cover
Contact Name
A Yunastiawan Eka Pramana
Contact Email
yunasekapramana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rekaruang@sttnas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
REKA RUANG
ISSN : -     EISSN : 26215926     DOI : -
Reka Ruang is a scientific journal focusing on fundamental and applied science in the field of urban and regional studies. We encourage submission of research in the areas of: Regional development; Spatial planning policy; Disaster management; Urban planning and design; Housing development; Public space Urban management; Spatial modeling; Integrated transportation system; Natural resources, ecosystem, and environment.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang" : 6 Documents clear
Peran Stakeholder Pada Placemaking Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi Erna Falina; Bakti Setiawan
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2079

Abstract

Ada banyak bermunculan kampung tematik pada berbagai kota di Indonesia dengan tema yang berbeda-beda. Dua diantaranya adalah Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi di Kota Malang yang sebelumnya merupakan permukiman kumuh di bantaran Sungai Brantas. Keduanya merupakan pelopor kampung tematik yang diinisiasi oleh masyarakat. Penerapan konsep placemaking pada kedua kampung tersebut menimbulkan dampak positif bagi kehidupan masyarakat yang tinggal di dalamnya yang pada akhirnya menjadikan kedua kampung tersebut sebagai salah satu tujuan wisata di Kota Malang. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran stakeholder yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran stakeholder tersebut, pada placemaking Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus melalui analisis penjodohan pola dari unit informasi yang diperoleh dengan proposisi yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa stakeholder yang terlibat dalam placemaking Kampung Warna Warni berasal dari berbagai kalangan, antara lain akademisi, pemerintah, swasta, seniman, tokoh masyarakat, komunitas sosial, dan warga setempat. Masing-masing stakeholder mempunyai peran yang berbeda yang dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kategori, antara lain inisiator, koordinator, fasilitator dan implementer.
Sinergi Antar Stakeholder Dalam Pengelolaan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur Fidelis Meo; Dwita Hadi Rahmi
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2117

Abstract

Pengelolaaan TWAL 17 Pulau sebagai objek wisata unggulan masih memiliki permasalahan terkait penurunan kunjungan wisatawan dan kerusakan ekosistem. Hal ini dapat menggambarkan bahwa belum baiknya pengelolaan TWAL 17 Pulau juga tidak dapat dipisahkan dari keberadaan para stakeholder yang terlibat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dari masing-masing stakeholder dan menemukan sinergi yang terjalin antar stakeholder dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau. Sebab dengan diperolehnya informasi ini, dapat menjadi bahan masukan bagi para stakeholder untuk bersinergi dalam memperbaiki dan mengatasi permasalahan yang terjadi dengan harapan dapat melakukan pengelolaan TWAL 17 Pulau yang lebih baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deduktif dengan analisis deskriptif untuk menggambarkan peran dari setiap stakeholder dan menemukan sinergi antar stakeholder dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa 29 stakeholder yang telibat dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau memiki pengaruh dan kepentingan yang berbeda-beda sesuai tugas dan fungsinya. Sinergi antar stakeholder dalam pengelolaan TWAL 17 Pulau belum berjalan optimal. Hal ini ditandai dengan masih kurangnya 5 parameter keberhasilan sinergi dari total 6 parameter yang ada, yaitu: koordinasi yang kurang optimal akibat terdapat tumpang tindih kegiatan, kurangnya komunikasi yang terjalin antar stakeholder, kurang maksimalnya umpan balik yang dilakukan, kurangnya sikap terbuka untuk menciptakan kepercayaan antar stakeholder, dan belum adanya kreativitas yang optimal untuk mengatasi permasalahan yang ada. Sedangkan parameter yang sudah tercapai adalah tujuan bersama yang menjadi pedoman bagi setiap stakeholder.
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Minapolitan di Desa Gondosuli Arumingtyas Septi Ristiana; Retno Widodo Dwi Pramono
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2122

