Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 1 (2018)"
:
9 Documents
clear
PENENTUAN JENIS CACAT SEPATU DI PT PRIMARINDO ASIA INFRASTRUKTURE, TBK
Elza, Fera
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (950.979 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.605
Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari objek/subjek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi disini maksudnya bukan hanya orang atau makhluk hidup, akan tetapi juga benda-benda alam yang lainnya. Populasi juga bukan hanya sekedar jumlah yang ada pada objek atau subjek yang dipelajari, akan tetapi meliputi semua karakteristik, sifat-sifat yang dimiliki oleh obek atau subjek tersebut. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. Jika populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari seluruh yang ada di populasi, hal seperti ini dikarenakan adanya keterbatasan dana atau biaya, tenaga dan waktu, maka oleh sebab itu peneliti dapat memakai sampel yang diambil dari populasi. Sampel yang akan diambil dari populasi tersebut harus betul-betul representatif atau dapat mewakili.
ANALISIS PERBAIKAN BEBAN KERJA OPERATOR PADA PROSES PENGANGKATAN BERAS MENGGUNAKAN METODE RECOMMENDED WEIGHT LIMITS (RWL) DAN LIFTING INDEXS DI PD. MULYA PUTRA BANDUNG
Rahman, Rifqi Fadli
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.971
Grosir PD. Mulya Putra merupakan salah satu UMKM di kota Bandung yang bergerak dalambidang penjualan beras, untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap beras, GrosirPD.Mulya Putra menyediakan beras- beras yang berasal dari kota-kota penghasil beras.Banyak operator yang mengeluh terhadap punggung belakang dimulai dari gejala sakit, kekakuan dan rasa kesemutan pada karyawan Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti akan mengambiljudul penelitian Analisis Perbaikan Beban Kerja Operator pada Proses Pengangkatan Beras Menggunakan Metode Recommended weight Limits (RWL) dan Lifting Indexs agar bisamengidentifikasi posisi kerja operator apakah sudah benar apa belum. Penelitian yang dilakuakan menggunakan metode Recommended weight Limits (RWL) melingkupi posisi semua operatorawal dan akhir pekerja dalam mengangkat beban yaitu Horizontal multiplier (HM),Vertical multiplier(VM), Distance multiplier (DM),Asymmetric multiplier (AM),Frequency mulplier (FM),Coupling multiplier(CM),Recommended Weight Limit (RWL) Metode selanjutnya menggunakan metode Lifting Index (LI) pada pengolahan data operator 1 di dapat hasil perhitungan pada RWL = 4.18 kg dan LI= 1.19 kg ini berarti LI > 1 maka, kondisi ini menyebabkan peningkatan resiko cedera tulang belakang pada pekerjaÂ
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PEMBUATAN TAHU MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING DI PD. KARYA BERSAMA
Rahayu, Cahya Yuda
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1307.679 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.972
Kegiatan perencanaan sebelum proses produksi yang dilakukan adalah aktifitas menyediakan bahan baku yang disesuaikan dengan kapasitas produksi karena jika mengabaikan perencanaan kebutuhan bahan baku yang sering terjadi adalah kelebihan bahan baku yang menyebabkan penumpukan material di gudang penyimpanan, resiko kedua adalah kehabisan bahan baku yang menyebabkan terhentinya kegiatan proses produksi. Menangani masalah seperti diatas, khususnya masalah perencanaan kebutuhan bahan baku, telah dikembangkan metode perencanaan pengadaan bahan baku yaitu Material Requirements Planning (MRP). Menentukan jumlah kapasitas produksi untuk 1 tahun kedepan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2017 mengestimasi kapasitas produksi dengan menggunakan metode peramalan, hasil dari metode peramlan di bandingkan dan dipilih metode peramalan terbaik dengan melihat perbandingan error paling kecil, yaitu metode Regresi Liniear. Hasil dari peramalan terbaik lalu dijadikan jadwal induk produksi untuk 12 bulan kedepan dan dipadukan dengan data Bill of Material maka diperoleh kebutuhan setiap bahan baku yang diperlukan setiap bulan. Dalam menetukan jumlah pemesanan yang ekonomis digunakan beberapa metode lotting yaitu: metode EOQ dan metod Silver Meal, hasil perhitungan lotting tersebut lalu direncankan menggunakan metode Material Requirements Planning dan dihitung total biaya dari setiap metode dan dipilih metode dengan total biaya yang paling optimal. Metode loting yang pemesananya paling optimal atau menghasilkan biaya yang paling rendah adalah menggunakan metode Silver Meal dengan total biaya yang dikeluarkan adalah Rp 257.714.200 lebih kecil dibandingkan metode EOQ dan Perusahaan.
