cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ijocs@unissula.ac.id
Editorial Address
Gang Mlati 8 Ds. Mlaten Mijen Demak 59583
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 26848619     DOI : 10.30659/ijocs
Core Subject : Humanities, Social,
Indonesian Journal of Community Services (e-ISSN: 2684-8619) is a biannual scientific multidisciplinary journal published by UNISSULA Press, Department of Research and Community Services Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024): November 2024" : 16 Documents clear
Perancangan dan Implementasi Open Journal Systems untuk Journal Engineering in Industrial System Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Harapan Bangsa Setiawan, Ari; Valiant, Vincent
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.156-165

Abstract

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyediakan akses terhadap sarana dan prasarana yang memadai guna mendukung penyelenggaraan pendidikan dan manajemen pendidikan tinggi sesuai kebutuhan dan rencana pengembangannya. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), program studi Teknik Industri di Institut Teknologi Harapan Bangsa (TI-ITHB) menginisiasi pengembangan jurnal ilmiah yang dikelola menggunakan Open Journal Systems (OJS). Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah menyediakan dan memberikan akses terhadap pengetahuan yang relevan di bidang Teknik Industri bagi masyarakat dan praktisi. Metode yang digunakan adalah dengan mendirikan dan mengelola jurnal yang dapat menampung berbagai hasil penelitian dan pengabdian. Nama jurnal yang dipilih adalah Journal Engineering in Industrial System (JEIS), yang mencerminkan lingkup dan fokus publikasi yang diusung. Sebagai bagian dari pengelolaan, panduan serta tata cara operasional telah disusun untuk memudahkan kontribusi dari editor, reviewer, dan penulis. Kegiatan ini telah berhasil diimplementasikan dengan peluncuran JEIS menggunakan OJS versi 3, yang kini siap digunakan. Sebagai proyek percontohan, Volume-1 telah diterbitkan pada bulan April 2024. Langkah evaluasi selanjutnya mencakup pelatihan penulisan ilmiah dan proses peer review untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan publikasi.Higher education institutions must provide adequate facilities to support educational delivery and management. Through its Community Service Program (PKM), the Industrial Engineering program at the Institut Teknologi Harapan Bangsa (TI-ITHB) developed an academic journal using Open Journal Systems (OJS). The goal is to provide accessible knowledge in Industrial Engineering for the community and practitioners. The method involves establishing and managing the Journal Engineering in Industrial System (JEIS), with clear guidelines to facilitate contributions from editors, reviewers, and authors. JEIS has been successfully launched using OJS version 3, with Volume-1 published as a pilot in April 2024. Next steps include training in academic writing and peer review to enhance the journal's quality and sustainability.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Sosialisasi Teknologi Game di SD Al-Islam Pengkol Jepara Maori, Nadia Annisa; Wakit, Ahmat; Hidayati, Nor; Taqwimi, Muhammad Ahsani Nur; Andriansyach, Dimas Jordy
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.119-124

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif. Salah satu pendekatan inovatif adalah pemanfaatan teknologi game sebagai media pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran yang sering dianggap sulit, seperti matematika. Program pengabdian ini dilaksanakan di SD Al-Islam Pengkol Jepara dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan game edukasi berbasis mobile, yaitu Game Aritmatika Dungeon. Kegiatan ini melibatkan 16 guru kelas dan berlangsung selama dua hari, mencakup sosialisasi konsep, manfaat, serta pelatihan teknis penggunaan game dalam pembelajaran. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa para guru merasa lebih percaya diri dan terampil dalam mengintegrasikan game sebagai media pembelajaran, yang berdampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, teknologi game memiliki potensi besar untuk diterapkan lebih luas dalam pendidikan dasar, khususnya dalam mata pelajaran matematika.The use of technology in education has become an important need in creating a dynamic and interactive learning environment. One innovative approach is the use of game technology as a learning medium, especially in subjects that are often considered difficult, such as mathematics. This community service program was implemented at SD Al-Islam Pengkol Jepara with the aim of improving the quality of learning through socialization and training in the use of mobile-based educational games, namely the Arithmetic Dungeon Game. This activity involved 16 class teachers and lasted for two days, including socialization of concepts, benefits, and technical training in the use of games in learning. The results of this program showed that teachers felt more confident and skilled in integrating games as a learning medium, which had a positive impact on student motivation and learning outcomes. Thus, game technology has great potential to be applied more widely in elementary education, especially in mathematics subjects.
Edukasi dan Pelatihan Pemeriksaan Glukosa Darah di Desa Rembes, Tuntang, Salatiga Pertiwi, Danis; Putri, Andina
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.209-216

