cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
ISSN : 02163284     EISSN : 26850877     DOI : -
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 1: Februari 2025" : 33 Documents clear
Penerapan Metode PIECES Framework Pada Website Simkatmawa Sebagai Evaluasi Kepuasan Pengguna Kora, Alviandri Umbu; Suharyadi, Suharyadi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2502

Abstract

The Student Performance and Governance Information System (SIMKATMAWA) is a multi-user service website that functions in the field of student affairs and activities at national and international levels. The SIMKATMAWA website plays a role in presenting data related to student achievement to the Higher Education Institution (DIKTI) in the context of higher education transformation. The existence of this site is an effort to facilitate access to information about university activities, although users still face several obstacles in the process of using it. Therefore, the purpose of this study is to measure the level of satisfaction of users or authorized officers from the university in accessing the SIMKATMAWA site, by applying the PIECES Framework method (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service). Data collection is done through questionnaires, literature studies, and data management analysis using a Likert scale. The results showed that by using the PIECES method, the SIMKATMAWA site proved to be very useful and played an important role in providing detailed information for university rankings.Keywords: Website of SIMKATMAWA; PIECES Framework; Ranking; Student Services AbstrakSistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Mahasiswa (SIMKATMAWA) adalah sebuah situs web layanan multi-pengguna yang berfungsi dalam bidang urusan mahasiswa dan kegiatan di tingkat nasional maupun internasional. Situs web SIMKATMAWA berperan dalam menyajikan data terkait prestasi mahasiswa kepada Lembaga Pendidikan Tinggi (DIKTI) dalam konteks transformasi pendidikan tinggi. Keberadaan situs ini merupakan upaya untuk memudahkan akses informasi mengenai aktivitas universitas, meskipun pengguna masih menghadapi beberapa kendala dalam proses penggunaannya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna atau petugas yang berwenang dari universitas dalam mengakses situs SIMKATMAWA, dengan menerapkan metode Kerangka PIECES (Kinerja, Informasi, Ekonomi, Kontrol, Efisiensi, dan Layanan). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, studi literatur, dan analisis manajemen data menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode PIECES, situs SIMKATMAWA terbukti sangat berguna dan berperan penting dalam menyediakan informasi yang mendetail untuk perankingan universitas.Kata Kunci: Website SIMKATMAWA; PIECES Framework; Pemeringkatan; Layanan Kemahasiswaan
Analisis Spasial Penggunaan Lahan di Kampung Bumi Raya Kabupaten Nabire Menggunakan Data Penginderaan Jauh Yuliawan, Kristia; Sombolinggi, Sulastri Arung
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2248

Abstract

This study aims to develop a mobile-based online sales application for banana-based products in Nabire Regency, Central Papua, using the Figma design tool. The method used in this study is Design Thinking, which consists of five stages: empathy, determination, ideation, prototyping, and trial. The research began by conducting observations and interviews to understand the main problems faced by Kedai Bananas Nabire, such as the accumulation of customers and the limitations of service information. Based on these findings, a solution was designed in the form of a mobile application that allows customers to order products online, view service and price information, and communicate with stores through social media. The prototype of the app developed using Figma was designed with an intuitive and user-friendly interface to ensure optimal user experience. Testing the application with the black-box technique shows that this application successfully meets all the requirements and specifications that have been determined. The results of this study show that the developed online sales application can improve the quality of service, customer satisfaction, and sales competitiveness of Kedai Bananas in Nabire Regency.Keywords: Online Sales; Banana Nuggets; Figma; Design Thingking; Nabire Bananas Shop. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi penjualan online berbasis mobile untuk produk berbahan dasar pisang di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menggunakan alat desain Figma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Thinking, yang terdiri dari lima tahap: empati, penentuan, ideasi, prototipe, dan uji coba. Penelitian dimulai dengan melakukan observasi dan wawancara untuk memahami permasalahan utama yang dihadapi oleh Kedai Bananas Nabire, seperti penumpukan pelanggan dan keterbatasan informasi layanan. Berdasarkan temuan ini, dirancang solusi berupa aplikasi mobile yang memungkinkan pelanggan untuk memesan produk secara online, melihat informasi layanan dan harga, serta berkomunikasi dengan pihak kedai melalui media sosial. Prototipe aplikasi yang dikembangkan menggunakan Figma dirancang dengan antarmuka yang intuitif dan user-friendly untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal. Pengujian aplikasi dengan teknik black box menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil memenuhi semua kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi penjualan online yang dikembangkan dapat meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pelanggan, dan daya saing penjualan Kedai Bananas di Kabupaten Nabire.Kata kunci: Penjualan Online; Pisang Nugget; Figma; Design Thingking; Kedai Bananas Nabire.
Analisis Performa Siswa dalam E-Learning Kumara, I Made Surya; Nataraj, Kannan; Yuniari, Ni Putu Widya; Suhendro, Jauzaa Maylia; Mahaputra, I Gusti Agung Made Yoga; Enda, Depandi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2569