ANALISIS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LDK UMMI UNIKOM BANDUNG
Nugraha, Yuda Adiatma
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1210.028 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.982
LDK UMMI UNIKOM Bandung merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang dakwah dan pendidikan islam. Dalam menjalankan lembaga atau organisasi, LDK UMMI mengelola kegiatan dengan menggunakan pencatatan kertas dan aplikasi yang tidak saling terintegrasi dan praktis dalam mengekses data. hal tersebut membuat proses pengelolaan manajemen menjadi cukup lama karena data yang tidak rapih dan tidak dalam satu sistem informasi. Dari hasil identifikasi maka dibuatlah analisis perancangan sistem informasi manajemen LDK UMMI untuk mempersiapkan program yang mampu mengintegrasikan informasi dalam organisasi. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode FAST dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak terstruktur, sehingga analisi menggunakan data flow diagram (DFD). Tahapan akhir dari penelitian ini adalah perancangan desain basis data dan perancangan antar muka. Sehingga hasil akhir dari penelitian ini adalah alur program dan perencanaan pembangunan sistem informasi pada pemrograman berbasis web. Batasan dari penelitian ini hingga tahapan analisis dan desain sistem keseluruhan fungsi organisasi, sedangkan tahapan implementasi akan dilaksanakan pada penelitian yang lain.
ANALISIS PENGENDALAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) GUNA PERBAIKAN CACAT RAJUT DI CV. SALWA KNIT BANDUNG
Santosa, Galih;
Sianturi, Gabriel
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1057.575 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.1384
Melihat perkembangan dalam dunia industri khususnya industri tekstil, menuntut para produsen pakaian khususnya pakaian rajut untuk bersaing secara ketat demi memenuhi kebutuhan atau pesanan konsumen serta merauk keuntungan yang besar bagi perusahaan. Disamping sumber daya manusia (SDM) dan proses produksi, dalam proses produksi sendiri masih saja ada kegagalan produk yang tidak sesuai standardisasi ketentuan perusahaan meskipun proses produksi sudah dijalankan dengan prosedur yang sudah di rencanakan. Karena hal tersebut, maka perusahaan diharapkan dapat melakukan perbaikan terus-menerus dalam usahanya untuk mengurangi kegagalan produk. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, maka persaingan yang terjadi antar perusahaan akan semakin meningkat. Hal inilah mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan sehingga sesuai dengan standar dan spesifikasi produk yang telah ditetapkan perusahaan sebelumnya. CV. Salwa Knit, merupakan unit usaha yang bergerak dalam bidang tekstil atau pakaian yang menghasilkan produk berupa rajutan pakaian hangat yang biasa di gunakan pada saat cuaca dingin. Dalam memenuhi berbagai jenis kebutuhan pakaian hangat perusahaan sendiri sangat fleksibel, semua permintaan rajut dari pelanggan sebisa mungkin di penuhi dengan spesifikasi produk rajut yang diinginkan pelanggan dan guna meningkatkan produk rajut itu sendiri. Untuk menjamin proses produksi dalam kondisi baik dan stabil atau produk yang dihasilkan selalu dalam daerah standar atau tidak cacat, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap titik origin dan hal–hal yang berhubungan, tujuanya yaiu menjaga dan memperbaiki kualitas produk sesuai dengan harapan. Hal ini disebut dengan metode Statistical Process Control (SPC).