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan komplikasi, baik mikroangiopati maupun makroangiopati di kemudian hari. Diagnosis Penyakit DM ditegakkan melalui pemeriksaan kadar glukosa darah dan HbA1c. Pengendalian glukosa darah yang baik merupakan salah satu faktor penting yang terbukti menurunkan risiko komplikasi pada pasien DM. Tercapainya kendali glukosa yang baik memerlukan penatalaksanaan holistik meliputi edukasi, terapi gizi medik, aktivitas fisik, pemberian obat-obatan dan pemantauan glukosa darah. Pemahaman mengenai DM dan Pemeriksaan Glukosa Darah Mandiri (PGDM) yang benar sangat penting dan dapat disampaikan melalui pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan seperti penyuluhan dapat meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien.  Masyarakat perlu diberi pengetahuan yang cukup mengenai DM dan PGDM, serta pelatihan PDGM yang benar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai DM dan PDGM yang benar. Metode yang digunakan adalah pretest, penyuluhan, pelatihan dan sesi tanya jawab mengenai DM dan PDGM, posttest serta pemeriksaan kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) kepada Masyarakat Dusun Rembes, Tuntang, Salatiga. Penyuluhan ini terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat, terlihat dari nilai pretest dan posttest peserta mengalami peningkatan yang signifikan (p<0.001). Penyuluhan tentang DM dan PDGM terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai DM dan PDGM yang benar di masyarakat Desa Rembes Kecamatan Tuntang Kabupaten Salatiga.Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease and a non-communicable disease that can cause complications, both microangiopathy and macroangiopathy in the future. DM is confirmed by checking blood glucose levels and HbA1c. Good blood glucose control is an important factor proven to reduce the risk of complications in DM patients. Achieving good glucose control requires holistic management including education, medical nutrition therapy, physical activity, medication administration and blood glucose monitoring. Correct understanding of Diabetes Mellitus and Independent Blood Sugar Examination (PGDM) is very important and can be conveyed through health education. Health education such as counseling can improve patient compliance and quality of life. The public needs to be given sufficient knowledge about DM and Independent Blood Sugar Examination, as well as training in correct independent blood sugar checks. The aim of this activity is to increase public knowledge regarding Diabetes Mellitus and correct independent blood sugar checks. The methods used were pretest, counseling, training and question and answer sessions regarding Diabetes Mellitus and Independent Blood Sugar Examination, posttest as well as checking Temporary Blood Sugar for the people of Rembes Hamlet, Tuntang, Salatiga. This counseling was proven to increase public knowledge, as seen from the participants' pretest and posttest scores which experienced a significant increase (p<0.0001). Counseling about Diabetes Mellitus and Independent Blood Sugar Checks has been proven to increase public knowledge about Diabetes Mellitus and correct Independent Blood Sugar Examination in Village Communities Assisted by FK Unissula.
Pencegahan Stunting pada Keluarga Balita di Posyandu RW 01 Kelurahan Tlogomas melalui Edukasi Olahan Pangan Lokal Berprotein Tinggi Mardiyani, Siti Asmaniyah; Khoiriyah, Nikmatul; Muslikah, Siti; Qur'ania, Anita
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.166-174