Abstract

-
Analisis Unjuk Kerja Klasifikasi Citra Motif Kain Bali Menggunakan Model Inception Dan EfficientNet Yuniari, Ni Putu Widya; Kumara, I Made Surya; Raharja, I Kadek Agus Wahyu; Pradnya Dana, Gde Wikan; Darma, I Gede Wira; Bhaskara, I Made Adi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2568

Abstract

Bali, with its rich culture and diverse symbolism reflected in the traditional fabric motifs. However, the manual recognition of Balinese fabric motifs faces challenges such as pattern complexity, similarity between motifs, and limited public knowledge. This study aims to address these challenges by using Artificial Intelligence (AI) to automate the process of accurately and efficiently identifying Bali fabric motifs. The research develops a motif recognition model for Bali fabrics using Inception V3 and EfficientNet B1 algorithms in image classification analysis. The research methodology used is experimental, starting with dataset collection, data augmentation, feature extraction, modeling, and testing. The results show that the EfficientNet model achieved an accuracy of 99% on the 25th iteration, much higher than Inception V3, which only achieved 62% accuracy. These results indicate that the EfficientNet model is more effective in recognizing and classifying Bali fabric motifs and strengthen the potential of artificial intelligence in cultural preservation.Keywords: Bali; Classification; EfficientNet; Inception; Pattern AbstrakBali, dengan kekayaan budaya yang kompleks serta beragam simbolisme. Salah satunya tercermin dalam rupa motif kain tradisional Bali. Namun, pengenalan manual motif kain Bali sering terhambat oleh tantangan seperti kerumitan pola, kesamaan antara motif, dan keterbatasan pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatisasi proses identifikasi motif kain Bali secara akurat dan efisien. Penelitian ini mengembangkan model pengenalan motif kain Bali dengan menggunakan algoritma Inception V3 dan EfficientNet B1 dalam analisis klasifikasi citra. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dimulai dengan pengumpulan dataset, augmentasi data, ekstraksi fitur, pemodelan, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model EfficientNet B1 mencapai akurasi 99% pada iterasi ke-25, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Inception V3 yang hanya memperoleh akurasi 62%. Hasil ini menunjukkan bahwa model EfficientNet lebih efektif dalam mengenali dan mengklasifikasikan motif kain Bali serta memperkuat potensi kecerdasan buatan dalam pelestarian budaya.Kata kunci: Bali; EfficientNet; Inception; Klasifikasi; Motif
Peran Responsiveness dan Usability Artificial Intelligent Chatbot Shopee terhadap Customer Satisfaction Mahalli, Fathul; Shiddieq, Diqy Fakhrun; Nurhayati, Dwi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2532