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP FASILITAS KEGIATAN AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DI UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
Rohmantara, Rezki;
Robecca, Julian
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1036.867 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.1387
Peningkatan kualitas jasa semakin mendapat banyak perhatian perusahaan. Dengan adanya peningkatan kualitas jasa yang baik maka akan menimbulkan loyalitas konsumen bahkan berkemungkinan besar untuk menarik konsumen baru. Kelangsungan hidup sebuah perusahaan bergantung pada kepuasan para konsumen dan kepuasan bisa tercipta apabila perusahaan dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebar kuesioner secara 2 tahap yaitu kuesioner awal untuk mengetahui suara konsumen mengenai fasilitas kegiatan akademik serta kuesioner akhir yang disebar secara online untuk mengukur sejauh mana mahasiswa merasakan fasilitas kegiatan akademik yang diberikan dan mengukur seberapa penting fasilitas kegiatan tersebut. Kuesioner disebar ke setiap program studi yang ada di Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode service quality yang menggunakan 5 dimensi service quality yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati serta bukti fisik. Penelitian ini difokuskan pada Gap 5 yaitu tentang jasa yang dipersepsikan dengan jasa yang diharapkan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat 20 pernyataan kebutuhan mengenai fasilitas kegiatan akademik. Setelah dilakukan pengukuran antara harapan dengan persepsi yang dirasakan masih terdapat kesenjangan atau ketidaksesuaian antara fasilitas kegiatan akademik yang diharapkan dengan fasilitas kegiatan yang diberikan. Apabila Universitas Komputer Indonesia meningkatkan pelayanan akan fasilitas kegiatan akademik, maka hal tersebut akan meningkatkan kepuasan mahasiswa. Peningkatan pelayanan fasilitas kegiatan akademik diantaranya adalah memperbaiki fasilitas yang rusak seperti infokus, AC, serta komputer yang rusak. Memperbaiki jaringan internet wifi dan menyediakan fasilitas yang belum ada yang dibutuhkan mahasiswa seperti pusat student center, pusat pengaduan mahasiswa terhadap pelayanan fasilitas kegiatan akademik serta halaman website bagi orang tua untuk memonitoring perkembangan akademik dan keuangan anaknya.
USULAN PERBAIKAN LAYOUT LANTAI PRODUKSI PRODUK SPARE PART SARINGAN OLI MOTOR DI CV. GRAND MANUFACTURING INDONESIA
Sitohang, Riky Boy;
Anthara, I.Made Aryantha
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (989.325 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.1388
Peningkatan kualitas jasa semakin mendapat banyak perhatian perusahaan. Denganadanya peningkatan kualitas jasa yang baik maka akan menimbulkan loyalitas konsumenbahkan berkemungkinan besar untuk menarik konsumen baru. Kelangsungan hidupsebuah perusahaan bergantung pada kepuasan para konsumen dan kepuasan bisatercipta apabila perusahaan dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen.Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebar kuesioner secara 2 tahap yaitu kuesionerawal untuk mengetahui suara konsumen mengenai fasilitas kegiatan akademik sertakuesioner akhir yang disebar secara online untuk mengukur sejauh mana mahasiswamerasakan fasilitas kegiatan akademik yang diberikan dan mengukur seberapa pentingfasilitas kegiatan tersebut. Kuesioner disebar ke setiap program studi yang ada di FakultasTeknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia. Penelitian ini dilakukandengan menggunakan metode service quality yang menggunakan 5 dimensi servicequality yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati serta bukti fisik. Penelitian inidifokuskan pada Gap 5 yaitu tentang jasa yang dipersepsikan dengan jasa yangdiharapkan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat 20 pernyataan kebutuhanmengenai fasilitas