Abstract

Penurunan stunting pada anak merupakan program unggulan dari 6 (enam) tujuan dalam Target Gizi Global 2030 dan indikator kunci fase kedua Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mewujudkan zero hunger society. Posyandu merupakan ujung tombak dari pemerintah untuk menurunkan tingkat prevalensi stunting di masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para ibu dalam menerapkan teknologi olahan pangan lokal sebagai upaya pncegahan stunting. Metode pendekatan yang digunakan adalah melakukan edukasi dan pendampingan dalam peningkatan keterampilan olahan pangan bernutrisi tinggi bagi 41 ibu anggota posyandu RW 01 Kelurahan Tlogomas berbasis bahan lokal untuk menanggulangi stunting. Tahapan pelaksanaan meliputi kegiatan sosiolisasi, implementasi dan evaluasi. Pada tahapan implementasi dilakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan peningkatan keterampilan inovasi olahan pangan lokal berbasis ubi kayu, ubi jalar dan daun kelor. Produk tersebut meliputi bakso ayam kelor, bolu kelor, dan ring sweet potato moringa sebagai camilan MPASI. Secara umum para ibu keluarga Balita peserta Posyandu mengikuti kegiatan edukasi dan pendampingan dengan antusias. Meskipun pengetahuan, pemahaman, sikap dan perilaku para ibu dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber nutrisi bagi keluarga mereka  sudah baik, namun program  edukasi dan pendampingan tetap diperlukan untuk memastikan keberlanjutan praktik pemanfaatan pangan lokal dan peningkatan kualitas gizi, serta untuk menghadapi tantangan pangan modern serba instan yang kurang bergizi yang bisa mengancam kesehatan generasi muda yang akan datang. Reducing child stunting is the flagship program of the 6 (six) goals of the 2030 Global Nutrition Goals and key indicators of the second phase of the Sustainable Development Goals (SDGs) to achieve a hunger-free society. Posyandu (Integrated service post) is the government's spearhead to reduce the prevalence of stunting in the community. The purpose of this community service is to improve mothers' knowledge and skills in applying local food processing technologies to prevent stunting. The method used is to provide mothers of Posyandu (integrated Service Post) members in RW 01 Tlogomas village with the skills to process nutrient-rich foods and support them to improve them based on local ingredients to reduce stunting. The implementation phases include socialization, implementation and evaluation activities. In the implementation phase, advisory and mentoring activities were carried out to improve the capabilities of local food innovations based on cassava, sweet potato and moringa leaves. Products include moringa chicken meatballs, moringa sponge cake and moringa sweet potato rings as complementary snacks. In general, mothers of infant families who participated in Posyandu enthusiastically participated in the educational and mentoring activities.
Analisis Kelayakan Investasi untuk Pengembangan BUMDES Makmur Bermatabat Desa Batu Kabupaten Demak Mutamimah, Mutamimah; Kartikasari, Lisa
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.125-133

Abstract

Berdirinya Bumdes di Desa Batu, Kec. Karang Tengah, Kab. Demak didirikan sebagai upaya penurunan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, secara umum para pengelola dan anggota Bumdes tersebut, belum mempunyai pengetahuan dan kompetensi untuk melakukan analisis kelayakan investasi sebagai dasar memilih unit bisnis yang mempunyai prospek bagus. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan tentang analisis kelayakan investasi untuk pengembangan Bumdes Makmur Bermartabat Desa Batu, Kec.Karang Tengah, Kab.Demak. Apabila pengelola dan anggota Bumdes mempunyai pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan dalam melakukan analisis kelayakan investasi, maka risiko bisnis akan bisa diminimumkan dan keuntungan bisnis bisa dimaksimumkan. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan antara lain: a). Survey awal untuk mengetahui permasalahan ekonomi maupun potensi ekonomi masyarakat Desa Batu, Kec. Karang Tengah, Kab. Demak. b). Melakukan pelatihan analisis kelayakan investasi Bumdes Makmur Bermartabat Desa Batu, Kec.Karang Tengah, Kab.Demak. c). Monitoring dan evaluasi terhadap peserta yang sudah mendapatkan pelatihan analisis kelayakan investasi, yaitu 25 peserta.  Evaluasi menggunakan analisis pre-test dan post-test. Hasil pengabdian masyarakat menyimpulkan bahwa masyarakat yang menjadi anggota Bumdes mampu memahami dan trampil dalam menyusun analisis kelayakan investasi, sehingga dapat memilih jenis investasi yang risikonya rendah serta keuntungan bagus di masa yang akan datang.Establishment of Bumdes in Batu Village, District. Karang Tengah, Kab. Demak was founded as an effort to reduce poverty, empower and develop the community's economy. However, in general, the managers and members of Bumdes do not yet have the knowledge and competence to carry out investment feasibility analysis as a basis for selecting business units that have good prospects.Therefore, the aim of this community service is to increase understanding, knowledge and skills regarding investment feasibility analysis for the development of Bumdes Makmur Dignity Batu Village, Karang Tengah District, Demak District. If the managers of the village-owned enterprises have knowledge, understanding, and skills in investment feasibility analysis, then business risks can be minimized and business profits can be maximized. The community service methods that will be implemented include: a) An initial survey to identify the economic issues and potential of the community in Batu Village, Karang Tengah District, Demak Regency. b) Conducting training on investment feasibility analysis for Bumdes Makmur Bermartabat in Batu Village, Karang Tengah District, Demak Regency. c) Monitoring and evaluation of participants who have completed the investment feasibility analysis training, 25 persons. Evaluation use of pre-test and post-test analysis. The results of community service show that the community members who are part of Bumdes are able to understand and have skill to analysis of investment feasibility, allowing them to choose types of investments with low risks and good prospect in the future.
Perlindungan Hukum Masyarakat Karimunjawa atas Ancaman Persekusi Taufiq, Muhammad; Siswanto, Moh. Aris; Triyanto, Toni
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.217-225