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has driven the adoption of chatbots in e-commerce, but this technology still faces challenges, especially in improving the quality of user interactions. The purpose of this study is to analyze the effect of Shopee chatbot responsiveness and usability on Customer Satisfaction. Using an explanatory quantitative approach, data was obtained from Shopee users through a Likert-scale questionnaire. The data was analyzed using SmartPLS 3.0. The analysis results prove that responsiveness and usability have a significant effect on customer satisfaction, having t-statistic values of 3.675 and 2.137, respectively. This finding confirms the importance of speed and ease of use of chatbots in increasing customer satisfaction. The novelty of this study lies in integrating both variables simultaneously and wider geographical coverage than previous studies. Practical implications include recommendations for developing chatbot features to support a superior shopping experience and maintain customer loyalty in the e-commerce industry.Keywords: Artificial Intelligence; e-commerce; Chatbot AbstrakPerkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong adopsi chatbot dalam e-commerce, namun teknologi ini masih menghadapi tantangan, khususnya dalam meningkatkan kualitas interaksi pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh responsiveness dan usability chatbot Shopee terhadap Customer Satisfaction. Menngunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data diperoleh dari pengguna Shopee melalui kuesioner berskala Likert. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil analisis membuktikan bahwa responsiveness dan usability berpengaruh signifikan terhadap customer satisfaction, masing-masing memiliki nilai t-statistik 3,675 dan 2,137. Temuan ini menegaskan pentingnya kecepatan dan kemudahan penggunaan chatbot dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian kedua variabel secara simultan dan cakupan geografis yang lebih luas dibandingkan penelitian sebelumnya. Implikasi praktis mencakup rekomendasi pengembangan fitur chatbot untuk mendukung pengalaman belanja yang unggul dan mempertahankan loyalitas pelanggan di industri e-commerce.Kata kunci: Artificial Intelligence; E-commerce; Chatbot
Model Sistem Pengering Tenaga Surya Berbasis IoT dengan ESP32 dan DHT-11 Setyawan, Gogor Christmass; Setyawan, Leonard Joseph
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2398

Abstract

This study examines the development of a solar-powered drying system that integrates Internet of Things technology to increase the efficiency of drying agricultural products. The problems faced by small farmers, especially related to inefficiencies in drying methods, are the background for this research. The main objective is to design and implement a system that uses an ESP32 microcontroller and a DHT-11 sensor for real-time temperature and humidity monitoring. The applied methodology includes system design, prototype testing, and data analysis from field experiments. The results show that this system can increase drying efficiency by up to 30% compared to traditional methods. These findings confirm that the application of IoT technology in drying systems not only offers technical solutions, but also contributes to the welfare of small farmers by reducing post-harvest losses.Keywords: Solar dryer system; Internet of Things; Drying efficiency; Small farmers; Reduction of post-harvest losses. AbstrakStudi ini meneliti pengembangan sistem pengering tenaga surya yang mengintegrasikan teknologi Internet of Things untuk meningkatkan efisiensi pengeringan hasil pertanian. Permasalahan yang dihadapi petani kecil, terutama terkait ketidakefisienan dalam metode pengeringan, menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan utama adalah merancang dan menerapkan sistem yang menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor DHT-11 untuk pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time. Metodologi yang diterapkan mencakup desain sistem, pengujian prototipe, dan analisis data dari eksperimen lapangan. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengeringan hingga 30% dibandingkan metode tradisional. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi IoT dalam sistem pengeringan tidak hanya menawarkan solusi teknis, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan petani kecil dengan mengurangi kerugian pascapanen.Kata kunci: Sistem pengering tenaga surya; Internet of Things; Efisiensi pengeringan; Petani kecil; Pengurangan kerugian pascapanen
Implementasi Algoritma K-Means dalam Klasterisasi Penjualan Lauk Masakan Padang Putri, Dewi Eka; Putra, Dede Wira Trise; Mandala, Eka Praja Wiyata
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2459

