cover
Contact Name
Alam Santosa
Contact Email
alam.santosa@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ineque@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering
ISSN : 23032715     EISSN : 26225816     DOI : -
INAQUE is a journal published two times per year (February and August) aimed at publishing research results in the field of industrial and quality engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2018)" : 8 Documents clear
ANALISIS PRODUKTIVITAS OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DITINJAU DARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DILANTAI PRODUKSI DI CV. GRAND MANUFACTURING INDONESIA Pratama, Ferdian Ary; Henny, Henny
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.618 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.987

Abstract

Produktivitas perusahaan merupakan hal yang paling utama. Dengan mengukur produktivitas maka kita akan mengetahui seberapa besar kinerja perusahaan. Untung rugi perusahaan dapat dilihat dari hal ini. CV Grand Manufacturing adalah salah satu perusahaan yang memperhatikan tingkat produktivitas perusahaannya terutama dari segi keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan memperhatikan hal ini maka kita akan mengetahui seberapa besar keuntungan dan kerugian yang didapat oleh perusahaan juga seberapa besar kesejahteraan karyawan di perusahaannya. Pengukuran produktivitas memiliki banyak metode yang dapat digunakan. Pada penelitian metode yang digunakan oleh pengukuran produktivitas OMAX. Beberapa factor dapat terlihat kenaikan dan penurunaannya. Dan bahkan dapat dilihat dari masing-masing komponen yang mempengaruhi produktivitas tersebut. Produktivitas OMAX mengukur berdasarkan factor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tersebut. Diantaranya factor manusia dan pekerjaannya merupakan factor yang sangat penting dalam mengukur produktivitas keselamatan dan kesehatan kerja. Dari perhitungan ini didapat indeks produktivitas perusahaan ditinjau dari keselamatan dan kesehatan kerja mengalami kenaikan. Adanya kecelakaan kerja dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan mengalami kerugian akibat kecelakaan kerja yang terjadi, mesin berhenti akibat kecelakaan dan waktu yang hilang akibat kecelakaan tersebut.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN-MESIN DI LANTAI PRODUKSI PT. ‘X’ MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS riyanto, agus; Prasetiyo, Koko Aji
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1602.341 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1058

Abstract

Perusahaan semakin meningkat kapasitas produksinya agar dapat memenuhi permintaan pasar. Kinerja mesin terus-menerus bekerja tanpa melihat efek dari performa mesin tersebut. Perusahaan hanya ingin memenuhi kebutuhan konsumen dengan melupakan tindakan yang harus dilakukan pada mesin yang digunakan. Mesin yang sudah tua mengalami performance yang menurun sehingga mengakibatkan terhambatnya pada proses produksi. Solusi untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang menentukan kinerja mesin mengalami penurunan performance di setiap proses produksi dan mengetahui akar penyebab masalah, peneliti mengunakan metode Overall Equipment Effectiveness untuk menghitung nilai mesin-mesin yang paling kritis Hasil dari pengolahan data metode OEE mesin-mesin yang digunakan tidak effisien karena masih banyak mesin yang memiliki nilai di bawah standar umum OEE yaitu 85%. Hal ini dikarenakan performance yang menurun. Untuk mengetahu akar penyebab masalah maka di lakukan analisis fault tree dimana dilakukan untuk mengetahui akar penyebab masalah dari performance yang menurun maka didapat akar penyebab masalah yang terjadi. Akar penyebab yang terjadi yaitu meliputi 2 faktor yang pertama dari number of units manufactured dan yang kedua possible number of units. Dari 2 faktor ini yang menyebabkan menurunnya performance mesin. number of units manufactured disebabkan oleh waktu operasi yang lama dan umur mesin yang sudah tua, kemudian dari umur mesin yang sudah tua diakibatkan besar oleh perawatan yang kurang baik sehingga mengakibatkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen mesin. Kinerja mesin mengalami penurunan performa karena terus menerus meningkatkan kapasitas produksinya. Maka solusi untuk mengetahui penurunan mesin dilakukan analisis menggunakan metode OEE untuk mengetahui nilai-nilai mesin yang paling kritis. Hasil dari metode OEE menunjukan performance yang kecil diakibatkan oleh umur mesin yang sudah tua, perawatan yang kurang baik, dan minimnya spare part karena harga yang mahal.
ANALISIS SISTEM PERAWATAN MESIN MILLING MENGGUNAKAN METODE FMECA DI CV. GRAND MANUFACTURING INDONESIA Nuswantoro, Ilham; Anthara, I.Made Aryantha
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.04 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1353