Abstract

Karimunjawa merupakan salah satu kepulauan daerah yang berada di Indonesia dengan beragam keindahan alamnya, terletak pada Laut Jawa yang masih dalam wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektar. Karimunjawa menjadi tempat wisata laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh karena karakteristik dari karimunjawa sendiri serta hasil alamnya yang berlimpah, maka menjaga lingkungan dan melestarikannya adalah keharusan bagi semua orang. Kenyataan ini menjadikan pentingnya masyarakat maupun siapa saja yang menggunakan bahkan memanfaatkan sumber daya yang ada pada Karimunjawa wajib mengikuti segala peraturan hukum yang diterapkan untuk menjaga kelestarianya. Pengembangan kesadaran serta pendampingan hukum yang nyata dan jelas dalam pelestarianya memerlukan daya dukung dari masyarakat, penegak hukum, maupun penggerak usaha baik tambak maupun lainya yang memanfaatkan kelestarian alamnya, sehingga perlu adanya edukasi serta pendampingan yang diharapkan dapat memberikan pencerahan maupun hasil luaran masyarakat yang sadar akan hukum mengenai pelestarian karimunjawa. Kelompok perkumpulan yang potensial untuk dilatih adalah Perkumpulan Lingkar Juang Karimunjawa yang berkedudukan di Dusun Telaga Rt.003/Rw.003, Des. Kemujan, kec. Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Perkumpulan tersebut bertujuan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta sapek aspek pendukung lainya dalam Pelestarian Sumber Daya Alam Karimunjawa, namun dibalik tujuan mulia yang dimiliki Mitra terdapat ancaman persekusi yang dialami Mitra yang dilakukan oleh oknum-oknum perusak alam Karimunjawa, dalam kata lain pemberdayaan hukum terhadap Masyarakat dan Mitra pada Kecamatan Karimunjawa. Oleh karena itu perlu adanya edukasi serta pendampingan dalam pelaksanaan pelestarian Sumber Daya Alam dalam segi hukumnya, serta mencegah terhadap adanya ancaman persekusi yang dialami oleh Mitra dan Masyarakat Karimunjawa. Optimalisasi fungsi   dan   tujuan   dari   Perkumpulan   Lingkar   Juang Karimunjawa diharapkan akan berdampak terhadap masyarakat dalam meningkatkan pelestarian Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Budaya pada Karimunjawa dari segi Hukum seperti legalisasi pemanfaatan alamnya serta juga perizinannya Untuk itu Tim Pengabdian Masyarakat Unissula yang memiliki kemampuan dalam bidang  hukum dan sosialisasi dapat memberikan gambaran serta arahan maupun pendampingan dalam pelegalan serta pelestarian alam pada karimunjawa dari segi hukum. Adapun dalam pengabdian masyarakat ini menerapkan metode ceramah dan diskusi interaktif yang dihadiri lebih dari 20 masyarakat Karimunjawa dari berbagai wilayah. Karimunjawa is one of the regional islands in Indonesia with a variety of natural beauty, located in the Java Sea which is still within the Jepara Regency, Central Java. With a land area of ±1,500 hectares and waters of ±110,000 hectares. Karimunjawa has become a marine tourist destination that is becoming increasingly popular with local and foreign tourists. Due to the characteristics of Karimunjawa itself and its abundant natural products, protecting the environment and preserving it is an obligation for everyone. This fact makes it important for the community and anyone who uses or exploits the resources available in Karimunjawa to follow all legal regulations that apply to maintain their sustainability. Developing awareness and real and clear legal assistance in its conservation requires support from the community, law enforcers, and business drivers, both fish farms and others, that utilize natural conservation, so there is a need for education and assistance which is expected to provide enlightenment and outcomes for people who are aware of it. law regarding the preservation of Karimunjawa. The potential association group to be trained is the Karimunjawa Fighting Circle Association which is located in Telaga Rt.003/Rw.003, Kemujan. Karimunjawa, Jepara Regency, Central Java Province. This association aims to increase public awareness and support other supporting aspects in the Conservation of Karimunjawa Natural Resources, but behind the noble goals that Mitra has, there is the threat of persecution experienced by Mitra by elements destroying Karimunjawa's nature, in other words legal empowerment of the Community and Partners in Karimunjawa District. Therefore, there is a need for education and assistance in implementing the preservation of natural resources from a legal perspective, as well as preventing the threat of persecution experienced by Partners and the Karimunjawa Community. Optimizing the functions and objectives of the Karimunjawa Fighting Circle Association is expected to have an impact on the community in increasing the preservation of Natural, Environmental and Cultural Resources in Karimunjawa from a legal perspective, such as legalizing the use of nature and also permits. For this reason, the Unissula Community Service Team has capabilities in the field of law and Socialization can provide an overview direction and assistance in legalizing and preserving nature in Karimunjawa from a legal perspective. The method of implementing activities is a group-based method that is carried out comprehensively which is able to inventory all legal aspects from developing the association's mindset, providing facilities and equipment, community service team activities are carried out in a measurable manner and the monitoring and evaluation process is to measure target achievement, legal product outcomes and the creation of a healthy society. reliable and understand the law which will be published in community service journals.
Pelatihan IoT Berbasis ESP32 bagi SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang untuk Peningkatan Literasi dan Talenta Digital Mulyono, Sri; Badie'ah, Badie'ah; Haviana, Sam Farisa Chaerul; Sulaiman, Noor Suhana; Yacob, Azliza; Hermawan, Hildan Mulyo; Riziq, Alvin Yusuf
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.175-183