kegiatan akademik. Setelah dilakukan pengukuran antara harapandengan persepsi yang dirasakan masih terdapat kesenjangan atau ketidaksesuaianantara fasilitas kegiatan akademik yang diharapkan dengan fasilitas kegiatan yangdiberikan.Apabila Universitas Komputer Indonesia meningkatkan pelayanan akan fasilitas kegiatanakademik, maka hal tersebut akan meningkatkan kepuasan mahasiswa. Peningkatanpelayanan fasilitas kegiatan akademik diantaranya adalah memperbaiki fasilitas yangrusak seperti infokus, AC, serta komputer yang rusak. Memperbaiki jaringan internet wifidan menyediakan fasilitas yang belum ada yang dibutuhkan mahasiswa seperti pusatstudent center, pusat pengaduan mahasiswa terhadap pelayanan fasilitas kegiatanakademik serta halaman website bagi orang tua untuk memonitoring perkembanganakademik dan keuangan anaknya.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA PROGRAM TOUR DI PT. JASA BELITUNG UTAMA
Situmorang, Alter
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.958
PT. Jasa Belitung Utama Tours dan Travel merupakan usaha dibidang pariwisata yang didirikan dengan izin tour dan travel international dengan focus bisnis menyediakan jasa perjalanan wisata international, dalam pelayanannya perlu di analisis kembali untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan dengan menggunakan dimensi pokok yang terdiri dari reliability, responsiveness, assurance, emphaty serta tangibles. lima atribut tersebut memerlukan perbaikan.Penelitian dilakukan menggunakan metode integrasi Service Quality (SERVQUAL) untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel dengan membandingan kesenjangan antara kepentingan dan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel, kemudian mengkategorikan atribut-atribut pelayanan yang menjadi prioritas perbaikan dengan metode Importance performance Analysis (IPA).Total 72 responden konsumen PT. Jasa Belitung Utama. Hasil penelitian Service Quality menunjukan bahwa pelayanan yang diberikan belum memenuhi kepuasan pelanggan dilihat dari nilai GAP yang hampir semua bernilai negatif. Untuk mengetahui atribut pelayanan yang perlu diperbaiki maka digunakan analisis gabungan Importance performance Analysis dan Servqual GAP 5 maka prioritas perbaikan harus dilakukan pada kuadran 1 dengan melakukan (Focus improvement effort here) perbaikan yaitu pada atribut
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA PROGRAM TOUR DI PT. JASA BELITUNG UTAMA
Situmorang, Alter;
Andriana, Iyan
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1007.126 KB)
|
DOI: 10.34010/iqe.v6i1.1340
Jasa Belitung Utama Tours dan Travel merupakan usaha dibidang pariwisata yang didirikan dengan izin tour dan travel international dengan focus bisnis menyediakan jasa perjalanan wisata international, dalam pelayanannya perlu di analisis kembali untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan dengan menggunakan dimensi pokok yang terdiri dari reliability, responsiveness, assurance, emphaty serta tangibles. lima atribut tersebut memerlukan perbaikan. Penelitian dilakukan menggunakan metode integrasi Service Quality (SERVQUAL) untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel dengan membandingan kesenjangan antara kepentingan dan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel, kemudian mengkategorikan atribut-atribut pelayanan yang menjadi prioritas perbaikan dengan metode Importance performance Analysis (IPA). Total 72 responden konsumen PT. Jasa Belitung Utama. Hasil penelitian Service Quality menunjukan bahwa pelayanan yang diberikan belum memenuhi kepuasan pelanggan dilihat dari nilai GAP yang hampir semua bernilai negatif. Untuk mengetahui atribut pelayanan yang perlu diperbaiki maka digunakan analisis gabungan Importance performance Analysis dan Servqual GAP 5 maka prioritas perbaikan harus dilakukan pada kuadran 1 dengan melakukan (Focus improvement effort here) perbaikan.