Abstract

Seiring dengan meningkatnya perkembangan proses produksi, perusahaan pada umumnya berfokus pada pembuatan produk yang dilakukan terus menerus. Proses produksi akan berpengaruh pada kondisi produktivitas suatu perusahaan, baik itu mesin maupun operator. Indikator produktivitas yang menurun mempunyai hubungan dengan perawatan fasilitas produksi perusahaan. Perawatan merupakan kegiatan merawat fasilitas perusahaan, dalam hal ini mesin. Mesin yang terawat sudah tentu sangat membantu perusahaan untuk menghasilkan produk secara optimal, baik dari kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini dilakukan di CV. Grand Manufacturing Indonesia. Permasalahan yang ada pada penelitian ini adalah kurang optimalnya prosedur perawatan yang ada di perusahaan. Perawatan yang ada hanya terfokus pada perawatan skala minor yang jika dibiarkan maka akan membuat kerugian yang lebih besar lagi. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode Effects and Criticality Analysis (FMECA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan yang dialami mesin, mencari penyebab serta akibat yang ditimbulkan oleh rusaknya komponen dan mengidentifikasi efek-efek buruk yang akan terjadi apabila mesin tersebut mengalami kerusakan. Pada penelitian ini dilakukan sesuai dari prosedur metode yang digunakan. Dari penelitian yang dilakukan di CV. Grand Manufacturing Indonesia ini, dengan menggunakan metode FMECA dapat diketahui jenis komponen kritis yang harus diprioritaskan, yaitu komponen fan belt dan cutter. Putus dan aus merupakan jenis kerusakan yang dialami oleh kedua komponen.
ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA MENGGUNAKAN NORDIC DAN RULA PADA PEKERJA SEKRETARIAT Hendri, Hardianto; Handi, Haryanto; Andy, Ardiasandy; Henny, Henny
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.253 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1389

Abstract

Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi tentang kemampuan dan keterbatasan dari manusia dan informasi tersebut dipakai untuk merancang suatu sistem kerja yang lebih baik. Pada kali ini, objek yang akan diteliti adalah sekretariat jurusan yang ada di Universitas Komputer Indonesia. Objek observasi yang diteliti adalah sekretariat jurusan Universitas Komputer Indonesia karena pekerjaan sebagai sekretariat jurusan merupakan pekerjaan yang monoton dalam posisi duduk sehingga dapat mengakibatkan berbagai kendala pada bagian tubuh. Observasi yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki sistem kerja dari objek yang diteliti yaitu sekretariat jurusan Universitas Komputer Indonesia. Hasil observasi berupa kuisioner Nordic yang telah diisi dan dokumentasi berupa foto postur tubuh ketika bekerja. Setelah observasi dilakukan, langkah selanjutnya adalah menganalisis kuisioner Nordic dan menganalisis foto postur tubuh berdasarkan skor yang telah diberikan pada tabel RULA. Hasil yang didapatkan dari analisis yang dilakukan yaitu bagian tubuh yang paling banyak mengalami masalah adalah punggung bawah dan hasil RULA didapatkan skor 4-6 dimana skor ini memerlukan perbaikan terhadap sistem kerja.
PERANCANGAN LAYOUT PARKIR MOTOR DI UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Robecca, Julian
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.19 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1477