Abstract

Pengetahuan tentang Internet of Things (IoT) menjadi semakin penting dalam era digital atau era revolusi Industri 4.0 saat ini. Upaya membekali siswa maupun guru Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) dapat dilakukan dengan melibatkan pihak perguruan tinggi. Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Indonesia bekerjasama dengan University College TATI (UCTATI) Malaysia mempunyai tanggung jawab sosial untuk membekali siswa/ guru dalam mengembangkan literasi digital dan melahirkan talenta digital siswa SMA. Untuk mewujudkan hal tersebut UNISSULA dan UCTATI melaksanakan kegiatan bersama untuk mendesain dan melaksanakan pelatihan IoT berbasis ESP32 bagi siswa/ guru SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. SMA Islam Sultan Agung 3 dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan siswa. Fasilitas tersebut antara lain ruang kelas yang nyaman dan dilengkapi dengan peralatan belajar, laboratorium sains, perpustakaan, ruang komputer, ruang multimedia, lapangan olahraga, dan fasilitas ekstra kurikuler seperti ruang seni, studio musik, dan aula untuk kegiatan akademik dan non-akademik. Survei awal yang dilakukan di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, siswa memerlukan pelatihan IoT berbasis ESP32 untuk peningkatan literasi digital dan talenta digital. Tim merancang modul perangkat, buku petunjuk dan melaksanakan pelatihan di lokasi SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Hasil dari kegiatan ini adalah SMA Sultan Agung 3 memiliki modul perangkat dan buku petunjuk pelatihan IoT berbasis ESP32 serta meningkatnya literasi digital dan talenta digital siswa.Knowledge of the Internet of Things (IoT) is becoming increasingly important in the digital age, or the era of today's Industry 4.0 revolution. Efforts to provide students or teachers of higher secondary schools (SMA/SMK) can be done with the involvement of the college. The Islamic University of Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Indonesia, in collaboration with University College TATI (UCTATI) Malaysia, has a social responsibility to equip students and teachers in developing digital literacy and giving birth to the digital talents of high school students. To realize this, UNISSULA and UCTATI carry out joint activities to design and implement IoT training based on ESP32 for students and teachers of Islamic High School Sultan Agung 3, Semarang.Islam Sultan Agung High School 3 is equipped with facilities that support the learning process and student development. Facilities include comfortable and equipped classrooms with learning equipment, science laboratories, libraries, computer rooms, multimedia rooms, sports fields, and extracurricular facilities such as art rooms, music studios, and halls for academic and non-academic activities. In the initial survey conducted at Sultan Agung Islamic High School 3 Semarang, students required ESP32-based IoT training to enhance digital literacy and digital talent. The community dedication team of the Engineering Informatics Faculty of Industrial Technology at UNISSULA collaborated with UCTATI Malaysia to organize activities at Sultan Agung 3 Semarang Islamic High School for IoT training based on ESP32.The result of this activity is Sultan Agung High School 3, which has a device module and an ESP32-based IoT training manual, as well as increased digital literacy and digital talent among students.
Edukasi Manfaat Air Rebusan Gambir sebagai Obat Kumur Pencegah Plak Gigi bagi Kader PKK di Kelurahan Bandardowo Semarang Sumarawati, Titiek; Chodidjah, Chodidjah; Widayati, Eni; Soraya, Anita
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.134-139