Abstract

Culinary development in Indonesia is very rapid, increasing competition among culinary entrepreneurs. Side dish sales at RM Takana Juo are problematic in stock management due to lack of understanding of sales patterns. This research proposes the use of K-Means algorithm to cluster side dish sales based on parameters that focus on initial stock and number sold. This research begins with the collection of side dish sales datasets, determination of the optimal number of clusters, and application of the K-Means algorithm to group side dishes into two clusters: side dish clusters with higher initial stock and sales and side dish clusters with relatively low initial stock and sales. The results showed that the sales of 20 Padang cuisine side dishes at RM Takana Juo were successfully grouped into the two clusters. The validation of the method's performance showed an average Silhouette Score value of 0.57 which indicates that the K-Means algorithm successfully clustered the data quite well. This research contributes specifically in planning the procurement of Padang cuisine side dishes in organizing daily stock to reduce waste.Keywords: Clusterization; K-Means; Side Dish Sales; Padang Cuisine; Sales Pattern AbstrakPerkembangan kuliner di Indonesia sangat pesat sehingga meningkatkan persaingan antar pengusaha kuliner. Penjualan lauk di RM Takana Juo bermasalah dalam pengelolaan stok karena kurangnya pemahaman pola penjualan. Penelitian ini mengusulkan penggunaan algoritma K-Means untuk mengelompokkan penjualan lauk berdasarkan parameter yang fokus pada stok awal dan jumlah terjual. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan dataset penjualan lauk, penentuan jumlah klaster optimal, dan penerapan algoritma K-Means untuk mengelompokkan lauk ke dalam dua klaster yaitu klaster lauk dengan stok awal dan penjualan yang lebih tinggi dan klaster lauk dengan stok awal dan penjualan yang relatif rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan 20 lauk masakan Padang di RM Takana Juo berhasil dikelompokkan ke dalam dua klaster tersebut. Validasi kinerja metode menunjukkan nilai rata-rata Silhouette Score sebesar 0.57 yang mengindikasikan bahwa algoritma K-Means berhasil mengelompokkan data dengan cukup baik. Penelitian ini berkontribusi spesifik dalam merencanakan pengadaan lauk masakan Padang dalam mengatur stok harian untuk mengurangi pemborosan.Kata kunci: Klasterisasi; K-Means; Penjualan Lauk; Masakan Padang; Pola Penjualan
Penerapan K-Means Clustering dalam Pemetaan Titik Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Bawen Doke, Christian Alessandro; Chernovita, Hanna Prillysca
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2396

Abstract

With the high traffic flow in Bawen sub-district, traffic accidents are one of the unavoidable events. With so many accident cases in Bawen sub-district, the use of accident data in identifying areas based on traffic accident vulnerability is still very minimal. Therefore, this study was conducted to group and map the Bawen sub-district area based on the level of vulnerability to traffic accidents using the k-means clustering algorithm. The results of this study divide the areas in Bawen sub-district into three clusters, namely very accident-prone, accident-prone and somewhat accident-prone. To validate the use of K-means clustering, the Davies Boulder index method was used. From the use of this method, it is found that the use of K-means clustering with the number of 3 clusters is more optimal than the number of other clusters. With this research, it is hoped that it can help the local government and police in making policies for driving in the area.Keywords: Accidents hotspots; Geographic Information System; K-Means Clustering AbstrakDengan tingginya arus lalu lintas pada kecamatan Bawen, kecelakaan lalu lintas adalah salah satu kejadian yang tidak dapat dipisahkan. Dengan banyaknya kasus kecelakaan pada kecamatan bawen, penggunaan data kecelakaan dalam melakukan identifikasi daerah berdasarkan kerawanan kecelakaan lalu lintas masih sangat minim. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengelompokkan dan pemetaan daerah kecamatan Bawen berdasarkan tingkat rawan kecelakaan lalu lintas menggunakan algoritma k-means clustering. Hasil dari penelitian ini membagi daerah-daerah pada kecamatan Bawen menjadi tiga klaster, yaitu sangat rawan kecelakaan, rawan kecelakaan dan agak rawan kecelakaan. Untuk memvalidasi penggunaan K-means Clustering, digunakan metode Davies Boulder index. Dari penggunaan metode ini, didapatkan hasil bahwa penggunaan K-means Clustering dengan jumlah 3 klaster lebih optimal dibandingkan jumlah klaster yang lainnya. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat membantu pemerintah dan kepolisian setempat dalam membuat kebijakan dalam berkendara pada area tersebutKata Kunci: K-Means Clustering; Sistem Informasi Geografis; Titik rawan kecelakaan
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Arsip Tidak Aktif Menggunakan Metode Agile Mustopa, Ali; Maulana, Muhammad Sony; Nurmalasari, Nurmalasari; Bedong, Adrianus Ixnasius; Nurjannah, Nurjannah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2500