Abstract

Beberapa keluhan yang dirasakan oleh pengguna pada fasilitas parkir di UNIKOM adalah tidak cukupnya lahan parkir yang tersedia seiring dengan bertambahnya mahasiswa baru setiap awal tahun akademik sehingga masih banyak mahasiswa yang parkir kendaraan di luar kampus seperti di trotoar, area parkir yang dilarang, memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencari area parkir yang kosong, motor-motor terparkir dalam kondisi yang tidak beraturan sehingga dapat yang mengakibatkan kerusakan pada fisik motor, dan ada beberapa motor yang parkir diluar area yang sudah disediakan bahkan pada jalur masuk/keluar kendaraan. Dari berbagai permasalahan ini maka perlu untuk menghitung kapasitas parkir dan rancangan layout parkir yang teratur. Dengan memanfaatkan teori mengenai layout yang efektif [1], diperoleh dari hasil perhitungan bahwa kapasitas parkir di UNIKOM adalah sebanyak 1873 untuk kendaraan roda dua (motor) yang tersebar di area basement lantai 2, basement lantai 3 dan parkir dago, sedangkan pengguna dari lahan parkir UNIKOM mencapai 5000 lebih pengguna. Dilihat dari kapasitas yang kurang memenuhi kebutuhan, usulan yang dapat diberikan adalah memperbaiki beberapa lahan yang tidak layak untuk ditempati sebagai tempat parkir, membatasi pengguna lahan parkir, menambah area parkir, menyarankan agar mahsiswa untuk menggunakan kendaraan umum sebagai transportasi ke kampus, serta menyediakan display informasi mengenai kondisi ketersediaan jumlah parkir yang ada.
PENDEKATAN METODE LEAN SIX SIGMA PADA GENTENG PALENTONG Robecca, Julian; Mulia, Gio Patria
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.272 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1479

Abstract

Kriteria penting yang menjadi faktor keberhasilan dalam suatu bisnis dan pertimbangan pelanggan dalam memilih produk adalah mutu produk itu sendiri. Metode Lean Six Sigma merupakan metode pendekatan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan (waste) atau aktivitas –aktivitas yang tidak bernilai tambah untuk mencapai kinerja enam sigma. Lean merupakan metode pendekatan yang berfokus pada pemborosan. Six sigma berfokus pada peningkatan kualitas melalui siklus DMAIC yaitu Define, measure, analyze, improve dan control.Objek penelitian adalah genteng palentong, penelitian dilakukan di PG. Mulia Jatiwangi. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan yaitu jumlah produksi tidak sesuai dengan yang diinginkan. Metode lean six sigma dibagi menjadi 4 tahapan yaitu define, measure, analyze dan improve. Pada tahap define menggunakan CTQ untuk mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap genteng dan diagram histogram untuk menentukan cacat paling dominan genteng, tahapan measure dilakukan penentuan cacat genteng, perhitungan level six sigma untuk mengukur kegalan dalam produksi genteng, dan pembuatan value stream mapping untuk mengetahui aliran informasi dan fisik dalam pembuatan genteng. Pada tahap analyze mencari akar penyebab terjadinya cacat dan pemborosan pada genteng dengan menggunakan fishbone, tabel identifikasi waste dan sub waste genteng, dan. Pada tahapan improve dilakukan perbaikan untuk masalah yang sudah dijabarkan dengan analisis 5 why untuk memberikan solusi dalam melakukan perbaikan genteng dengan menggunakan 5W+1H. Hasil dari penelitian diketahui bahwa pada produk genteng palentong mempunyai lima jenis cacat yaitu gopel, pecah, keropos,retak, dan gosong. Jenis cacat yang sering terjadi pada periode 2016 yaitu jenis cacat gopel. Faktor penyebab terjadinya kecacatan yaitu manusia dan metode yang mengakibatkan waste transportation dan waste motion pada proses produksi. Usulan diberikan peneliti untuk meminimalisir cacat pada produk dan meminimasi pemborosan dengan meningkatkan kesadaran dari operator untuk melakukan pekerjaan, memberikan pelatihan, dan membuat standar operasional prosedur dalam melakukan pekerjaan.
PERANCANGAN KONSEPTUAL PRODUK RANGKA DAN STANG SEPEDA ANAK-ANAK HEMAT PENYIMPANAN Sianturi, Gabriel; Fuad, Luthfi Awil
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.834 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1480