Abstract

Karies gigi atau gigi berlubang merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering ditemui pada anak sekolah. Gambir (Uncaria gambir [Roxb.]) merupakan salah satu obat tradisional yang dimanfaatkan bersama daun sirih untuk memperkuat gigi. Akan tetapi, tidak semua warga mengetahui manfaat rebusan gambir untuk kesehatan gigi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengetahui manfaat air rebusan gambir sebagai obat kumur pencegah plak gigi bagi kader PKK di Kelurahan Bandardowo, Semarang. Edukasi berupa penyuluhan diberikan dalam bentuk presentasi dengan power point kemudian diikuti oleh tanya jawab interaktif. Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang menjelaskan tentang tujuan umum edukasi pencegahan plak gigi. Untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta sebelum edukasi dilaksanakan pre-test yang diberikan melalui kuesioner. Kegiatan PkM diikuti oleh 20 orang Ibu-Ibu kader PKK yang berusia 30-50 tahun (60%) bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Pemberian edukasi berpengaruh secara signifikan (p<0.05) dalam meningkatkan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Nilai rerata post-test mengalami peningkatan 2,84 poin dibandingkan dengan nilai pre-test. Edukasi bermanfaat meningkatkan rerata nilai tingkat pengetahuan peserta mengenai manfaat air rebusan gambir dalam mencegah terjadinya karies gigi, khususnya pada anak-anak.Dental caries or cavities are schoolchildren's most common dental and oral health problems. Gambir (Uncaria gambir [Roxb.]) is a traditional medicine used with betel leaves to strengthen teeth. However, not all residents know the benefits of gambier decoction for dental health. Community service activities (PkM) aim to increase knowledge about the benefits of gambier boiled water as a mouthwash to prevent dental plaque for PKK cadres in Bandardowo Village, Semarang. Education in the form of counseling is given in the form of a PowerPoint presentation followed by interactive questions and answers. The activity began with an opening explaining the general objectives of dental plaque prevention education. A pre-test was administered via a questionnaire to determine the participants' initial level of understanding before education. The PkM activity was attended by 20 PKK cadre mothers aged 30-50 years (60%) who worked as housewives. Providing education significantly effect (p<0.05) in increasing participants' knowledge before and after education. The average post-test score increased by 2.84 points compared to the pre-test. Education helps increase the average value of participants' knowledge level regarding the benefits of gambier boiled water in preventing dental caries, especially in children.
Pemberdayaan Buruh Tani melalui Digital Marketing dan Halal Food untuk Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Ponorogo Astuti, Rahma Yudi; Damayanti, Amilia Yuni; Abidin, Mohammad Zaenal
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.226-233

