cover
Contact Name
Ahmad Taufiq
Contact Email
jurnalpusair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpusair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL SUMBER DAYA AIR
ISSN : 19070276     EISSN : 2548494X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sumber Daya Air (JSDA) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Water, and Water resources as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JSDA is managed to be issued twice in every volume. The Scope of JSDA is: the fields of irrigation, environmental quality and water, swamp, beach, water building, water supply, hydrology and geotechnical fields, hydrology and water management, water environment, coastal fields, fields of cultivation and sabo fields.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 1 (2016)" : 4 Documents clear
TIPOLOGI DAN KUALITAS SUMBER-SUMBER AIR DI PULAU YAMDENA DAN SELARU, MALUKU TENGGARA BARAT Seizarwati, Wulan; Rengganis, Heni
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.297

Abstract

Pulau Yamdena dan Selaru termasuk ke dalam gugusan Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat. Di wilayah ini telah teridentifikasi sumber sumber air seperti mata air, sumur gali, dan sungai. Penelitian kualitas air di wilayah ini dilaksanakan dalam rangka pemanfaatan sumber sumber air guna mendukung pengembangan wilayah pulau-pulau kecil di Kepulauan Tanimbar. Penilaian tipologi kimia air tanah dilakukan terhadap mata air yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti mata air Wetemar, Wemomolin, Wesori, dan Wetotote dengan menggunakan metode klasifikasi pada Diagram Piper Trilinier. Penilaian status mutu air dan kelayakan pemanfaatan dilakukan terhadap semua jenis sumber air yang teridentifikasi dan potensial untuk dimanfaatkan. Data parameter fisika dan kimia air diperoleh dari pengukuran langsung di lapangan dan pengujian di laboratorium. Hasil analisis dan evaluasi menunjukkan bahwa tipologi mata air di Pulau Yamdena dan Pulau Selaru berasal dari aliran air tanah zona atas yang dipengaruhi oleh air permukaan. Berdasarkan hasil uji Laboratorium hampir semua sumber air dari Pulau Yamdena dan Pulau Selaru belum memenuhi baku mutu berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001 Kelas I dengan status mutu tercemar. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam pendayagunaan air selanjutnya yang diarahkan untuk mewujudkan pengembangan pemanfaatan yang berkelanjutan.
HUJAN RENCANABERDASARKAN ANALISIS FREKUENSI REGIONAL DENGAN METODE TL-MOMENT Ginting, Segel Hendrycus
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1652.031 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.290

Abstract

Hujan rencana dengan menggunakan analisis frekuensi regional memberikan keuntungan pada sekelompok data yang memiliki jumlah data terbatas. Data minimal yang digunakan dalam menghitung besarnya hujan rencana memiliki tingkat kesalahan yang sangat besar untuk hujan rencana pada periode yang sangat tinggi. Oleh karena itu, maka digunakan analisis frekuensi regional berdasarkan pendekatan TL-momen. Jenis distribusi yang digunakan terdiri dari tiga yaitu Generalized Extreme Value (GEV), Generalized Pareto (GPA) dan Generalized Logistic (GLO). Dari ketiga jenis distribusi yang digunakan hanya Generalized Extreme Value (GEV) dan Generalized Logistic (GLO) yang mendekati nilai rata-rata regionalnya berdasarkan TL-Moment Ratio sementara berdasarkan hasil pengujian Z distribusi menunjukkan Generalized Extreme Value (GEV) memberikan hasil yang terbaik. Dengan demikian, maka hujan rencana yang dihitung berdasarkan analisis frekuensi regional di DAS Jakarta menggunakan Generalized Extreme Value (GEV) telah dapat ditentukan.
SIMULASI GENANGAN BANJIR MENGGUNAKAN DATA ASTER DEM FLOOD INUNDATION SIMULATION USING ASTER DEM DATA slamet, nuryanto sasmito; sarwono, sarwono
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.294