Abstract

Inovasi sepeda lipat sudah banyak dipasaran mulai dari sepeda anak-anak hingga orang dewasa, namun bentuk dan konsepnya masih sama hanya dapat dilipat menjadi dua bagian yaitu rangka bagian depan dilipat dan leher stang sepeda yang dapat dilipat sehingga ukurannya menjadi kecil dibandingkan dengan ukuran semula, untuk meminimasi ukuran saat disimpan dan mudah untuk dibawa kemana-mana. Belum ada sepeda dipasaran yang bisa lebih meminimasi ukuran supaya lebih kecil saat disimpan dan lebih mudah saat dibawa, terutama sepeda anak-anak yang pemakaiannya tidak berjangka panjang, artinya saat anak-anak itu beranjak dewasa sepeda anak-anak tersebut tidak digunakan kembali dan akan disimpan. Diambil dari permasalahan diatas maka peneliti akan merancanga sebuah produk sepeda anak-anak yang hemat saat disimpan. Merancang sebuah produk memiliki beberapa langkah dan diawali dengan merancang sebuah konsep, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Perancangan dan Pengembangan Produk oleh Ulrich dan Eppinger. Langkah yang pertama yaitu penyusunan konsep karena dalam pembuatan produk diawali dengan pembuatan konsep, konsep yang ada pada penelitian ini menggunakan pencarian eksternal yaitu metode yang diambil dari jurnal Design Heuristic in Engineering Concept Generation. Sepeda yang dirancang tidaklah seluruh komponen dari sepeda, hanya bagian rangka dan stang saja, karena komponen tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Dilakukan pengolahan data dengan cara penyususan konsep dan tersusun 6 konsep dilanjutkan dengan seleksi konsep menghasilkan 1 konsep yang dikembangkan. Setelah melakukan pengolahan dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk membuat sepeda anak-anak yang tidak kaku dan memiliki ukuran yang lebih kecil saat disimpan dengan cara rangka bagian belakang menggunakan konsep make components attachable or detachable, rangka bagian depan menggunakan konsep fold dan stang menggunakan konsep fold.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GUDANG K3LH-DP PT. DIRGANTARA INDONESIA(PERSERO) Santosa, Alam; Setiawan, Rendy
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.678 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v6i2.1481

Abstract

PT. Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pesawat terbang. PT. Dirgantara Indonesia (Persero) terdiri dari beberapa departemen, dimana salah satu departemen yaitu departemen K3LH-DP yang bertempat di Direktorat Produksi PT. Dirgantara Indonesia (Persero). Departemen K3LH-DP mempunyai sebuah gudang, dimana gudang tersebut digunakan untuk menyimpan barang-barang K3 yang diperlukan Direktorat Produksi di dalam menjalankan proses produksinya. Dalam menjalankan sistem manajemen pengendalian barang gudang, data dicatat dan diproses dengan software Microsoft Excel yang belum mempunyai integrasi data. Perancangan sistem informasi yang terintegrasi dapat dilakukan dengan Metode Structure System Analysis and Design (SSAD). Metode Structure System Analysis and Design (SSAD) memiliki fase-fase, yaitu fase perancangan sistem, fase analisis sistem, fase desain sistem secara umum, fase desain sistem secara terinci dan fase implementasi. Pada perancangan sistem informasi gudang K3LH-DP di PT. Dirgantara Indonesia (Persero), hasil rancangan sistem basis data dari sistem informasi gudang disajikan dalam bentuk data flow diagram logic. Rancangan sistem informasi disajikan dalam bentuk conceptual data model (CDM), logical data model (LDM) dan physical data model (PDM). Rancangan prototype sistem informasi disajikan dalam bentuk software Microsoft Access.

Page 1 of 1 | Total Record : 8