Abstract

Mata pencaharian sebagian besar penduduk desa Turi kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Jawa Timur adalah sebagai buruh tani, terutama para perempuan/ ibu-ibu buruh tani di desa tersebut. Hal ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, rendahnya ketrampilan masyarakat serta sedikitnya lapangan pekerjaan yang layak sehingga ladang pekerjaan buruh tani dengan hasil pendapatan yang sedikit dan tidak menentu  menjadi alternatif masyarakat desa Turi kecamatan Jetis untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi ini dibutuhkan Solusi dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta dan juga dari pihak akademisi, sehingga pentingnya memberikan pemberdayaan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di desa Turi Jetis Ponorogo perlu dilakukan oleh tim PKM dari Universitas Darussalam Gontor.  Program pengabdian ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan ibu-ibu buruh tani yang merupakan bentuk Kerjasama antara RISTEKDIKTI dengan Universitas Darussalam Gontor melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNIDA dengan MITRA PERDASA (Perempuan Berdaya Saing) yaitu para ibu-ibu rumah tangga di desa Turi kecamatan Jetis Ponorogo sebanyak 20 orang peserta. Metode Pengabdian adalah berbentuk pendampingan dalam pembuatan aneka kue dan jajanan tradisional.  Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 6 bulan sejak bulan Juni 2024 hingga Desember 2024 dengan melibatkan Dosen. Tim PKM yaitu Dosen Unida Gontor, Mahasiswa dan Mitra PKM. Saat ini, Mitra telah meningkat ketrampilannya dalam pembuatan aneka kue basah dan kue, meningkat kemampuannya dalam melakukan pembukuan sederhana meningkat kemampuannya dalam melakukan digital marketing, meningkat kemampuannya dalam membuat laporan keuangan (HPP), serta meningkat kemampuannya dalam memahami Halal Food.The livelihood of the majority of the residents of Turi village, Jetis subdistrict, Ponorogo Regency, East Java, is as agricultural laborers, especially women/mother agricultural laborers in the village. This is due to the low level of community education, low community skills and the lack of decent employment opportunities so that agricultural labor fields with low and uncertain income have become an alternative for the people of Turi village, Jetis subdistrict, to be able to fulfill their daily needs. This condition requires solutions from various parties, both government and private and also from academics, so the importance of providing empowerment for the community, especially housewives in Turi Jetis village, Ponorogo, needs to be carried out by the PKM team from Darussalam Gontor University.  This service program aims to increase the skills and income of female agricultural workers which is a form of collaboration between RISTEKDIKTI and Darussalam Gontor University through the UNIDA Research and Community Service Institute (LPPM) with PERDASA PARTNERS (Competitive Women), namely housewives. in Turi village, Jetis Ponorogo subdistrict, there were 20 participants. The Service Method is in the form of assistance in making various cakes and traditional snacks.  This PKM activity was carried out for 6 months from June 2024 to December 2024 involving lecturers. The PKM team is Unida Gontor Lecturers, Students and PKM Partners. Currently, Mitra has improved his skills in making various wet cakes and cakes, increased his ability to do simple bookkeeping, increased his ability to do digital marketing, increased his ability to make financial reports (HPP), and increased his ability to understand Halal Food. 
Pengelolaan Limbah Rumah Tangga melalui BUMDes untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Batu Demak Shabihah, Khansa; Rusdi, Dedi; Rosalina, Rita; Saputri, Pungky Lela
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.184-192

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak adalah tingginya volume sampah plastik rumah tangga, yang sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal. Masalah ini diperparah oleh rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik, serta terbatasnya fasilitas daur ulang. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Batu melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memanfaatkan limbah plastik rumah tangga menjadi produk inovatif dengan nilai ekonomi tinggi.  Metode pengabdian yang digunakan meliputi survei awal dan identifikasi masalah, perencanaan program, penyelenggaraan workshop kewirausahaan, pelatihan pembuatan produk daur ulang, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan dan wawancara dengan pengurus BUMDes setempat untuk menggali potensi serta tantangan yang dihadapi. Selanjutnya, dilakukan workshop dan pelatihan secara praktis kepada 25 peserta tentang teknik pengelolaan limbah plastik hingga menghasilkan produk siap jual, seperti vas bunga dan lampu hias dari limbah plastik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai jual, yang pada gilirannya berkontribusi pada pengembangan ekonomi sirkular desa. Melalui pendampingan yang terus menerus, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kemampuan inovasi produk secara mandiri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat Desa Batu.The main problem faced by the people of Batu Village, Karangtengah District, Demak Regency is the high volume of household plastic waste, most of which has not been optimally utilized. This problem is exacerbated by the low awareness and skills of the community in managing plastic waste, as well as limited recycling facilities. This community service program aims to improve the welfare of the Batu Village community through the development of Village-Owned Enterprises (BUMDes) that utilize household plastic waste into innovative products with high economic value. The community service methods used include initial surveys and problem identification, program planning, organizing entrepreneurship workshops, training in making recycled products, and evaluation and monitoring. The activity began with a needs survey and interviews with local BUMDes administrators to explore the potential and challenges faced. Furthermore, workshops and practical training were conducted for 25 participants on plastic waste management techniques to produce ready-to-sell products, such as flower vases and decorative lamps from plastic waste. The results of the community service show that this program has succeeded in increasing the community's understanding and skills in utilizing plastic waste into products with sales value, which in turn contributes to the development of the village's circular economy. Through continuous assistance, the community is expected to be able to develop product innovation capabilities independently, which can ultimately increase the income and quality of life of the Batu Village community.

Page 1 of 2 | Total Record : 16