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan perdesaan salah satunya dapat diimplemantasikan dalam pengembangan kawasan minapolitan. Kawasan minapolitan di Desa Gondosuli tergolong kawasan yang memiliki potensi besar di bidang perikanan budidaya. Keberhasilan program minapolitan di Desa Gondosuli tentunya tidak bisa terlepas dari partisipasi masyarakat. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu faktor internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan minapolitan di Desa Gondosuli. Metode yang digunakan adalah menggunakan deduktif dengan analisis deskriptif kuantitatif guna untuk mengetahui hubungan antar setiap faktor terhadap tingkat partisipasi masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi lapangan. Hasil akhir penelitian menyatakan bahwa derajat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan minapolitan masuk dalam katagori kekuasaan warga. Hal ini berarti bahwa masyarakat memiliki peran yang lebih besar dibandingkan dengan pemerintah. Sedangkan untuk faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam penyuluhan yaitu keterkaitan organisasi luar, faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan kawasan minapolitan yaitu usia, lama tinggal dan keterkaitan dengan oraganisasi luar dan faktor dominan yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan kawasan minapolitan yaitu jenis kelamin dan keterkaitan dengan organisasi luar.
Pola Keruangan Daya Saing Komoditas Sawit di Pulau Kalimantan Solikhah Retno Hidayati; Widjonarko Widjonarko
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2143

Abstract

Pulau Kalimantan sebagai salah satu pulau terluas di Indonesia, memiliki potensi sumber daya lahan dan sumber daya air yang berlimpah. Keberadaaan sumber daya lahan dan sumber daya air menjadi satu keuntungan untuk pengembangan pertanian, khususnya tanaman yang cocok untuk tumbuh pada karakter tanah dengan kandungan gambut tinggi. Salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik adalah Sawit. Sawit Kalimantan memiliki peran strategis secara nasional dan menyumbang 25% dari total produk sawit nasional. Perkebunan sawit telah berkembang pada hampir seluruh daerah otonom di Pulau Kalimantan. Untuk mendukung keberlanjutan sistem produksi dan nilai tambah dalam jangka panjang maka penting dilakukan pemetaan daya saing komoditas sawit pada tiap wilayah di Pulau Kalimantan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kabupaten di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur memiliki daya saing yang cukup kuat. Satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah wilayah hulu mulai berkembang aktivitas sawit yang berdaya saing. Kondisi ini dikhawatirkan akan memberikan eksternalitas terhdap lingkungan hidup di Pulau Kalimantan. Pemetaan daya saing secara keruangan diharapak dapat menjadi pijakan dalam pengembangan industri turunan berbasis Sawit yang berkelanjutan di Pulau Kalimantan.
Membangun Ketangguhan dan Adaptasi Transformatif: Kasus Pengurangan Risiko Bencana Banjir di Jakarta Tri Mulyani Sunarharum
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2149

Abstract

Flooding has been increasingly seen as a 'real problem' in Jakarta since 2013. Since then, the Provincial Government of DKI Jakarta has urged the implementation of various mega infrastructure developments, including increasing the capacity of the Ciliwung River. However, the project was hampered by differences in perceptions and understanding between the community and the government regarding the risk of flooding and efforts to reduce risk. This study aims to analyze how governments, non-governmental organizations and vulnerable communities understand flood risk and how they cooperate in the decision-making process for flood risk reduction. This research also examines efforts to increase resilience and transformative adaptation that have been carried out, as well as evaluates policies and plans related to flood disaster risk reduction in DKI Jakarta. This research focuses on case studies of disaster risk reduction in high flood risk areas in the Kampung Melayu, DKI Jakarta. Empirical research provides qualitative data on the influence of collaborative mechanisms in decision-making processes related to flood risk reduction efforts. In addition, this research has the potential to increase knowledge transfer on increasing resilience in urban planning implementation related to disaster risk reduction, as well as increasing transformative adaptation to the impacts of climate change.
Autorship Correction: "Sinergi Antar Stakeholder dalam Pengelolaan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur" [Reka Ruang Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020, pp. 50-59] Fidelis Meo; Dwita Hadi Rahmi
REKA RUANG Vol 3 No 2 (2020): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v3i2.2290

Abstract

Koreksi Autorship terhadap: https://doi.org/10.33579/rkr.v3i2.2117 Tautan Artikel Original: https://journal.itny.ac.id/index.php/rekaruang/article/view/2117 Pada artikel original yang dibuat oleh Fidelis Meo, Dwita Hadi Rahmi belum dicantumkan sebagai salah satu penulis artikel. Dwita Hadi Rahmi adalah pembimbing penelitian dan penulisan artikel dari Fidelis Meo yang memiliki kontribusi penting di dalam penyusunan artikel dengan judul "Sinergi Antar Stakeholder dalam Pengelolaan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur". Di dalam dokumen corrigendum ini terlampir surat permohonan koreksi autorship terhadap artikel original yang telah dipublikasikan pada jurnal Reka Ruang Volume 3 nomor 2 tahun 2020 halaman 50-59.

Page 1 of 1 | Total Record : 6