Panjang tahun 2015 adalah penggunaan MKJP seperti IUD, implant, dan sterilisasi. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seharusnya menjadi pilihan yang tepat untuk ibu yang menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi dengan penggunaan MKJP pada ibu di Desa Kalisapu Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 55 responden yaitu ibu pengguna KB aktif di Desa Kalisapu dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan suami berpartisipasi sebesar 51%, penggunaan MKJP 51%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi dengan penggunaan MKJP pada ibu di Desa Kalisapu Kabupaten Tegal dengan hasil p value 0,139> 0,05. Diharapkan menjadi bahan masukan untuk BKKBN serta perawat untuk melibatkan suami dalam memberikan promosi kontrasepsi/ pendidikan kesehatan pada ibu.
a ANALISIS ASPEK LINGKUNGAN DAN PERILAKU KELUARGA DENGAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN SIALANGMUNGGU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU, RIAU.doc Hastuti Marlina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environment is one of the factors that cause an illness. An environment that does not meet health requirements will cause problems, especially the occurrence of environmental-based diseases. Based on the profile data of the Pekanbaru City Health Office, cases of dengue fever have increased, from 20 existing Puskesmas in Pekanbaru City, the highest increase in dengue fever cases was found in Sidomulyo Health Center with a mortality rate of 10% in dengue fever in 2016. This study aims to analyze environmental aspects related to dengue fever cases in Sialang Village awaiting the working area of ​​Sidomulyo Health Center. The type of research used is descriptive qualitative. With the number of respondents 9 people with dengue hemorrhagic fever cases and 2 community leaders. The results showed that people with cases of dengue hemorrhagic fever in Sialangmunggu Village still had unclean and positive environmental conditions for the existence of pleace breeding and resting pleace Aedes agypti mosquitoes, the community had a good level of education and knowledge of dengue fever, but attitudes and behavior what is encountered in the field is still not good for the existence of breeding pleace and resting pleace in the community home.

Page 2 of 2 | Total Record : 17