Abstract

The management of inactive records in government institutions often faces challenges such as limited storage space, difficulties in document retrieval, and the risk of physical damage. This study aims to develop a digital-based Inactive Records Management Information System (SIMATA) as a solution to these problems. The Agile Method was applied in the development process, which included the stages of Planning, Design, Development, Testing, Deployment, and Review. SIMATA is designed to support record digitization, cloud-based storage, and fast and accurate document retrieval. Testing results indicate that the system can improve record management efficiency by up to 50%, reduce physical storage costs, and provide better document accessibility. The evaluation using the System Usability Scale (SUS) resulted in an average score of 82.14 (B+ category, Excellent), reflecting a high level of usability. With its integrated features, SIMATA is considered relevant for enhancing work efficiency and modernizing record management at the West Kalimantan Library and Archives Office. This study highlights the importance of digitization in improving the effectiveness of records management in government institutions.Keywords: Records Management; Inactive Records; Record Digitization; Agile Method; System Usability Scale  AbstrakPengelolaan arsip tidak aktif di instansi pemerintah sering menghadapi kendala seperti keterbatasan ruang penyimpanan, kesulitan dalam penelusuran dokumen, dan risiko kerusakan fisik dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Arsip Tidak Aktif (SIMATA) berbasis digital sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Pendekatan Metode Agile digunakan dalam pengembangan meliputi tahapan Perencanaan, Desain, Pengembangan, Pengujian, Penerapan dan Peninjauan. SIMATA dirancang untuk mendukung digitalisasi arsip, penyimpanan berbasis cloud, dan pencarian dokumen yang cepat dan akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip hingga 50%, menurunkan biaya penyimpanan fisik, dan memberikan aksesibilitas dokumen yang lebih baik. Evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 82,14 (kategori B+, Excellent), yang menunjukkan tingkat kegunaan yang tinggi. Dengan fitur yang terintegrasi, SIMATA dinilai relevan untuk mendukung efisiensi kerja dan modernisasi pengelolaan arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Barat. Penelitian menegaskan pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efektivitas manajemen arsip di instansi pemerintah.Kata kunci: Pengelolaan Arsip; Arsip Tidak Aktif; Digitalisasi Arsip; Metode Agile; System Usability Scale  
Perbandingan Kinerja dan Efektivitas Algoritma FCFS dan SJF pada Sistem Antrian UMKM Arifin, Muhammmad Hidayatul; Meliala, Ruth Amelia Vega S.; Harahap, Salsa Nabila; Niska, Debi Yandra
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 1: Februari 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i1.2450

Abstract

An inefficient queuing system causes long waiting times, especially for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) with variations in service times, which has an impact on customer satisfaction and operations during peak hours. The research aims to compare the First Come First Served (FCFS) and Shortest Job First (SJF) algorithms in increasing the efficiency of the MSME queuing system at Gate 1 of Medan State University. The simulation was carried out on 17 customers for one hour with random arrival data (1–5 minutes) and service duration (2–5 minutes). The parameters analyzed include total waiting time, average waiting time, and total service time. Validation via Python simulation shows 0% error, ensuring the accuracy of manual calculations. The results show that the SJF algorithm is more efficient with an average waiting time of 4.71 minutes compared to FCFS of 6.24 minutes. Although SJF requires a more complex support system, this algorithm is more effective for variations in service duration, providing guidance for MSMEs in increasing efficiency.Keywords: First Come First Served; Shortest Job First; Queuing System; Micro, Small and Medium Enterprises; Beverage SalesAbstrakSistem antrian yang tidak efisien menyebabkan waktu tunggu lama, terutama pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan variasi waktu layanan, yang berdampak pada kepuasan pelanggan dan operasional saat jam sibuk. Penelitian bertujuan untuk membandingkan algoritma First Come First Served (FCFS) dan Shortest Job First (SJF) dalam meningkatkan efisiensi sistem antrian UMKM di Gerbang 1 Universitas Negeri Medan. Simulasi dilakukan pada 17 pelanggan selama satu jam dengan data kedatangan acak (1–5 menit) dan durasi layanan (2–5 menit). Parameter yang dianalisis meliputi total waktu tunggu, rata-rata waktu tunggu, dan total waktu layanan. Validasi melalui simulasi Python menunjukkan error 0%, memastikan akurasi perhitungan manual. Hasil menunjukkan algoritma SJF lebih efisien dengan rata-rata waktu tunggu 4,71 menit dibandingkan FCFS sebesar 6,24 menit. Meski SJF membutuhkan sistem pendukung yang lebih kompleks, algoritma ini lebih efektif untuk variasi durasi layanan, memberikan panduan bagi UMKM dalam meningkatkan efisiensi.Kata kunci: First Come First Served; Shortest Job First; Sistem Antrean; Usaha Mikro Kecil dan Menengah; Penjualan Minuman

Page 1 of 4 | Total Record : 33