Abstract

Sungai Cilemer merupakan sungai yang bermuara ke Teluk Lada, berlokasi di bagian pantai barat Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pengaruh pasang surut air laut, debit banjir yang tinggi serta pemukiman yang berada di bantaran sungai menyebabkan banjir menggenangi pemukiman warga setiap tahunnya. Untuk mengetahui tinggi limpasan banjir yang terjadi serta luas genangan akibat banjir, maka pemodelan numerik sungai serta pemodelan genangan banjir dilakukan. Pemodelan numerik sungai dilakukan dengan menggunakan data penampang melintang yang ada, hasil pemodelan ini di integrasikan dengan Graphical Information System (GIS) untuk mengetahui luas genangan yang terjadi. Data masukan untuk GIS berupa data Digital Elevation Model yang berasal dari Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer Digital Elevation Model (ASTER DEM). Hasil pemodelan numerik menunjukkan kapasitas Sungai Cilemer Hulu mencapai 210 m3/s, sedangkan pada segmen hilir hanya 100 m3/s. Hasil simulasi menunjukkan dengan limpasan 0,96 m maka luas genangan banjir 2 tahunan sebesar 546 Ha. Limpasan banjir 1,1 m menyebabkan luas genangan banjir 5 tahunan sebesar 592 Ha. Limpasan banjir 1,26 m membuat genangan banjir 10 tahunan seluas 682 Ha, sedangkan limpasan 2,56 m menjadi genangan seluas 912 Ha untuk debit banjir 25 tahunan. Pengaruh bangunan pengendali banjir di dekat muara sudetan menyebabkan kenaikkan muka air sebesar 19 cm.
ANALISIS KEBERLANJUTAN UPAYA PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR DI ZONA HULU SUNGAI CITARUM DENGAN MODEL MULTI DIMENSIONAL SCALLING A. Yusuf, Iskandar
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.293

Abstract

Sungai Citarum merupakan sungai terbesar di Provinsi Jawa Barat, tingginya fungsi dan manfaat sungai ini telah dibangun tiga waduk kaskade raksasa: Saguling-Cirata-Jatiluhur yang menghasilkan 1.650 MW dan mengairi sawah irigasi teknis lebih dari 240.00 ha melalui Saluran Tarum Barat, Tarum Timur dan Tarum Utara. Berbagai upaya dalam penataan peraturan-perundangan serta penataan institusi atau lembaga pelaksananya berbagai program pemerintah yang melakukan pengendalian pencemaran air (PPA) dalam rangka pemulihan kualitas air sungai Citarum. Berbagai hasil studi telah disajikan yang menyatakan parahnya tingkat pencemaran air sungai Citarum disebabkan telah terlampauinya daya tampung beban pencemara air (DTBPA), namun disisi lain perizinan pembuangan air limbah terus berjalan tanpa menghiraukan kondisi faktualnya. Untuk mengetahui rencana solusi pemulihan kualitas air sungai Citarum dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan pelaksanaan pengelolaan kualitas air khususnya upaya PPA di Sungai Citarum dengan metode Multi Dimensional Scalling yang meliputi dimensi: Kebijakan, Teknis, Ekonomi, Sosial-Budaya, Penegakan Hukum dan Dukungan Pemangku Kepentingan. Adapun hasil kajian untuk kondisi eksisting tahun 2015 bahwa semua dimensi kurang berkelanjutan, namun untuk perkiraan tahun 2030 dan 2050 dimensi teknis meningkat signifikan mencapai status sangat berkelanjutan yang diikuti oleh dimensi lainnya mencapai status cukup berkelanjutan. Hasil analisis ada indikasi bahwa dimensi teknis dapat dikembangkan lebih mudah dari pada lainnya dan yang tersulit adalah dimensi ekonomi. Untuk meningkatkan status berkelanjutan yang lebih efektif perlu memacu atribut-atribut sensitif hasil dari analisis leverage dengan memperhatikan pula keseimbangan atribut lainnya pada setiap dimensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 4